CINTA TANPA SPASI

CINTA TANPA SPASI
RENCANA MAKAN MALAM DI STUDIO


__ADS_3

Jangan lupa selalu tunggu update terbaru.  Jangan ditinggalkan sebelum end ya. Karena ditinggal sedang sayang-sayangnya itu menyakitkan. Lope-lope sekebon buat semua pembaca novel yanktie.


Selamat membaca cerita sederhana ini.


\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~


 “Malam ini bisa ketemu enggak?” tanya Carlo.


“Wah aku kayaknya enggak bisa keluar kalau tidak bersama bosku,” jawab Ayya jujur.


“Aku boleh main ke tempatmu?”


“Datang aja enggak apa apa kok. Kalau orang datang ke sini Bos aku enggak akan marah. Tapi kalau aku keluar pasti harus selalu bersama dia,” jawab Ayya. Mukti memang tak melarang Ayya menerima tamu. Siapa pun itu.


“Ya sudah kamu kirim alamat sama kamu sherlock aja deh biar lebih mudah aku carinya,” pinta Carlo.


Tanpa ragu Ayya pun memberi sherlock , Ayya tadi sudah tahu bahwa Mukti tidak akan keluar malam ini, karena ada Made dan Wayan dan beberapa teman lain akan datang untuk membahas kasus dengan Saras kemarin.


Pagi  Ayya akan membuat masakan istimewa buat teman-teman Mukti nanti malam. Mereka akan datang makan malam jadi memang sengaja Ayya yang masak.


“Bu tolong ke pasar lagi ya. Pak Mukti baru bilang akan ada tamu untuk makan malam,” ucap Ayya. Bu Pinem harus lari ke pasar lagi untuk cari bahan  yang dibutuhkan  Ayya, karena kabar tentang kedatangan teman-teman Mukti juga baru didapat  sesudah bu Pinem sudah pulang dari pasar dan sedang masak untuk makan siang para karyawan.

__ADS_1


“Mau masak apa Mbak Komang?”


Ayya pun menjelaskan apa yang ingin dia masak untuk teman-temannya pak Mukti.


“Berapa orang yang akan datang?”


“Entahlah yang sudah bilang bersedia datang Pak Made, Pak Wayan sama Pak Indra. Kalau nggak salah Pak Ketut lagi ditunggu konfirmasinya.”


“Biasanya kalau Pak Ketut pasti datangnya bersama Pak Lingga karena mereka rumahnya berdekatan juga galerinya bersebrangan.”


“Iya nanti kita masak nasinya sore aja Bu. Kita perkirakan untuk 6 atau 7 orang. Kalau enggak habis bisa kita bikin nasi goreng sarapan pagi.”


“Kalau lauk sisa kan bisa kita simpan saja gampang.”


“Cukup Mbak kalau untuk 10 orang. Perkiraannya seperti itu.” ucap Ayya.


“Nanti orang belakang kan saya yang masak aja Mbak,” sahut bu Pinem.


“Enggak apaapa Bu. Ambil aja ini. Maksud aku 10 orang itu sekalian orang belakang koq. Nanti untuk tamu kita pisahkan duluan aja,” kata Ayya. Tentu dia tak hanya menyediakan untuk tamu sementara orang belakang tak diberi.


Untungnya barang yang diminta Ayya semuanya dapat dibeli oleh bu Pinem.

__ADS_1


Ayya dan Bu Pinem mulai sibuk. Bu Ikhlas pun membantu karena dia sudah selesai mengerjakan tugas intinya.


Untuk cemilan sesudah makan malam nanti Ayya tidak membuat apa-apa. Dia hanya merebus kacang tanah dan pisang saja.


“Biasanya mereka sampai malam Mbak Komang, mungkin tengah malam.” bu Pinem memberi info kebiasaan para sahabat Mukti bila sudah berkumpul.


“Kalau sampai malam enggak apa-apa. Nasinya lebih banyak saja masaknya Bu. Nanti aku bikinkan nasi goreng tengah malam. Bahan untuk nasi goreng seafood banyak kok. Aku malah senang kalau mereka mau mencicipi lagi makan malam itu.”


“Bahkan kadang sampai pagi,” Kata Bu Ikhlas.


“Pernah saya datang jam 07.00 masih ada beberapa yang tinggal di sini.”


“Itulah mereka. Jiwa seniman memang beda dengan kita Bu,” ungkap Ayya.


“Benar Mbak Komang. Memang mereka seperti itu enggak bisa diatur dengan jam tidur kita,” bu Ikhlas setuju dengan pendapat Ayya.


“Mamanya pak Mukti juga bilang seperti itu. Kalau di rumah memang dia bisa menyesuaikan dengan jam tidur manusia normal. Tapi kalau sudah di studio dia tidak seperti itu. Jadi mamanya Pak Mukti berpesan untuk selalu memperhatikan jadwal makannya pak Mukti.” begitu yang Ayya sampaikan pada kedua orang yang sudah lama mengenal Mukti itu. Mereka mengenal Mukti di studio, tapi tentu saja tak mengenal Mukti di rumahnya.


\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~\~


Biar bisa lihat promo novel yanktie, add FB dan IG yanktie yaaaa, semua nama sama dengan napen koq.

__ADS_1


Sambil menunggu yanktie update bab selanjutnya, mampir ke novel karya yanktie yang lain dengan judul THE BLESSING OF PICKPOCKETING yok.



__ADS_2