Reinkarnasi Sang Ksatria Legendaris

Reinkarnasi Sang Ksatria Legendaris
Melatih Tehnik Baru


__ADS_3

Setelah Bunggu bersumpah setia kepada Madika, kini Madika langsung menyuruh Bunggu untuk berdiri karena diri-nya merasa tidak enak melihat orang yang lebih tua dari-nya berlutut di depan-nya.


"baiklah, aku merasa sangat senang karena tidak jadi mati, terima kasih sudah membatalkan niat-mu." ucap Madika dengan santai-nya saat Bunggu sudah berdiri.


"tidak perlu berterima kasih, karena saat ini kau sudah menjadi pewaris kekuatan tuan Risiwuku, itu arti-nya kau bisa di anggap sebagai anak dari tuan Risiwuku." jelas Bunggu.


Mendengar penjelasan itu kini Madika merasa semakin senang namun ia tak menunjuk-kan ekspresi itu di depan Bunggu.


"tidak ku sangka salah satu mahluk kuno legendaris yang terkenal sangat kuat kini tunduk kepada-ku." batin Madika yang masih menyembunyikan rasa senang-nya.


Setelah itu, kini Bunggu dan Madika mulai bercakap-cakap dan Bunggu sesekali menjelaskan tentang tuan Risiwuku dan seberapa menakjubkan kekuatan yang di miliki oleh tuan Risiwuku.


Selain menceritakan tentang tuan Risiwuku, Bunggu juga mulai memberikan arahan kepada Madika mengenai pola latihan serta cara meningkatkan kemampuan Saga-nya dengan benar. karena berburu saja tidak lah cukup. hal itu di karenakan energi yang di dapatkan setelah membunuh Niverom bukanlah energi Saga, melainkan sebuah unsur energi yang terlepas dari energi Nara.


unsur energi yang terlepas itu adalah energi netral yang berarti bukan Saga ataupun Nara, jadi ketika energi netral itu masuk ke tubuh pengguna Saga, maka energi netral itu harus di ubah terlebih dahulu menjadi energi Saga agar bisa meningkatkan tingkatan level Saga.


Umum-nya tanpa melakukan latihan apa-pun energi netral yang masuk ke tubuh pengguna Saga bisa berubah dengan sendiri-nya menjadi energi Saga.


namun, kali ini Bunggu memberitahu-kan pada Madika sebuah latihan yang bisa mempercepat peningkatan level. dengan kata lain mempercepat perubahan energi netral ke energi Saga, serta memberikan sedikit tambahan Saga ketika berhasil merubah energi netral.


Setelah memberikan pengetahuan tentang teori percepatan perubahan netral ke Saga, kini Bunggu langsung menyuruh Madika untuk duduk bersila dan mulai menerapkan pengetahuan yang di berikan oleh Bunggu.

__ADS_1


Setelah Madika mulai duduk bersila, Madika pun menutup mata-nya serta menarik nafas dalam-dalam dan menghembuskan-nya dengan tenang.


Lalu Madika pun mulai berkonsentrasi, ia dengan perlahan mulai mengalirkan seluruh energi Saga-nya ke seluruh tubuh.


tehnik yang sedang di latih oleh Madika kali ini adalah gabungan dari dua tehnik yang sudah ia ketahui, sedangkan tehnik ke tiga adalah tehnik yang belum ia ketahui sama sekali.


Tehnik pertama adalah tehnik menyalurkan energi Saga ke seluruh tubuh. tehnik ini memiliki banyak fungsi, dan salah satu fungsi-nya adalah untuk pemulihan tubuh. itulah yang di lakukan oleh Madika sekarang.


lalu yang ke dua adalah tehnik pemulihan Saga. seperti nama-nya, tehnik ini di gunakan untuk memulihkan Saga dengan cara menyerap Saga yang ada di udara.


dan tehnik ketiga adalah tehnik yang saat ini sangat sulit di lakukan oleh Madika, yaitu mengosongkan inti Saga sembari melakukan dua tehnik sebelum-nya.


