Ex-Harem Lord

Ex-Harem Lord
Berjumpa Kembali


__ADS_3

Seorang Dewi bisa dikatakan cukup terkejut dengan kemunculan seorang pihak saat ini. Karena dirinya tidak menyangka bahwa pihak yang bisa dikatakan tidak terpengaruh dengan keberadaannya saat ini sedang berada pada wilayah tempatnya berada saat ini.


Tentu dirinya langsung bisa merasakan auranya yang tiba-tiba muncul di wilayah ini, karena Dewi itu memang sangat mengingat dengan jelas aura yang dikeluarkan oleh pihak tersebut. Maka dari itu, dirinya langsung merasa bersemangat dan mulai mengikuti keberadaan sosoknya.


Pada awalnya, dirinya akan menganggap bahwa sekali lagi dirinya akan menjalankan sebuah misi hanya seorang diri saja. Namun dirinya langsung merasa sangat senang disaat seorang pria yang dirinya rasakan keberadaannya itu bisa berada ditempat dimana dirinya sedang berada saat ini.


Hingga disinilah dirinya berada, yang dimana saat ini pihak yang sangat senang dengan kehadiran pria tersebut, mulai memeluk sosoknya dengan sangat erat seakan menunjukkan bahwa dirinya merasa senang, rindu, bahagia dan sebagainya pada pelukan yang dirinya berikan kepada pihak tersebut.


"Kalau begitu coba jelaskan apa yang sebenarnya terjadi ditempat ini" ucap Zen kepada seorang wanita yang memang sudah memeluk tubuhnya dengan erat dan tidak ingin melepaskannya.


"Berkat Vampire yang kita tangkap beberapa bulan yang lalu, akhirnya Para Dewa dapat menemukan sebuah informasi tentang keberadaan Loki" ucap Dewi tersebut yang dimana dirinya semakin nyaman di pelukan dari Zen.


"Ho... lalu, mengapa saat ini pelakunya belum tertangkap?" tanya Zen yang saat ini kembali bertanya kepada Dewi tersebut.


"Karena dirinya juga tidak tahu dimana letak pasti dari Dewa brengsek itu berada. Tetapi kami mendapatkan sesuatu dari dirinya, yang menyatakan bahwa lokasi dari Loki berada di antara wilayah China dan Korea." balas Dewi itu yang kembali membalas perkataan Zen.


Zen tidak menyangka bahwa memang informasi tentang keberadaannya bisa ditemukan oleh beberapa pihak dari sosok yang dirinya kalahkan. Karena memang, Zen menanggap bahwa sosok yang dirinya kalahkan itu hanya sebatas kacung dan informasinya tidak akan sebesar ini.


Namun nyatanya, menurut penuturan dari Dewi yang memeluknya itu, Vampire tersebut mulai membeberkan semua hal yang dirinya ketahui dan bisa dikatakan dirinya cukup untuk membuat beberapa pihak mendapatkan secercah harapan untuk menemukan Loki, walaupun hingga saat ini keberadaannya belum ditemukan.


Pergerakan Loki memang bisa dikatakan sudah mulai berhati-hati saat ini. Karena dirinya tahu pergerakannya saat ini terus diawasi oleh beberapa pihak, dan membuatnya tidak boleh lengah dalam melakukan sesuatu sebelum kedoknya benar-benar terbongkar.


Maka dari itu dirinya tidak memberitahukan pihak-pihak yang memang tidaklah penting kedudukannya dalam rencana yang sudah dirinya susun, atas informasi tentang keberadaanya yang masih bersembunyi dengan sangat amat baik hingga saat ini.


Bahkan para Dewa yang memang sudah mendapatkan informasi bahwa keberadaannya saat ini mungkin ada pada wilayah China atau Korea, hingga saat ini sosoknya juga belum bisa ditemukan oleh semua pihak yang memang sudah mencari keberadaannya pada setiap pelosok wilayah ini.

__ADS_1


"Lalu, kamu tidak ikut membantu mencari keberadaannya. Karena setahuku, kekuatanmu bisa dikatakan sangat amat kuat dari Dewa-dewa yang keberadaannya sedang aku rasakan saat ini" ucap Zen kepada wanita tersebut.


"Aku sudah tidak peduli lagi kepada mereka. Karena sampai saat ini keberadaan diriku hanya dimanfaatkan saja oleh mereka untuk mengurusi sesuatu. Karena hingga saat ini mereka tidak pernah memberikan sebuah solusi untuk permasalahan yang aku alami" ucap Dewi itu yang saat ini semakin mengeratkan pelukannya pada tubuh Zen.


