
Saat pria itu kebingungan tentang apa yang di lakukan oleh Gino, kini terlihat tuan Samon dan dua pengawal-nya itu sedang membahas apa yang di lakukan oleh Gino.
"seperti-nya dia sedang memperkuat tubuh-nya menggunakan elemen petir milik-nya." ucap salah satu pengawal pribadi tuan Samon.
"ya kau benar.... tampak-nya anak itu sudah terpojok karena tak bisa menjaga jarak, sehingga akhir-nya dia memilih untuk melawan balik meskipun diri-nya tidak begitu ahli dalam pertarungan jarak dekat." timpal pengawal pribadi yang satu-nya.
"teknik 'Bagakoro' ya.... hmm..... teknik ini sebenar-nya sudah sangat jarang ku lihat karena memiliki resiko yang cukup tinggi dalam pelatihan-nya.... jika kita salah berlatih teknik ini, sudah pasti kita akan mati oleh elemen yang kita miliki sendiri." sela tuan Samon yang masih terus menatap Gino yang masih tersambar petir.
"Anda benar tuan.... tapi jika teknik-nya berhasil, maka ia akan memperoleh kekuatan yang cukup pantas untuk di perhitungkan.... pasal-nya, pengguna teknik ini tidak akan mudah kehabisan energi Saga, bahkan stamina yang di miliki-nya juga sangat tidak masuk akal karena pengguna-nya seolah tidak merasakan kelelahan sama sekali!" jelas pengawal pribadi yang berdiri di sebelah kanan.
"kalau sudah seperti ini, aku yakin, lawan Gino pasti akan kalah." timpal pengawal pribadi yang berada di sebelah kiri.
"tchi.... kenapa dia menyambar-kan petir-nya pada tubuh-nya sendiri? apa dia mau cari mati hah?" batin pria itu yang tidak tahu apa yang sedang di lakukan oleh Gino.
Setelah berkata dalam hati, pria itu pun berpikir bahwa ini kesempatan untuk menyerang Gino karena Gino sedang tidak bergerak dari posisi-nya berdiri.
lalu pria itu pun langsung melesat ke arah Gino dan dengan cepat mengayun pedang-nya ke arah Gino.
namun tebasan pedang api yang di lancarkan oleh pria itu tidak mengenai Gino. hal itu di karenakan petir yang menyambar tubuh Gino dengan cepat merambat dan memblokir serangan dari kedua pedang pria itu.
pria itu tampak terkejut dan terbelalak.
"meskipun diri-nya tak bergerak, namun petir-nya masih terus bergerak untuk melindungi-nya." batin pria itu.
Lalu pria itu pun langsung menekan pedang-nya pada petir itu dengan sekuat tenaga.
sementara Gino saat ini tampak sedang berusaha menahan rasa sakit dari Sambaran petir itu.
hal itu bisa terlihat dari wajah-nya yang meringis dengan mata yang tertutup.
"sial sedikit lagi!.... aku harus bisa menahan-nya.!" batin Gino yang berusaha memperkuat tekad-nya untuk menyelesaikan teknik Bagakoro itu.
Sementara itu, pria yang menyerang Gino saat ini tampak kesulitan menembus pertahanan petir Gino.
__ADS_1
ia sudah berusaha menekan pedang-nya dengan sangat kuat hingga muncul lidah-lidah api yang berkobar-kobar dari pedang-nya.
lidah-lidah api itu merambat di udara secara terus-menerus.
"petir-nya sangat kuat! aku tak bisa menembus-nya hanya dengan pedang!" batin pria itu.
lalu pria itu pun kini langsung melompat ke belakang dan menjaga jarak dari Gino.
setelah ia berada pada jarak kira-kira sepuluh meter dari Gino, ia pun segera menciptakan sebuah bola api di depan dada-nya.
ia mengangkat kedua tangan-nya di depan dada dengan posisi telapak tangan terbuka lebar.
lalu ia memfokuskan energi-nya untuk menciptakan bola api padat di tengah-tengah kedua telapak tangan-nya.
kini bola api panas itu sudah tercipta di tengah-tengah kedua telapak tangan-nya.
tanpa membuang-buang waktu, pria itu pun langsung menghentak-kan kedua tangan-nya, dan seketika bola api itu menyemburkan laser api yang sangat panas ke arah Gino.
