CINTA TANPA SPASI

CINTA TANPA SPASI
PERINTAH JENDERAL


__ADS_3

Jangan lupa selalu tunggu update terbaru.  Jangan ditinggalkan sebelum end ya. Karena ditinggal sedang sayang-sayangnya itu menyakitkan. Lope-lope sekebon buat semua pembaca novel yanktie.


Selamat membaca cerita sederhana ini.



‘*Laporan apa ini*?’ tanya Abu.



‘*Ini masalah apa*?’ tanya Abu lagi saat melihat putra tengahnya mengirim bukti laporan ke polisi.



‘*Bagus kalau kamu sudah langsung lapor polisi*,’ itu reaksi yang Sonny tulis melihat Mukti mengirim foto bukti laporannya ke polisi di group chat keluarga besar Lukito. Bukan di keluarga inti. Di keluarga besar ada Laksmi dan Dwi juga Adelia sudah dimasukkan ke dalam grup keluarga oleh Sonny walau masih 2 minggu lagi baru resmi jadi keluarga Lukito.



‘*Aku senang kamu sudah langsung bertindak*,’ begitu tulis Adelia, gadis manis itu yang paling ngotot minta bukti CCTV saat Ambar cerita kalau Ayu mengalami luka bakar di dada dan perutnya.



Angga dan Dwi belum berkomentar walau sudah membaca, mereka belum tahu kasus yang terjadi.



Ambar langsung memberi tanda emoticon jempol.



‘*Ada apa mas Mukti*?’ tanya Laksmi. Dia juga belum tahu apa yang terjadi sehingga keponakannya membuat laporan polisi seperti itu.



Setelah hampir semua melihat bukti laporan, Mukti langsung mengirimkan video yang dia terima dari Made.



‘*Astagfirullah*!’ itu yang Ambar tulis begitu selesai melihat video rekaman CCTV.



‘*Jelas dia sengaja dan itu bukan yang pertama tapi sudah tiga kali dia melakukan pembullyan terhadap Ayu*!’ itu tulis Laksmi saat tahu video alasan Mukti melaporkan pelaku ke polisi.



 ’*Kenapa kamu nggak bilang dari awal*?’ Angga melihat video itu baru dia berkomentar.

__ADS_1



\*‘Pakai pengacara Papa. Mama enggak mau perempuan itu bebas!’ \*perintah Ambar tegas. Dia sangat murka melihat video itu.



Mukti masih belum menjawab, dia masih sibuk bicara dengan teman-temannya di kantor polisi. Yang penting dia sudah laporan kepada semua orang. Dan benar saran Made. Kalau video dikirim duluan pasti mereka akan marah. Untung dia kirim bukti laporan polisi lebih dulu.



‘*Kok bisa kayak begitu*?’ tanya Aksa, dia tentu saja tak suka Ayu mengalami nasib seperti itu.



Hanya Aksa yang paling belakang melihat group karena dia masih sibuk sekolah.



‘*Maaf aku baru respon, dari tadi aku masih di ruang kantor polisi bersama teman-temanku yang melihat kejadian tersebut. Mereka sudah bersedia menjadi saksi. Soal pengacara yang biasa Papa pakai di sini mohon kirim nomornya biar aku hubungi beliau*,’ Mukti tak berani membantah perintah jenderal keluarga.



‘*Mohon maaf kalau sampai Ayu kecintaan kalian mengalami nasib seperti ini. Ini semua salah aku. Ini semua berawal dari aku*,’ Mukti tak mau melempar kesalahan pada orang lain karena pangkal persoalan ada dirinya.




\*‘Dan yang pasti saat itu aku masih bersama Vio. Aku tentu tak mau selingkuh. Jadi harap mengerti aku memang menolak dia. Tapi benar-benar tidak secara kasar.’ \*Mukti takut dituduh dia menyakiti dengan kata-kata kasar pada perempuan itu.



‘*Kemarin dia melihat Ayu mengambilkan aku puding dan aku menerimanya dengan senang hati, karena memang Ayu mengerti puding yang buat aku itu banyak fla-nya  dia bilang dapat info dari mama*.’