Pada umum-nya, inti Saga hanya akan kosong jika terus-menerus di gunakan untuk menciptakan sebuah elemen dari Saga itu. namun tehnik kali ini sama sekali tidak boleh menciptakan sebuah elemen dari Saga, dan harus mengosongkan inti Saga hanya dengan cara mengalirkan semua-nya ke tubuh sambil terus menyerap Saga baru dari udara.


Saat ini Madika terus diam dan berkonsentrasi, sementara itu Bunggu masih belum berhenti memberikan arahan serta pengetahuan yang ia miliki.


"di dunia ini masih sangat banyak orang yang tak bisa menggunakan tehnik ini, hal itulah yang membuat orang-orang terus-terusan mengincar Niverom untuk meningkatkan kemampuan-nya.... padahal jika di pikir-pikir, masuk ke dalam hutan kematian belum tentu benar-benar bisa meningkatkan kemampuan.... contoh-nya, jika saja saat kita masuk ke hutan kematian dan malah tertimpa sial dan bertemu Niverom yang jauh lebih kuat dari kita, maka sudah pasti kita yang akan jadi mangsa.... karena itu lah banyak pengguna Saga yang selalu masuk ke hutan kematian secara berkelompok agar tidak mengalami hal ini.... namun sayang-nya sampai saat ini masih sangat sering terdengar tentang pembantaian para kesatria di hutan kematian, padahal mereka sudah bergerak secara berkelompok." jelas Bungku panjang lebar.


Tak lama setelah itu tiba-tiba mata Madika langsung terbuka lebar seolah sedang terkejut.


setelah itu Madika langsung menarik nafas dalam-dalam dan wajah-nya mendadak pucat. hal itu di karenakan energi Saga yang ia alirkan ke seluruh tubuh-nya menjadi tidak stabil dan membuat pernapasan-nya hampir terhenti.

__ADS_1


Madika saat ini tampak berkeringat dingin sambil mengelus-elus dada-nya dengan ekspresi wajah yang tampak ketakutan.


"ha.... hampir saja aku mati!" ucap Madika yang berusaha mencari posisi duduk yang nyaman untuk mengontrol kembali pernapasan-nya agar lebih nyaman.


"hahahaha..." Bunggu tertawa sambil menepuk-nepuk bahu madika dengan sedikit kasar. "jika kau memang pewaris kekuatan tuan Risiwuku, harus-nya kau tak akan mati semudah itu." ucap-nya dengan enteng sambil terus menepuk bahu Madika.


"ini sangat sulit b0doh!... kau pikir aku tidak akan mati semudah itu?.... padahal tadi saat berhadapan dengan-mu sudah jelas aku pasti akan mati jika serangan-mu tak kau batalkan!" ucap Madika dengan ekspresi kesal.


"ah benar juga.... kau ini masih sangat lemah ya.... aku lupa, hahaha." ucap Bunggu sambil tertawa untuk memanas-manasi Madika agar berlatih lebih keras lagi jika memang ingin jadi lebih kuat.


"sumpah! nih bin4tang jadi-jadian makin ke seni makin bikin kesal saja!" batin Madika.


"baiklah! akan ku lakukan sekali lagi!.... akan ku tunjuk-kan bahwa aku pasti bisa melakukan-nya!" ucap Madika dengan bersemangat.


"bagus kalau begitu! ayo lanjutkan!" balas Bunggu yang juga bersemangat.


Setelah itu Madika pun kembali duduk bersila dan memulai lagi latihan-nya itu.


Setelah melihat Madika sudah memulai lagi latihan-nya, kini Bunggu langsung duduk bersila di atas batu yang tidak begitu jauh dari tempat Madika berlatih.


saat ini Bunggu tampak memejamkan mata-nya sambil mengedarkan energi Arta yang di miliki-nya untuk mendeteksi keadaan yang ada di luar gua.

__ADS_1


Kemampuan pendeteksian energi Arta merupakan kemampuan pendeteksi tingkat tinggi, karena dengan energi Arta, sang pengguna bisa mendeteksi keberadaan mahluk kecil sekali pun.


__ADS_2