Ex-Harem Lord

Ex-Harem Lord
Seseorang Juga Terkejut


__ADS_3

Berbagai media saat ini sedang dihebohkan dengan sebuah kabar yang mulai tersebar dengan luas. Termasuk media yang berada di Negara tempat dimana Vero tinggal juga saat ini mulai dihebohkan dengan sebuah kabar yang baru saja ditayangkan pada media pada negara tempatnya tinggal.


Masalahnya, bukan media di negara ini saja yang heboh dengan kabar yang sedang diberitakan dengan masif tersebut, namun seluruh media pada hampir di seluruh dunia mulai sibuk memberitakan kabar yang mulai muncul pada berbagai pemberitaan saat ini.


Apalagi, bisa dikatakan kabar tersebut sangatlah menghebohkan bagi beberapa pihak, karena mereka tidak menyangka kabar yang mulai tersebar secara luas itu juga diikuti kabar bahwa isi pemberitaan itu disampaikan oleh pihak paling berpengaruh di dunia ini.


Kabar yang tentu saja juga secara tiba-tiba diumumkan menjadi penyebab mengapa pemberitaan itu mulai besar dan meledak pada berbagai media. Maka dari itu, saat ini sangatlah wajar jika beberapa media mencoba berlomba untuk menayangkan kabar yang baru saja diumumkan tersebut.


“Baiklah, mari kita dengan kembali pernyataan Tuan Misa Darkness selaku Perdana Menteri dari Kerajaan Gizeweith, yang menyatakan bahwa Raja Gizeweith II sudah melangsungkan pernikahannya” ucap seorang perwara yang saat ini mulai menyebarkan pemberitaan yang menghebohkan tersebut.


Tampilan dari sebuah layar televisi akhirnya mulai berubah, dan saat ini memunculkan sosok pria yang terlihat sangat berwibawa dan berpakaian sangatlah rapi, mulai mengumumkan sesuatu yang saat ini membuat heboh satu dunia atas pernyataannya.


Kemunculannya saja memang bisa dikatakan sudah sangat menarik perhatian, apalagi bisa dikatakan pengumuman yang akan dirinya umumkan tersebut, dipastikan lebih menghebohkan beberapa pihak yang mulai menantikan pernyataan yang akan dirinya lakukan dihadapan publik di seluruh dunia.


“Salam Hormat untuk semua pihak yang mendengarkan pernyataan ini. Saya selaku Perdana Menteri Kerajaan Gizeweith, dengan rasa yang sangat bersyukur akan mengumumkan. Bahwa Raja kami, Raja Gizeweith II sudah melaksanakan pernikahannya. Prosesi pernikahannya terlaksana sangat tertutup, dan untuk acara resepsinya hanya akan dihadiri oleh sanak keluarga saja.” Ucap pria bernama Misa itu membuka pemberitahuannya.


“Sebelum acara resepsi, akan terlaksana sebuah pawai Kerajaan untuk seluruh masyarakat kerajaan Gizeweith untuk menyambut sosok Raja mereka beserta Permaisuri baru dari kerajaan ini. Untuk acara sendiri, area pawai yang akan dilewati oleh Raja dan Permaisuri, dipastikan akan tertutup untuk umum kecuali rakyat dari Kerajaan Gizeweith.” Lanjutnya dan membuat berita itu semakin heboh.


Tentu siapa yang tidak ingin melihat sosok seorang Raja dari sebuah kerajaan yang bisa terbilang sangatlah maju di dunia ini. Namun, pada saat pernikahannya saja, sosoknya masih tetap disembunyikan oleh pihak Kerajaan Gizeweith hingga saat ini.


Karena memang hingga saat ini, sosoknya yang merupakan Raja Kerajaan Gizeweith memang tidak pernah sama sekali menunjukan rupanya dimuka umum. Maka seluruh pihak mengharapkan dengan pernikahannya yang sudah berlangsung itu, dirinya akhirnya menunjukan rupanya kepada khalayak umum.


Tetapi seperti yang diketahui, acara itu dipastikan akan tertutup untuk umum, dan dipastikan seluruh pihak yang sangat penasaran dengan sosok Raja dari Kerajaan Gizeweith dipastikan tetap tidak akan bisa mengetahuinya, karena sekali lagi sosoknya akan disembunyikan didepan umum.


Jadi, pemberitaan itulah yang semakin menghebohkan atas tertutupnya acara yang bisa dikatakan sangat besar itu, karena hal tersebut menyangkut tentang pernikahan seorang Raja yang selama ini disembunyikan keberadaannya dimata umum dan keberadaannya masih menjadi misteri bagi beberapa pihak.


