Reinkarnasi Sang Ksatria Legendaris

Reinkarnasi Sang Ksatria Legendaris
Kembali


__ADS_3

Saat ini Madika dan Natalia memutus-kan untuk segera pulang setelah sekian lama terjebak di dunia bawah tanah.


Askila pun kini di masuk-kan ke tempat khusus untuk seekor peliharaan agar saat Madika melakukan pemanggilan maka Askila akan segera keluar melalui lingkaran energi yang di buat saat melakukan pemanggilan.


Setelah mereka bertiga keluar dari hutan, kini Madika dan Natalia pun harus berjalan terpisah dari Bunggu dengan alasan bahwa tempat kediaman Bunggu berbeda jalan dengan tempat yang di tuju oleh Madika dan Natalia.


Kini Bunggu pun pergi dan kembali ke gua yang ia jaga.


saat ini Madika juga sedang meminta Bunggu untuk tetap terus berjaga di gua itu. bahkan bila perlu buat sebuah penghalang yang kuat pada gua itu agar orang lain tak menemu-kan gua yang Bunggu jaga isi-nya itu.


>SKIP<


Saat ini Madika dan Natalia tiba di depan istana kekaisaran.


hari sudah malam, saat Madika dan Natalia berjalan mendekati gerbang istana, seketika penjaga yang melihat kemunculan Madika dan Natalia langsung terkejut.


"i.... itu nona Natalia!.... nona natalia telah kembali!" ucap salah satu penjaga di gerbang istana.


Seketika seluruh penjaga di gerbang istana itu pun langsung menoleh ke arah Madika dan Natalia yang kini berjalan mendekati gerbang istana.


kini situasi di depan gerbang langsung heboh seketika.


bagaimana mungkin tidak heboh, sedangkan saat ini telah berdiri orang yang sedang mereka cari-cari keberadaan-nya selama setahun lebih.


"cepat beritahu tuan Samon!.... nona Natalia telah kembali!" ucap salah satu penjaga istana. setelah itu salah satu penjaga istana lain-nya langsung pergi melapor pada tuan Samon.


Saat Madika dan Natalia masuk ke dalam istana kekaisaran, kini kedua-nya di sambut dengan sangat baik oleh seluruh pelayan yang ada di istana kekaisaran itu.


bahkan beberapa petinggi yang ada di istana itu ikut menyambut mereka setelah mendengar kedatangan mereka berdua.


Kini Madika dan Natalia telah berada di dalam istana dan duduk di salah satu ruangan untuk beristirahat.


tak lama setelah itu kini tuan Samon masuk ke ruangan itu bersama dua orang pengawal pribadi-nya yang saat ini terus mengikuti-nya di belakang.


Melihat kedatangan tuan Samon, kini Madika dan Natalia langsung berdiri menyambut kedatangan tuan Samon.

__ADS_1


seketika tuan Samon pun langsung mendekati mereka berdua dan langsung merangkul kedua-nya ke dalam pelukan-nya.


"syukurlah kalian baik-baik saja." ucap tuan Samon dengan suara yang terdengar sangat bahagia karena kini Madika dan Natalia telah kembali ke rumah.


"dari mana saja kalian selama ini?" tanya tuan Samon sambil melepas-kan rangkulan-nya dari Madika dan Natalia.


"ehm.... cerita-nya sangat panjang." ucap Madika sambil menggaruk kepala-nya yang tidak gatal.


"tenang-lah kek.... sebaik-nya kita duduk dulu, biar ku cerita-kan semua-nya pada-mu." ucap Natalia berusaha menenang-kan kakek-nya.


"hah.... baiklah." ucap tuan Samon sambil menghela nafas.


lalu mereka pun kembali duduk dan Natalia pun mulai membicara-kan semua yang terjadi selama ini.


kini cerita yang panjang itu pun di cerita-kan oleh Natalia pada tuan Samon.


cerita itu pun memakan waktu yang sangat lama untuk di selesai-kan, sehingga tanpa sadar cerita itu berakhir saat malam telah berubah menjadi subuh.


