Ex-Harem Lord

Ex-Harem Lord
Mata-Mata


__ADS_3

Tidak menghiraukan sebuah pihak yang saat ini sedang memikirkan sebuah rencana jahat kepadanya, Vero saat ini dengan serius memantau secara langsung bagaimana proses syuting yang sedang berlangsung ditempat dimana dirinya berada saat ini.


Dengan memberikan seluruh kuasa penuh kepada Anabelle, saat ini wanita itu hanya mengawasi saja hasil pekerjaan yang dilakukan oleh Anabelle, yang saat ini sedang fokus dalam mengambil gambar yang sedang dirinya lakukan.


“Cut!” teriak Anabelle, yang merasa puas dengan gambar yang baru saja dirinya ambil, dan bersiap untuk mengambil gambar pada adegan selanjutnya yang akan mereka lakukan.


Tentu dengan keputusan cepat dari Vero, saat ini proses produksi series yang bertema Zombie miliknya sudah berlangsung. Apalagi setelah aktor yang menggantikan beberapa aktor yang mundur dari projek miliknya sudah tiba ditempat ini dan menggantikan mereka.


Memang aktor-aktor tersebut, sudah dipersiapkan oleh Vero jauh-jauh hari, setelah Zen memberikannya beberapa informasi bahwa mungkin aktor yang akan bekerja dengan dirinya dipastikan akan mundur karena hasutan dari seseorang.


Dan untung saja dirinya mendengarkan perkataan Zen, dan saat ini mereka bisa melanjutkan proses syuting yang saat ini sedang berjalan, karena memang aktor cadangan yang dipilihnya sudah sangat siap untuk melanjutkan proses syuting tersebut.


Dan terlebih lagi, Vero juga merasa cukup puas dengan hasil kerja mereka, dan hanya memastikan bahwa apa yang akan dirinya lakukan itu dapat berjalan mulus, dan tidak ada halangan kembali yang akan mengganggu proses syuting dari series yang akan dirinya kerjakan.


“Lalu, apakah tidak ada lagi pihak yang mencurigakan di sekitarku saat ini, Zen?” tanya Vero, yang saat ini langsung menatap Zen yang sedang bersemangat menyaksikan sebuah proses syuting yang sedang berlangsung.


Tentu Zen merupakan pihak yang paling Vero percayai saat ini, selain sahabatnya Kelly. Apalagi, dirinya saat ini selalu mendengar perkataan dari Zen, karena perkataan pria itu sampai saat ini bisa dikatakan bisa dipertanggungjawabkan semuanya.


Jadi, dirinya ingin memastikan kembali apakah ada pihak yang memang memiliki niat jahat kepada dirinya, karena memang bisa dikatakan tekanan dari beberapa pihak pada perusahaan miliknya saat ini semakin intens, dan sedikit membuatnya risau menghadapi tekanan tersebut.


Terlebih lagi, pemberitaan negatif yang semakin masif, karena perusahaannya masih memperkerjakan Anabelle membuat perusahaanya sedikit terguncang. Namun karena semua pihak yang saat ini bersamanya masih setia menemaninya, akhirnya apa yang dirinya lakukan itu bisa tetap terlaksana.


“Oh... orang jahat, tentu saja ada. Kalau begitu, catatlah siapa yang aku tunjuk” ucap Zen yang langsung membuat Vero dan Kelly membulatkan matanya karena terkejut mendengar perkataannya.


Walaupun begitu, setelah mendengar perkataannya, tentu Vero langsung menatap Kelly yang juga berada di sana untuk mempersiapkan catatan. Karena Zen saat ini akan menunjuk beberapa pihak yang memang memiliki aura negatif dan jahat yang terdapat didalam diri mereka.


“Pria itu... lalu wanita itu... lalu pria itu... pria itu...” dan begitulah bagaimana Zen menunjuk beberapa pihak yang memang mempunyai maksud lain dalam bekerja ditempat ini.


“Apakah kamu yakin, Zen. Karena orang-orang yang kamu tunjuk bisa dikatakan sangat banyak” ucap Kelly, yang tidak menyangka bahwa pihak yang dicurigai oleh Zen akan sebanyak itu.


Tentu Kelly juga akan mempercayai semua apa yang dikatakan Zen, karena dirinya sama seperti Vero yang melihat bahwa perkataan pria itu bisa dikatakan selalu terbukti benar. Namun saat ini, dirinya menunjuk beberapa pihak yang memang bisa dikatakan cukup banyak.


Jadi, dirinya cukup meragukan informasi tersebut, karena Zen sepertinya asal menunjuk beberapa pihak secara acak. Bahkan bisa dikatakan, beberapa pihak yang ditunjuk oleh Zen, sudah bekerja di perusahaan ini selama bertahun-tahun lamanya.

