Reinkarnasi Sang Ksatria Legendaris

Reinkarnasi Sang Ksatria Legendaris
Masa Lalu Madika(2)


__ADS_3

Setelah tuan Risiwuku memberi penjelasan tentang kelahiran Madika yang ternyata adalah tuan Risiwuku itu sendiri, Madika pun langsung terdiam karena terkejut.


di sisi lain, Bunggu yang mendengar hal itu juga jadi ikut terkejut bukan main mendengar penjelasan tuan Risiwuku.


"jadi, yang saat ini berbicara hanya-lah ingatan yang tersisa?" ucap Bunggu dengan ekspresi bertanya-tanya.


"ya benar sekali, aku hanya sebuah ingatan dari masa lalu, sedang-kan tubuh reinkarnasi-ku adalah Madika, setelah menjelas-kan hal ini, aku yakin Madika mungkin sudah memahami maksud dari penjelasan-ku barusan." ucap tuan Risiwuku sambil menatap Madika.


Mendengar ucapan tuan Risiwuku, kini Madika pun hanya bisa terdiam.


tak lama setelah itu Madika pun langsung membuka suara.


"jika memang kejadian-nya seperti itu, kenapa kau harus berpura-pura dan tidak segera memberitahu-kan yang sebenar-nya pada-ku, kau bahkan membohongi Bunggu tentang reinkarnasi-mu sendiri." ucap Madika dengan ekspresi yang tampak serius bertanya.


"itu karena aku akan segera lenyap jika kau mengetahui kebenaran ini." ucap tuan Risiwuku dengan nada yang terdengar datar.


"lenyap?" ucap Madika bertanya-tanya.


"tidak, lebih tepat-nya aku akan kembali ke tubuh reinkarnasi-ku secara otomatis." ucap tuan Risiwuku sambil tersenyum tipis.


"akhir-nya aku bisa kembali." ucap tuan Risiwuku.


Seketika itu juga tubuh tuan Risiwuku yang terbentuk dari Saga kini perlahan lenyap.


perlahan dari ujung kaki tuan Risiwuku tampak mulai menghilang.

__ADS_1


"apa maksud-nya ini?!" tanya Madika mendesak.


"sejak awal, aku menolak memberitahu-kan hal ini pada-mu karena jika ku beritahu-kan pada-mu, maka saat itu juga aku akan kembali menyatu dengan diri-mu yang saat itu masih belum bisa mengontrol Saga-mu dengan sempurna.... tapi kini aku tidak perlu khawatir lagi, karena saat ini kau sudah berada di tingkat Elite, dan aku yakin kau sudah bisa mengontrol Saga-mu dengan sangat baik.... jadi semua-nya akan aman terkendali, dan segel itu tidak akan terbuka dengan sendiri-nya." ujar tuan Risiwuku memberi penjelasan.


mendengar penjelasan itu, kini Madika pun mengerti alasan tuan Risiwuku menyembunyi-kan kebenaran ini dari-nya saat ia masih berada di tingkat atas.


note: sebelum Madika di hidup-kan kembali ke masa lalu, saat itu Madika juga masih belum memenuhi syarat yang di butuh-kan oleh tuan Risiwuku (ingatan yang terpisah).


Tak lama setelah itu, kini wujud manusia dari tuan Risiwuku pun langsung lenyap, dan di saat bersamaan kini semua ingatan masa lalu sebelum Madika bereinkarnasi di masa ini kini sudah memenuhi kepala Madika.


ingatan itu semua-nya tentang perjalanan hidup tuan Risiwuku serta semua jurus-jurus yang di miliki oleh tuan Risiwuku.


semua-nya kini masuk di kepala Madika. ia merasa semua ingatan masa lalu tuan Risiwuku itu adalah milik-nya.


wajar saja, hal itu di karena-kan sejak awal dia adalah tuan Risiwuku itu sendiri, yakni sang ksatria legendaris dari masa lalu yang sudah berlalu selama ratusan tahun yang lalu.


sinar itu sama seperti sinar yang di pancar-kan oleh tubuh-nya saat ia baru di lahir-kan ke dunia ini, yakni saat ia masih bayi dan berada di pelukan ibu-nya yakni ratu Rina.


cahaya itu hanya menyala sesaat saja. namun setelah cahaya itu berlalu, benar saja, kini energi Saga kembali meluap dari tubuh Madika karena segel-nya sudah melemah ketika ingatan Madika sebagai sang ksatria legendaris telah kembali.


