
Ottavia, begitulah nama dari seorang wanita yang sangat amat cantik namun hidup dalam kesederhanaan. Hidupnya bisa dikatakan cukup kesusahan pada awal-awal kehidupannya apalagi dirinya merupakan seorang yatim piatu sedari dirinya kecil.
Hidupnya yang seperti itu tentu membuat Ottavia tumbuh menjadi wanita yang sangat tangguh dan tidak menyerah dengan kondisinya yang seperti itu. Sehingga dirinya berusaha dengan keras untuk tetap hidup dengan baik walaupun kondisinya sangat susah untuk membuatnya hidup dengan berkecukupan.
Hingga akhirnya kehidupannya mulai berubah sepenuhnya disaat bertemu dengan pria idamannya, yaitu adik sepupu dari Zen, Azrael. Tentu pertemuan mereka bisa dikatakan tidak sengaja, hingga akhirnya mereka semakin dekat dan mulai menumbuhkan perasaan mereka masing-masing hingga akhirnya menikah.
Seperti adik-adik ipar dari Zen yang lain, bisa dikatakan dirinya sangat terkejut mengetahui identitas asli dari Suaminya. Hingga mereka berdua dengan sama-sama mulai menyesuaikan kehidupan mereka yang baru dan mencoba untuk menjalaninya.
Kehidupan mereka sangatlah membahagiakan, bahkan hari-hari mereka sangat amat sempurna disaat mereka menghabiskan waktu mereka berdua hingga sudah berjalan beberapa tahun lamanya. Namun ternyata itu tidaklah bertahan dengan lama karena akhirnya sebuah musibah terjadi.
Lust yang notabennya mulai masuk kedalam siklus terkena penyakit keluarganya, malah tidak sengaja memperkosa Ottavia disaat dirinya sedang mencari keberadaan Azrael pada kediamannya pada saat itu, yang dimana pada saat itu keberadaan Azrael memang tidak berada pada kediamannya.
Pada saat itu, memang Lust belum memasuki siklus tersebut dan ingin menjumpai sosok saudaranya itu untuk mendiskusikan sesuatu kepadanya. Namun disaat dirinya akan bertamu pada kediaman dari Azrael, tiba-tiba saja siklus itu mulai dialami oleh dirinya.
"M-Maafkan aku... Maafkan aku, suamiku" dan begitulah tangisan yang dikeluarkan oleh Ottavia yang saat ini tubuhnya mulai dilecehkan oleh adik kandung Zen sendiri.
Lust tentu pada saat itu melakukannya secara tidak sadar, dan akhirnya dirinya terus memperkosa sosok Ottavia hingga akhirnya dirinya sadar sepenuhnya atas perbuatannya yang sangat salah itu, disaat dirinya bangun keesokan harinya.
Tentu dirinya sangat menyesal bahkan dirinya memerintahkan Ottavia untuk membunuhnya secara langsung ditempat itu. Apalagi dirinya benar-benar merasa bersalah sudah melakukan hal yang keji kepada salah satu keluarganya, yang seharusnya tidak boleh dirinya lakukan.
Apalagi Lust pada saat itu ingin langsung menghubungi Azrael dan memberitahukan apa yang terjadi dan dirinya siap menerima konsekuensinya. Namun naas, Ottavia yang saat itu mulai trauma atas tindakan Lust mulai melarang pria itu memberitahukan semua itu kepada suaminya.
Memang ada alasan mengapa dirinya melakukan semua itu, karena menurut Ottavia hal itu merupakan kesalahannya. Maka dari itu, dirinya juga ikut merasa bersalah dengan semua kejadian yang sudah terjadi, yang dimana dirinya menganggap bahwa dirinya juga sangat amat salah.
Ottavia sudah merasa mengkhianati suaminya sendiri. Bahkan dirinya menganggap bahwa dirinya sangat hina padahal hal itu bukanlah kesalahannya. Apalagi semua hal yang terjadi itu mulai mempengaruhi keberadaannya yang bisa dikatakan mulai merasa trauma dan depresi dengan keadaannya saat ini.
