Reinkarnasi Sang Ksatria Legendaris

Reinkarnasi Sang Ksatria Legendaris
Monster Kadal


__ADS_3

Saat ini tampak di dalam penjara yang menyala bagaikan bara api itu tampak seekor monster kadal.


monster kadal itu kini terbangun setelah diri-nya merasa-kan pergerakan di sekitar-nya saat tuan Mawata mengeluar-kan diri-nya dari bawah tanah.


seketika monster kadal dengan ketinggian tiga meter itu langsung berdiri dan dengan buas-nya ia bergerak mendekati pinggiran penjara itu. kemudian ia menghantam-kan kepala-nya ke penjara api itu dengan sangat kuat sambil mengeluar-kan suara yang sangat keras.


monster kadal itu tampak sangat agresif, ia terus menerus melancar-kan serangan pada kurungan api yang mengurung-nya itu.


ia tampak mencakar-cakar kurungan api itu mengguna-kan kedua tangan-nya. ia juga bahkan mengguna-kan ekor-nya untuk menghantam kurungan itu.


namun tidak ada satu pun dari serangan itu yang bisa menghancur-kan kurungan milik tuan Mawata.


melihat hal itu, si kadal pun tampak makin marah dan mulai mengamuk.


monster kadal itu pun langsung membuka mulut-nya, dan tampak ia mulai mengumpul-kan api di satu titik di depan mulut-nya yang terbuka itu.


api yang berkumpul itu terus di padat-kan hingga titik kepadatan tertentu.


setelah itu ia langsung melancar-kan serangan-nya ke arah kurungan itu.


bola api padat sebelum-nya kini menjadi sebuah laser api yang sangat kuat.


laser api itu langsung menghantam tiang kurungan itu dan tak butuh waktu lama kini terjadi ledakan di area yang di serang mengguna-kan laser api itu.


Melihat hal itu, Madika jadi sedikit terkejut. ia berpikir bahwa kini mahluk itu sudah bebas dan berhasil menghancur-kan kurungan buatan tuan Mawata.


namun beberapa saat menunggu, ternyata si monster kadal itu sama sekali tidak berhasil menghancur-kan kurungan itu.


bahkan justru hanya diri-nya sendiri-lah yang kini tampak terluka akibat serangan-nya yang meledak di dalam kurungan tersebut.


"kurungan itu benar-benar sangat kuat." batin Madika memuji.


Setelah itu tuan Mawata pun berbalik dan menghadap pada Madika.


"monster kadal ini akan menjadi lawan-mu selanjut-nya." ucap tuan Mawata.


setelah itu tuan Mawata pun langsung mengibas-kan tangan-nya dengan santai ke samping.

__ADS_1


seketika kurungan api itu pun perlahan lenyap bagai-kan lilin yang meleleh.


Saat monster kadal itu melihat kurungan telah meleleh, diri-nya pun langsung menerobos maju ke depan saat kurungan itu masih belum sepenuh-nya lenyap.


setelah keluar dari kurungan itu, si monster kadal pun langsung mengeluar-kan suara yang sangat keras dan ia mengarah-kan gelombang suara-nya itu ke arah Madika dan tuan Mawata.


Sesudah itu, si monster kadal itu pun langsung mengambil ancang-ancang untuk melompat.


seketika tubuh monster kadal itu langsung terbungkus oleh nyala api yang tampak berkobar-kobar di sekujur tubuh-nya.


setelah itu si monster kadal pun langsung melompat ke arah tuan Mawata dengan sangat kuat.


loncatan-nya bahkan membuat tanah yang ia pijaki sebelum-nya langsung hancur.


Saat si monster kadal itu berada tidak terlalu jauh lagi dari tuan Mawata, tiba-tiba sebuah lengkungan angin langsung menghantam si monster kadal itu.


monster kadal itu terkejut dan tak sempat menghindari serangan dari lengkungan angin itu.


kini monster kadal itu pun terjatuh ke tanah.


