
Amaterasu memang langsung kembali menuju tempat asalnya, karena memang hari ini dirinya harus mengikuti sebuah pertemuan yang memang akan terlaksana sebenarnya hari ini. Maka dari itu, setelah dirinya memeriksa sebuah aura yang dirinya kenali tadi, dirinya memutuskan untuk langsung kembali.
Walaupun saat dirinya menyelidiki aura yang dirinya rasakan itu, tidak membuahkan hasil. Tetapi kabar tersebut haruslah dirinya sampaikan kepada seluruh pihak Dewa Shinto, karena akhirnya sebuah petunjuk penting tentang keberadaan sosok yang terus mereka cari mulai menemui titik terang.
Seperti biasa, dirinya akan disambut oleh beberapa pihak sesama Dewa yang saat ini juga mengikuti rapat yang sama dengan dirinya, saat dirinya tiba ditempat pertemuan tersebut. Namun, sebelum dirinya memasuki ruang pertemuan, langkahnya saat ini sudah dihalangi oleh seorang pihak.
“Amaterasu...” panggil seorang Dewa kepada Amaterasu saat melihat kedatangannya.
“Ada apa Paman?” tanya Amaterasu yang menyapa balik, pihak yang memanggil dirinya itu.
Pihak tersebut merupakan salah satu Dewa Shinto yaitu Ebisu. Memang dirinya langsung mendatangi Amaterasu karena dirinya mendengar secara langsung dari bawahannya, bahwa Amaterasu berhasil merasakan aura dari anaknya yang selama ini dirinya cari.
Tentu setelah dirinya mendengarkan kabar tersebut dari bawahannya, langkah pertama yang dirinya lakukan yaitu mengkonfirmasi kabar tersebut secara langsung, kepada pihak yang saat ini sudah kembali dan akan mengikuti pertemuan yang akan diselenggarakan itu.
“Apa benar apa yang dikatakan oleh beberapa bawahan ku itu, Amaterasu?” tanya Ebisu yang ingin memastikan kembali, apa yang dirinya dengar. Tentu dengan penuh harap dirinya sangat berharap bahwa kabar itu merupakan kabar yang benar.
“Kita akan membicarakannya dipertemuan kita, Paman. Lebih baik, apa yang aku jelaskan nanti bisa didengar oleh semua pihak” balas Amaterasu, yang memutuskan untuk tidak menjawab pertanyaan dari Dewa yang berada dihadapannya terlebih dahulu.
Tentu Ebisu ingin menolak usulan yang dikatakan Amaterasu kepadanya. Karena memang dirinya ingin sekali mengkonfirmasi perkataan dari bawahannya yang baru saja dirinya dengar tadi, tentang keberadaan putrinya yang selama ini dirinya cari keberadaannya.
Apalagi, dirinya sudah menunggu kabar ini sudah sangat lama, dan setelah mendengar bahwa keponakannya berhasil menemukan sebuah titik terang atas keberadaan putrinya, tentu saja membuat dirinya ingin langsung mengetahuinya.
“Baiklah, kalau begitu mari kita masuk menuju ruang pertemuan” ucap Ebisu kemudian, yang mulai menuntun Amaterasu menuju ruang tempat mereka akan melakukan pertemuan.
Memang pihak Shinto mulai sering melakukan pertemuan untuk membahas kejadian yang belakangan ini sedang terjadi. Apalagi, bisa dikatakan pihak yang menjadi momok bagi mereka saat ini mulai bergerak semakin intens, dan membuat keadaan dunia bisa dikatakan kacau.
Bahkan, saat ini beberapa pihak juga mulai meminta bekerja sama dengan mereka, untuk mengusut tuntas permasalahan yang mulai meresahkan yang diakibatkan oleh seorang Dewa sesat Loki. Karena memang, perbuatannya itu bisa dikatakan cukup membuat takut beberapa pihak saat ini, khususnya Dewa dari Faksi Nordik.
“Baiklah, pertemuan pertama kita kali ini, akan berfo-”
“Tunggu... Kak Izanagi. Bagaimana, jika kita mendengar penuturan dari Amaterasu terlebih dahulu” ucap Ebisu yang memotong perkataan dari pemimpin pertemuan ini, dan ingin langsung membawa arah pertemuan ini kearah mendengarkan kesaksian dari Amaterasu terlebih dahulu.
Tentu semuanya mulai terkejut dan penasaran, mengapa salah satu Dewa penting yang berada di pihak Shinto saat ini mulai memotong perkataan pemimpin mereka dan mulai mempersilahkan seorang Dewa untuk memulai kesaksiannya terlebih dahulu.