Tetapi trauma yang dirinya rasakan dan rasa bersalah yang dirinya pikirkan itu seolah-olah mulai mengambil alih dirinya, dan membuat dirinya memutuskan untuk melarikan diri dari semua kejadian ini dan memutuskan meninggalkan suaminya.
Hingga hilangnya sosok Ottavia tentu membuat heboh beberapa pihak. Apalagi bisa dikatakan tidak ada yang mengetahui secara pasti mengapa wanita itu meninggalkan sosok Azrael dan melarikan diri, bahkan sosok yang membuat permasalahan itu bisa dikatakan langsung membunuh dirinya sendiri setelah kejadian itu.
"Dimana dirimu, Istriku" dan begitulah ucapan Azrael setelah kepergian Istrinya yang tak kunjung kembali.
__ADS_1
Memang pemikiran pihak yang mengalami depresi tidak bisa ditebak. Termasuk Ottavia yang melarikan dirinya hingga tidak bisa ditemukan oleh siapapun. Hingga sesuatu yang aneh mulau terjadi kepada dirinya yaitu tubuhnya mulai dipenuhi dengan aura negatif yang menggerogoti tubuhnya.
Tentu hal itu sangatlah menyiksa bagi dirinya, hingga dirinya merasa pasrah karena aura negatif itu seakan terus menggerogoti tubuhnya dan akan membunuhnya. Namun, sebelum aura itu benar-benar membunuhnya, Pride yang entah datang dari mana berhasil menemukannya.
Hingga bisa dikatakan wanita itu kembali diselamatkan oleh sosok Pride yang memang sudah mengetahui kejadian yang terjadi dan dilakukan oleh Adiknya pada saat itu. Sehingga dirinya langsung mencari keberadaan Ottavia dan berhasil menemukannya tepat sebelum kematiannya.
"Entah kenapa, apa yang kalian perbuat malah membuat apa yang selama ini kita cari caranya, akhirnya sudah ditemukan" Dan begitulah ucapan Pride setelah dirinya memeriksa keadaan dari Ottavia pada saat itu.
Tetap saja walaupun perbuatan tidak sengaja itu membuat Pride mendapatkan sesuatu yang berharga, tetapi perbuatan Lust juga tidak bisa dibenarkan. Bahkan Pride sendiri berniat untuk membunuh Lust dengan tangannya sendiri atas perbuatannya saat mendengarkan pengakuannya pertama kali.
Namun nasi sudah menjadi bubur, apa yang dibuat adiknya sudah terjadi dan dirinya harus menyelesaikannya. Maka dari itu, Pride berusaha membayar semua hal yang sudah dilakukan oleh adiknya dan saat ini mencoba menyelesaikan permasalahan tersebut dengan saudaranya secara langsung.
"Tapi, Kakak Ipar, tolong jangan beritahu Suamiku. Tolonglah jangan beritahu dirinya." Namun sepertinya depresi yang dialami oleh Ottavia pada saat itu lebih dominan mengambil alih dirinya, dan membuatnya masih menganggap bahwa dirinya merupakan sosok yang sangat kotor.
Memang Pride sudah mencoba menjelaskan semua hal yang terjadi kepadanya. Namun bisa dilihat, dirinya cukup kesusahan untuk melakukannya karena saat ini Ottavia bersikeras bahwa dirinya tidak ingin kembali menuju suaminya atas apa yang sudah dirinya perbuat, apalagi hal itu bukanlah kesalahan dirinya.
"Lalu, apakah kamu akan lari dari masalah ini, Ottavia? Bagaimana dengan suamimu? Apakah kamu tidak melihat keadaannya saat ini yang terlihat sangat amat sedih?" tanya Pride yang mencoba menasehati sosok dari Ottavia.
