Ex-Harem Lord

Ex-Harem Lord
Kegunaannya


__ADS_3

Pada sebuah ruangan yang megah dan sangat besar, saat ini duduk seorang pria yang sedang duduk pada singgasananya. Bisa dikatakan dirinya terlihat sangat marah saat ini, disaat dirinya baru saja mendapatkan laporan dari bawahannya tentang rencana mereka yang bisa dikatakan gagal untuk terlaksana.


Target yang mereka incar bisa dikatakan melahirkan diri, dan hingga saat ini mereka tidak tahu kemana wanita itu melarikan diri. Apalagi mereka sudah mencari keberadaannya hampir seluruh penjuru kekaisaran ini, tetapi hingga sekarang sosoknya itu belum bisa ditemukan hingga saat ini.


Dan begitulah kemarahan dari sosok yang duduk pada singgasana tersebut, dan saat ini dirinya melampiaskannya dengan memutuskan kepala dari pemimpin kelompok yang dirinya suruh untuk mengamankan sosok yang mereka incar itu, dan saat ini dirinya melarikan diri dan belum bisa mereka temukan.


Karena sampai wanita itu kembali melarikan diri, dipastikan akan kembali kesusahan untuk menemukan keberadaannya dan dipastikan rencana yang sudah dirinya persiapkan kembali tertunda, dan hal tersebutlah yang sangat dirinya tidak senangi untuk bisa terjadi.


"Aku tidak mau tahu. Gadis itu harus segera ditemukan, agar rencana yang sudah kita susun bisa terlaksana sepenuhnya. Apalagi semua rencana kita sudah tertunda selama bertahun-tahun lamanya karena ulah gadis itu" ucap Kaisar Kekaisaran China yang saat ini masih duduk ditempatnya dan menunjukan kemurkaannya.


"Tapi Yang Mulia, bukankah kita bisa memulai rencana kita lebih awal?" ucap bawahannya yang merupakan seorang pemimpin dari Kelompok Kultivator terbesar di Kekaisaran ini.


Seoang bawahan dari Sang Kaisar saat ini mulai mencoba menenangkan kemarahan Sang Kaisar mereka itu, termasuk salah satunya sosok yang baru saja angkat bicara tersebut, yang memang keberadaannya cukup penting ditempat ini karena statusnya yang juga sangat penting pada Kekaisaran ini.


Pria itu merupakan sosok yang mengejar sosok Zen selama ini yang terus mengirim beberapa Kultivator untuk mengincarnya, karena Zen sudah membunuh keponakannya atau bisa dikatakan anak dari adik perempuan yang paling dirinya sayangi.


Walaupun bisa dikatakan memang Zen membunuh mereka karena mereka sendirilah yang terlebih dahulu yang mencari masalah dengan dirinya, namun tetap saja karena tuntutan adiknya yang paling dirinya sayangi, membuat pria itu akhirnya mengirimkan beberapa bawahannya untuk mengincar Zen.


"Apakah kamu bodoh. Lalu, bagaimana jika wanita itu tidak ditemukan, apa yang akan kita lakukan?" ucap Sang Kaisar yang terlihat sangat marah dengan pendapat dari bawahannya tersebut, yang kembali membungkam seluruh pihak yang berada di sana.


Dan begitulah ruangan tersebut langsung sunyi, karena orang yang paling berpengaruh pada kekaisaran ini saja sudah dimarahi oleh Sang Kaisar yang emosi dengan keadaan yang sedang terjadi. Tentu mereka tidak ingin menjadi sasaran selanjutnya dari kemarahan sang kaisar, dan hal tersebutlah yang membuat mereka mulai bungkam.


Maka dari itu, semua pihak yang berada di sana berusaha untuk tidak memancing emosi dari Kaisar yang terlihat sangat emosi dengan keadaan yang sedang terjadi saat ini, dan saat ini berharap keramahannya itu benar-benar terhenti dan mereka bisa mendiskusikan permasalahan ini dengan kepala dingin.


"Kalau begitu, apa yang kalian tunggu. Cepat cari keberadaannya hingga ketemu" Hingga karena melihat bawahannya yang bersikap pasif, sang Kaisar langsung membuat semua pihak yang berada di sana bergegas keluar dari sana dan melaksanakan perintah dari Kaisar mereka.


Mau tidak mau seluruh pihak yang menghadiri pertemuan tadi mulai melaksanakan perintah yang mereka terima, terutama pria yang dibentak oleh Kaisar tadi yang saat ini juga ikut keluar dari ruangan tersebut. Karena akan percuma juga bagi mereka untuk berdebat dengan Sang Kaisar saat ini.


Tentu sebagai pemilik kelompok Kultivator terbesar di Kekaisaran ini, pria yang menjadi sasaran bentakan karena usulannya tadi saat ini harus melakukan pekerjaannya dengan baik, dalam melaksanakan tugas yang diberikan oleh Kaisar yang dilayani olehnya.