Dewi itu merupakan Freya yang memang juga berada di wilayah ini karena dirinya ditugaskan untuk memeriksa wilayah ini dari keberadaan Loki yang memang menjadi sosok buronan dari hampir seluruh Dewa yang berada di dunia ini untuk mencari keberadaan dirinya.


Tetapi seperti yang dirinya katakan tadi, Freya sama sekali tidak memperdulikan keadaan yang saat ini sedang terjadi, karena bisa dikatakan dirinya hanya sebatas pilihan bantuan yang memang dibutuhkan keberadaannya jika memang keadaan memang benar-benar genting.


Tentu dirinya merasa muak diperlakukan seperti itu. Apalagi pihak yang terus saja menyuruhnya tidak pernah sekali saja memperhatikan keberadaannya yang merasa kesepian atas situasi yang sedang dirinya alami. Jadi dengan keberadaan Zen yang tidak terpengaruh dengan kondisinya, Freya memutuskan untuk berada disisinya saja daripada harus membantu beberapa pihak saat ini.


Apalagi jika dirinya turun langsung mencoba menyelesaikan masalah secara langsung, tentu saja dirinya akan menambah sebuah kekacauan, karena semua pihak baik yang sedang bertarung bersamanya dan sedang melawan dirinya dipastikan akan tergoda dengan aura yang dikeluarkan oleh dirinya.


Tentu Freya sangat ingin membantu semua pihak, namun karena keadaannya yang seperti ini dipastikan dirinya tidak banyak membantu, hingga akhirnya dirinya merasa bahwa keberadaannya sama sekali tidak berguna jika memang keadaan yang dihadapinya benar-benar sangat gawat.


"Hahh...tetapi kenapa kamu malah menemui diriku dan saat ini malah memeluk diriku?" tanya Zen sekali lagi yang tidak mengetahui jalan pikiran dari Dewi yang saat ini memang sedang memeluknya dengan erat.


Apalagi Freya merupakan Dewa terkuat yang pernah Zen temui, bahkan mungkin dirinya yang paling terkuat dari Dewa-dewa lainnya. Maka dari itu, butuh tenaga ekstra untuk melepaskan pelukannya saat ini, yang dimana Zen cukup malas untuk menggunakan sebuah kekuatan hanya untuk memaksakan kehendak dari seseorang.


Dan juga, sebenarnya Zen juga cukup senang dengan perilaku dari Freya yang saat ini memeluknya. Karena selain dirinya mendapatkan sebuah aura kebahagiaan dari dirinya, Zen juga saat ini memang sedang dipeluk dengan erat dengan wanita yang paling cantik yang pernah dirinya temui saat ini.


Jadi saat ini dirinya mencoba untuk menerima keadaannya itu dengan bahagia, karena memang apa yang dirinya alami saat ini sangat amat menguntungkan bagi dirinya. Sehingga Zen memutuskan untuk membiarkan saja wanita itu melakukan apapun yang ingin dirinya lakukan saat ini.


"Lalu, apakah kamu ingin melakukan sesuatu yang lain?" tanya Freya yang tiba-tiba saja mulai melepaskan pelukan Zen dan mulai membuka pakaiannya dihadapannya, setelah Zen berkata demikian kepadanya tadi.


Terkejut tentu saja, disaat wanita itu tiba-tiba melepaskan pelukannya dan perlahan mulai melepaskan pakaian yang sedang dirinya kenakan. Apalagi, Zen memang niatnya hanya bercanda saja mengatakan sesuatu yang membuat wanita itu mulai benar-benar melakukan tindakan yang tidak dibayangkan oleh Zen saat ini.

__ADS_1


Tentu Zen dengan segera menghalangi tindakan wanita yang benar-benar ingin menunjukkan tubuh polosnya kepada dirinya. Walaupun Zen sangat ingin melihatnya, tetapi dirinya juga tahu bahwa hubungan mereka tidak boleh bergerak dengan cara yang terburu-buru seperti itu.


Apalagi tabiat Freya yang mengikuti sifat kedewaan miliknya bisa dikatakan yang membuatnya seperti itu. Karena bisa dibilang sebagai Dewi dengan salah satu sifat kedewaan miliknya merupakan Nafsu, jadi bisa dikatakan hal itu juga yang mempengaruhi dirinya dan membuatnya bisa bertindak seperti itu kepada Zen.


