Reinkarnasi Sang Ksatria Legendaris

Reinkarnasi Sang Ksatria Legendaris
Natalia vs Esi (2)


__ADS_3

Tidak cukup sampai di situ. Natalia yang baru saja selesai menghindari serangan dari serpihan pedang itu kini di serang lagi menggunakan jejeran es runcing yang muncul dari bawah tanah.


Natalia pun langsung menahan es itu menggunakan tangan-nya yang saat ini di penuhi dengan petir. di saat bersamaan, petir yang ada di tangan Natalia langsung menyambar ke arah Esi.


namun Esi berhasil menghindar.


Esi kembali mendekati Natalia dan langsung menebas Natalia menggunakan salah satu pedang-nya.


Natalia berhasil menghindari serangan itu dan kini melihat ada kesempatan untuk menyerang karena kini salah satu pedang es milik Esi masih dalam keadaan hancur.


Natalia pun langsung melancarkan serangan bola api menggunakan tangan kanan-nya.


saat bola api itu hampir mengenai wajah Esi, tiba-tiba serpihan pedang yang sebelum-nya langsung memblokir serangan bola api itu.


setelah serangan berhasil di blokir, Esi langsung menyerang menggunakan pedang-nya yg masih utuh.


di saat yang bersamaan, pedang es milik Esi yang hancur kini pulih kembali karena serpihan pedang-nya langsung tersusun kembali membentuk pedang.


Saat kedua pedang Esi sudah kembali, Esi pun langsung melancarkan serangan bertubi-tubi ke arah Natalia.


Natalia sedikit terdesak karena diri-nya di paksa melakukan pertarungan jarak dekat oleh Esi.


di tambah lagi dengan kecepatan Esi yang sangat membuat diri-nya kerepotan.


"sial!!.... dia sama sekali tidak memberi-ku kesempatan untuk menyerang!" batin Natalia.


Ketika Natalia semakin terdesak, Natalia pun langsung dengan cepat menangkis sembari menyerang di saat yang bersamaan. hal itu membuat Esi terkejut dan terdorong oleh tekanan elemen api milik Natalia.


Esi kini terdorong ke belakang, ia berhasil memblokir serangan Natalia menggunakan sebuah perisai es yang terbentuk di udara tepat saat serangan mengarah pada-nya.

__ADS_1


Tidak berhenti sampai situ, Natalia yang melihat Esi terdorong kini langsung melancarkan serangan berikut-nya.


kini dari tangan Natalia muncul tiga petir yang dengan cepat menyambar ke arah Esi.


Esi yang melihat serangan itu langsung menebas ketiga petir itu untuk menahan-nya agar tak mengenai diri-nya.


Petir Natalia berhasil di hentikan menggunakan dua pedang di tangan Esi. namun tidak cukup sampai di situ, Natalia ternyata masih bisa mengendalikan petir-nya lebih lanjut. ia menggerakkan petir-nya hingga kini petir itu melilit pedang es milik Esi.


Note: petir Natalia tidak bersentuhan langsung dengan pedang Esi karena saat Esi menahan serangan Natalia, pedang Esi sudah memancarkan energi pelindung yang tercipta dari Saga. hal itulah yang membuat Esi tidak tersetrum oleh arus listrik yang sangat kuat dari petir itu.


Saat pedang es milik Esi terlilit, kini Natalia tampak memusatkan elemen api dan menciptakan bola api padat tepat di depan pusar-nya.


Saat teknik api milik Natalia hampir siap, kini Esi dengan cepat menghancurkan pedang es-nya agar terlepas dari lilitan petir Natalia. setelah itu serpihan pedang itu kini melesat cepat ke arah Natalia dan menargetkan kepala, jantung dan saraf tulang belakang.


Ketika serpihan itu berada dekat dengan Natalia, tiba-tiba tiga petir milik Natalia itu bergerak cepat dan menebas semua serpihan itu hingga hancur.