__ADS_1


Maka dari itu dirinya hanya mengiyakan saja permintaan Sang Kaisar dan saat ini sudah keluar dari dalam ruang pertemuan yang mereka hadiri tadi, sebelum Sang Kaisar yang mereka layani semakin murka karena perkataannya tidak dengan segera diikuti oleh mereka.


"Lalu, apa yang harus kita lakukan, Kakak Ipar?" dan begitulah ucapan seseorang yang menghampiri sosok yang sangat penting pada Kekaisaran ini.


"Kita laksanakan perintah dari Yang Mulia Kaisar. Kirimkan juga seluruh murid dari perguruan milikmu untuk mencari keberadaanya. Pastikan tunda permintaan Istrimu untuk membalas dendam kepada pihak yang membunuh Putranya dan pastikan kamu mengamankan adikku pada tempat yang aman" ucap pria itu yang menjawab perkataan adik iparnya tersebut.


Pria yang baru saja muncul dan sedang menanyakan langkah selanjutnya yang akan mereka ambil itu, merupakan sosok yang menjadi suami dari adik pemimpin kelompok Kultivator terbesar di Kekaisaran ini. Dan hal itu juga menegaskan bahwa dirinya merupakan Ayah dari seorang Kultivator yang tidak sengaja Zen bunuh keberadaannya pada saat itu.


Dirinya merupakan salah satu pemilik perguruan Kultivator juga, walaupun perguruan miliknya tidak sebesar milik Kakak Iparnya, namun namanya cukup dikenal oleh beberapa pihak karena memang dirinya berhasil menikahi adik dari pemilik atau bisa dikatakan pemimpin kelompok Kultivator terbesar pada Kekaisaran ini.


"Aku akan melaksanakan perintah darimu Kak. Lalu untuk masalah Istriku, kakak bisa tenang. Karena saat ini, dirinya sudah berada pada perguruan Kakak." ucap pria itu kembali dan membuat Kakak iparnya itu hanya mengangguk dan merasa lega dengan keberadaan adiknya yang sudah aman.


Tentu perguruan miliknya merupakan yang teraman di Kekaisaran ini. Maka dari itu, dirinya merasa senang bahwa adik iparnya itu sudah mengamankan adiknya menuju wilayah tempatnya berada. Maka dari itu, dirinya merasa tidak akan lagi khawatir dengan keadaannya, apalagi dirinya baru saja kehilangan seorang Putra akibat ulah seseorang.


"Baiklah, kalau begitu aku akan menjalankan perintah darimu, Kakak Ip-"


Semua yang berada di sana cukup terkejut dengan apa yang sebenarnya terjadi. Apalagi saat ini mereka mendengar sesuatu yang sangat mustahil untuk mereka dengar. Karena bisa dikatakan salah satu kekuatan utama dari Kekaisaran ini bisa dikatakan hancur sepenuhnya dan hal itu sangatlah amat mustahil bagi mereka untuk terjadi.


Namun bisa dilihat seseorang yang memberikan informasi kepada mereka memang cukup serius memberitahukan keadaan yang sedang terjadi, dan membuat semua pihak tidak menyangka bahwa saat ini berita itu merupakan sebuah kebenaran yang memang sudah terjadi.


"APA KATAMU?!!!" Dan begitulah sebuah teriakan yang menggema setelah semua pihak yang berada di sana mendengar kabar yang mengejutkan tersebut.


Baiklah, mari kita akan mundur menuju ke beberapa waktu kebelakang, tentang apa yang sebenarnya terjadi pada sebuah perguruan terbesar dan terkuat pada Kekaisaran ini yang bisa dikatakan hancur dan sudah musnah sepenuhnya.


Apalagi ini adalah awal dari rencana yang dilakukan oleh seseorang untuk membatalkan sebuah rencana jahat yang akan dilakukan pada Kekaisaran ini, karena bisa dikatakan dirinya sudah berhasil menyambungkan seluruh benang merah dari permasalahan yang sedang dirinya selidiki dan akhirnya dirinya mulai bergerak.


"Ah~ Sangat nikmat sayang.... Aku tidak tahu, bahwa walaupun kamu sakit, tetapi kamu masih bisa memuaskan diriku" dan begitulah ucapan seorang wanita, yang bisa dikatakan sedang melakukan kegiatan panas dengan seorang pria pada sebuah kamar.


Cukup mencengangkan memang kegiatan mereka ditempat tersebut, apalagi sang wanita sepertinya sudah tidak tahan lagi menahan nafsunya itu. Bahkan bisa dikatakan pria yang sedang melakukan sebuah kegiatan yang panas bersamanya bisa dikatakan tidak dalam kondisi yang memungkinkan untuk melakukan kegiatan tersebut.