“Lalu, untuk acara pengangkatan Istri dari Raja Gizeweith II dan penganugerahan dirinya menjadi Permaisuri Kerajaan Gizeweith. Akan dilaksanakan didepan King Palace dan bisa disaksikan oleh seluruh Rakyat Kerajaan Gizeweith. Dan sekali lagi, acara itu akan tertutup untuk seluruh pihak yang bukan berasal dari Kerajaan Gizeweith” ucap pria bernama Misa itu sekali lagi.


Pengumuman yang dilakukan oleh Perdana Menteri dari sebuah Kerajaan paling maju di dunia ini, tentu saja langsung menjadi heboh dimana-mana. Apalagi, Rakyat dari Kerjaan Gizeweith juga menyambut baik pemberitaan tersebut.

__ADS_1


Bahkan, mereka seakan sudah mempersiapkan berbagai hal untuk menyambut pawai Kerajaan yang akan terjadi pada kota Kerajaan mereka, dan bahkan mereka mulai mendekorasi berbagai hal pada area jalan yang akan dilewati oleh pihak Raja dan Permaisuri dari kerajaan mereka nanti.


Hal itu bisa terlihat dari layar televisi yang masih menyiarkan tentang pemberitaan tersebut, dan saat ini mulai menyorot seberapa antusiasnya rakyat Kerajaan Gizeweith dalam menyambut sebuah acara yang sangat besar dan sangat dinantikan oleh mereka.


Apalagi, rasa antusias mereka juga dikarenakan, inilah pertama kalinya mereka juga melihat rupa Raja mereka yang hingga saat ini Rakyatnya saja tidak mengetahui rupanya dan membuat mereka sangat penasaran dengan sosoknya tersebut.


“B-Bibi kira kamu hanya bercanda, Nona Vero” Namun disisi lain, seorang wanita yang menyaksikan kabar tersebut mulai terkejut dengan apa yang sedang dirinya saksikan.


Pernyataan yang dirinya lontarkan itu tentu saja dirinya keluarkan karena dirinya sangat amat terkejut melihat semua pemberitaan yang sedang dilakukan dan sedang ramai pemberitaannya pada layar televisi yang sedang dirinya saksikan saat ini.


Masalahnya, bukan dirinya saja yang terkejut melihat pemberitaan tersebut. Bahkan wanita yang sebenarnya sedang diberitakan pada layar televisi yang sedang dirinya tonton itu, juga sama terkejutnya melihat pemberitaan tersebut.


Tentu dirinya tidak menyangka, ada sebuah acara sebesar itu untuk menyambut dirinya pada kerajaan milik Suaminya. Apalagi, Alfred tidak pernah menyinggung tentang apa yang saat ini sedang ramai diberitakan dan sedang disaksikan oleh dirinya itu.


“A-Aku juga mengira ini semua hanya sebatas candaan saja, Bibi” ucap Vero yang masih terpana dengan pemberitaan yang semakin heboh diberitakan dan sedang dirinya saksikan saat ini.


Memang Vero sudah memberitahukan tentang identitas Zen kepada Bibinya. Tentu, pada awalnya Bibinya hanya menganggap bahwa dirinya hanya bercanda dan mungkin sedang mencoba mengerjai sosoknya dengan dirinya berkata seperti itu.


Tetapi bisa dilihat, bahwa isi dari pemberitaan itu sangatlah cocok dengan apa yang baru saja Vero beritahukan kepada Bibinya. Karena bisa dibilang, mereka juga akan pergi menuju Kerajaan Gizeweith beberapa hari lagi.


“Mengapa kamu bisa menikahi sosok sehebat itu, Nona Vero?” tanya Bibi Leni yang masih tidak percaya tentang apa yang baru saja dirinya ketahui itu.


“Aku juga tidak tahu Bibi. Sepertinya jalan cintaku, membawa diriku mendapatkan sosok yang sangat amat spesial” jawab Vero yang juga sebenarnya tidak tahu harus bereaksi seperti apa tentang pemberitaan yang saat ini sedang dirinya saksikan itu.


Vero memang sudah dijadwalkan untuk pergi menuju Kerajaan Gizeweith beberapa hari lagi. Hal ini menyusul dirinya yang sudah menikah dengan sosok Zen, dan bisa dikatakan keluarga dari Zen ingin merayakan pernikahan tersebut menurut penuturan dari Alfred.


Tentu, Vero akan mengajak Bibi Leni bersamanya. Karena bisa dibilang, Bibi Leni merupakan sosok yang sudah dirinya anggap sebagai sosok orang tuannya. Jadi dirinya ingin wanita itu akan berada disisinya pada hari yang sangat membahagiakan baginya itu.


Maka dari itu, sebelumnya dirinya memberitahukan sosok Zen terlebih dahulu, dan langsung mengajaknya untuk pergi menuju kerajaan tersebut bersamanya. Namun naas, pemberitaan yang saat ini sedang heboh, membuat Vero tidak tahu harus berbuat apa menanggapinya.

