
Apakah dengan seluruh dana yang dimilikinya bisa membuat beberapa permasalahan yang dihadapi oleh Vero seakan sudah terselesaikan, dan mampu membuat proses produksi series yang sedang dikerjakan akan berjalan lancar. Tentu saja, hal itu masih menjadi sebuah tanda tanya besar.
Khususnya yang dialami oleh Anabelle saat ini. Karena bisa dikatakan keberadaanya yang merupakan seorang sutradara pilihan Vero, membuat beberapa pihak merasa tidak nyaman bekerja sama dengan dirinya, dalam hal proses produksi dari series yang sudah akan diproduksi oleh perusahaan milik Vero.
Tentu karena pemberitaan tentang dirinya yang masih sangat masif, membuat beberapa pihak saat ini seakan sedang memusuhi dirinya. Walaupun bisa dibilang, mereka akan bertindak biasa saja didepannya, namun saat keberadaanya tidak ada lagi disekitar mereka, beberapa pihak akan mulai mencemooh dirinya.
“Apakah kalian sudah paham?” ucap Anabelle kepada beberapa pihak, setelah dirinya memberikan sebuah instruksi untuk jalannya pengambilan gambar yang akan dirinya lakukan.
“Kami sudah paham, Nona Anabelle” balas mereka serentak yang paham sepenuhnya dengan instruksinya.
Namun, walaupun mereka menanggapi perkataan dari Anabelle dengan nada yang terlihat sangat amat positif. Tetapi didalam hati beberapa kru yang akan bekerja sama dengan Anabelle, mereka sepertinya masih meragukan kapasitas dirinya yang akan memimpin mereka dalam memproduksi sebuah series yang akan mereka kerjakan.
Apalagi, kabar burung yang terus muncul tentang sosok Anabelle, membuat mereka mulai bimbang untuk tetap bekerja sama dengan dirinya. Apalagi mereka mulai berfikir, apakah mereka harus mengikuti wanita yang reputasinya sudah sangat kotor akibat pemberitaan tentang dirinya yang mereka dengar hingga saat ini.
Tentu hal tersebut disebabkan oleh kedua pihak yang saat ini sudah terang-terangan menabuh genderang perang terhadap perusahaan milik Vero. Tentu sifat tamak yang dimiliki oleh mereka, menyebabkan mereka ingin mengambil alih apa yang dilakukan oleh Vero saat ini.
Jadi, berbagai cara sudah mereka lakukan, salah satunya menggunakan kelemahan dari perusahaan Vero, yaitu Anabelle. Sosoknya itu, memang bisa dikatakan sebuah bom waktu bagi Vero. Karena keberadaannya bisa saja meledak kapan saja, maupun dirinya berhasil dijinakkan agar tidak meledak.
“Hahh... sepertinya akan berat. Tetapi, aku harus berusaha melakukan yang terbaik, untuk membalas semua perbuatan baik yang selama ini aku terima” ucap Anabelle, yang saat ini mulai menghiraukan keadaan sekitarnya dan memutuskan untuk fokus menyelesaikan pekerjaannya saja.
Tentu bisikan dari beberapa kru yang membicarakan tentang dirinya, berusaha dirinya hiraukan. Karena memang dirinya tidak ambil pusing dengan semua itu. Yang terpenting, saat proses syuting sudah dimulai, mereka akan bekerja dengan baik dan profesional menjalankan tugas mereka masing-masing.
Apalagi menurut Anabelle, dirinya cukup malas untuk menjelaskan sesuatu yang tidak akan dipercayai oleh mereka. Jadi, dirinya memutuskan untuk membiarkan saja dan melakukan tugasnya dengan baik, untuk membalas semua kebaikan dari Vero yang seakan menjadi penyelamat dirinya.
“Ah... sepertinya mereka juga sudah datang” gumam Anabelle, setelah melihat beberapa pihak yang saat ini sudah mendatangi studio tempat pengambilan gambar yang dilakukan oleh Anabelle nanti.
Tentu Zen, Kelly dan Vero saat ini sudah tiba di set yang akan menjadi lokasi pengambilan gambar untuk series yang akan mereka produksi. Mereka sempat untuk berbincang sejenak dengan Anabelle, sebelum akhirnya mereka mulai memperhatikan beberapa pemeran tambahan yang merupakan Zombie yang merupakan kenalan dari Zen.
Tentu bukan hanya Vero dan Kelly saja yang sangat terpukau dengan keberadaan mereka. Karena Anabelle juga sangat takjub dengan apa yang dilakukan oleh kenalan dari Zen, yang saat ini sudah berdandan seperti sebuah Zombie yang terlihat sangat nyata.
__ADS_1
Bahkan, Anabelle menganggap mereka bukanlah seorang manusia yang sedang berdandan, karena saking realistisnya penampilan mereka. Namun yang dirinya tidak tahu, bahwa apa yang dirinya pikirkan itu adalah sebuah kebenaran, karena memang penampilan mereka bukan karena hasil sebuah dandanan.