__ADS_1


Namun karena mereka berdua tidak bisa menahannya, akhirnya terjadilah kegiatan panas mereka ditempat tersebut, dan mereka berdua berusaha menikmati apa yang sedang mereka lakukan, walaupun sang pria saat ini berusaha dengan keras untuk bisa memuaskan nafsu dari wanita yang sedang melakukan hal tersebut dengan dirinya.


"Tentu saja. Aku bukanlah Suamimu yang tidak akan mampu memuaskan dirimu, walaupun dengan keadaanku yang seperti ini, Bibi" ucap pria itu yang merasa bangga dengan apa yang sedang dirinya lakukan.


Namun anehnya, sepertinya pria itu terlihat sedikit familiar jika dilihat. Apalagi bisa dikatakan luka-luka yang dirinya terima merupakan perbuatan dari Zen yang sengaja tidak membunuh dirinya disaat mereka bertarung sebelumnya. Tentu pria itu menganggap bahwa karena kemampuannya sendiri yang membuat dirinya bisa bebas.


Namun yang dirinya tidak ketahui, Zen tidak pernah melakukan sesuatu tanpa alasan yang jelas, termasuk mengapa dirinya tidak langsung membunuh keberadaannya padahal bisa dikatakan Zen memiliki banyak sekali kesempatan untuk langsung membunuh dirinya pada saat mereka bertarung sebelumnya.


"Tapi ingat sayang. Kamu harus terus membantu Bibimu ini untuk membalaskan dendam Putra Bibi" ucap wanita itu kembali, yang saat ini mulai mencium bibir dari pria yang sedang melakukan kegiatan panasnya bersamanya itu.


Ya, wanita itu bisa dikatakan adik dari pemimpin kelompok Kultivator terbesar di kekaisaran ini, dan Istri dari pemimpin sebuah perguruan yang dimana murid-muridnya pernah ditugaskan untuk menjadi Kultivator bayaran, yang dimana kelompok yang diikuti Putranya malah tewas disaat melaksanakan sebuah misi untuk membunuh sosok Zen.


Namun saat ini, bisa dikatakan dirinya mulai berselingkuh dengan sosok keponakannya sekaligus murid terbaik dari perguruan besar Kakaknya. Karena hal itu membuat identitas pria yang berhasil dilepaskan oleh Zen dan tidak jadi dibunuh oleh dirinya, merupakan anak dari pemimpin perguruan terbesar di kekaisaran ini.


Tentu selain wanita itu ingin mencari kepuasan seksual, dirinya juga ingin bahwa pria itu menuruti keinginannya untuk memburu sosok yang membunuh putranya secara langsung, karena bisa dikatakan Kakaknya dan Suaminya tidak mampu mengirimkan pasukan untuk membunuhnya karena kondisi kekaisaran yang seperti ini.


Karena seperti yang diketahui pergerakan dari seluruh Kultivator mulai dibatasi untuk keluar dari wilayah Kekaisaran, dan membuat balas dendam yang diinginkan oleh wanita itu atas kematian Putranya harus tertunda karena dirinya tidak bisa mengirimkan siapapun untuk keluar dari wilayah Kekaisaran ini.


Namun tidak dengan Putra dari Kakaknya yang bisa dikatakan sangat berkuasa di Kekaisaran ini. Sehingga wanita itu langsung menggunakan skandal yang memang sudah dirinya lakukan sejak lama, untuk menghasut keponakannya itu untuk membantunya dalam membalaskan dendam.


Memang apa yang dirinya rencanakan berhasil namun sayangnya, untuk membunuh pria yang berhasil membunuh putranya ternyata gagal total. Maka dari itu, wanita yang tidak puas dengan apa yang terjadi kembali mencoba menyuruh pria yang merupakan keponakannya itu untuk membentuk kelompok lebih kuat dan kembali mengejarnya.


"Baiklah, sayang. Disaat aku sembuh, aku akan langsung membentuk kelompok yang kuat dan ak-" namun belumlah dirinya menyelesaikan kalimatnya, sebuah cipratan darah saat ini mulai mengenai wajahnya.


Pria itu cukup terkejut saat ini dengan keadaan yang terjadi. Karena wanita yang sedang menindihnya, saat ini dadanya sudah tertusuk sebuah bilah pedang hingga tertembus dan bisa dilihat ekspresinya yang sebelumnya terlihat penuh nafsu, sudah berubah sepenuhnya dengan ekspresi kaku karena dirinya sudah kehilangan nyawanya.


Hingga dari balik tubuhnya yang polos dan tak bernyawa itu, munculah sesosok yang memang tidak diharapkan kedatangannya ketempat ini. Apalagi dengan senyum menyeramkan yang dirinya tunjukan saat ini, langsung mulai meneror pria yang saat ini sangat amat terkejut melihat kedatangannya ketempat ini.


"Terima kasih. Karena keberadaan dirimu membuatku bisa menemukan tempat ini"

__ADS_1


__ADS_2