
Hari akhirnya mulai berganti dengan cepat. Tentu saat ini situasi yang sedang dihadapi oleh Vero sudah mulai kondusif, karena memang beberapa pihak yang berniat menyerangnya lebih memilih untuk menyelesaikan permasalahan mereka masing-masing dari pada menindak lanjuti permasalahan yang dirinya hadapi.
Aneh memang sikap beberapa pihak yang pada awalnya ingin terus menyerang sosoknya, karena memang bisa dikatakan seluruh kasus yang menjerat Vero bahkan sudah dilimpahkan semua menuju kejaksaan dan seharusnya kasusnya mulai diproses oleh mereka.
Namun hingga saat ini, sepertinya pergerakan dari instansi itu masih tetap diam di tempat, apalagi Lucifer yang sudah datang secara langsung menuju negara ini, sedang melakukan tugasnya dengan baik dalam menyelesaikan permasalahan yang dialami oleh Vero.
Maka tidak heran saat ini permasalahan tersebut mulai berjalan di tempat dan tidak terlalu diurus oleh beberapa pihak yang seharusnya mengurusnya, karena bisa dikatakan pihak-pihak tersebut saat ini sedang mengurus keselamatan diri mereka masing-masing dari jeratan kasus yang sedang dijalani oleh mereka.
“Kamu tidak menambah makananmu, Zen?” Hingga pada sebuah kantin perusahaan besar, saat ini seorang Istri yang saat ini duduk di hadapan Suaminya dan sedang menyantap makanan siang mereka ditempat itu, mulai menegur perilaku Suaminya yang berperilaku tidak seperti biasanya.
“Nanti dulu. Aku belum menghabiskan semua makananku” dan begitulah tanggapan dari Zen yang saat ini terlihat memakan makanannya dengan sangat lahap, disaat dirinya mulai menjawab perkataan dari Istrinya tadi
Memang saat ini situasi di sisi Vero bisa dikatakan sudah mulai tenang sepenuhnya. Bahkan dirinya bisa menikmati waktunya dengan sangat amat santai, seperti dirinya yang saat ini makan siang dengan nyaman di kantin kantornya bersama Zen, Loa dan Kelly.
Melihat mereka sedang menikmati waktu mereka ditempat tersebut, membuktikan bahwa saat ini semua permasalahan yang sedang menjerat Vero bisa dikatakan sudah terkendali sepenuhnya dan dirinya hanya tinggal menunggu saja hasilnya.
Maka dari itu, Vero dan orang-orang terdekatnya yang saat ini sedang menyantap makanan mereka dengan sangat lahap, mulai bersikap sangat santai untuk menindaklanjuti permasalahan yang saat ini menyeret nama Vero dan mungkin menjebak keberadaannya.
“Kamu juga bisa menambah makananmu jika kamu masih ingin menambahnya, Loa” Dan tidak lupa juga Vero juga mempersilahkan asistennya itu untuk menambah makanannya, jika dirinya menginginkan menambah makanannya.
Loa yang mendengar perkataan dari atasannya itu hanya mengangguk saja mendengar perkataan dari Vero. Apalagi dirinya sangat senang bahwa dirinya diizinkan untuk makan sebanyak apapun yang dirinya mau oleh Vero, setelah Loa menjadi asisten pribadi dari Istri Tuannya tersebut.
Karena bisa dikatakan dirinya sama seperti Zen, yang dimana mereka sangat amat menyukai dengan namanya makanan. Apalagi bisa dikatakan mereka sering beradu dalam hal siapa yang memakan makanan paling banyak diantara mereka.
“Kalau begitu, saya akan menambah makanan saya kembali, Nyonya Vero” ucap Loa yang beranjak dari tempatnya, dan bersiap mengambil dan menambah makanan untuk dirinya santap.
“Tunggu, ambilkan aku juga beberapa makanan” Hingga akhirnya Zen juga meminta tolong kepada gadis itu untuk mengambilkan makanan untuk dirinya juga.
Tidak ada yang bisa menghalangi kedua pihak itu jika menyangkut tentang makanan. Maka dari itu, Vero dan Kelly yang masih berada ditempatnya dan mereka sudah menyelesaikan makanan mereka, bisa dikatakan hanya menonton saja perilaku kedua orang tersebut.
Hingga akhirnya Loa mulai menuju kearah tempat dimana makanan di kantin ini tersedia dan mulai mengambil makanan untuk dirinya dan juga untuk Zen. Sedangkan saat ini, Vero mulai tidak memperhatikan lagi tingkah kedua orang tersebut dan mulai memperhatikan sahabatnya yang bisa dikatakan bersikap aneh sedari tadi.
__ADS_1
“Lalu, tumben dirimu tidak menambah makananmu, Kel?” tanya Vero yang saat ini mulai memindahkan perhatiannya kepada sahabatnya.