‘*Banyak saksi mendengar Ayu tahu dari mama, bukan karena dia dekat denganku. Sebelumnya apa yang disodorkan oleh perempuan tersebut aku tolak karena memang aku baru saja taruh piring makan. Tentu aku masih kenyang. Belum ada jeda*.’



‘*Rupanya dia marah, jadi membuat Ayu seperti itu. Sampai saat ini Ayu sama sekali tidak lapor padaku bahwa sebelumnya dia juga sudah dua kali dijegal oleh Saras. Nama perempuan itu Sarasvati seorang pelukis. Pernah pameran bareng selama 3 minggu denganku dan Made*.’



‘*Mama mungkin ingat pameran itu, saat aku bertemu ayah kandung dan kakek. Mama dan papa datang kala pembukaan pameran*.’


__ADS_1


‘*Kalau lihat CCTV, yang pertama dia kunciin Ayu di kamar mandi itu kelihatan kan sampai Ayu gedor-gedor dan dibukakan pintu oleh orang yang kebetulan lewat*.’



‘*Yang kedua adalah saat dia di jegal ketika Ayu mau masuk ke dapur dia bilang enggak sengaja naro sapu*.’



‘*Dan yang ketiga adalah kasus kopi ini*,’ tuntas sudah penjelasan Mukti tanpa ada yang menyela.



‘*Seandainya kamu belum kirim foto surat laporan ini, Eyang sudah akan ngamuk duluan sama kamu sampai segitunya orang melukai karyawan kita, tapi kamu tidak bertindak. Tapi karena kamu sudah lebih dulu mengirim bukti laporan maka Eyang tenang. Orang seperti itu tidak bisa dikasihani. Kalau dibiarkan dia akan terus-menerus menjadi pembully. Siapa pun pasti akan dia jegal. Jadi kita melaporkan itu supaya dia menghentikan aksi kejahatannya. Semakin kita biarkan dia akan semakin lebih brutal*,’ tulis eyang Angga.



‘*Benar Eyang, teman-temanku juga bilang gitu. Sebenarnya aku enggak tega sama perempuan. Aku kasihan, tapi aku juga melihat kasus seperti Vio dulu. Sepertinya mereka itu lembut tapi ternyata jahat. Jadi perempuan yang seperti ini memang tidak bisa kita biarkan*,’ Mukti awalnya juga tak tega, tapi semua teman mendukungnya.



\*‘Sampai saat ini Ayu belum lapor sama kamu soal apa pun?’ \*tanya Ambar



‘*Belum Ma. Dia tidak bilang bahwa dia dikunciin di kamar mandi. Dia juga enggak bilang jatuh di dapur karena kesandung sama tangkai sapu dia tetap diam, sampai disiram kopi panas dan pulang dari rumah sakit dia tetap diam*.’



‘*Kok dia sama dengan Mama ya? Diam aja diapa-apain. Tapi nanti lebih bahaya kalau sampai dia terluka. Pasti dia berontak lebih keras seperti yang Mama lakukan pada eyang Menur*,’ Sonny menilai apa yang dilakukan oleh Ayu saat ini.



“*Bener banget. Mamamu selama ini diam aja diinjak-injak oleh eyang Menur, tapi begitu dia bangkit tak ada yang bisa membendung langkahnya*,’ Abu sependapat dengan putra sulungnya.



‘*Kalau enggak bisa jagain pacar aku, lihatin aja. Aku yang akan langsung pulang ke Bali dan dengan tanganku akan ku pukul muka perempuan itu*,’ tulis Aksa kesal melihat bagaimana Ayu 3 kali dikerjain oleh Saras dalam waktu yang berdekatan.



‘*Hati yang terluka membuat orang bisa jahat. Dan jauh lebih sadis dari penjahat fisik, Saras terluka karena di tolak Mukti*’ tulis Laksmi.


Biar bisa lihat promo novel yanktie, add FB dan IG yanktie yaaaa, semua nama sama dengan napen koq.


Sambil menunggu yanktie update bab selanjutnya, mampir ke novel karya yanktie yang lain dengan judul REVENGE FOR MY EX HUSBAND yok.


__ADS_1


__ADS_2