__ADS_1
Karena memang, sangat jarang beberapa pihak akan memotong perkataan pemimpin mereka, karena bisa dikatakan tindakan itu sangat tidak sopan. Namun, karena memang terlihat bahwa Amaterasu mempunyai informasi yang penting, akhirnya mereka semua mulai melirik kearah Amaterasu yang masih duduk dengan tenang ditempatnya.
“Hm... apakah kamu mempunyai sebuah informasi yang penting, Putriku?” tanya Izanami kemudian.
“Tentu saja Ibu. Ini menyangkut tentang keberadaan, saudara sepupuku” ucap Amaterasu kemudian, yang membuat seluruh pihak yang berada di ruangan itu mulai terkejut mendengar perkataannya itu.
Tentu seluruh pihak masih belum percaya sepenuhnya dengan apa yang mereka dengar itu. Karena memang, sudah cukup lama mereka mencari keberadaan salah satu sosok yang seharusnya berada di pihak mereka, dan menghilang entah kemana.
Namun karena salah satu putri pemimpin mereka yang menemukan informasi tersebut, mau tidak mau mereka mulai menyingkirkan semua hal yang akan mereka diskusikan, dan mulai mendengarkan penuturan yang sangat penting itu dari dirinya.
“Kalau begitu, informasi apa yang kamu miliki, Putriku?” balas Izanagi kemudian dan mempersilahkan putrinya itu untuk memberikan kesaksiannya.
Amaterasu tentu langsung bangkit dari tempat duduknya dan mulai menceritakan semua hal yang baru saja dirinya temukan, terkait dengan dirinya merasakan aura dari Anak Ebisu atau bisa dikatakan sepupunya, karena Ebisu masih merupakan pamannya.
Semua pihak yang berada di sana tentu mendengarkan dengan seksama semua penuturan dari Amaterasu tentang hasil temuannya. Bahkan mereka cukup terkejut, karena Amaterasu berhasil menemukan sebuah petunjuk yang sudah mereka cari selama beberapa tahun belakangan ini, walaupun petunjuk itu bisa dikatakan sangat amat kecil.
“Bukankah, kita hanya harus menurunkan artefak pencari di wilayah itu, Tuan Izanagi?” tanya seorang Dewa bernama Kagutsuchi yang mulai memberikan usulnya.
Memang mereka sangat mengetahui kekuatan seorang Elf, yang memang menjadi sosok yang menyembunyikan salah satu Manusia setengah Dewa dari faksi mereka. Karena memang, mereka juga tidak akan mungkin menemukan apapun jika pihak Elf memang menjadi dalang untuk menyembunyikan keberadaannya.
Apalagi, Zen memang sudah menjelaskan sepenuhnya hasil hipotesanya kepada Amaterasu, sebelum wanita itu kembali ketempat ini. Karena memang, Zen berusaha sebisa mungkin untuk mengecoh pihak Shinto, sampai benar-benar Kelly siap untuk mengetahui jati dirinya yang sebenarnya.
“Tetapi bukankah kita tetap harus mencobanya, Kak?” tanya Ebisu yang penuh harap untuk menemukan keberadaan putrinya.
Tentu perkataan adiknya itu, membuat Izanagi tidak langsung menjawabnya. Karena memang, bisa dikatakan dirinya juga sangat ingin menemukan sosok keponakannya yang selama ini menghilang. Tetapi dirinya juga tidak bisa mengeluarkan artefak yang sangat berharga milik mereka, jika memang ada pihak Elf yang menyembunyikan keberadaannya.
Apalagi artefak itu membutuhkan sebuah kekuatan yang sangat besar untuk mengaktifkannya. Jadi, jika apa yang mereka lakukan itu sia-sia, makan mereka akan mengalami sebuah kerugian yang besar, karena artefak itu tidak akan bisa digunakan lagi selama beberapa tahun.
“Hmm... lalu, apakah pihak Deadly Sins itu bersedia membantumu menemukan sepupumu itu, Amaterasu?” tanya Izanami kembali kepada putrinya.
“Aku belum menanyakannya Ibu, karena aku terburu-buru untuk langsung menuju ketempat ini. Namun, aku akan mencoba membujuknya menemukan keberadaan dirinya” balas Amaterasu dengan penuh tekat untuk menemukan keberadaan sepupunya itu.
Memang Amaterasu langsung pergi setelah Zen menjelaskan hipotesanya mengapa sosok yang ingin dirinya temukan itu, tidak berhasil dirinya temukan. Maka dari itu, dirinya belum sempat menanyakan apakah Zen bersedia membantunya atau tidak.
__ADS_1
“Hm... kamu sepertinya sudah cukup akrab dengannya, putriku?” tanya Ayahnya kembali, yang merasa rencana Amaterasu bisa dikatakan sukses untuk mendekati sosok dari Zen.
“Bisa dikatakan demikian Ayah. Apalagi, dirinya bersedia membantuku menyelidiki beberapa kasus Vampire, walaupun memang sampai saat ini, kami belum menemukan sebuah titik terang atas permasalahan tersebut” balas Amaterasu.