“Aku masih merasa kenyang, Ver. Maka dari itu, diriku hanya makan sedikit saja” ucap Kelly beralasan, yang menjawab perkataan Vero yang ditujukan kepada dirinya.
Cukup diketahui, Kelly juga tipe yang sangat menyukai makan. Jadi sangat aneh jika dirinya berkata bahwa dirinya tidak merasa bernafsu dan berkata dirinya sudah kenyang. Apalagi bisa dikatakan Vero sangat mengetahui kenapa sahabatnya itu berperilaku seperti itu.
Bisa dikatakan, tindakan Zen dan Vero yang sedang menunjukkan kemesraan mereka tadi membuat dirinya sedikit tidak bernafsu untuk makan. Karena dirinya harus melihat kemesraan kedua pasangan suami istri itu didepan matanya, apalagi mereka sempat saling suap-suapan tadi.
Rasa cintanya terhadap Zen bisa dikatakan terus bertumbuh subur didalam hatinya. Maka dari itu dirinya merasa sangat cemburu melihat kedekatan Zen dan Istrinya tadi, apalagi sampai detik ini Zen juga sering memperhatikan dirinya dan memperlakukan dirinya dengan sangat baik.
Dan hal itulah yang semakin membuat perasaan cintanya terus tumbuh dan bisa dipastikan Kelly sudah tidak mampu lagi untuk menghapus perasaan tersebut, sehingga bisa dibilang perasaan yang dimiliki oleh dirinya sekarang merubahnya menjadi sosok yang sangat cemburu melihat tingkah laku kedua pasangan itu.
Maka dari itu, rasa nafsu makan dari Kelly mulai hilang sepenuhnya disaat melihat mereka yang bersikap seperti itu didepan dirinya. Hingga akhirnya dirinya hanya memakan makanan yang sedikit dan tidak seperti biasanya dirinya memakan porsi yang seperti itu.
“Baiklah, mari kita lanjutkan menuju berita selanjutnya. Pihak Kepolisan Kota Marlet, mulai menangkapi satu-persatu anggota mereka yang dituding memiliki sebuah kerja sama dengan sebuah organisasi kriminal. Hal ini diketahui dengan adanya bukti suap yang mereka terima, disaat mereka sedang mengerjakan beberapa kasus” dan begitulah suara televisi yang berada ditempat itu, yang suaranya mulai didengar oleh semua pihak yang berada di sana.
Tentu semua pihak yang berada di sana bisa menyaksikan seluruh hal yang saat ini sedang ditayangkan pada layar televisi tersebut. Bahkan gambar-gambar beberapa anggota kepolisian yang korup itu juga mulai ditampilkan pada layar televisi yang sedang mereka saksikan saat ini.
“Sepertinya, temanmu bekerja sangat keras, Zen” balas Vero disela-sela dirinya memperhatikan pemberitaan tersebut.
“Sepertinya. Apalagi, bisa dikatakan pihak yang dirinya tangkap itu memang sudah mencari masalah dengan dirinya” ucap Zen yang menyahuti perkataan Istrinya.
Memang bisa dikatakan kredit untuk penangkapan tersebut harus disematkan kepada Santi, yang bisa dikatakan sangat sukses dalam menjalankan rencananya dengan sangat baik dalam membasmi semua hal yang menurutnya sangat salah.
Dengan beberapa bantuan yang dirinya terima, tentu saja hal itu semakin memudahkan dirinya dalam membasmi semua hal yang saat ini sedang dirinya tuntaskan permasalahannya, dan dirinya usahakan semua itu akan sukses dan dirinya bisa menuntaskan sepenuhnya permasalahan yang sudah mengakar pada instansinya tersebut.
“Lalu, mari kita dengarkan keterangan pers dari Kepala Kepolisian Kota Marlet, Komandan Santi Wijaya” Hingga akhirnya sosok Santi bisa terlihat memulai konferensi persnya dalam menjelaskan semua hal yang berhasil dirinya lakukan.
Dengan munculnya dirinya yang sedang melakukan sebuah konferensi pers, bisa dikatakan banyak fakta baru yang berhasil beberapa pihak temukan dalam konferensi pers tersebut. Salah satunya adalah bukan dari instansi miliknya saja yang saat ini sedang diusut olehnya tentang permasalahan suap yang sedang dirinya selidiki.
Karena bisa dikatakan pihak dari kejaksaan, staf pemerintahan dan beberapa pihak dari instansi yang lainnya saat ini sudah diamankan oleh Santi untuk ditangkap. Tentu tidak semua dirinya bisa tangkap di kota ini, maka dari itu dirinya bekerja sama dengan pihak terkait lainnya untuk menangkap semua pihak tersebut.
__ADS_1
Hingga akhirnya pengungkapan kasus suap tersebut sudah berjalan dengan sangat amat baik, dan mulai terlihat kesuksesannya setelah Santi dengan membabi-buta menyelesaikan permasalahan itu dan mencoba untuk membasminya sepenuhnya.
