
Madika kini ikut tertarik mendengar kemampuan Natalia itu.
ia benar-benar tak menyangka jika ternyata ada kemampuan istimewa seperti itu.
"guru, apa selama ini guru meminta-ku mengikuti Natalia agar inti Saga Natalia mengenali-ku sebagai pasangan-nya?" tanya Madika memastikan.
Sementara itu, tuan Risiwuku kini hanya bisa menggelang-kan kepala-nya dengan pelan.
"untuk bisa di kenali sebagai pasangan dari inti Saga milik Natalia tidak-lah semudah hanya menjadi pengawal yang mengikuti-nya setiap saat." jawab tuan Risiwuku.
"kalau begitu apa yang harus ku lakukan agar bisa di kenali oleh inti Saga itu?" tanya Madika lagi.
"hah...." tuan Risiwuku menghela nafas. lanjut-nya, "yang harus kau lakukan sebenar-nya sederhana, namun hingga kini aku tidak melihat perkembangan antara kau dan Natalia." ucap tuan Risiwuku dengan nada yang terdengar sedikit kecewa.
"perkembangan?.... perkembangan yang bagaimana yang guru maksud?" tanya Madika yang semakin penasaran.
"tentu saja perkembangan hubungan kalian." ucap tuan Risiwuku yang kini membuat Madika sedikit tersentak.
"guru, ini bukan saat-nya membahas hal seperti itu." balas Madika.
"ini semua saling berkaitan!" ucap tuan Risiwuku dengan tegas.
Madika kini tampak diam dan terlihat tidak berani membantah.
"untuk bisa menjadi pasangan yang di akui oleh inti Saga Natalia kau harus-lah bers€tubuh dengan Natalia!" ucap tuan Risiwuku lagi dengan nada tegas.
Madika pun kini tampak sangat terkejut mendengar ucapan guru-nya itu.
ia langsung melebar-kan mata-nya dan sempat tersentak mendengar-nya.
"guru.... kenapa kau jadi c@bul seperti ini?" ucap Madika.
"mungkin ini memang terdengar cabul, namun ini semua saling berkaitan." ucap tuan Risiwuku menanggapi Madika. "untuk bisa mendapat-kan pengakuan dari inti Saga milik Natalia, pertama-tama kau harus bisa memenang-kan hati-nya, buat ia merasa nyaman dan aman bersama-mu.... jangan lupa juga, kau harus membuat ia mencintai-mu dan menjadi-kan diri-mu sebagai pasangan sehidup semati.... dengan kata lain, pernikahan!" ucap tuan Risiwuku menjelas-kan.
"menikah!?" ucap Madika yang saat ini terkejut dengan wajah yang tampak memerah.
"setelah Natalia telah mengakui-mu sebagai pasangan sehidup-semati, barulah kau boleh bers€tubuh dengan-nya.... namun saat bers€tubuh dengan Natalia, kau harus-lah mengalir-kan Saga-mu ke tubuh Natalia dan setelah itu biar-kan inti Saga Natalia menyerap energi saga-mu agar inti Saga itu mengenali-mu sebagai pasangan-nya.... inti-nya, kegiatan berhubungan badan dengan Natalia adalah sebuah bukti untuk bisa di akui oleh inti Saga milik Natalia." ucap tuan Risiwuku menjelas-kan.
__ADS_1
Kini wajah Madika tampak makin memerah. ia kini hanya bisa diam merenung-kan apa yang di kata-kan oleh guru-nya barusan.
sementara itu, tuan Risiwuku yang saat ini melihat Madika yang hanya diam saja dan tidak memberi tanggapan kini langsung menegur Madika.
"oi Madika!" ucap tuan Risiwuku menegur Madika.
Madika sedikit tersentak saat mendengar suara guru-nya.
"kau tidak perlu terlalu terburu-buru." ucap tuan Risiwuku. "jika kau memang ingin mempercepat kenaikan level dan tingkatan mu, maka coba-lah untuk bisa menjalin hubungan yang lebih baik lagi dengan Natalia." ucap-nya memberi saran.