Untuk membuat para Deadly Sin bisa dibangkitkan kembali hidupnya kelak, mereka semua memutuskan untuk membuat 30% dari sifat mereka untuk disegel dan disimpan menjadi sebuah benih kehidupan yang akan digunakan oleh Zen dimasa depan untuk membangkitkan mereka.
Masalahnya walaupun mereka semua mampu untuk menyisihkan sifat mereka menjadi benih kehidupan, para Deadly Sins hingga saat itu belum mampu mengetahui bagaimana cara untuk membangkitkan keberadaan mereka kelak setelah melakukan hal tersebut.
Hingga secara tidak sengaja Lust memindahkan benih kehidupannya pada rahim dari Ottavia disaat dirinya memperkosanya. Dan hal tersebutlah yang membuat aura negatif menggerogoti tubuh Ottavia karena saat ini sebuah benih sudah berada didalam rahimnya.
Pada awalnya Pride mengira benih itu hanya berpindah seperti biasa, namun entah mengapa benih itu ternyata mampu hidup dan tinggal dibuahi saja dan sosok mereka akan terlahir kembali. Tentu Pride tidak mengira kesialan yang dialami oleh Ottavia malah menyebabkan dirinya menemukan cara terakhir dari mereka untuk bisa bertahan pada dunia ini.
Namun tetap saja semua ini sangat salah, dan dirinya tidak ingin membuat permasalahan ini terus berlanjut dan malah akan memperkeruh permasalahan yang sedang terjadi, bahkan akan merenggangkan hubungan persaudaraan mereka atas permasalahan ini.
"Tetapi tetap saja, aku akan membawamu kembali. Aku akan menjelaskan semuanya kepada suamimu, dan meminta maaf kepadanya." dan begitulah keputusan yang diambil oleh Pride pada saat itu dan akan mengembalikannya kepada keluarganya.
Namun naas, sebelum dirinya melakukannya ternyata Ottavia pada saat itu mengambil tindakan yang sangat nekat yaitu dirinya membunuh dirinya sendiri. Hingga semua pihak terkejut pada saat itu termasuk Pride yang merasa bersalah atas apa yang dialami oleh wanita itu.
__ADS_1
Apalagi kejadian yang dilakukan oleh Lust di pastikan yang membuat wanita itu mulai nekat membunuh dirinya sendiri. Sehingga Azrael juga sama terkejutnya melihat mayat dari Istrinya yang ditemukan sudah tewas dengan membunuh dirinya sendiri.
"Begitulah, bagaimana aku masih melarikan diri hingga saat ini" ucap Ottavia yang menjelaskan bagaimana dirinya bisa berakhir dengan kondisi seperti ini.
Memang Ottavia mulai menjelaskan tentang apa yang membuat dirinya melarikan dari Azrael. Apalagi kondisinya itu bisa dikatakan disebabkan oleh adik dari Zen, yang memang dirinya sudah bersiap membunuh adiknya itu secara langsung jika dirinya masih hidup di dunia ini.
Memang tidak bisa disalahkan juga sikap dari Ottavia selama ini. Rasa trauma dan dicampur depresi yang dialaminya atas kejadian itu, bisa dikatakan membuat dirinya mengambil tindakan Impulsif. Sehingga Zen juga tidak bisa langsung menghakimi dirinya, tentang kenapa dirinya tidak langsung kembali kepada Suaminya.
"Hmm... tetapi tunggu, kenapa kamu bisa melewati tahap reinkarnasi tanpa diketahui oleh adik-adikku?" tanya Zen setelah dirinya mendengar cerita dari Ottavia dan saat ini merasa masih ada yang janggal dalam ceritanya.
Tentu semua nasib kehidupan tidak akan luput dari pengawasan adik-adiknya, termasuk tentang jalannya nasib kehidupan yang baru. Tentu jika Ottavia bereinkarnasi, jiwanya yang unik karena menerima berkah dari para Heavenly Sins dipastikan akan diketahui oleh mereka jika dirinya hidup kembali.