__ADS_1


“Tapi, kamu juga akan dinobatkan menjadi Permaisuri sebuah kerajaan besar, Nona Vero” ucap Bibi Leni kemudian yang membuat Vero semakin kebingungan dengan apa yang sedang terjadi itu.


Bisa dibilang, Alfred hanya mengundang dirinya saja menuju Kerajaan Gizeweith untuk bertemu seluruh keluarga dari Zen. Dirinya tidak pernah menyinggung tentang pawai Kerajaan, acara pengangkatan dan sebagainya yang saat ini muncul pada pemberitaan berbagai media.


Maka dari itu, dirinya juga bingung harus melakukan apa untuk bereaksi dengan semua hal yang baru dirinya dengar tersebut. Karena bisa dikatakan, dirinya sama sekali tidak menyangka acara kunjungannya menuju Kerajaan suaminya, akan berujung menjadi seperti pemberitaan yang sedang beredar dan sangat menghebohkan saat ini.


“Namun Nona Vero, apakah Bibi pantas ikut dengan dirimu? Kamu tahu sendiri bukan, Bibi hanya sebatas pembantu pada kediaman ini” ucap Bibi Leni, yang merasa tidak pantas jika dirinya harus hadir ditengah-tengah acara yang sangat megah tersebut.


Awalnya Bibi Leni merasa antusias diajak menuju sebuah Kerajaan besar dengan Nona Mudanya itu. Namun disaat dirinya mengetahui dengan pasti tujuan mereka akan ke sana, membuat Bibi Leni merasa ragu apakah dirinya harus ikut dengan dirinya atau tidak.


“Apa yang kamu katakan, Bibi. Tentu saja kamu pantas menemaniku.” Ucap Vero yang saat ini fokusnya sudah beralih dengan menjawab perkataan Bibinya itu.


“Tapi, lihatlah Nona Vero. Mereka akan menyambut seorang Permaisuri, yaitu dirimu dan Raja mereka yaitu Tuan Zen. Jadi, jika Bibi ikut dengan kalian, dipastikan akan sangat tidak pantas” ucapnya yang ingin menolak ajakan dari Vero.


Tentu Bibi Leni masih merasa dirinya bukan siapa-siapa bagi Vero. Jadi, dirinya merasa bukanlah sesuatu yang pantas, jika dirinya ikut ke sana dan menjadi tamu dari acara yang sangat penting tersebut dan akan menemani sosok Nona Mudanya untuk datang ke sana.


“Bibi bisa tenang. Bahkan Zen tidak mempermasalahkan kalau Bibi ikut” ucap Vero yang saat ini menggenggam tangan Bibinya dan berusaha membujuknya untuk mau ikut dengan dirinya.


“Tetapi, Bibi merasa tidak pantas saja, ikut dengan kalian. Apalagi, Bibi bukan siapa-siapa bagi kalian” ucapnya yang masih merasa seperti itu.


Memang Vero pernah mempunyai Ayah, Ibu, Nenek bahkan Ayah Tiri menemani kehidupannya. Namun, dari mereka semua, hanya satu orang yang memberikannya sebuah perasaan seakan dirinya memiliki seorang Orang Tua, yaitu Bibi Leni.


Semua orang yang seharusnya menjadi sosok orang Tuanya, sudah meninggalkan dirinya satu persatu. Jadi, Vero bisa dikatakan tidak memiliki sosok yang bisa dirinya anggap sebagai orang Tua. Namun, tidak sampai seorang pelayan di rumah peninggalan seluruh keluarganya menggantikan sosok mereka untuk dirinya.


Vero selama ini tidak pernah sama sekali menganggap Bibi Leni sebagai pelayannya. Dirinya menganggap bahwa dirinya merupakan orang Tuanya. Tetapi berbeda dengan Bibi Leni, karena dirinya masih menganggap bahwa dirinya masih pelayan dari kediaman ini.


Hal itu terlihat disaat Bibi Leni masih memperlakukan dirinya sebagai seorang yang harus dilayani. Padahal Vero sudah mencegahnya, namun dirinya tidak bisa melakukannya hingga dirinya memutuskan membiarkan saja apa yang ingin dilakukan oleh Bibinya itu.


Tetapi, semua perbuatan Bibi Leni kepada dirinya, tidak pernah sekalipun dirinya anggap sebagai sesuatu yang dikerjakan seorang pelayan untuknya. Melainkan, perhatian yang diberikan kepada dirinya sebagai orang tua. Maka dari itu, Vero sudah menganggap dirinya pengganti sosok orang tuanya.

__ADS_1


“Benar, Bibi. Tetapi Orang Tua dari Permaisuri itu, adalah dirimu”


__ADS_2