Ex-Harem Lord

Ex-Harem Lord
Fakta


__ADS_3

Beberapa saluran televisi saat ini sedang menayangkan sesuatu yang pemberitaannya amat sangat heboh, yang terjadi di negara ini. Tentu media yang tamak, akan semakin menggoreng kabar yang sedang hangat tersebut agar terus dapat menghasilkan keuntungan bagi mereka.


Memang mereka sangat sadar perbuatan mereka dapat melukai beberapa orang, yang secara tidak langsung merupakan orang yang mempunyai sangkut-pautnya dengan pemberitaan tersebut. Namun demi keuntungan, mereka semua memutuskan untuk menutup mata dengan akibat dari pemberitaan yang sedang mereka siarkan saat ini.


“Apa yang kalian lakukan. Apakah kalian tidak tahu bahwa itu semua merupakan sebuah kebohongan?” ucap seorang wanita, yang saat ini menyaksikan berita tentang dirinya, yang sedang difitnah oleh beberapa pihak.


Kejam memang, apalagi dirinya bisa dikatakan seorang pemula yang baru masuk kedalam sebuah bisnis yang sangat amat kejam itu. Apalagi ketenaran yang sudah dibangunnya, terasa gampang sekali terpatahkan oleh statemen dari orang dengan ketenaran lebih tinggi dari dirinya.


Percuma juga melawan menurutnya, karena memang saat ini perkataannya hanya dianggap oleh beberapa pihak sebagai kebohongan. Karena memang pendapat publik akan selalu mempercayai orang yang mereka sukai dari pada orang yang sama sekali mereka tidak kenal.


Apalagi pada seluruh media sosial miliknya saat ini, sudah dipenuhi dengan cemoohan dari berbagai pihak, atas kasus yang tidak pernah dirinya lakukan sama sekali.


Maka dari itu, dirinya memutuskan untuk tidak melakukan apapun karena akan percuma jika menjelaskan keadaannya yang tidak bersalah, karena publik sudah menganggap sosoknya merupakan orang yang salah.


“Apakah memang aku harus menjual tubuhku, agar kalian bisa menghentikan pemberitaan itu?” tangis wanita itu, yang merasa perbuatannya yang membela martabatnya, menjadi bumerang bagi dirinya sendiri.


Masuk kedalam pekerjaan yang ditekuninya, ternyata tidak hanya harus mempunyai skill dan talenta saja. Tetapi apakah dirinya mampu memuaskan beberapa pihak dengan aksi dirinya dalam memuaskan birahi beberapa pihak.


Tetapi wanita itu menolak dengan keras tindakan perbuatan tersebut. Apalagi dirinya sudah membuktikan bahwa tindakannya itu berhasil. Karena memang dirinya bisa dianggap sebagai sutradara baru yang karyanya cukup disegani oleh beberapa pihak.


Tentu dirinya merasa senang, karena dirinya tidak perlu melakukan sebuah hal yang tak pantas, hanya untuk mencapai kedudukannya saat ini. Apalagi beberapa pihak juga mulai memperkerjakan dirinya, termasuk menggarap beberapa karya yang dibintangi oleh bintang ternama di negara ini.


Maka dari itu, dirinya sangat bersyukur bahwa semua yang dirinya lakukan hingga saat ini bisa dikatakan sangat berhasil. Namun, ternyata semua yang dirinya dapatkan tidak bertahan cukup lama, karena bisa dikatakan semua yang sudah dirinya bangun itu, mulai runtuh hanya karena sebuah kejadian.


“Mengapa kalian sangat mempercayai perkataannya? Apakah karena dirinya banyak mempunyai penggemar? Apakah dirinya seorang bintang? Atau apakah dirinya seorang dermawan, makanya kalian mempercayai dirinya?” gumam wanita itu kembali.


Daniel, itulah nama dari pria yang menghancurkan karir dari wanita tersebut. Pria dengan perilaku yang sangat amat sempurna di layar kaca per televisian yang sedang menayangkan sosoknya, namun mempunyai pribadi yang sangat menyimpang dari apa yang dirinya tunjukan didepan publik.


Seorang superstar papan atas, yang namanya pasti akan dikenal oleh semua penduduk di negara ini. Merintis karir sedari kecil, membuat pria itu saat ini menjadi sebuah bintang papan atas yang sudah memiliki segalanya atas hasil kerja kerasnya.

