
Jangan lupa selalu tunggu update terbaru. Jangan ditinggalkan sebelum end ya. Karena ditinggal sedang sayang-sayangnya itu menyakitkan. Lope-lope sekebon buat semua pembaca novel yanktie.
Selamat membaca cerita sederhana ini.
Ayya segera mencuci tangannya dia pun bersiap memanggil Mukti untuk sholat ashar. Dia baru merebus singkong dengan dia beri bumbu bawang putih dan garam serta ketumbar. Dia pisah jadi tiga bagian. Satu bagian akan di goreng sore ini dan dua bagian dia masukkan kulkas entah untuk kapan lagi.
“Mas.”
“Hhhmmm.”
“Mas!”
“Iya,” jawab Mukti.
“Ayo.”
“Loh sudah waktunya toh? Aku pikir belum.”
“Kan aku ke sini karena mau manggil sholat. Kalau enggak mau ya sudah aku sendirian lagi.”
“Ya tunggu, tunggu,” Mukti langsung bersiap dia rapikan alatnya dimasukkan dalam kotak alat.
“Mana botol juice-nya?”
Mukti memperlihatkan botol juice-nya dan memberikan pada Ayya.
Ayya mengambil botol juice dan membawa gelas kopi bekas tadi pagi.
__ADS_1
“Mulai sekarang enggak minum kopi sepanjang hari. Hanya pagi saja ngopinya,” kata Ayya.
“Nanti terserah kalau orang yang gantiin aku penanganannya gimana. Pokoknya selama yang jadi sekretarisnya aku, enggak boleh ngopi sepanjang hari. Kopi hanya pagi atau sama malam. Sore itu teh atau air putih dan sepanjang hari akan ada juice di dekatmu bukan kopi,” jelasAyya.
“Baik Nyonya,” kata Mukti tanpa protes.
‘*Siapa yang bakal gantiin kamu? Enggak bakal ada. Aku jadiin kamu sekretaris kan karena niat lain. Kalau enggak ada yang enggak butuh cari sekretaris koq*,’ batin Mukti sambil melangkah menuju kamarnya untuk bersiap salat Ashar.
Ayya menaruh cangkir kopinya Mukti dan botol kotor bekas juice di tempat pencucian piring. Dia langsung ke kamarnya untuk bersiap sholat dulu nanti baru akan dia cuci kalau sudah selesai salat.
“Salatnya di mana Mas?” tanya Ayya karena mereka biasa salat di kamar masing-masing.
“Iya ya, di sini enggak ada tempat salat khusus,” Mukti baru sadar hal itu. Karena biasa dia tak pernah salat berjamaah dengan siapa pun di studio. Di sini biasanya dia sendirian.
“Bagaimana kalau sementara kita salat di situ? Nanti aku siapkan lokasi itu memang khusus buat salat bersama aja,” Ayya memutuskan tenpat itu sebagai tempat shalat mereka.
“Bu Ikhlas juga pasti mau kalau kita ajak salat bareng,” ujar Ayya.
Ayya lalu membersihkan tempat tersebut dan menggelar sajadah.
“Nanti di sini akan aku taruh meja kecil tempat meletakkan sajadah, sarung dan juga Alquran,” kata Ayya.
“Kalau butuh meja kecil nanti aku kasih yang bagus,” jawab Mukti.
__ADS_1
“Iya pokoknya taruh meja kecil di sini satu, buat tempat kita naruh sajadah serta Alquran.”
“Nanti aku siapkan rak aja ya, jadi semuanya dalam satu tempat.”
“Boleh, rak dua susun atau tiga susun,” kata Ayya.
Mereka diskusi soal ruangan salat itu sebelum salat sambil menunggu Bu Ikhsan yang tadi sudah dipanggil oleh Ayya. Tentu saja bu Ikhlas tak mau menampik dia senang salat berjamaah.
Padahal tadinya maunya Mukti hanya dia berdua dengan Ayya, tapi ditambah Bu Ikhlas yang enggak masalah.
Mereka pun salat berjamaah.
“Ibu nanti untuk seterusnya kita salatnya di sini bareng ya Bu. Selama ini Ibu salat di mana? Ibu kan enggak ada kamar di sini,” tanya Ayya.
“Saya biasa di belakang, di ruang terbuka juga sih enggak di kamar. Dekat meja makan belakang,” jawab bu Ikhlas.
“Ya sudah sekarang kita bersama salatnya di sini Bu. Nanti akan saya rapikan untuk raknya,” kata Mukti.
“Iya pak Mukti. Lebih enak kalau ada tempat khusus seperti ini,” mereka memang telah selesai salat makanya bisa ngobrol.
‘*Baru dua hari aja kamu jadi NYONYA RUMAH di sini kamu sudah mengubah segalanya. Yang pasti studio ini menjadi hangat dan seperti hidup. Tidak seperti biasanya. Alhamdulillah aku senang dengan perubahan ini*,’ kata Mukti dalam hatinya.
Mukti akan memerintah pegawainya untuk membuat rak yang bagus dan artistik untuk tempat mukena dan sajadah serta Al Quran. Tak usah besar. Hanya dua tingkat saja yang penting artistik.
Tentu bukan Mukti yang mengerjakan karena Mukti sedang fokus untuk membuat karya spesial yang akan dipamerkan di Solo nanti.
Biar bisa lihat promo novel yanktie, add FB dan IG yanktie yaaaa, semua nama sama dengan napen koq.
__ADS_1
Sambil menunggu yanktie update bab selanjutnya, mampir ke novel karya yanktie yang lain dengan judul JINGGA DARI TIMUR yok.