Setelah itu Madika pun langsung melesat cepat ke arah monster kadal itu.


"lawan-mu adalah aku." ucap Madika dengan penuh percaya diri.


Setelah itu Madika langsung mencipta-kan dua pedang angin di kedua tangan-nya.


lalu dengan segera ia melakukan tebasan angin secara bertubi-tubi ke arah monster kadal itu.


Si monster kadal yang melihat hal itu kini langsung melompat ke belakang untuk menghindari lengkungan angin yang melesat ke arah diri-nya.


Madika yang melihat hal itu kini terus melancarkan serangan tebasan angin-nya meski-pun banyak lengkungan angin milik-nya hanya menghantam tanah dan bahkan hanya lewat begitu saja dan tak mengenai si monster kadal.


Setelah cukup banyak bergerak untuk menghindari serangan lengkungan angin dari Madika, kini monster kadal itu langsung menghantam-kan kedua tangan-nya ke tanah. seketika itu juga, di depan monster kadal itu tampak muncul sebuah lahar dari bawah tanah dan langsung menjulang ke atas bagaikan sebuah tembok yang tebal.


hal itu pun membuat lengkungan angin milik Madika hanya menghantam tembok lahar yang tebal itu.


ledakan-ledakan kecil tercipta ketika lengkungan angin itu menghantam tembok api milik si monster kadal.

__ADS_1


Setelah serangan itu berhasil di tahan oleh dinding api itu, kini si monster kadal itu pun langsung melompat ke belakan dan bergerak ke samping.


ia bahkan dengan cepat membuka mulut-nya.


tepat saat membuka mulut-nya, tampak sebuah bola api berada di mulut di monster kadal itu.


tak butuh waktu lama, kini kadal itu langsung mengguna-kan bola api itu untuk menyerang.


namun saat serangan itu melesat ke arah Madika, bentuk-nya sudah tidak menyerupai bola, melain-kan menyerupai sebuah laser yang bersinar namun panjang-nya hanya sekitar satu meter saja.


Kini serangan laser api yang panjang-nya hanya sekitar satu meter itu melesat ke arah Madika.


Madika yang melihat hal itu dengan cepat langsung menebas-nya mengguna-kan pedang di tangan-nya.


Madika pun berhasil menebas satu serangan itu.


namun, tampak si monster kadal itu kembali mengambil ancang-ancang untuk menyerang mengguna-kan jurus yang sebelum-nya.


ia kemudian melancar-kan serangan laser pendek-nya itu ke arah Madika.


ia bahkan melakukan-nya secara bertubi-tubi sambil memperkira-kan arah gerak Madika.


Madika yang melihat begitu banyak serangan laser api pendek yang sedang melesat ke arah-nya kini langsung membentuk sebuah perisai angin untuk melindungi diri-nya.


hal itu pun membuat beberapa serangan yang melesat ke arah-nya berhasil di blokir.


namun si monster kadal tentu tidak diam saja.


dengan segera si monster kadal itu langsung memperkuat serangan laser api pendek-nya.


kini laser pendek milik si monster kadal itu langsung membesar, dan kini bentuk dari laser api pendek itu berubah menjadi sebuah tombak api yang bercahaya.


setelah salah satu laser yang muncul dari mulut si kadal di perkuat, kini si kadal pun langsung menghentak-kan tubuh-nya.


seketika terjadi gelombang udara yang cukup kuat hingga beberapa bebatuan di sekitar si kadal itu terlempar dan terhempas di udara.


di saat yang hampir bersamaan dengan hal itu, kini di belakang si monster kadal itu tampak terbentuk tombak yang sama dengan yang ada di depan mulut-nya sebelum-nya.

__ADS_1


tombak itu kini melayang di udara, tepat di belakang si monster kadal.


bahkan jumlah tombak api itu juga sangat banyak.


__ADS_2