>SKIP<


Setelah melalui malam yang panjang karena mendengar-kan Natalia mencerita-kan ulang semua kejadian selama ini kepada tuan Samon, kini Madika dan Natalia pun kembali ke akademi dan memulai kembali hari mereka di akademi.


baru saja memasuki akademi, seketika terjadi kehebohan.


hal itu di karena-kan kemunculan Natalia dan Madika setelah lebih setahun di nyatakan menghilang.


kemunculan mereka berdua tentu membuat banyak orang terkejut dan mulai membicara-kan tentang mereka berdua.


Banyak dari mereka yang berpendapat bahwa kemungkinan mereka berdua pergi untuk melakukan latihan rahasia di suatu tempat dan mulai meningkat-kan kekuatan masing-masing.


namun dari hal itu juga banyak yang berpikir negatif dan menganggap bahwa ada kemungkinan mereka sengaja menjauh karena mungkin mereka saling mencintai namun cinta mereka tak di restui.


Natalia yang mendengar berbagai bisikan itu kini hanya bisa berusaha tenang meski-pun diri-nya merasa sangat ingin menghajar orang-orang yang berbicara yang tidak-tidak tentang ia dan Madika.


"mereka benar-benar seenak-nya saja bicara seperti itu!" ucap Natalia dengan ekspresi kesal.

__ADS_1


"hah.... ini benar-benar cobaan yang berat.... semoga hal ini segera berakhir!" ucap Madika menanggapi perkataan Natalia.


Saat Natalia mendengar lagi beberapa siswa yang menyinggung tentang hubungan Natalia dan Madika, kini Natalia pun sudah tidak tahan lagi.


"tchi.... aku sudah tidak tahan lagi.... rasa-nya aku ingin memakan orang-orang ini hidup-hidup." ucap Natalia sambil menatap siswa-siswa itu dengan senyum yang tampak menakut-kan layak-nya seorang psikopat.


Madika yang melihat hal itu kini hanya bisa menggeleng-kan kepala-nya dengan ekspresi lesu.


"hah.... ku pikir sifat menakutkan-nya itu sudah bilang, tapi ternyata aku salah.... sifat itu ternyata masih tertanam kuat di dalam diri-nya.... siapa sih orang yang di keluarga-nya yang punya sifat mirip seperti diri-nya?" batin Madika sambil menghela nafas.


Sementara itu, beberapa siswa yang mendapati ekspresi menakut-kan yang di tunjuk-kan oleh Natalia kini langsung menghindari bertatap mata dengan Natalia karena mereka merasa takut.


"hiii!!!! menyeramkan!!!" batin beberapa siswa itu saat melihat ekspresi Natalia.


Setelah itu para siswa itu pun langsung pergi dari tempat mereka berbicara dan langsung menjauhi Madika dan Natalia.


Kini Madika dan Natalia terus berjalan memasuki akademi.


sesaat kemudian, Natalia tiba-tiba teringat tentang orang-orang yang menyinggung tentang hubungan-nya dengan Madika.


saat ingatan tentang itu muncul, tiba-tiba ingatan lain-nya juga ikut bermunculan, terutama tentang ingatan saat ia dan Madika berada di rumah yang mereka buat di dunia bawah tanah.


kini semua kenangan manis antara diri-nya dan Madika yang terjadi di rumah itu mulai bermunculan lagi di kepala Natalia.


seketika wajah Natalia langsung memerah saat mengingat kembali semua kenangan manis itu.


meski-pun rumah yang mereka buat bersama itu sangat sederhana, namun selama mereka berdua tinggal di rumah itu, mereka telah membuat banyak kenangan manis dan kebersamaan yang baik.


>SKIP<


Saat ini Madika telah berpisah dari Natalia karena kelas mereka berbeda.


Madika kini berjalan memasuki kelas-nya.


"selamat pagi semua-nya." ucap Madika memberi salam saat memasuki kelas tersebut.

__ADS_1


namun saat ini tak ada satu-pun dari teman sekelas Madika itu yang langsung menjawab salam dari Madika.


justru mereka semua malah terlihat terkejut dan terdiam saat melihat kedatangan Madika.


__ADS_2