
Suara tembakan mulai terdengar pada sebuah wilayah, yang dimana beberapa pihak sedang melindungi sebuah tempat dari serangan yang sedang dilakukan oleh beberapa pihak, yang saat ini sedang menyerang ketempat dimana mereka sedang lindungi tersebut.
Pertempuran terus berlanjut, yang dimana saat ini kondisi di sana semakin mencekam dengan keadaan seperti sedang terjadi peperangan. Bahkan pemimpin operasi dari pihak penyerangan yang sedang berlangsung itu, harus menggunakan berbagai taktik untuk berusaha menembus kelompok yang saat ini sedang bertahan dari serangan yang sedang mereka lakukan itu.
Karena bisa dibilang pertempuran itu cukup sulit untuk diselesaikan oleh kedua belah pihak, karena selain para penyerang yang terlihat sangat amat terlatih, pihak yang sedang diserang saat ini jumlahnya juga sangat banyak. Maka dari itu, butuh sebuah taktik yang baik agar bisa menyelesaikan pertempuran bersenjata tersebut.
"Pastikan kita menguasai bagian Utara dari wilayah ini terlebih dahulu, barulah kita bisa menyergap mereka dengan kekuatan penuh" dan begitulah suara wanita yang saat ini memimpin operasi dari penyerangan yang sedang terjadi disana.
Seorang wanita yang sudah mengenakan peralatan lengkap pada dirinya, saat ini sedang memimpin sebuah operasi yang saat ini akan menyergap sebuah tempat. Dengan sudah mengerahkan seluruh bawahan terbaiknya, dirinya ingin memastikan bahwa apa yang akan mereka laksanakan itu akan sukses.
Sebuah rencana sudah dirinya susun sedemikian rupa agar seluruh tindakan yang sudah dirinya persiapkan akan berjalan sangat lancar, untuk menyergap sebuah tempat yang dirinya perkirakan sebagai sarang sebuah organisasi kriminal.
Dan bisa dikatakan, apa yang dirinya perkirakan itu merupakan sebuah kebenaran. Karena saat ini sudah terjadi pertempuran senjata yang sedang dilakukan oleh bawahannya dengan para penjaga pada sebuah lokasi yang sudah dirinya targetkan saat ini.
Apalagi dirinya butuh ketelitian ekstra dalam mengamati seluruh keadaan yang terjadi ditempat tersebut. Karena bisa dikatakan, saat ini nyawa para anak buahnya bisa dikatakan dipertaruhkan dari rencana yang dirinya buat. Maka dari itu, dirinya harus mengeksekusi dan memastikan rencana yang dirinya jalankan itu berjalan sangat amat sukses.
"Kami sudah menguasai area Utara, Komandan" dan begitulah laporan yang Santi terima dari bawahannya yang berhasil mengeksekusi tahap awal rencananya, dan membuatnya akhirnya bernafas lega karena tahap awal rencananya sudah berhasil dilaksanakan saat ini.
"Kalau begitu bersiaplah. Sesuai aba-aba dariku, semua pihak mulai bersiap untuk melanjutkan pergerakan selanjutnya" ucap Santi yang sudah bersiap menjalankan rencananya yang selanjutnya, dan memerintahkan seluruh bawahannya untuk segera bersiap.
Santi terus mengawasi semua pergerakan yang terjadi pada tempat tersebut. Karena bisa dibilang, operasi mereka saat ini bisa dikatakan seperti sedang membasmi organisasi ******* bersenjata, yang saat ini memang mulai mencoba mempertahankan wilayah mereka yang dimasuki oleh pihak kepolisian.
Pada awalnya Santi tidak mengira akan menjadi pertempuran ditempat ini. Karena sepertinya ada sesuatu yang disembunyikan didalamnya dan membuat Santi ingin mencari tahu apa yang sebenarnya tersembunyi pada tempat itu, hingga penjagaannya bisa sangat seketat itu.
Apalagi seluruh pihak yang menjaga tempat tersebut dibekali dengan senjata api yang bisa dikatakan sangat amat bagus jenisnya. Sehingga saat ini dirinya sangat sulit untuk membasmi mereka semua ditempat itu, karena memang pertahanan mereka cukuplah bagus dalam melindungi wilayah yang sedang mereka jaga saat ini.