__ADS_1


Bahkan apa yang dirinya lakukan saja, dapat membuat heboh satu negara. Hal ini terbukti dengan kesuksesan semua hal yang dirinya perbuat, salah satunya jika dirinya sudah tampil pada layar kaca, perfilman dan sebagainya yang bisa dikatakan sukses besar.


“Hahh... aku kira dirinya merupakan pria bermartabat. Tetapi dirinya sama seperti pengemis, yang berkedok seorang pangeran” ucap wanita itu, yang kembali mencemooh pria yang saat ini sangat dibenci oleh dirinya.


Bukan tanpa alasan dirinya membenci pria bernama Daniel tersebut. Karena pada awal mulanya, memang pria yang teramat sukses itu, mempunyai mimpi untuk membangun sebuah rumah produksi sendiri, untuk menggarap semua film yang akan dirinya perankan sendiri.


Tetapi satu hal yang membuat dirinya tidak akan bisa mewujudkan mimpinya itu, yaitu dirinya tidak mempunyai skill seorang sutradara untuk menggarap film yang akan diperankan olehnya. Tentu dirinya pernah mencobanya, dan hasilnya cukup mengecewakan.


Jadi, dirinya memutuskan bahwa dirinya hanya memproduseri atau menyediakan dana untuk apa yang akan dirinya buat saja, dan mencari seseorang yang ahli untuk menggarap apa yang dirinya inginkan tersebut. Dan disinilah masuk sang wanita yang sedari tadi memaki pria yang muncul dilayar televisinya itu.


“Seharusnya aku tidak menerima tawarannya dahulu” ucap wanita itu yang kembali menyesal dengan keputusan yang dirinya ambil dahulu.


Sebagai sutradara baru yang namanya baru saja naik. Tentu mendapatkan kesempatan untuk bekerja pada sebuah rumah produksi yang sangat besar, akan menjadi sebuah mimpi bagi seorang sutradara seperti wanita tersebut, yang memang ingin menapaki sebuah tangga kesuksesan.


Tentu dengan senang hati wanita yang masih berfikiran optimis itu menerima tawaran mereka. Setelah mendapatkan penawaran yang menurutnya sangat menguntungkan bagi dirinya. Bahkan dirinya memutuskan akan bekerja keras lebih keras untuk tidak membuat orang yang memperkerjakan dirinya akan kecewa.


Tetapi hal itu berubah disaat dirinya menghadiri acara pra-produksi dari film layar lebar yang akan digarap olehnya. Awalnya acara itu berjalan seperti acara pesta pada umumnya, namun hal itu berubah saat wanita itu diundang oleh sang superstar menuju kesebuah ruangan.


“Menghina? Heh... Katamu menghina? Kamu hampir saja memperkosaku dasar binatang!” teriak wanita itu yang sangat emosi, melihat tanggapan pria itu tentang dirinya.


Anabelle, itulah nama wanita yang saat ini sedang melihat pemberitaan tentang dirinya pada sebuah layar televisi yang sedang ditonton olehnya. Seorang sutradara yang sedang naik daun atas karyanya, yang mendapatkan perhatian publik karena akan menggarap sebuah karya yang dibintangi oleh seorang superstar di negeri ini.


Tentu siapa yang tidak ingin kenal lebih dekat dengan seorang pria yang sangat sukses pada dunia showbiz di negara ini, apalagi pria itu dengan senang hati memberikan dirinya sebuah kesempatan untuk dapat bekerja sama dengan seorang yang sangat amat terkenal.


Dan juga, dirinya mendapatkan sebuah kesempatan untuk bisa satu ruangan bersama sang mega bintang itu dan akan mengobrol berbagai hal, yang mungkin akan menjadikan motivasi dirinya, untuk dapat bertahan di industri yang sedang dirinya tekuni saat ini.


Apalagi Memang dirinya tidak memiliki kecurigaan saat dirinya dipanggil oleh pria tersebut. Karena memang sosoknya dikenal sangat amat santun dan apalagi Istrinya berada di ruangan yang sama, dimana Daniel memanggil Anabelle menuju ruangan tersebut.


“Lalu bagaimana tanggapan anda, Nyonya Tina?” ucap sang pewawancara itu kembali, yang mulai melontarkan sebuah pertanyaan kepada Istri dari Daniel, yang melakukan wawancara bersama dengannya, pada stasiun televisi tersebut.