Gino yang saat ini telah selesai berhadapan dengan petir-nya dengan cepat melakukan antisipasi.
alhasil laser api yang di lancarkan oleh pria itu benar-benar berhasil di hentikan oleh perisai milik Gino.
"sial!.... dia bisa.menahan-nya hanya dengan satu tangan!" batin pria itu saat melihat Gino memblokir serangan-nya.
"meskipun begitu, aku tidak akan menyerah!" ucap-nya sambil menghentak-kan kedua tangan-nya untuk mendorong laser api-nya agar bisa menembus pertahanan perisai milik Gino.
Alhasil serangan laser pria itu pun berhasil menggoyahkan perisai milik Gino.
kini perisai milik Gino tampak perlahan terdorong mendekati Gino.
"tchi!.... dia berhasil mendorong perisai-ku!" batin Gino.
kemudian Gino pun langsung mengangkat satu tangan-nya lagi dan mulai menggerak-kan kedua tangan-nya dengan beberapa variasi gerakan yang berbeda. lalu dengan segera Gino mendorong kedua tangan-nya ke depan dengan sekuat tenaga.
__ADS_1
seketika perisai milik Gino langsung bergerak maju secara perlahan dan mendorong laser api milik pria itu.
pria itu tampak kesal melihat hal itu. lalu dengan sekuat tenaga pria itu langsung berusaha untuk menekan dan mendorong laser-nya lebih kuat lagi.
Aksi saling adu kekuatan dari Gino dan pria itu menghasilkan tekanan angin yang terus-menerus berhembus dan menghentak di udara.
Setelah itu serangan kedua-nya berhenti di tengah-tengah. perisai Gino tampak tak bisa maju lagi, sementara laser api milik pria itu juga tampak tidak bisa lebih maju lagi.
Melihat hal itu, kedua-nya pun tampak kesal karena saat ini mereka sudah mengerahkan tenaga-nya untuk mendorong dengan sangat kuat.
"ini tidak akan selesai jika hanya terus beradu seperti ini!" batin Gino kesal.
Lalu Gino pun dengan segera langsung menciptakan sebuah petir yang berbentuk seperti bor raksasa.
ujung tumpul bor petir itu berdiameter sekitar enam puluh sentimeter dan panjang dari ujung tumpul hingga ujung runcing-nya mencapai dua meter.
bor petir itu tampak terbentuk di belakang perisai petir, tepat di depan Gino.
lalu dengan satu tangan-nya Gino langsung mendorong bor petir itu perlahan.
kini bor petir itu langsung menembus perisai petir. lalu bor petir itu kini menggantikan posisi perisai untuk menerjang laser api milik pria itu.
kini bor petir milik Gino berputar-putar dengan sangat cepat dan membuat laser api milik pria itu tampak berhamburan di udara.
bor petir itu kini perlahan maju dan mendorong laser api milik pria itu.
pria itu makin kesal melihat hal itu. ia pun kini tampak meneteskan banyak keringat. lalu ia terus menekan laser api-nya agar tetap maju. namun sayang-nya bor petir milik Gino jauh lebih kuat sehingga akhir-nya serangan laser api milik pria itu berhasil di tembus.
kini bor petir milik Gino langsung menghantam pria itu.
~DUAAAARRR~
Terjadi ledakan yang cukup kuat saat bor petir milik Gino menghantam tubuh pria itu.
__ADS_1
pria itu kini terhempas oleh serangan itu. ia terlempar jauh dan langsung mati di tempat.