"Baiklah, semuanya serang!" Dan begitulah instruksi Santi selanjutnya kepada para bawahannya, yang akhirnya dirinya memberi sebuah perintah untuk melakukan serangan terakhir.
__ADS_1
Dengan selesainya dirinya memberikan sebuah instruksi kepada seluruh jajarannya yang sudah bersiap untuk menyerang, akhirnya suara tembakan kembali menggelegar dengan berbagai pasukan yang sudah mulai melakukan aksi mereka.
Seluruh pasukan terlatih yang dipimpin Santi saat ini memang bisa dikatakan dapat melakukan pekerjaan mereka dengan baik, karena bisa dikatakan mereka bukanlah tandingan yang serius dari penjaga area yang yang berusaha dengan keras untuk menahan serangan yang mendatangi mereka.
Hingga akhirnya seluruh proses pengrebekan sebuah tempat yang dicurigai oleh Santi seluruhnya sudah berhasil dirinya kuasai sepenuhnya. Bahkan Santi tinggal menunggu saja bawahannya menyelesaikan semua hal untuk menyelesaikan penyergapan mereka ditempat itu.
"Kami menemukan sesuatu, Komandan" Hingga akhirnya laporan dari bawahannya yang sudah memeriksa seluruh tempat itu sudah dirinya terima.
"Baiklah, aku akan masuk sekarang" ucap Santi yang menjawab laporan bawahannya itu, dan ingin melihat secara langsung apa yang ditemukan oleh bawahannya ditempat tersebut.
Dengan membawa perlengkapan miliknya, Santi mulai keluar dari mobil komando tempat dirinya berada dan langsung memasuki tempat yang sudah diamankan oleh bawahannya. Apalagi atas komandonya tadi, saat ini semua area pada tempat ini sudah mereka berhasil kuasai sepenuhnya dari beberapa orang yang menjaga tempat itu.
Langkah dari Santi menjadi saksinya, karena dirinya mulai melewati bekas pertempuran yang sedang terjadi. Mayat, darah dan sebagainya, saat ini mulai dirinya lewati dengan santai, untuk memasuki sebuah tempat sebesar hanggar yang sangat amat besar, yang menjadi tempat dimana dirinya dan bawahannya sudah mengamankan tempat tersebut.
Kekacauan bisa dilihat oleh Santi saat dirinya dengan perlahan mulai masuk kedalam tempat itu. Mayat-mayat penjaga tempat ini yang sedang berserakan juga mulai dibereskan oleh beberapa bawahannya untuk dikumpulkan di satu tempat dan di identifikasi siapa mereka sebenarnya.
Hingga akhirnya Santi sampai pada sebuah ruangan besar, dan dirinya dikejutkan dengan apa yang saat ini sedang dirinya lihat. Bisa dikatakan disalah satu ruangan, saat ini dipenuhi oleh beberapa pihak yang merupakan wanita dan anak-anak yang sedang terkurung pada sebuah tempat berbentuk sel yang mengurung keberadaan mereka.
Namun hal itu masihlah cukup aneh bagi Santi, karena penjagaan tempat ini terlalu banyak menurutnya, jika memang mereka hanya melindungi beberapa wanita dan anak-anak saja yang saat ini sedang terkurung ditempat yang sangat luas ini.
"Bukan hanya ini saja yang berhasil kami temukan, Komandan." Namun saat Santi ingin mengidentifikasi para wanita dan anak-anak yang berada ditempat itu, bawahannya mulai mengajak dirinya kembali menuju kesebuah tempat.
Sebuah ruangan yang sangat amat luas, saat ini juga semakin membuat Santi terkejut dengan hasil temuan yang dirinya temukan. Pantas saja banyak penjaga ditempat ini dan mereka dipersenjatai. Karena sepertinya seluruh area ini seperti gudang penyimpanan dari organisasi yang jahat yang berada ditempat ini.
Beberapa barang berbentuk dedaunan kering, berbagai pil dan berbagai serbuk berwarna putih saat ini memenuhi tempat tersebut. Bahkan bisa dikatakan jumlahnya sangat amat banyak hingga Santi bisa mengerti mengapa banyak pihak yang menjaga tempat ini.
Karena selain beberapa wanita yang disekap ditempat ini, seluruh barang terlarang yang ada disini jumlahnya sangatlah banyak hingga mungkin bisa berton-ton jumlahnya. Maka dari itu, tidak heran jika Santi cukup terkejut melihat itu semua.
