CINTA TANPA SPASI

CINTA TANPA SPASI
ANAK PERTAMAKU NANTI PEREMPUAN


__ADS_3

“Kemarin Ayya juga sudah bilang pada aku waktu kami makan di alun-alun. Dia menduga kak Adel hamil.” ucap Mukti.


“Kok bisa begitu?” tanya Angga sambil memandang Ayya yang tersipu.


Mas Sonny kok tumben-tumbenan ngomong sama aku minta dibikinkan gulai kambing. Kan aneh. Orang selama ini mas Sonny jarang ngomong apalagi minta seperti itu,” jelas Ayya.


“Terus kak Adel-nya juga minta iga bakar. Padahal kalau cuma iga bakar dan gulai kambing super enak ‘kan di mana aja juga bisa dapat. Kak Adel mau kentang yang size besar seperti yang suka dipamerin sama Mas Mukti. Jadi aku yakin nih pasti ada yang lagi ngidam,” Ayya memberi alasan praduganya.


“Benar banget. Yang ngidam itu ayahnya. Bundanya mah nggak ngidam,” kata Adel. Rupanya mereka sudah sepakat menjadi ayah dan bunda. Bukan papa dan mama seperti kedua orang tua mereka.


“Setiap hari ada aja yang di kepengenin sama Mas Sonny sampai aku tuh judeg,” kata Adelia.


“Kamu sudah ngerti kata judeg toh?” goda Angga, karena cucu mantunya itu baru jadi istri orang Jawa Timur serta orang tua asli Ambon. Baru beberapa saat tinggal di Jogja sudah tahu kata JUDEG.


“Ya ngerti lah kalau judeg doang sih,” jawab Adelia nyengir.


“Memang dia kepengen apa saja?” tanya Ambar sabar.


“Ya pokoknya apa yang dia lihat dipamerin sama orang, itu pasti dia minta Ma. Seperti mata roda ini, kemarin langsung dia kepengen. Aku bilang ya sudah besok kita ke Solo sekalian minta bikinkan. Ternyata Ayya sudah bikinkan jadi langsung deh dia makan nggak kira-kira,” Adelia melaporkan semua kelakuan Sonny pada mama mertuanya.


“Kamu juga makannya nggak kira-kira lho Bun,” kata Sonny. Rupanya sejak mereka datang tadi mereka mengerem penggunaan panggilan kata-kata ayah dan bunda agar tidak ketahuan surprisenya lebih dulu. Setelah terbuka baru mereka menggunakan kata itu sebagai panggilan.

__ADS_1


“Tapi kan Ayah yang kelewatan makannya,” ucap Adelia.


“Kemarin minta kacang rebus. Kalau kacang rebus biasa dari kacang tanah aku sih gampang carinya. Dia kepengen kacang bogor. Kan repot nyari di Jogja. Aku minta pegawai ku cari di seluruh supermarket nggak ada. Akhirnya aku minta mama Vonny kirim. Mama kirim nggak tanggung-tanggung. Mama kirim 5 kilo,” kata Adelia.


“Kalau mama Vonny dan papa Ariel sudah tahu dari minggu lalu saat kami pertama kali periksa hamil. Karena kami kan nggak bisa langsung berangkat ke sana. Terbang juga riskan. Jadi memang kami minta maaf sama papa dan mama kami memberitahunya by phone. Tapi pakai video call. Kami kasih lihat video pemeriksaannya juga video USG-nya.”


“Tapi kalau ke sini memang aku sudah bilang aku mau menyampaikan sendiri. Nggak y phone. Tadi makanya jalan dari habis salat Jumat sangat pelan sampai sini sudah sore,” kata Adelia.


“Mama Vonny enggak sabar aku kasih tahu Mama karena dia ingin ngerumpi. Jadi dia tahan diri selama Mama belum tahu enggak mau bicara sama Mama. Takut keceplosan,” kata Adelia.


Ambar tertawa. Memang akhir-akhir ini dia sulit menghubungi Vonny untuk ngobrol. Rupanya besannya sedang menahan diri.


“Seharusnya nggak usah ke sini nggak apa-apa,” kata Abu.


“Kalau nggak ke sini yang ngidamnya nggak kesampaian Pa,” balas Adelia.


“Oh iya ya. Kamu kepengen gule kambing buatan Ayu.”


“Aku siapin lontong juga kok. Takutnya kepengen gulai pakai lontong,” ucap Ayya.


“Itu yang tadi aku lupa. Tapi mau ngomong nggak enak karena sudah sore,” kata Sonny.

__ADS_1


“Aku kepengen gule pakai lontong!”


“Walah kamu tuh kayak cenayang aja Ayu,” kata Angga.


“Ngidam mata roda ya sebelum diomong sudah dibikinkan. Kepengen lontong sebelum diomong sudah disiapkan,” ycap Angga lagi.


“Namanya demi keponakan,” jawab Ayya. Dia juga ikut senang mendengar Sonny mau langsung punya anak/


“Semoga sehat terus ya Kak.”


“Aaamiiin,” jawab semuanya. Tentu mereka berharap anak atau cucu pertama atau cicit pertama itu lahirnya sehat tanpa kekurangan apa pun dan sang ibu juga selalu sehat.


“Nah yang bingung ini kekuatan mana? Kekuatan keluarga Syahrir kah atau kekuatan keluarga Lukito yang bakal lahir,” ucap Angga.


“Maksudnya apa Eyang?” kata Aksa yang sejak tadi diam menyimak sambil ngemil snack.


“Kalau ikut keluarga Syahrir anaknya dua-duanya perempuan.


Kalau ikut Lukito ketiganya semua laki. Bahkan Laksmi pun semua laki,” kata Angga seakan anak Abu adalah tiga dan Laksmi juga anaknya.


“Kalau begitu nanti anak pertamaku perempuan, jadi dia adalah princess di keluarga Lukito,” kata Mukti.

__ADS_1


Ih ke ge er an,” jawab Ayya yang yakin kalau anak Mukti pasti dari rahimnya.


__ADS_2