CINTA TANPA SPASI

CINTA TANPA SPASI
VIO MARAH PADA OM WAHID


__ADS_3

Dari SEDAYU ~ JOGJAKARTA, yanktie mengucapkan selamat membaca cerita sederhana ini.


Wayan sedang mempersiapkan semuanya secara diam-diam.



Bercerai dalam agama Hindu dan adat Bali tak semudah agama lain di Indonesia. Butuh kesabaran dan ketelitian.



Adat Bali dan agama Hindu menentang perceraian. Perceraian hanya dianggap sah setelah ada putusan pengadilan, tetapi tidak dengan ajaran agama Hindu serta hukum adat Bali.



Diharapkan agar pasangan suami istri dapat mempertahankan pernikahan yang telah dibangun.



Saat ini Wayan sedang mempersiapkan penyelesaikan permasalahan dengan banjar adat sesuai awig-awig atau pararem setempat. Awig-awig berasal dari kata "wig" yang artinya rusak sedangkan "awig" artinya tidak rusak atau baik. 



Jadi awig-awig dimaknai sebagai sesuatu yang menjadi baik. Secara harfiah awig-awig memiliki arti suatu ketentuan yang mengatur tata krama pergaulan hidup dalam masyarakat untuk mewujudkan tata kehidupan yang ajeg di masyarakat.



Tahap demi tahap semua Wayan lakukan. semua persiapan baik waktu mau pun materi sudah mulai dia upayakan. Dia menghimpun dulu kira-kira habis berapa agar dia bisa lepas dari ikatan pernikahan dengan Dewi.



Wayan ingin segera ke Jakarta menjemput putrinya atau dia langsung ke Badung rumah kekasih hatinya yang sedang sakit.


\*\*\*



Abu dan Mukti bersiap ke Jakarta untuk mulai bergerak menuntaskan semua permasalahan yang ada. Mereka tiba di Jakarta pukul sebelas malam.

__ADS_1



Mereka langsung mengarah ke rumah keluarga mereka di Jakarta.  



"Besok kamu urus dulu dengan lawyermu itu. Papa dua hari ini ngecek perusahaan dulu. Papa yakin Sonny sudah dua minggu sejak kejadian tak akan mau mengurus perusahaan lagi."



"Baik Pa. Aku akan hubungi lawyer itu dan minta kita janjian di hari ke tiga," kata Mukti.



"Oh ya sudah kamu atur lah yang penting dua hari ini Papa ke kantor dulu. Papa akan lihat dulu kantor bagaimana setelah ditinggal Sonny," kata Abu.


\*\*\*



Sesuai rencana pagi ini Abu ke kantor miliknya.




Abu tercekat melihat data. Ternyata perusahaan Sonny yang kemarin nama dan alamatnya digunakan untuk mengirim surat hasil test DNA sudah pindah tangan. Bukan milik Sonny lagi.



'*Lalu kalian dimana*?' keluh Abu dalam hatinya. Dia hanya bisa memandangi layar laptop di kantornya di Jakarta. 



Padahal besok rencananya dia ingin mendatangi alamat kantor di Cikarang. Dia sudah punya alamat kantor yang di Cikarang. 


\*\*\*

__ADS_1



"Apa belum ada khabar dari suami saya?" Tanya Vio pada pengacaranya.



"Saya juga belum terhubung dengan beliau lagi Bu," ucap pengacara yang hari ini datang ke lapas. 



Biasanya saat kunjungan seperti ini Mukti akan bicara dengan Vio bila dia tak sibuk. Tapi sejak kedatangan Sonny yang memergoki mereka, Mukti belum datang lagi.



Tentu saja itu membuat Vio ketar ketir. Dia tak ingin Mukti terlibat masalah sehingga tak bisa terus mendampinginya.



'*Aku harus bicara dengan siapa*?' pikir Vio. Saat ini dia dan Imelda masih sulit bertemu karena mereka beda blok. Andai satu lokasi tentu komunikasi mereka akan mudah.



Yang Vio tahu Imelda punya pengacara handal yang disiapkan om Wahid. Vio merasakan om Wahid pilih kasih. Padahal dia yang lebih banyak menghasilkan uang dari proyek ini.



Alasan om Wahid, Imelda putrinya, sedang Vio adalah orang lain.



Andai bisa bertemu Imelda, dia akan complain dan akan mengancamnya kalau dia tak diberi kemudahan, dia akan bongkar semuanya.



Vio geram karena merasa dibuang sendirian. Semua cuci tangan. 


Sambil nunggu yanktie update bab selanjutnya, mampir ke novel yanktie yang lain dengan judul INFIDELITY BEFORE MARRIED

__ADS_1



__ADS_2