__ADS_1
"Hubungi pihak terkait agar mengamankan semua ini" Ucap Santi yang melanjutkan perintahnya kepada bawahannya, untuk memproses temuan mereka lebih lanjut.
"Baiklah Komandan" balas bawahannya itu yang langsung mengerjakan tugas yang diberikan kepada dirinya dan langsung beranjak dari tempatnya saat itu juga.
Penemuan yang saat ini ditemukan oleh Santi bisa dikatakan hasil dari dirinya mencoba membasmi tikus-tikus yang berada di instansinya. Dari hasil penyelidikan yang dirinya lakukan, bisa dikatakan dirinya menemukan sebuah fakta.
Salah satunya dirinya berhasil menemukan tempat yang bisa dinggap sangat penting untuk tahap lanjutan dari penyelidikan yang sedang akan dirinya lakukan saat ini. Apalagi, semua fakta yang dirinya dapatkan mampu memperlihatkan beberapa individu dan organisasi yang memang mampu untuk menyuap beberapa pihak, termasuk beberapa pihak dari instansinya dan menyebabkan pelanggaran hukum yang cukup serius.
"Tapi Komandan, apa itu?" Namun sedang asik memikirkan hasil kerja kerasnya saat ini, salah satu bawahan Santi yang masih setia menemaninya mulai menemukan sesuatu.
Santi mulai menengok asal tempat yang ditunjukan oleh bawahannya itu dan langsung membuat Santi terkejut melihatnya. Dengan langsung mengambil walkie talkie yang dibawanya, dirinya dengan bergegas langsung memberikan sebuah perintah baru kepada seluruh bawahannya.
"Semua pihak cepatlah keluar dari sini!" teriak Santi yang saat ini juga mulai berlari meninggalkan tempat itu, dan juga dirinya membawa bawahan yang ikut bersamanya dan mereka berdua mulai melarikan diri sana.
Untung saja hampir seluruh bawahan Santi sudah berada area luar dari gedung tempat dimana mereka berada. Namun berbeda dengan Santi dan bawahannya tadi yang masih berusaha dengan cepat berlari untuk segera keluar dari sana.
Namun naas, benda yang berhasil ditemukan oleh bawahannya tadi malah mulai meledak, karena bisa dikatakan apa yang ditemukan oleh bawahan Santi tadi merupakan sebuah Bom aktif. Maka dari itu, dirinya dengan segera menyuruh beberapa pihak untuk bergegas keluar dari sana.
Bangunan tempat dimana seluruh polisi mengamankan tempat itu mulai meledak seluruhnya. Prosesnya bisa dikatakan cukuplah memakan waktu, karena selain tempat yang mereka grebek itu sangat besar, bisa dikatakan butuh waktu untuk beberapa bahan peledak yang berada di sana untuk meledak sepenuhnya.
Tetapi untung saja hampir semua pihak-pihak yang berada disana dengan selamat sudah bergegas dari dalam gedung yang meledak itu, karena mereka sedang fokus mengevakuasi para korban yang disekap didalamnya. Jadi bisa dikatakan hampir mereka semua selamat dari ledakan itu.
"Komandan!" namun masih ada dua pihak yang memang masih berada didalam gedung yang mulai meledak sepenuhnya itu, dan belum berhasil keluar dari sana sepenuhnya.
Untung saja Santi dan bawahannya itu mulai terlihat dan sedang berlari keluar dari tempat yang memang belumlah meledak sepenuhnya. Namun naas, saat mereka hampir sampai di pintu keluar dari tempat tersebut, ternyata lokasi dimana mereka berada akhirnya mulai meledak.
Santi dan bawahan yang bersamanya itu mulai terpental akibat dampak dari ledakan yang mereka terima. Hingga akhirnya kedua sosok itu sudah terpental dan terbaring di tanah atas ledakan yang mereka terima, disaat mereka hampir keluar sepenuhnya dari bangunan yang mereka masuki tadi.
__ADS_1
Tetapi untung saja Santi bisa dikatakan masih selamat walaupun tubuhnya dipenuhi dengan bekas luka atas ledakan yang mengenainya. Namun sayangnya, bawahannya yang bersamanya tadi sepertinya tidak senasib dengan dirinya, karena dirinya terlihat paling terdampak terkena ledakan yang terjadi tadi.
"Tidak... t-tidak.. T-TIDAKKKKKK"