
Merasa takjub itulah yang dirasakan oleh beberapa wanita yang saat ini baru turun dari dalam sebuah pesawat pribadi milik Zen. Bagaimana tidak takjub karena saat ini kedatangan mereka disambut dengan sangat baik, bahkan yang menyambut mereka merupakan pihak yang tidak mereka bayangkan.
Perdana Menteri, Pemimpin perusahaan terbesar di dunia ini dan orang-orang penting lainnya mulai menyambut mereka. Tentu Kelly, Santi dan Angel langsung tercengang melihat itu semua. Apalagi mereka sama sekali tidak pernah bertemu secara langsung sosok-sosok sebesar itu dan juga mereka mereka tidak menyangka akan dijemput oleh mereka.
"Selamat datang Nyonya Kelly, Nyonya Santi, dan Nyonya Angel." ucap Alfred yang menyambut kedatangan mereka semua ketempat ini.
Tentu mereka semua merasa kikuk saat ini, kecuali Axillia dan Vero yang memang sudah mengenal atau bisa dikatakan sudah terbiasa menghadapi situasi seperti itu. Apalagi memang mereka bertiga bisa dikatakan turun paling pertama sehingga mereka bingung dengan keadaan yang sedang terjadi saat ini.
"Selamat datang juga Nyonya Vero, Nyonya Axillia dan Tuan Zen" ucap Alfred kemudian yang dimana dirinya menyambut kedatangan sosok lain yang keluar dari dalam pesawat pribadi dari Zen.
Dan setelah akhirnya ketiga orang itu mulai ikut turun dari dalam pesawat yang mereka tumpangi, barulah Kelly, Santi dan Angel bisa sedikit tenang dengan situasi yang mereka hadapi, karena saat ini mereka mulai ditemani oleh beberapa pihak yang sudah terbiasa menghadapi situasi yang sedang mereka hadapi saat ini.
Zen tentu memimpin Istri-istrinya atas sambutan dari semua bawahannya. Bahkan semua pihak saat ini mulai disambut dengan sangat layak satu persatu atas kedatangan mereka ketempat dimana mereka berada saat ini, sebelum mereka semua akan diterbangkan menuju Istana Kerajaan dari Kerajaan Gizeweith.
Tentu kedatangan Zen juga bukan hanya bersama Istri-istrinya saja, karena saat ini keluarga dari Istri-istrinya juga ikut serta dalam kedatangan mereka ketempat ini, termasuk Ibu dari Kelly dan Ibu dari Santi yang ikut serta yang mendampingi putri-putri mereka, termasuk Bibi Lenneth juga ikut serta dalam perjalanan itu.
Dan begitulah mereka saat ini mereka mulai digiring menuju beberapa helikopter yang menjemput mereka, karena saat ini mereka akan diterbangkan secara langsung, karena situasi bandara saat ini sedikit kacau, apalagi salah satu pihak yang seharusnya datang ketempat ini bisa dikatakan membuat heboh.
__ADS_1
"Lalu, bagaimana cara kami mengurus Nona Jane nanti, Nyonya Vero?" tanya salah satu bawahan dari Zen, karena Vero memang memiliki skenario berbeda dengan kedatangan dari Ha Rin menuju Kerajaan milik suaminya ini.
"Lakukan saja sesuai rencana. Apalagi bisa dikatakan sosok seperti dirinya harus mendapatkan banyak sekali perhatian, karena memang pekerjaannya sangat membutuhkan sesuatu seperti itu" balas Vero kepada bawahan dari Zen yang saat ini akhirnya paham dengan perintahnya.
Bisa dikatakan pemberitaan tentang pertunangan Raja Gizeweith dengan Superstar Ternama di dunia ini tentu menjadi berita yang sangat menghebohkan. Walaupun Zen akan bertunangan dengan beberapa wanita secara sekaligus, tetapi karena salah satunya identitasnya jelas dan sosoknya yang cukup terkenal, maka kabar tersebutlah yang saat ini mulai besar.
Maka dari itu, butuh sesuatu yang lain dalam proses penyambutan sosok Jane, karena bisa dikatakan sosok seperti dirinya membutuhkan sesuatu seperti itu agar karirnya bisa terus berkembang dan dirinya bisa menikmati kehidupannya yang akan bertambah populer, karena situasi yang sudah disiapkan oleh Vero atas permalasahan yang dirinya alami.
