
Saat ini rasa putus asa yang sebelum-nya menyelimuti pikiran Natalia telah lenyap ketika Madika memeluk-nya dan memberikan energi Saga-nya untuk membantu Natalia.
bahkan energi Saga yang di alirkan oleh Madika itu ternyata tidak hanya untuk membantu natalia untuk memperkuat perisai-nya, melainkan juga untuk memulih-kan luka dalam serta luka luar yang di alami oleh Natalia.
hal itu pun membuat tubuh Natalia kini tidak mengalami luka apa-apa lagi dan tubuh-nya kembali ke keadaan normal.
setelah itu, Madika yang saat ini sedang memeluk Natalia dari belakang kini mengangkat satu tangan-nya yakni tangan kanan-nya untuk membantu Natalia mempertahan-kan perisai api-nya.
seketika perisai api milik Natalia langsung di lapisi oleh perisai angin milik Madika.
hal itu pun membuat perisai mereka menjadi sangat tebal dan kekuatan bertahan-nya semakin kuat.
Natalia yang melihat hal itu kini tampak langsung melebar-kan mata-nya karena terkejut.
hal itu membuat Natalia terkejut karena sebelum-nya ia belum pernah melihat ada Ksatria yang bisa menggabung-kan dua kekuatan dari dua orang yang berbeda. namun kali ini di depan mata-nya tampak perisai itu seolah menjadi satu.
Sementara itu, ternyata bukan hanya Natalia saja yang tampak terkejut, bahkan saat ini Madika juga terlihat melebarkan mata-nya karena terkejut.
hal itu karena Madika juga sebelum-nya tidak pernah melihat hal seperti itu.
sementara saat ini ia hanya mengikuti perintah yang di berikan oleh guru-nya, dan tanpa tahu apa-apa ia langsung mengikuti perintah guru-nya itu serta menghasil-kan jurus seperti ini.
Beberapa menit sebelum Madika memeluk Natalia.
Saat ini Madika sedang mencari keberadaan serigala petir yang asli.
ia tampak sedang duduk bersila dan mulai berkonsentrasi untuk mencari keberadaan mahluk itu.
saat ini serigala itu menggunakan jurus-nya untuk mengelabui teknik pendeteksian yang biasa.
jurus yang di gunakan serigala itu membuat semua serigala yang ada di sekitar mereka memancarkan energi yang bisa di deteksi dengan jurus pendeteksian yang biasa.
__ADS_1
hal itu pun membuat mereka akan kesulitan menemukan serigala yang asli jika hanya menggunakan jurus pendeteksian yang biasa.
"ingat, untuk mendeteksi serigala yang asli kau harus bisa membedakan mana energi Nosa dan yang mana inti energi Nosa.... jika kau menemukan inti energi Nosa, maka itu-lah serigala petir yang asli!" ucap tuan Risiwuku memberi penjelasan.
Sementara itu Madika hanya diam saja dan terus berkonsentrasi. ia saat ini tak bisa menjawab guru-nya karena masih harus berkonsentrasi.
sementara itu guru-nya juga memahami situasi Madika saat ini sehingga tidak menanggapi perkataan-nya. namun ia yakin bahwa murid-nya itu pasti akan melakukan sesuai dengan arahan dari-nya.
Kini Madika terus mencari di sekitar tempat itu.
ia yakin kalau serigala itu saat ini berada cukup jauh dari mereka agar tak mudah untuk di deteksi.
"hei Madika, jika kau sudah menemukan serigala itu, lebih baik kau segera membantu Natalia terlebih dahulu.... saat ini ia kelihatan-nya sedang mengalami luka dalam yang cukup parah.... tapi tenang saja, selama kau mengikuti arahan-ku semua-nya akan baik-baik saja." ucap tuan Risiwuku memberitahu-kan situasi Natalia saat ini. lanjut-nya. "saat kau sudah menemukan serigala itu, jangan langsung menyerang, tetapi segeralah memeluk Natalia dari belakang, lalu alirkan energi saga-mu ke tubuh Natalia.... tubuh gadis itu pasti akan menerima energi saga-mu, tubuh-nya itu akan secara otomatis menyerap energi Saga yang kau salurkan..... dengan begitu kau hanya perlu mengontrol Saga-mu itu untuk mengobati luka dalam yang di alami Natalia. selain itu, cobalah untuk segera mengguna-kan perisai angin untuk membantu perisai api milik Natalia." ucap tuan Risiwuku memberi arahan.