"ini benar-benar merepot-kan." ucap Madika.


Setelah berkata seperti itu, Madika pun langsung mengontrol Saga-nya dengan baik lalu mulai memperbaiki kembali segel yang ia buat sewaktu ia masih bayi.


"huh.... benar saja, segel yang ku buat saat masih bayi ternyata memang tidak sempurna, sebaik-nya aku segera memperbaiki-nya." ucap Madika yang kemudian langsung kembali bersila dan mulai memperbaiki segel itu.

__ADS_1


"ini terasa sedikit aneh, setelah ingatan tuan Risiwuku kembali ke tubuh-ku, rasa-nya sangat aneh karena selama ini aku selalu mengira bahwa ia adalah orang lain dan bukan bagian dari diri-ku.... entah mengapa rasa-nya seolah aku punya dua kepribadian yang kini menjadi satu." batin Madika sambil mulai memperbaiki segel milik-nya.


Setelah beberapa saat kemudian, kini seluruh energi Saga yang meluap itu kembali ke tubuh Madika dan di segel di dalam itu Saga milik Madika.


"meski-pun saat ini inti Saga milik-ku belum bisa menampung semua Saga dengan esensi legendaris ini, namun tetap bisa di simpan di dalam segel yang di buat di dalam inti Saga." batin Madika.


Segel yang di buat oleh Madika di dalam tubuh-nya ini adalah segel dengan yang mirip dengan ruang penyimpanan yang di buat mengguna-kan energi Saga, hanya saja beda-nya segel ini di khusus-kan untuk menampung energi berlebihan yang tidak bisa di kendali-kan oleh tubuh si pemilik energi.


Segel ini memiliki 10 celah yang bisa saja terbuka dengan sendiri-nya karena saat ini Madika tidak lagi memisah-kan ingatan-nya dari tubuh-nya.


"huh...." Madika menghela nafas dengan nada malas. "kenapa syarat untuk memperkuat segel ini harus mengorban-kan ingatan sih?" batin Madika yang saat ini sedang mengeluh akan jurus yang ia miliki.


Setelah beberapa saat kemudian, kini seluruh energi Saga yang meluap itu telah habis di segel oleh Madika.


lalu Madika pun perlahan membuka mata-nya.


Di sisi lain, Bunggu dan tuan Mawata yang sedari tadi hanya diam menatap Madika kini terlihat sedikit lega saat semua energi yang meluap itu telah di segel oleh Madika.


sementara itu, Bunggu yang melihat kejadian itu langsung terkejut. saat ini diri-nya terkejut bukan karena Madika yang berhasil menyegel semua energi itu, melain-kan terkejut karena saat ini ia benar-benar merasa-kan bahwa Madika benar-benar tuan-nya.


entah karena insting-nya yang tajam, ia pun langsung mengenali Madika sebagai tuan Risiwuku dan bukan sebagai Madika si pewaris kekuatan tingkat legendaris.


bersamaan dengan perasaan yang langsung mengenali majikan-nya, Bunggu pun jadi bingung. hal itu di karena-kan Madika saat ini adalah reinkarnasi tuan Risiwuku, jadi ia pun bingung harus memanggil Madika sebagai tuan Risiwuku atau tetap memanggil-nya Madika.


"ehm..... tuan, bagaimana aku harus memanggil anda sekarang?" tanya Bunggu.

__ADS_1


"hmm?.... tidak perlu bingung, aku adalah aku, dan di kehidupan kali ini, aku adalah Madika Rosompodapala." ucap Madika dengan percaya diri sambil tersenyum. "masa kejayaan-ku sebagai Risiwuku telah berakhir ratusan tahun lalu, dan sekarang, aku adalah Madika! jadi kali ini akan ku buat kembali masa kejayaan-ku sebagai Madika Rosompodapala." ucap Madika yang kemudian menunjuk-kan senyum percaya diri-nya.


__ADS_2