__ADS_1


“Ya... walaupun beberapa yang aku tunjuk, niat mereka sepertinya hanya ingin menjual informasi kepada beberapa media atas apa yang terjadi ditempat ini, tetapi diantara mereka ada yang memang ditugaskan oleh beberapa pihak untuk menggagalkan semua kegiatan yang terjadi ditempat ini” ucap Zen yang membalas perkataan dari Kelly itu.


Memang perkataan Zen itu cukup membuat Vero dan Kelly bingung. Karena bagaimana bisa pria itu bisa melihat beberapa pihak yang jahat, seperti menerawang sifat mereka dan mengetahui dengan pasti tabiat sebenarnya dari orang yang dirinya lihat tersebut.


Namun karena memang bisa dikatakan bahwa perkataannya selalu benar, membuat kedua wanita itu hanya mencoba menerima perkataannya saja, karena memang mereka memutuskan untuk lebih memilih mencegah sesuatu sebelum sesuatu itu terjadi dan merugikan mereka.


Apalagi, Vero dan Kelly hanya tinggal mencari bukti saja atas tindakan yang dituduhkan kepada mereka oleh Zen. Jadi, jika apa yang dikatakan Zen adalah kebenaran, maka mereka bisa langsung mengambil sebuah tindakan agar semua proses yang sedang mereka lakukan ditempat ini akan berjalan dengan lancar.


“Tetapi yang harus kalian waspadai adalah, pria itu dan wanita itu” lanjut Zen, yang kembali menunjuk dua orang pihak yang menurutnya paling berbahaya diantara beberapa pihak yang dirinya tunjuk tadi.


“Memangnya ada apa dengan mereka, Zen?” tanya Vero kemudian, karena memang dirinya mengenali kedua sosok itu.


Bisa dikatakan dua orang yang ditunjuk Zen terakhir, merupakan staf yang paling senior yang bekerja ditempat ini. Jadi hal itu tentu saja membuat Vero tidak menyangka, bahwa kedua orang itu juga dicurigai oleh Zen, sebagai orang yang memang mempunyai niat jahat kepada mereka.


“Mereka sepertinya berniat menyabotase sesuatu, karena aku bisa melihat gerak-gerik mereka sedari tadi” balas Zen yang mulai membeberkan kelakuan kedua orang tersebut.


“Apakah kamu yakin, Zen. Mereka berdua termasuk orang yang sudah lama bekerja denganku” ucap Vero kembali, dan mendapat anggukan dari Kelly yang masih tidak menyangka sepenuhnya dengan tuduhan yang dikatakan Zen tersebut.


Namun karena Zen malas menjawab perkataan dari mereka, saat ini dirinya mulai memasuki set pengambilan gambar yang akan diambil gambarnya oleh Anabelle saat ini. Tentu Anabelle bingung mengapa pria itu memasuki set syuting yang akan dirinya ambil gambarnya, karena bisa dikatakan tindakannya itu mulai mengganggu pekerjaannya


Tentu tindakannya itu seakan seperti seorang yang hendak menggagalkan proses syuting yang sedang dilakukan ditempat ini. Karena sesuatu yang dirinya buat hancur itu, merupakan sebuah set yang akan diambil gambarnya oleh Anabelle sebentar lagi.


“Apa yang kamu lakukan, Ze-” Teriak Anabelle yang ingin menghentikan tindakan dari Zen, Namun perkataan dirinya mulai terhenti, setelah dirinya menemukan sebuah mekanisme ledakan dari sebuah set yang dihancurkan oleh Zen itu.


Memang penemuan yang dilihat oleh Anabelle, juga bisa dilihat oleh beberapa pihak yang ingin menghalangi tindakan Zen tadi. Bahkan mereka mulai terkejut melihat itu, termasuk sosok Vero dan Kelly yang tidak menyangka bahwa ada pihak yang benar-benar ingin menyabotase jalannya proses syuting ditempat ini.


“Bukankah set ini, tidak termasuk dalam lokasi yang akan di ledakan?” ucap Anabelle kemudian, yang menyadari ada yang salah dalam set tersebut.


Vero sendiri cukup terkejut dengan apa yang ditemukan oleh Zen saat ini, karena dirinya berhasil menemukan sebuah peledak yang memang digunakan didalam proses syuting tersebut, namun letaknya tidak berada ditempat yang seharusnya.


Karena set yang dikhususkan akan diledakkan memang letaknya tidak ditempat itu. Jadi, bisa dipastikan apa yang dikatakan Zen tadi merupakan kebenaran, karena pria itu berhasil membuktikan perkataan yang dirinya tuduhkan tadi kepada dua orang pihak yang terlihat mulai risau saat ini.


“Bagiamana?” ucap Zen kemudian, yang berhasil membuktikan perkataannya itu kembali benar.