"Baiklah Nyonya. Kalau begitu, kami akan mengamankan situasi kedatangannya nanti" ucap bawahan Zen yang sudah paham dengan perintah yang mereka terima.
Vero yang sudah memberi instruksi akhirnya mulai ikut naik helikopter yang akan mereka tumpangi, hingga saat ini mereka akan langsung diterbangkan menuju istana kerajaan atau King Palace karena situasi sangat tidak mungkin jika mereka menggunakan jalur yang biasa karena situasi pemberitaan yang beredar saat ini.
Namun kali ini, tentu karena pertunangan Zen dengan Ha Rin yang notabennya seorang superstar terkenal, membuat semua pihak berusaha dan mulai menantikannya agar mendapatkan liputan secara langsung dan ekslusif dari kedatangan wanita itu, yang akan datang ke negara ini dan akan menjalani prosesi pertunangannya nanti.
"Aku tidak menyangka Kak Zen, bahwa saat ini aku melihat King Palace secara langsung" ucap Angel yang merasa takjub karena helikopter yang membawa mereka akan tiba di Istana Zen yang disebut King Palace tersebut.
"Hahaha.... kamu benar Angel. Aku juga seperti dirimu disaat pertama kali datang ketempat ini" Namun bukan Zen yang menyahuti pertanyaannya melainkan Vero yang juga mulai mengingat momen pertama kalinya dirinya datang ketempat ini.
__ADS_1
Vero mengingat dengan jelas bahwa kegugupan dirinya alami saat itu, yang dimana dirinya datang ketempat ini hanya sendirian bersama Zen dan Bibinya saja pada saat itu. Maka dari itu, kegugupan dirinya pada saat itu bisa dikatakan lebih terasa karena tidak ada pihak yang bisa dirinya ajak berbagi rasa gugupnya itu.
"Ah... dan juga, kalian dipastikan akan bertemu dengan saudara Zen yang lainnya. Jadi, kondisikan perilaku kalian" ucap Vero dengan nada bercandanya, kepada saudari-saudarinya tersebut.
Tentu setelah mendengar itu, barulah Kelly, Santi dan Angel mulai kembali tegang, karena mereka baru menyadari bahwa keluarga Zen dipastikan akan menunggu kedatangan mereka pada kediaman utama dari Raja Kerajaan ini, dan akan menyambut mereka di sana.
Dan benar saja, barulah helikopter yang mereka tumpangi itu mendarat, mereka semua bisa melihat dengan jelas para bangsawan Kerajaan Vatikan bersama keluarga mereka, sudah menantikan mereka pada area yang tidak jauh darimana mereka baru saja mendarat pada salah satu area dari King Palace.
"Paman Zen, Bibi Vero...." dan begitulah teriakan berbagai keponakan Zen yang saat ini berlarian kearah mereka dan akan menyambut mereka.
Tentu Zen dengan segera menyambut bocah-bocah imut itu, dan kali ini Vero juga menyambut mereka bersama dengan Zen, karena kedua orang itu sepertinya sangat dirindukan oleh anak-anak keluarga dari Zen yang menyambut kedatangan mereka ketempat ini, dan mereka sudah berlarian untuk menyambut mereka.
"Lalu, mana Bibi Jane, Paman?" tanya Amel, karena memang gadis kecil itu sangat mengidolakan wanita yang agak terlambat datang ketempat ini.
"Dirinya akan tiba sebentar, karena dirinya harus mengurus beberapa hal" ucap Zen yang saat ini mulai menggendong sosok keponakannya itu.
Dan begitulah bagaimana semua pihak yang baru datang itu disambut secara resmi oleh Mikhael yang menjadi pihak tertua dari saudara sepupu dari Zen, yang saat ini menyambut satu-persatu Istri dari Kakaknya itu yang bisa dikatakan jumlahnya sudah bertambah banyak dengan rentan waktu yang bisa dikatakan cukup singkat tersebut.
__ADS_1
"Kalau begitu, mari kita masuk dan mungkin kita akan makan siang terlebih dahulu sebelum mendiskusikan berbagai hal nantinya"