CINTA TANPA SPASI

CINTA TANPA SPASI
PERTEMUAN ONLINE PERTAMA WAYAN DAN KELUARGA LUKITO


__ADS_3

“Maaf pak Wayan, saya menyela. Mungkin orang yang mengirim ini adalah orang yang terobsesi pada putra saya. Dia ingin menjadi istrinya Mukti sehingga dia mendiskredit Ayu agar tidak menjadi istri anak saya. Itu tujuannya, karena video yang dikirim ke nomor Ayu adalah video tentang Mukti berbuat buruk. Sedang video yang dikirim ke nomor Mukti adalah video tentang Ayu yang berbuat seperti itu,” kata Ambar yang langsung mengambil alih ponsel Ayya.


“Itu jelas tujuannya agar Ayu benci dan ji-jik pada Mukti dan sebaliknya Mukti benci dan ji-jik pada Ayu.”


 Wayan yang baru melihat Ambar untuk bicara face to face walaupun video call kaget.


“Kami di sini mencintai Ayu lebih dari apa pun. Kami adalah orang tuanya dia walaupun dia bukan anak kandung saya. Tapi dia lebih dekat dari menantu saya yang sudah resmi. Saya benar-benar bukan hanya karena bicara dengan Bapak. Tidak! Semua bisa tahu hal itu, bahkan Ayu mendapat kecelakaan di Bali, waktu dia kena kopi, saya punya feeling lebih dulu sebelum diberitahu. Itu bisa anda tanyakan kepada Mukti dan Ayu bagaimana kedekatan batin saya dan Ayu selama ini.”


“Iya betul Pa. Mama merasakan itu dan tanya ke Mas Mukti. Saat itu aku sudah di rumah sakit,” kata Ayu.


Wayan tentu percaya Ayu memang sangat dicintai oleh siapa pun. Karena putrinya memang selalu manis budi seperti Sukma yang selalu bisa menarik simpati siapa pun.


“Baik Papa akan siap mental bila nanti ada video entah dari siapa pun. Papa juga akan memberi pengertian pada orang-orang yang mendiskredit kamu. Papa akan bilang bahwa video itu sedang dalam pengerjaan polisi siapa penyebar dan siapa pembuatnya. Begitu kan?”

__ADS_1


“Iya Pa. Papa harus kuat karena aku juga tadi syok melihat bagaimana aku seperti itu,” kata Ayya.


“Iya baik,” jawab Wayan.


“Kamu baik-baik di sana dan selalu jaga diri,” ucap Wayan selanjutnya.


“Iya Pa. Habis selesai pameran ini kami akan segera pulang ke Bali dan akan menemui Papa,” jawab Mukti.


Baru telepon berhenti masuk panggilan dari Sri karena yang tadi digunakan telepon adalah nomornya Ayya.


“Iya Sri. Ada apa?” tanya Ayya.


“Aku terima video kamu sedang berbuat mesum dengan Lukas,” kata Sri tanpa bertukar salam.

__ADS_1


“Kapan kamu terima itu?” kata Ayya sambil menyalakan speaker di telephonenya.


“Barusan saja. Aku langsung hubungi kamu. Tapi sejak tadi nomormu sedang sibuk,” ucap Sri.


“Aku sedang telepon papa Wayan di Bali. Takut dia terima video tersebut. Ternyata kamu malah lebih dulu terima,” ucap Ayya.


Semua yang di ruangan itu kaget orang yang mengirim video sudah tahu tentang kedekatan Sri dan Ayya. Berarti sebentar lagi teman-teman dekat Ayya atau kerabatnya juga akan menerima video tersebut.


Ayya makin lemas. Angga langsung menghubungi Sonny dan menceritakan semuanya saat itu Sonny sedang bersiap pulang sesudah makan selesai makan dari resto chinese food.


Adelia dan Sonny tentu kaget mendengar perkembangan itu.


“Nanti kami sampai rumah kami telepon ya. Ini kami sedang di jalan pulang. Sambil pulang aku akan diskusi dengan Adelia. Kalian juga tolong diskusi. Nanti kita bahas lagi,” kata Sonny. Dia tak habis pikir mengapa bisa Ayu dan Mukti mengalami nasib seperti itu.

__ADS_1


__ADS_2