__ADS_1


Melihat itu, Tentu Vero langsung menatap seorang pria dan wanita yang bertugas dalam mengawasi pembangunan set pada tempat ini. Karena memang, permasalahan set dan penataannya ditugaskan kepada pihak yang dicurigai oleh Zen sedari tadi.


Walaupun mereka berkata bahwa hal itu tidak disengaja, namun tetap saja Vero tidak mempercayai mereka. Karena memang apa yang mereka lakukan itu, bisa saja melenyapkan nyawa beberapa pihak dan mungkin akan langsung membatalkan projek yang dikerjakan oleh Vero.


Karena jika hal itu terjadi dan beritanya mulai beredar tentang beberapa pihak tewas akibat proses syuting yang telah terjadi pada rumah produksinya, dipastikan perusahaannya langsung hancur. Karena bisa dikatakan, Vero akan dianggap tidak sanggup untuk menciptakan lingkungan tempat kerja yang aman.


Apalagi, dirinya bisa dipastikan akan berakhir dengan berurusan dengan pihak kepolisian dan mungkin akan dipenjara, jika memang kejadian itu terjadi. Maka dari itu, dirinya sangat bersyukur bahwa Zen bisa menemukan kejanggalan itu dengan cepat.


“Bagaimana kamu melakukannya, Zen?” tanya Kelly yang semakin takjub dengan kemampuan dari suami sahabatnya itu, dan sampai sekarang dirinya tidak mengetahui bagaimana pria itu bisa mencegah semua marah bahaya yang akan terjadi.


Memang sosok Zen dimata Kelly seperti seorang pihak dari sebuah novel detektif yang sering dirinya baca. Karena memang, Zen seperti bisa memperhatikan sebuah hal yang detail, dan menemukan kejanggalan dari sesuatu yang dirinya lihat itu.


“Hm... aku hanya memperhatikan gerak-gerik mereka saja. Karena bisa dikatakan gerak-gerik mereka cukup mencurigakan” ucap Zen beralasan.


“Tapi, apa yang kamu lakukan itu luar biasa, Zen” balas Kelly yang memuji Suami sahabatnya itu kembali dan dirinya masih sangat kagum dengan kemampuannya itu.


Sebenarnya Zen sama sekali tidak ingin membongkar dengan cepat apa yang dirinya temukan tadi. Karena memang set yang dipasang ledakan itu, akan menjadi lokasi syuting dari para bawahannya yang merupakan para Zombie.


Tentu mereka tidak akan mengalami dampak dari ledakan yang akan terjadi, bahkan jika peledak itu meledak dan mengenai keberadaan mereka. Apalagi, menurutnya hal itu akan semakin membuat menarik proses syuting yang sedang terjadi.


Memang siapa yang tidak senang melihat sosok Zombie yang terkena ledakan dan terbakar secara nyata, tanpa harus menggunakan sebuah CGI untuk melakukannya. Jadi, Zen memang sudah menantikan adegan itu berlanjut, dan melihat adegan yang sangat bagus itu akan terjadi.


Namun sayangnya, Vero terlebih dahulu menanyakan tentang orang yang berniat jahat ditempat ini, dan Zen memutuskan untuk menunjukannya saja kepada mereka. Apalagi, bisa dikatakan apa yang dirasakan Zen saat ini bukan sekedar perilaku negatif yang acak.


“Langsung urus pemecatan mereka berdua Kelly, karena aku tidak ingin apa yang kita lakukan akan gagal” ucap Vero, yang saat ini sudah kembali ketempat dimana Kelly dan Zen berada setelah memarahi kedua pihak yang hampir membuat kecelakaan besar pada tempat ini.


“Baiklah, akan aku lakukan, Ver” ucap Kelly yang saat ini memproses apa yang diperintahkan kepadanya itu oleh sahabatnya.


Namun yang mereka tidak tahu, Zen saat ini semakin cemas dengan keselamatan dari wanita yang memiliki sebuah kekacauan didalam dirinya itu. Seperti yang diketahui, bahwa Zen tidak merasakan sebuah aura negatif acak, tetapi dirinya merasakan sebuah plot negatif yang terorganisir.


Jadi, dipastikan sebuah kemalangan akan kembali mendekati sosok Vero, dan membuat Zen harus siap sedia untuk mencegah hal itu terjadi. Maka dari itu, dirinya mulai memutar otak bagaimana caranya wanita itu bisa tetap aman dan tidak akan terkena sebuah masalah yang serius dan dapat mengancam nyawanya.


“Kelly” ucap Zen, yang memanggil sahabat Vero itu.

__ADS_1


“Ada apa?” jawab Kelly, yang saat ini mengentikan tindakannya dan saat ini langsung menatap Zen, karena pria itu memanggil namanya.


“Apapun yang terjadi, pastikan kamu selalu berada disisi Vero, jika aku tidak berada disisinya”


__ADS_2