Tak lama setelah itu kini Madika pun menemukan lokasi dari serigala petir yang asli.
lalu Madika pun langsung membuka mata-nya. setelah itu ia pun segera melakukan apa yang di arah-kan oleh tuan Risiwuku untuk dia lakukan.
******
sementara itu, serigala-serigala yang sangat banyak itu kini melolong secara bersamaan dan membuat gelombang suara yang bisa menghasilkan serangan.
gelombang suara itu berhasil membuat beberapa pohon di sekitar mereka tumbang. namun Madika dan Natalia tampak tidak terpengaruh karena kini perisai milik mereka langsung membentuk setengah lingkaran dan melindungi mereka dari segala serangan dari luar.
saat lolongan serigala itu berhenti, Madika pun langsung menghentak-kan kaki-nya sambil berkata "langkah dewa angin!"
WHUUUSSSS
Seketika gelombang angin yang sangat kuat langsung menyebar. namun Madika mengontrol penyebaran gelombang angin itu dan mengarahkan gelombang terkuat-nya ke arah di mana serigala yang asli itu berada.
Seketika gelombang angin itu pun menghempas-kan semua serigala petir yang palsu itu.
__ADS_1
dan kini gelombang angin Madika itu sudah mendatangi serigala petir yang asli.
serigala itu pun dengan cepat melolong ke depan dan seketika perisai petir terbentuk di depan-nya.
akan tetapi perisai petir itu tak mampu menahan serangan langkah dewa angin.
kini perisai petir itu terdorong mundur, bahkan serigala petir itu juga ikut terdorong mundur.
Di sisi lain, Madika yang melihat situasi serigala itu yang kini terdesak langsung mengangkat tubuh Natalia dan menggendo-nya di depan tubuh-nya.
"sebaik-nya gunakan kesempatan ini untuk kabur!" ucap Madika yang kemudian melesat membawa Natalia menjauh dari tempat itu.
Natalia kini hanya bisa diam saat melihat Madika yang segera mengambil keputusan untuk kabur.
saat ini Natalia juga merasa yakin bahwa mereka tidak akan bisa menang melawan serigala petir itu.
Natalia pun kini langsung menyandar-kan kepala-nya di dada Madika sambil mengalung-kan kedua tangan-nya di leher Madika.
Sementara itu, serigala petir yang saat ini terdorong oleh gelombang angin tampak masih berusaha bertahan hingga akhir-nya.gelombang angin itu meledak-kan perisai petir milik-nya.
hal itu pun membuat si serigala petir langsung terhempas dan menghantam sebuah pohon besar hingga pohon itu tumbang.
serigala petir itu pun kini langsung berusaha untuk bangun.
ia kemudian menggeleng-kan kepala-nya seolah sedang pusing akibat serangan barusan.
setelah itu ia pun menoleh ke arah Natalia dan Madika, namun sayang-nya mereka sudah tak ada di tempat itu.
lalu dengan segera serigala petir itu menyebarkan energi Nosa milik-nya untuk melakukan pendeteksian, namun ia tak lagi merasakan keberadaan Madika dan Natalia.
kini serigala petir itu pun hanya bisa melolong karena telah kehilangan mangsa-nya.
__ADS_1
"kekuatan hewan monster tingkat Elite memang tak sebanding dengan kita, untuk saat ini lebih baik mundur dan mencari tempat aman." ucap Madika sambil terus melesat dengan cepat.
sementara itu Natalia hanya bisa bergumam sambil mengangguk mengiyakan perkataan Madika.