“Lalu kami juga menangkap beberapa tersangka yang terbukti menjadi tersangka penyuapan beberapa pihak dari beberapa instansi berbeda.” Ucap Santi yang saat ini mengumumkan sebuah tersangka baru dalam permasalahan yang sedang dirinya tuntaskan tersebut.
Dan disinilah pihak seperti Thomas, Daniel, Dewi, Glen dan beberapa pihak yang bersama mereka mulai digiring dan diperkenalkan sebagai tersangka kasus penyuapan. Bahkan bisa dikatakan, hukuman Daniel yang sebelumnya dirinya terima akan langsung dibatalkan, jika terbukti dirinya menyuap beberapa pihak agar dirinya mendapatkan sebuah hukuman yang ringan.
Dengan lampu flash kamera yang terus menghujani beberapa sosok tersangka tersebut, pihak-pihak yang sedang menunduk tersebut sudah resmi menjadi tersangka dari kasus penyuapan yang dituduhkan oleh mereka, apalagi hal ini merupakan skema yang harus dijalankan oleh mereka jika mereka masih ingin hidup di dunia ini.
“Ya... setidaknya mereka akan kembali masuk penjara saat ini, dan akan aku pastikan mereka tidak akan pernah keluar lagi” ucap Zen yang sedang mengunyah paha ayam yang dirinya makan, sambil memperhatikan jalannya pemberitaan tersebut.
Tentu saat ini media sangat heboh dengan pemberitaan yang sedang terjadi itu dan langsung mencoba mengusut pemberitaan tersebut lebih dalam. Jadi wajar saja saat ini pemberitaannya sangatlah ramai dan membuat beberapa pihak langsung mengetahui tentang apa yang terjadi.
Vero juga merasa senang, bahwa dalang dari kasus yang menyeretnya mulai ditangkapi oleh teman dari suaminya. Maka dari itu, dirinya saat ini sangat menikmati isi pemberitaan tersebut yang memberitakan tentang ditangkapnya beberapa pihak yang memang sudah mencari masalah dengan dirinya.
“Kita beralih menuju berita selanjutnya. Ketegangan pada wilayah semenanjung Korea bisa dikatakan intensitasnya semakin tinggi. Hal ini dikarenakan pihak Korea utara mulai secara aktif mengujicoba berbagai senjata dan mengumpulkan tentara mereka pada bagian perbatasan wilayah mereka dengan Korea selatan” dan akhirnya berita tersebut mulai berubah menjadi sebuah berita tentang keadaan dunia ini.
Memang bisa dikatakan pemberitaan itu sangatlah tidak menarik bagi Zen untuk disaksikan, karena memang pemberitaan yang sebelumnya lebih membuat dirinya sangat tertarik dengan pemberitaan tersebut daripada sebuah pemberitaan baru yang sedang ditayangkan saat ini.
Namun berbeda dengan Vero dan Kelly yang saat ini harus mengetahui berbagai hal tentang apa yang terjadi di dunia ini, karena bisa dikatakan para pebisnis harus memperhatikan keadaan beberapa wilayah untuk kelangsungan bisnis mereka.
Maka dari itu mereka berdua dengan sangat fokus mulai mencerna isi pemberitaan tersebut, yang bisa dikatakan pemberitaan itu memberitakan sebuah ketegangan yang mungkin menimbulkan peperangan pada wilayah yang sedang bersitegang tersebut.
“Tetapi kabar mengejutkan datang dari Girlband paling populer dunia ini, yaitu STAR. Girlband paling populer itu dikabarkan akan tetap melakukan rangkaian konser dunia mereka di negara mereka sendiri, walaupun ketegangan yang terjadi di negara mereka dengan Korea Utara semakin meningkat intensitasnya” dan begitulah pemberitaan itu mulai dilanjutkan.
Kali ini, barulah Zen sedikit tertarik dengan pemberitaan yang sedang terjadi itu. Karena bisa dikatakan, Girlband yang sedang diberitakan itu memang merupakan Girlband yang saat ini salah satu anggotanya membuat Zen tertarik.
Bukan karena dirinya tertarik akan kepopulerannya maupun sosok wanita tersebut yang merupakan salah satu publik figur paling terkenal di dunia saat ini. Melainkan sosok wanita itu memang berada didalam penglihatan Mikhael yang memperlihatkan sebuah kekacauan dan juga memperlihatkan dirinya yang bertemu secara pribadi dengan sosok Zen.
Namun berbeda dengan Zen yang mulai fokus dalam melihat isi pemberitaan tersebut, Vero yang memperhatikan tingkah suaminya mulai kesal melihatnya sehingga saat ini dirinya mulai berusaha untuk menghentikan tindakannya tersebut.
“Jangan menatapnya terlalu lama. Lebih baik kamu menyelesaikan makananmu itu”
__ADS_1