Saat semua serpihan pedang hancur, tiba-tiba muncul serangan es runcing yang memiliki skala yang sangat luas. serangan es runcing itu sangat besar dan kuat, luas jangkauan-nya mencapai lima puluh meter.


lalu Natalia pun langsung menyatukan kedua telapak tangan-nya lalu menggerakan-nya dengan berbagai variasi gerakan hingga akhir-nya ia mendorong tangan kanan-nya ke depan dengan posisi jari telunjuk dan jari tengah tegak berdiri, sementara tiga jari lain-nya di turunkan.


kurang dari sedetik setelah gerakan tangan mendorong itu kini bola api padat itu langsung membesar dengan diameter satu meter. di saat yang hampir bersamaan, seekor naga api yang sangat panjang keluar dari bola api itu.


panjang naga itu mencapai 30 meter dengan diameter satu meter.


naga itu langsung menerobos ribuan es runcing yang bergerak cepat ke arah Natalia dan membuat es yang di lewati-nya langsung hancur berkeping-keping.


hingga akhir-nya kini naga itu langsung menembus serangan Esi dan membuat Esi terkejut.


Saat Esi mengira diri-nya telah memojok-kan Natalia, ia merasa sedikit senang, namun kini ia tampak sangat terkejut ketika tiba-tiba seekor naga api muncul di hadapan-nya dengan cara menghancurkan ribuan es runcing milik-nya.

__ADS_1


Meskipun diri-nya terkejut, namun ternyata hal itu tidak membuat-nya langsung lengah.


Esi yang terkejut itu kini dengan cepat langsung melompat ke samping untuk menghindar.


Natalia yang melihat Esi berhasil menghindar kini langsung mengaktifkan jurus kesadaran naga.


jurus itu memungkinkan Natalia untuk bisa mengetahui apa yang di lihat oleh naga-nya.


Natalia langsung mengaktifkan jurus itu karena diri-nya saat ini tak bisa melihat ke mana Esi bergerak karena pandangan-nya di tutupi oleh jumlah es yang masih tersisa di area itu. namun karena naga itu melihat ke arah mana Esi bergerak, Natalia pun juga bisa tahu harus menggerak-kan naga-nya ke arah mana.


Lalu Natalia pun langsung membuat berbagai variasi gerakan indah yang terlihat seperti seni beladiri.


melalui gerakan Natalia, naga api itu pun bergerak sesuai dengan keinginan dan aba-aba dari gerakan Natalia.


naga itu terlihat sedang bergerak cepat mengejar Esi yang sedang melompat-lompat untuk menghindar.


tidak hanya sekedar melompat saja, Esi juga melakukan serangan menggunakan serpihan es-nya.


serpihan es milik Esi langsung menyerang kepala naga Natalia.


namun naga Natalia bisa menghindari-nya.


hal itu pun membuat Esi terpaksa terus bergerak dan melompat dari satu pohon ke pohon lain-nya.


"sial.... seperti-nya aku harus menyerang pengguna-nya secara langsung." batin Esi dengan ekspresi kesal.


Lalu Esi pun memilih untuk terus melompat-lompat dari satu pohon ke pohon lain-nya. ia berharap agar Natalia lengah.


lalu saat sudah cukup lama Esi di kejar-kejar oleh naga Natalia, Esi pun kini bergerak ke arah Natalia dengan harapan bahwa Natalia tidak menyadari bahwa Esi sedang bergerak ke arah-nya.

__ADS_1


"seperti-nya Natalia saat ini hanya fokus pada apa yang di lihat oleh naga-nya, besar kemungkinan Natalia akan lengah dengan situasi di dekat-nya, dengan kata lain mungkin aku bisa mengarahkan naga-nya ke arah-nya sendiri dan kemudian menyerang diri-nya dengan serangan mendadak sebelum ia melihat diri-nya sendiri melalui penglihatan naga-nya." batin Esi sambil terus bergerak.


__ADS_2