Tak lama setelah itu tiba-tiba Madika dan tuan Risiwuku merasakan kehadiran seekor hewan monster di sekitar mereka.
ketika merasakan keberadaan hewan monster itu, Madika pun dengan segera memadamkan api yang ada di depan-nya.
lalu Madika pun langsung mengeluar-kan sebuah pedang di tangan-nya dan bersiap-siap untuk bertarung.
ia kemudian mengguna-kan jurus pendeteksi untuk mencari tahu di mana dan seperti apa lawan mereka kali ini.
ketika ia berhasil mendeteksi hewan monster itu, tiba-tiba ia melebar-kan mata-nya karena terkejut.
"untuk sekarang sebaik-nya aku membangun-kan Natalia dan kemudian menjauh dari tempat ini!" ucap-nya lagi.
Kini Madika pun memutus-kan untuk membangun-kan Natalia.
"hei!.... ayo cepat bangun!.... serigala petir itu ada di sekitar tempat ini!" ucap Madika berusaha membangun-kan Natalia sambil mengguncang tubuh Natalia.
Natalia pun terbangun dan tampak membuka mata-nya perlahan.
saat Madika melihat Natalia sudah bangun, ia pun langsung menjelas-kan situasi mereka saat ini.
saat Madika menjelas-kan tentang serigala petir itu, Natalia pun tampak terkejut dan melebar-kan mata-nya.
setelah itu mereka berdua pun bergegas keluar dari tenda itu.
Saat berada di luar tenda, Madika langsung memasuk-kan tenda-nya itu ke dalam ruang penyimpanan-nya.
"ayo pergi sekarang juga!" ucap Madika.
__ADS_1
Saat Madika berkata seperti itu, tiba-tiba Natalia bisa merasa-kan bahwa saat ini si serigala itu sudah berada di depan gua yang mereka masuki saat ini.
"tunggu dulu, serigala itu saat ini ada di depan sana!" ucap Natalia yang tampak sedikit gelisah.
"kalau begitu sebaik-nya sekarang kita bersembunyi saja!" ucap Madika memberi saran.
"meski-pun kita bersembunyi, mahluk itu tetap akan bisa mendeteksi keberadaan kita, ia pasti akan segera menemu-kan kita!" ucap Natalia menanggapi saran Madika.
"tenang saja!.... aku akan mengajari-mu trik yang bagus untuk bersembunyi." ucap Madika.
"trik bersembunyi?" balas Natalia dengan ekspresi bertanya-tanya.
Tak lama setelah itu Madika pun langsung memberitahu-kan pada Natalia bagaimana cara agar energi Saga mereka tidak bisa di deteksi menggunakan jurus pendeteksi.
Kini mereka berdua langsung menggunakan trik yang biasa Madika gunakan jika ingin kabur dari pertarungan.
setelah itu mereka pun bersembunyi di salah satu batu besar yang ada di dalam gua itu.
Tak butuh waktu lama, kini si serigala petir itu pun muncul dari balik batu yang menjadi jalan masuk ke gua itu.
ia perlahan maju dan berusaha untuk mencari keberadaan Madika dan Natalia.
Saat ini si serigala benar-benar tak bisa merasa-kan keberadaan Madika dan Natalia.
namun karena terakhir kalia ia merasakan keberadaan Madika ada di gua, maka serigala itu pun masuk mencari di gua itu.
"seperti-nya kita akan aman.... trik mu ini benar-benar bekerja!" ucap Natalia sambil berbisik.
Madika kini hanya bisa mengangguk menanggapi ucapan Natalia.
sementara itu si serigala petir itu tampak terus mencari sambil mengedar-kan pandangan-nya kesana-kemari.
karena kesal tak bisa menemukan keberadaan Madika dan Natalia menggunakan jurus pendeteksi, maka serigala itu pun kini mulai mengendus dan mengandal-kan penciuman-nya untuk mencari Natalia dan Madika.
Melihat serigala itu mulai mengendus-endus, Madika dan Natalia pun seketika terkejut dan langsung melebar-kan mata-nya.
"seperti-nya usaha kita akan sia-sia jika seperti ini!" ucap Madika sambil menggeleng-kan kepala-nya.
__ADS_1