Namun hingga saat ini, keberadaannya bisa dikatakan tidak mampu dilihat oleh seluruh adik-adiknya. Memang dirinya bersama dengan Axillia, tetapi bisa dipastikan pada reinkarnasi pertamanya, wanita itu belum bertemu dengan sosok dari Axillia yang mampu menyembunyikan keberadaanya.
"I-Itu karena aku memaksa Lust berjanji, untuk menyembunyikan k-keberadaan reinkarnasi yang akan aku lalui dengan aura kegelapan setelah dirinya memperkosaku" Balas Ottavia yang akhirnya membuat Zen paham tentang apa yang terjadi.
Sebuah kekuatan kegelapan khusus milik seluruh Deadly Sins bisa dikatakan bisa menyembunyikan apapun atau menetralkan seluruh pengawasan yang mengawasi pergerakannya, salah satunya menyembunyikan sebuah keberadaan disaat melewati lajur reinkarnasi yang membuat keberadaanya hingga saat ini tidak bisa ditemukan oleh siapapun.
Pada awalnya memang Ottavia meminta Lust menanamkan aura kegelapan untuk dirinya, agar keberadaannya tidak ketahuan saat akan melarikan diri dari Suaminya. Namun dirinya tidak menyangka bahwa perbuatan dari Lust itu ternyata membuat dirinya juga tersembunyi dari jalannya proses reinkarnasi
Sehingga hal tersebutlah yang membuat Ottavia keberadaannya bisa tersembunyi dari rangkaian jalur tersebut dan bisa bereinkarnasi dengan cara yang tersembunyi, hingga dirinya dilahirkan kembali tanpa diketahui oleh siapapun karena jalur reinkarnasinya ditutupi oleh aura kegelapan dari Lust.
Dan kekuatan kegelapan tersebut juga yang membuat tindakan dari Lust yang memperkosa Ottavia tidak diketahui oleh Azrael. Karena seperti yang diketahui pihak yang memiliki berkah sebuah ikatan, jiwa mereka akan terhubung dan masing-masing dari mereka bisa merasakan secara langsung apa yang terjadi kepada pasangan mereka masing-masing jika mereka mengalami sesuatu yang buruk.
Kekuatan kegelapan yang tidak sengaja dikeluarkan oleh Lust saat memperkosa Ottavia pada saat itu, langsung memutuskan hubungan berkah ikatan dirinya karena sifatnya dari aura tersebut yang menetralkan, sehingga membuat Azrael sama sekali tidak tahu apa yang terjadi terhadap Istrinya. Maka dari itu, dirinya tidak mengetahui kejadian yang dialami oleh Istrinya pada saat itu.
"Hingga kamu juga akhirnya memutuskan untuk membantu Adik Iparku bersembunyi selama ini?" Hingga Zen mulai menatap Axillia yang memang membiarkan Ottavia menjelaskan semua yang dirinya ceritakan tadi.
Axillia hanya mengangguk membenarkan perkataan Zen, hingga Zen sendiri mulai menghela nafasnya untuk saat ini setelah mendengar itu semua. Apalagi dirinya baru menyadari bahwa kasus ini juga merupakan kesalahan salah satu adiknya yang menyebabkan hal itu mulai terjadi.
Semuanya sudah terjawab. Semua teka-teki kehidupan mereka berdua yang selama ini memusingkan kepala Zen untuk mencari kebenarannya akhirnya sudah dirinya temukan. Hingga akhirnya dirinya sudah paham tentang apa yang terjadi.
__ADS_1
"Lalu, kenapa kamu terus bersembunyi, padahal Azrael terus mencari keberadaan dirimu dan mengharapkan dirimu kembali. Apalagi dirinya sudah mengetahui semua hal yang dialami oleh dirimu, termasuk disaat dirimu diperkosa dan bunuh diri?"