CINTA TANPA SPASI

CINTA TANPA SPASI
PASTI JODOHNYA MAS MUKTI


__ADS_3

Jangan lupa selalu tunggu update terbaru.  Jangan ditinggalkan sebelum end ya. Karena ditinggal sedang sayang-sayangnya itu menyakitkan. Lope-lope sekebon buat semua pembaca novel yanktie.


Selamat membaca cerita sederhana ini.



“Nah itu mereka pulang kata Ambar



“Assalamualaikum Ma,” sapa Aksa.



“Wa’alaikumsalam. Ini kenalkan kakakmu, namanya Kak Ayu dia orang Bali dan dia yang bertugas membantu Mas Mukti,” jawab Ambar menerangkan siapa Ayu.



“Wah aku punya Kakak cantik lagi selain Kak Adel. Pasti dia jodohnya Mas Mukti,” kata Aksa dengan spontan. Aksa tahu type nya kedua kakaknya bukan perempuan bule atau perempuan yang bertopeng tebal. Kedua kakaknya suka pada perempuan berwajah asli Indonesia dan tanpa banyak polesan seperti Adelia dan Ayu. Cantik nya terpancar dari jiwa mereka.



Walau Vio juga cantik Indonesia dan tak banyak polesan, tapi tak ada inner beauty yang terpancar.



“Aaamiiin,” jawab Ambar menyetujui ungkapan Aksa.



“Namaku Aksa Kak,”  kata Aksa pada Ayu.



“Saya campuran Jawa dan Bali bisa panggil mbak aja kok enggak perlu kak,” kata Ayu.



“Namaku Komang Ayu, teman-teman panggil Komang tapi keluarga panggil Ayu,” kata Ayu lagi.



“Tapi Eyang dengar panggilan dari Mukti spesial ya?” goda Angga.

__ADS_1



“Eyang suka godain gitu. Nggak spesial kok, sama aja,” jawab Ayu.



“Mama juga dengar kok, beda panggilannya bukan Ayu,” kata Ambar membuat Ayu jadi tersipu.



Aksa memberikan barang belanjaannya pada Ambar, saat itu Abu masih di luar karena kebetulan ada barang datang. Jadi dia masih menerima barang yang baru datang.



“Aksa beli apa Ma?” tanya Ayu di daapur. Bu Parman dan pak Parman sedang beres-beres rumah lama.



“Tadi papa kepengen makan sate padang. Padahal selama ini papa enggak pernah suka. Entahlah kenapa papa ngidam,” kata Ambar.



“Tapi Aksa kepengen sate kambing. Jadi mereka pergi beli untuk makan malam. Padahal tadi Mama sudah masak sop oyong dan ikan tongkol balado,” jelas Ambar sambil merapikan makanan karena sudah waktu makan malam.




“Itu mas Mukti dan bapake sudah ke sana pakai mobil. Sudah bawa makan malam juga beberapa alat lain selain semua barang mas Mukti,” jawab bu Parman.



“Ya sudah, bu Parman kesini dan kunci dulu rumahnya,” pinta Ambar. Bu Parman akan naik motor operasional tentunya karena suaminya sudah meluncur bersama Mukti.



Aksa, Abu dan pak Parman juga Mukti segera menurunkan semua barang yang ada di mobil.



“Pak Parman, alat makannya biar langsung saya bawa saja karena akan digunakan,” pinta Ayu.


__ADS_1


“Sudah saya taruh dapur Mbak, tinggal buka saja,” jawab pak Parman. Ayu langsung kembali menuju dapur dan mulai unboxing dus peralatan makan.



“Ma, ajari aku atur meja. Tiap keluarga tentu beda. Aku terbiasa di rumah makan tentu beda,” dengan jujur Ayu mengatakan basicnya dia pelayan cafe.



Dengan telaten Ambar mengajari Ayu.



‘Ternyata enggak ada yang aneh, sama aja seperti kebiasaan di cafe,’ batin Ayya melihat cara Ambar mengatur sendok dan garpu buat semua yang akan makan.



Ayya melihat piring yang disiapak termasuk untuk pak Parman dan bu Parman. Ayya jadi ingat saat di Jakarta Ambar bilang semua makan bersama tak ada perbedaan.



“Apa Eyang masih boleh makan sate kambing atau sate padang seperti itu?” tanya Ayya mengingat usia Angga yang sudah sepuh.



“Kamu sama seperti Adel, selalu tanya apa Eyang boleh makan sesuatu atau enggak.”



“Eyang enggak ada pantang, tapi mengurangi beberapa porsi aja. Selama kita percaya semua makanan itu sehat ya enggak apa-apa,” jawab Angga yang mendengar Ayya bertanya pada Ambar saat kedua perempuan itu sedang mengatur meja makan buat makan malam bersama.



“Asal kita jangan terlalu berlebih mengkonsumsinya semua aman,” lanjut Angga lagi membuat Ayya tersipu karena ketahuan bertanya soal menu yang aman buat eyang Angga.



Saat akan makan malam Sonny video call pada Mukti. Mukti memperlihatkan bagaimana mereka sudah di rumah baru tentu saja Sonny ingin segera datang ke Solo.



Sonny masih di Jakarta, besok baru dia akan terbang ke Jogja. Dua hari di Jogja baru Sonny akan menuju ke Solo. Nanti Sonny berangkat ke Jakarta dari Solo bersama keluarga besar.


Sambil menunggu yanktie update bab selanjutnya, mampir ke novel karya yanktie yang lain dengan judul WE ARE HAVING A BABY BOY yok.

__ADS_1



__ADS_2