Maka dari itu Zen dengan segera meraih tangannya yang ingin membuka pakaiannya, agar dirinya membatalkan perbuatannya itu karena Zen sama sekali belum siap jika mereka berdua sudah memulai melanjutkan tindakan mereka itu lebih lanjut.


"Jangan terlalu terburu-buru Freya. Bukankah kita sudah berjanji sebelumnya?" ucap Zen yang saat ini mulai menghalangi tindakan dari wanita itu sepenuhnya yang memang ingin menelanjangi dirinya.


"Aku tahu, tetapi aku juga ingin memuaskan sifat yang aku miliki ini, Zen" balasnya yang memang sudah berubah sepenuhnya menjadi wanita yang sudah dipenuhi dengan hawa nafsu yang kental pada dirinya.


Tentu Freya rela bahwa Zen yang akan menjadi pasangannya dalam memuaskan nafsunya. Karena selain dirinya mencintai pria itu, Freya sangat tahu bahwa perbuatan Zen tidak akan dipengaruhi dengan aura yang dirinya keluarkan, sehingga perbuatan mereka itu bisa dikatakan dilakukan dengan sangat tulus satu sama lainnya.


Apalagi selama ini Freya selalu saja menahan hasrat miliknya itu. Bahkan bisa dipastikan wanita itu masihlah perawan hingga saat ini. Jadi, Freya memang ingin sekali memuaskan hasrat yang sudah dirinya pendam berjuta-juta tahun yang lalu dengan sosok yang menurutnya sangat cocok untuk menjadi pihak yang dapat memuaskan hasratnya itu.


"Maafkan aku, Freya. Tetapi aku tidak bisa melakukannya" balas Zen yang saat ini menarik kembali tubuh wanita yang akan membuka bajunya itu menuju pelukannya, agar membuat wanita itu menghentikan sepenuhnya tindakan yang ingin dirinya lakukan itu.


Zen memang tidak ingin melakukan hubungan yang terkesan buru-buru. Menurutnya sebuah hubungan merupakan hal yang sangat sakral bagi kaum seperti dirinya, apalagi hubungan yang dilakukan olehnya akan diawasi oleh hukum dunia secara langsung. Jadi jika dirinya melompati tahap dari tuntunan yang sudah ditentukan oleh hukum dunia, tentu saja akan ada konsekuensi dari perbuatannya tersebut.


Tentu Zen paham dengan apa yang dialami oleh wanita tersebut, namun tetap saja dirinya tidak bisa asal melanggar tahap yang sudah diatur oleh hukum dunia yang mengikat mereka. Jadi, Zen berusaha memberi pengertian kepada wanita itu agar dirinya bisa menahan dan menunggu waktu yang tepat untuk melangkah menuju ketahap yang seperti itu.


"Tapi aku benar-benar ingin secepatnya berada disisi dirimu, Zen" ucapnya yang saat ini mulai mengeratkan pelukannya terhadap Zen.


Freya memang sangat berusaha untuk mewujudkan semua itu. Bahkan setelah dirinya berpisah dengan Zen saat pertama kali mereka bertemu, Freya langsung dengan bergegas mencari keberadaan Elf untuk membantunya menghilangkan aura pemikat miliknya, yang bisa menyebabkan kekacauan jika dirinya muncul dan berada disekitar orang yang dirinya cintai tersebut.


Namun seperti apa yang dikatakan Zen kepadanya, bahwa Elf akan menunjukan sosok mereka kepada pihak yang memang ingin mereka tunjukan sosok mereka kepada pihak tersebut. Jadi, hingga saat ini Freya sama sekali belum menemukan pihak yang bisa membantunya menyelesaikan permasalahan yang dialami oleh dirinya, untuk bisa bersatu dengan orang yang sangat dirinya cintai saat ini.

__ADS_1


Maka dari itu dirinya merasa sangat amat tidak sabar untuk segera meresmikan hubungannya dengan Zen, dan melupakan semua hal yang sudah mereka sepakati karena memang dirinya juga sudah termakan hasrat yang dirinya rasakan disaat Zen sedang bersamanya saat ini.


"Tenanglah, jika kamu sudah menemukan seroang Elf dan dirinya bersedia membantumu, akan aku pastikan hubungan yang kamu inginkan bersamaku akan aku wujudkan."


__ADS_2