
Saat ini tampak segerombolan besar monster semut langsung melesat ke arah Kindo, Gupo, serta para rekan mereka.
Para rekan Kindo dan Gupo yang saat ini memilih berpencar dan membuat kelompok-kelompok kecil kini di serang oleh para monster semut milik Madika.
Tampak beberapa monster semut melesat cepat ke salah satu kelompok kecil berisikan lima pengguna petir.
mereka adalah rekan dari Kindo, yakni dari klan petir.
Saat mereka melihat beberapa monster semut melesat ke arah mereka.
kini dua dari mereka pun langsung menembak-kan laser petir ke arah monster semut yang bergerak ke arah mereka.
beberapa monster semut pun terhempas oleh serangan laser petir itu, bahkan ada yang langsung meledak saat terkena serangan itu.
namun yang tidak meledak itu tampak kini kembali bergerak untuk memulai serangan kembali.
Sementara itu yang satu-nya tampak mengguna-kan sebuah busur petir untuk menyerang.
pria pengguna busur petir itu kini melambai-kan tangan-nya di udara dan seketika itu juga di sekeliling tubuh-nya muncul sepuluh pedang petir dengan wujud yang sama.
lalu ia membuat satu pedang petir lagi di tangan kanan-nya, dan setelah itu ia mengguna-kan pedang petir di tangan kanan-nya itu sebagai anak panah untuk melancar-kan serangan-nya.
ia meletak-kan pedang-nya itu ke tali busur itu dan kemudian menarik busur panah-nya.
ia kemudian menahan busur itu sebelum di lepas-kan, dan saat menahan busur itu, tampak ia sedang mengumpul-kan kekuatan sehingga kini seluruh tubuh-nya di kelilingi oleh petir yang menyambar-nyambar.
Setelah itu ia pun melepas-kan busur panah-nya itu dan membuat pedang yang ia jadi-kan sebagai anak panah itu kini langsung melesat ke arah para monster semut yang bergerak ke arah mereka.
__ADS_1
Di saat yang bersamaan dengan melesat-nya pedang yang di jadi-kan sebagai anak panah itu, kini sepuluh pedang petir lain-nya tampak langsung melesat bersama dengan satu pedang petir yang di gunakan di panah busur tersebut.
Pedang-pedang petir itu kini tampak melesat dan langsung menusuk beberapa monster semut dengan sangat kuat sehingga memberi luka yang dalam.
namun hanya beberapa saja yang terbunuh oleh serangan pedang petir itu karena ternyata ada beberapa yang berhasil menangkis serangan itu mengguna-kan kaki-nya yang tajam dan kuat.
Selain si pemanah itu, tampak ada pula seorang pengguna tombak di antara mereka, dan si pengguna tombak petir itu tampak melempar-kan sangat banyak tombak dengan cepat.
ia tampak begitu cepat saat memuncul-kan tombak petir di tangan-nya dan jika di perhatikan, ia kini sudah cukup banyak menumbang-kan monster semut milik Madika.
namun monster semut milik Madika itu tetap tidak ada habis-habisnya karena jumlah-nya memang sangat banyak.
Sementara itu, di belakang si penembak tampak seorang pria pengguna pedang petir kini sedang melesat-kan tebasan petir ke arah para monster semut itu. setiap tebasan petir milik-nya yang menghantam tubuh para monster semut membuat lengkungan petir itu meledak dan monster semut itu pun juga ikut meledak karena hantaman lengkungan petir milik-nya terbilang cukup kuat untuk menghadapi para monster semut itu.
Di sisi lain, para rekan Gupo yang juga membagi kelompok-nya menjadi kelompok-kelompok kecil yang berisikan tiga orang kini juga terlihat sedang sibuk menahan serangan dari para monster semut itu.
ia kemudian menembak-kan es runcing itu secara bertubi-tubi ke arah para monster semut yang melesat ke arah mereka.
tampak es runcing yang ia tembak-kan ke arah para monster semut itu tidak ada habis-habisnya.
hal itu di karena-kan setiap sekali tembakan, kini satu es runcing langsung terbentuk lagi dengan sangat cepat dan es runcing yang baru terbentuk itu langsung di tembak-kan lagi.
siklus itu terus berulang-ulang ia lakukan sehingga mencipta-kan serangan es runcing yang beruntun.
Meski-pun ia menembak-kan es runcing itu secara bertubi-tubi, namun tampak hanya ada beberapa pula monster semut yang berhasil ia bunuh karena para monster semut itu memang memiliki ketahanan tubuh dan kemampuan bertahan dari serangan dengan cara memblokir serangan mengguna-kan kaki mereka yang sangat kuat dan tajam.
Sementara itu, terlihat pula salah satu dari tiga pria itu yang saat ini mengunakan elemen angin.
__ADS_1
pria itu tampak menembak-kan tiga pedang angin yang cukup besar.
pedang angin yang ia tembak-kan itu berukuran lebar setara dengan tubuh orang dewasa dan tampak ketiga pedang yang ia tembak-kan ke arah para monster semut itu terus bergerak kesana-kemari untuk membunuh para monster semut lain-nya karena saat ini pria itu sedang mengendali-kan pedang itu sehingga pedang itu bisa bergerak bebas sesuai dengan arahan dari si pengendali.
Sedangkan pria yang satu-nya lagi ialah seorang pengguna elemen api.
ia tampak sedang menembak-kan banyak sekali anak panah yang terbuat dari api.
ia terlihat sedang mengarah-kan tangan kanan-nya ke depan dengan posisi telapak terbuka dan hanya jari kelingking dan jari manis saja yang di tekuk.
sementara itu di sekitaran pria pengguna elemen api itu tampak bermunculan sangat banyak anak panah api dengan ukuran yang cukup besar dan setiap kali anak panah itu muncul, si pengguna api itu pun langsung melesat-kan anak panah-nya untuk menyerang.
Saat ini tampak seluruh rekan Kindo dan Gupo sedang berusaha semaksimal mungkin untuk tetap bertahan dari serangan monster semut milik Madika.
namun terlihat pula ada beberapa kelompok kecil lain-nya yang kini sudah di hajar habis-habisan serta di makan oleh para monster semut tersebut.
bisa terlihat para monster semut kini mengerumuni beberapa kelompok kecil itu sambil menggigit dan merobek-robek daging mereka dan kemudian memakan-nya hingga tak bersisa sedikit-pun.
Sementara itu, Madika yang melihat perjuangan para rekan Kindo dan Gupo saat ini hanya bisa diam.
setelah itu ia pun langsung melempar pandangan-nya ke arah Gupo dan Kindo yang tampak berdiri di tempat yang tidak terlalu berjauhan.
Kindo dan Gupo saat ini terlihat sedang berusaha menyerang dan bertahan.
Kindo kini terlihat sedang menembak-kan laser petir secara bertubi-tubi ke berbagai arah untuk membunuh semua monster semut milik Madika itu.
namun para monster semut yang terkena laser petir itu tampak tidak langsung terbunuh hanya dengan sekali serangan laser petir sehingga saat laser petir menghantam tubuh mereka, kini mereka hanya terhempas dan saling menabrak.
__ADS_1
"sial!... ketahanan tubuh monster semut ini ternyata sama dengan ketahanan fisik milik serangan monster babi milik-ku sebelum-nya!!" batin Kindo.