__ADS_1


“Ya, padahal kami sudah berbaik hati memperkerjakan sebuah talenta muda yang berbakat. Tetapi sayangnya kebaikan yang kami berikan kepadanya, ternyata dibalas dengan sebuah penghianatan” jawab sang Istri dari mega bintang itu.


Ya, tidak perlu dijelaskan lagi apa yang mereka perbuat kepada Anabelle pada ruangan yang dimasukinya saat ingin bertemu dengan Daniel. Karena saat dirinya memasuki ruangan tersebut, ternyata Daniel dengan terang-terangan mencoba menggoda bahkan melecehkan dirinya didepan istrinya sendiri.


Tentu Anabelle menolak dengan keras perbuatan dari pria itu, apalagi dirinya berani-beraninya mencium bibirnya di sana. Tetapi anehnya Istrinya hanya diam saja menyaksikan adegan tersebut, hingga akhirnya Anabelle mulai muak dengan perilaku pasangan suami istri tersebut.


Dirinya dengan sekuat tenaga, langsung menampar pria bajingan yang sudah melecehkannya. Bahkan setelah melihat dirinya tersungkur atas perbuatannya, membuat Anabelle langsung menginjak area ******** pria bernama Daniel itu dengan keras dan membuat pria itu merintih kesakitan.


“Ya... kuharap ******** suamimu itu, baik-baik saja, dasar pelacur” ucap Anabelle, yang kembali emosi melihat tanggapan Istri dari pria yang ingin melecehkan dirinya itu


Tentu atas apa yang dirinya perbuat kepada pria itu, membuat Daniel sangat murka. Tentu dirinya tidak ingin permasalahan ini berakhir di kantor kepolisian saja, melainkan dirinya memutuskan agar karier wanita itu harus hancur.


Dan begitulah bagaimana pasangan suami istri itu, menjatuhkan Anabelle dengan sebuah fitnah yang mengatakan bahwa Anabelle mencoba menggoda Daniel dan ingin merebutnya dari Istri sahnya. Maka dari itu, saat ini semua pihak seakan membenci dirinya atas perbuatan yang sebenarnya tidak pernah dirinya lakukan.


Tentu karena nama besar kedua pasangan suami istri itu lebih tinggi dari Anabelle, berita itu tentu saja langsung memihak dan Anabelle saat ini sudah berada pada pihak yang jahat, yang sudah mereka bingkai sedemikian rupa agar Anabelle terlihat seperti itu.


“Lalu, kenapa pihak kalian tidak ingin melapor kepada pihak kepolisian?” tanya perwara itu kembali.


“Ya, Pertama karena dirinya masih sangat muda. Dan menurut kami, hukuman yang dirinya terima dari publik sudah cukup untuk menghukum dirinya, atas kesalahan yang dirinya perbuat” balas Daniel yang berperan sebagai seorang berhati mulia saat ini.


Tentu Anabelle langsung muak mendengar perkataan mereka yang seakan menjelma sebagai seorang malaikat, dan saat ini langsung melemparkan remote televisi yang sedari tadi dirinya genggam dan melemparkannya pada televisi yang sedang menayangkan acara tersebut.


Dengan nafasnya yang memburu karena emosi, saat ini dirinya masih merasa kesal dengan kejadian yang baru saja terjadi itu. Namun belum sempat dirinya menenangkan dirinya atas apa yang dirinya lakukan tadi, dirinya mulai terganggu dengan suara ponselnya yang mulai berdering.


“Halo, dengan siapa ini?” ucap Anabelle yang mengangkat panggilan ponselnya tersebut.


Sebenarnya dirinya cukup malas untuk mengangkat beberapa panggilan yang dirinya terima. Apalagi beberapa panggilan yang dirinya terima, berasal dari beberapa orang yang membencinya tanpa alasan yang jelas, dan mulai mengganggu kehidupannya


Bahkan dirinya sampai mengganti nomor ponsel miliknya, dan hanya memberitahukan nomor barunya tersebut kepada agennya. Maka dari itu, dirinya memutuskan untuk mengangkat panggilannya tersebut, karena dirinya tahu panggilan itu bukan berasal dari orang asing yang akan menerornya.

__ADS_1


“Kami dari perusahaan Grand Media. Apakah benar ini merupakan nomor pribadi dari Nona Anabelle Widya?”


__ADS_2