
DARI SEDAYU ~ JOGJAKARTA, yanktie mengucapkan selamat membaca cerita sederhana ini.
\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~
"Maksud Mas?"
"Ya perasaanmu pada Vio lah." tanya Sonny.
"Sama seperti Mas, aku suka perempuan yang lugu, enggak neko-neko dan enggak matre. Dan aku pikir semua itu terpenuhi oleh Vio."
"Di sekolah aku lihat dia enggak neko-neko. Dia juga aku lihat lugu dan enggak matre karena banyak perempuan yang mengincar hartaku tapi Vio tak peduli harta ku saat itu."
"Aku enggak tahu kalau dia cinta matinya sama Made. Maka enggak peduli dengan diriku. Dia mulai menyukaiku dalam tanda petik atau mulai mau berpaling padaku mungkin setelah kami terjebak oleh pembuatan tidak benar yang SKENARIO nya dibuat oleh nenek Menur."
"Saat itulah dia berpaling dari Made, mungkin dia berpikir siapa yang mau barang bekas seperti dirinya."
"Akhirnya dia terjebak olehku. Sampai saat ini aku memang enggak pernah punya perempuan lain. Aku bahkan enggak tahu kalau Pricilla mantan istrinya Made itu cinta mati sama aku."
“Aku dan Made jadi ketuker. Vio yang mencintai Made ke jebak terikat padaku, sedang Cilla yang cinta padaku akhirnya hamil oleh kekasihnya saat kuliah di luar negeri dan nikah dengan Made tanpa cinta."
__ADS_1
"Kalau sekarang bagaimana perasaanmu pada Vio?" tanya Sonny.
"Setelah aku tahu bahwa dia hanya butuh hartaku aku hambar Mas. Aku enggak patah hati, aku enggak kecewa. Aku pikir dia memang benar-benar mencintaiku sampai mau menikah denganku di belakang tunangannya."
"Aku sakit hati di situ Mas. Ternyata dia berani berbuat di belakang tunangannya hanya butuh perlindungan hukum bila dia masih istriku. Sekarang sudah enggak ada cinta pada Vio." jelas Mukti.
"Kamu enggak ada kemungkinan kembali padanya?" Selidik Sonny.
"Enggak Mas, dia sudah menikam sangat dalam berkali-kali Mas. Itu sudah karma untuknya. Walau aku satu satunya laki-laki yang pernah menyentuh dia. Tapi dia pembunuh anakku tanpa perasaan."
"Mungkin dia berbuat seperti itu karena alasan kalau anak terlahir lalu dimasukkan ya ke panti anak itu akan tersiksa!" Sonny mencoba memberi pandangan.
"Kok kamu ada di sini?" tanya Sonny ketika melihat Adelia datang, saat ini mereka sudah di depan ruang sidang, belum masuk ke ruangan sidang.
"Farah menggantikanku di pertengahan praktek. Pangeran aku bersidang masa aku duduk diam dan aku nggak konsen memeriksa pasien," kata Adelia. Dia memeluk erat Sonny sebelum mereka masuk ke ruang sidang tadi.
‘Pangeran?’ Mukti mendengar kata itu terlontar dari mulut Adelia. Dia juga melihat perlakuan Adelia pada Sonny jauh berbeda dari proses marah ketika di foto di kereta sepulang dari Jogja.
"Hai Mukti," sapa Adelia.
__ADS_1
"Hallo calon makmumku," goda Mukti.
"Eh, jangan macam-macam sama calon istriku, aku sudah melamarnya pada kedua orang tuanya saat di Singapura." protes Sonny cepat.
"Serius?" tanya Mukti agak keras membuat banyak orang menoleh pada mereka.
"Seriuslah," jawab Adelia.
"Dan lamaran resminya nanti tiga bulan lagi."
"Mau lamaran resmi sekarang bisa aja, cuma aku ingin Farhan dan Fahri juga ikutan ke Jakarta buat liburan, jadi aku minta di sekalian sama liburan mereka."
"Wow kejutan," kata Mukti.
"Iya dong," jawab Sonny. Mereka duduk bertiga dengan Adelia duduk antara dua lelaki itu.
\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~
Sambil menunggu yanktie update bab selanjutnya, mampir ke novel karya yanktie yang lain dengan judul UNREQUITED LOVE yok
__ADS_1