“Tapi, kamu tidak boleh asal mempercayai dirinya, Amaterasu” namun bukannya ayahnya yang menjawab perkataannya, seorang Dewa saat ini mulai menyahuti perkataan yang dirinya lontarkan itu.
Memang pihak yang menyahuti Amaterasu merupakan Tsukoyomi. Karena memang dirinya merasa tidak senang dengan kedekatan Amaterasu dengan seseorang yang bekerja sama dengan dirinya itu. Apalagi dirinya bukan saja takut bahwa terjadi sesuatu kepada wanita yang sangat dicintainya itu, Tsukoyomi juga merasa cemburu bahwa wanita itu sangat dekat dengan seorang pria.
Namun berbeda dengan Tsukoyomi yang saat ini seakan mengkhawatirkan dirinya, Amaterasu malah mulai sedikit kesal dengan perkataan yang dirinya lontarkan kepadanya. Karena memang inilah yang membuat Amaterasu cukup muak dengan tindakan Tsukoyomi kepada dirinya selama ini.
“Tenanglah. Kurasa dirinya memang cukup berbeda dengan seluruh adiknya yang lain, dan hingga saat ini perbuatannya bisa dikatakan tidak menyimpang. Apalagi, dirinya mempunyai seorang Istri yang merupakan seorang Manusia” ucap Amaterasu.
Tentu dirinya mengungkapkan beberapa identitas dari Zen, agar pria itu terlepas dari jeratan kecurigaan oleh seluruh Dewa Shinto. Karena memang, mereka masih menganggap bahwa Zen mungkin mempunyai sebuah sentimen jahat kepada mereka.
Apalagi bisa dibilang, setengah dari Dewa yang berada ditempat ini, pernah bersama-sama membunuh adik dari Zen, yang dahulu membuat kekacauan di dunia ini atas perbuatan mereka. Jadi, mereka masih sedikit waspada kepada sosoknya itu.
“Baiklah. Terus lakukan tugasmu Amaterasu. Dan pastikan, jika kamu merasakan lagi keberadaan sepupumu, segeralah melaporkannya kepada kami, agar kami bisa membuat tindakan selanjutnya dalam menemukan dirinya” perintah Izanagi kepada putrinya itu.
Tentu Amaterasu langsung menyanggupi perintah yang dirinya terima itu, dengan mulai menganggukan kepalanya seakan menjawab perkataan Ayahnya tadi, dengan tanggapan yang positif. Apalagi dirinya juga sangat ingin menemukan sosok yang menjadi sepupunya itu, karena memang hingga saat ini mereka tidak berhasil menemukannya.
Hingga akhirnya, pertemuan mereka akhirnya mulai dilanjutkan, yang dimana pertemuan itu akan mencoba untuk menjelaskan status mereka dalam menyelesaikan sebuah hal yang harus mereka selesaikan dan mulai semakin membahayakan menurut mereka.
Termasuk pergerakan para Vampire yang saat ini semakin intens pergerakannya, bahkan keberadaan mereka semakin sulit untuk ditemukan. Apalagi beberapa pihak sudah semakin merasakan marah bahaya yang semakin mendekat, atas perbuatan mereka yang membantu salah satu Dewa yang sudah dicap sesat.
“Baiklah, pertama Pihak Nordik akan mengirimkan beberapa pihak dari mereka untuk menyelidiki wilayah Asia dalam mencari keberadaan Loki. Jadi pihak mereka akan meminta kerja sama dengan pihak kita, untuk mencari dewa buronan itu pada wilayah milik kita” ucap Izanagi yang membuka pertemuan tersebut.
Keberadaan Loki memang belum bisa ditemukan sampai sekarang. Jadi beberapa pihak termasuk pihak Dewa Nordik akan menyebarkan seluruh pihaknya ke seluruh dunia, untuk mencari keberadaan pria yang mungkin akan menghancurkan dunia tersebut.
Memang Pihak Nordik juga mulai merasakan marah bahaya yang semakin dekat atas sikap yang dilakukan Loki saat ini. Bahkan mereka saat ini harus mencoba menemukan dirinya dengan cepat dan menggagalkan rencananya yang bisa dikatakan akan berjalan sebentar lagi.
Apalagi, mereka berani mengeluarkan seorang Dewa dari pihak mereka untuk mencari keberadaannya, yang bisa dikatakan kemunculannya bisa membuat beberapa wilayah akan menjadi sangat kacau, karena kekuatan miliknya yang bisa dikatakan sangat amat menyimpang.
“Dan... pihak Nordik akan menugaskan Dewi Freya, yang akan bertugas dalam menyelidiki wilayah kekuasaan kita”
__ADS_1