“Maaf mengganggu waktu kalian Nona Vero, Nona Kelly dan Nona Anabelle. Tetapi pemeran utama pria dan wanita, beserta beberapa pemeran tambahan memutuskan untuk mundur dari projek ini” ucap salah satu staf dari Vero, setelah mendapatkan kabar bahwa beberapa aktor yang sudah mereka pekerjakan sudah mundur.
“Hahh... ternyata benar katamu, Zen” ucap Vero kemudian, yang anehnya tidak merasa terkejut dengan kabar yang baru saja dirinya dengar tersebut.
Awalnya, Zen sudah memperingatkan Vero bahwa mungkin ada beberapa tikus yang mencoba untuk mengganggu rencananya kembali. Dan terbukti, tikus-tikus itu saat ini sudah menyabotase beberapa pihak agar mereka tidak ingin bekerja sama dengan pihaknya lagi.
Maka dari itu, Vero sudah tidak terkejut lagi dengan kabar yang dirinya dengar itu, karena dirinya sudah mengantisipasi kejadian tersebut, atas perkataan dari Zen yang sudah memperingatkan dirinya sebelumnya.
“Baiklah. Kalau begitu, pastikan mereka membayar denda kontrak yang sudah mereka tandatangani” ucap Vero yang masih tenang, dan mulai memerintahkan kembali staf yang memberikan informasi kepadanya itu, untuk menjalankan perintahnya.
Sebenarnya, Vero tidak akan mengalami kerugian dengan apa yang terjadi saat ini. Karena memang, bisa dilihat mereka harus membayar denda yang sangat besar, atas pembatalan kontrak yang sudah mereka tanda tangani, dan membuat vero mendapatkan beberapa uang dengan cara yang sangat mudah.
Apalagi, karena dirinya sudah memprediksi apa yang sudah terjadi, membuat dirinya sudah mempunyai rencana cadangan yang dimana dirinya sudah mengcasting beberapa pihak yang akan mengambil alih peran dari series yang akan dibuatnya.
“Lalu, bagaimana dengan para Kru?” tanya Vero kemudian.
“Sebenarnya, desas-desus mereka akan mundur juga sudah terdengar, Nona Vero. Namun karena beberapa dari mereka memang sudah bekerja di rumah produksi ini sejak lama, mereka sudah mengurungkan niat mereka untuk melakukannya” ucap bawahannya itu kembali.
“Baiklah. Yang terpenting mereka bisa profesional. Dan jika ada yang ingin mengundurkan diri, persilahkan saja. Karena memang, aku tidak membutuhkan pihak yang tidak ingin bekerja lagi ditempat ini” balas Vero dengan santai.
Memang, bisa dikatakan cukup banyak pihak yang siap menggantikan mereka, jika memang mereka ingin mengundurkan diri. Jadi, Vero tidak ambil pusing jika beberapa kru yang sudah bekerja dengannya akan mundur, hanya karena sebuah manipulasi jahat yang mereka terima.
Sebenarnya para karyawan yang sudah bekerja ditempat ini, akan selalu setia mendengarkan semua perintah dari Vero. Namun karena memang tikus-tikus yang sedang mengganggu Vero hingga saat ini, membuat mereka mulai terpengaruh.
Vero juga sudah berusaha untuk membereskan tikus-tikus itu. Namun karena memang pergerakan mereka yang sangat amat gesit, bisa dikatakan sangat susah memang Vero untuk membereskannya. Jadi, dirinya saat ini berusaha mencoba main aman saja menghadapi permasalahan tersebut.
“Baiklah, Nona Vero” balas bawahannya yang sudah memahami seluruh perintah yang diberikan oleh Vero dan akhirnya dirinya mulai undur diri untuk melanjutkan tugasnya.
__ADS_1
Vero mulai menghela nafasnya sejenak, setelah dirinya sudah memberikan tugas kepada bawahannya itu. Apalagi, memang dirinya tidak bisa lagi menunda proses syuting, karena hal itu bisa kembali membuat sebuah masalah baru akan menimpa perusahaannya.
Karena memang, jadwal penayangan series yang akan diproduksi olehnya sudah dikeluarkan oleh pihak StraFlix. Jadi, mau tidak mau dirinya harus memulai syuting sekarang. Karena jika dirinya tidak memulainya, hal itu bisa membuatnya terlambat menayangkan series yang dikerjakan olehnya dan membuatnya harus membayar sebuah denda yang amat sangat besar.
“Ya... walaupun semuanya serba menjadi pertaruhan saat ini. Namun aku yakin, kita akan sukses melakukannya” Kata Vero kembali, yang mencoba untuk tetap optimis dengan keputusan yang sudah diambil oleh dirinya.
“Tentu saja akan sukses, Ver. Aku percaya apa yang kita lakukan akan sukses.” Lanjut Kelly yang sangat mendukung perkataan sahabatnya itu.
Nuansa positif inilah yang mereka butuhkan saat ini. Karena memang, jika mereka percaya diri, semua hal yang akan mereka kerjakan akan semakin baik nantinya. Apalagi, Vero sudah memproduksi berbagai karya bagus sebelumnya.
Anabelle sendiri walaupun merupakan sutradara baru, dirinya merupakan seorang yang diakui bakatnya oleh beberapa pihak. Jadi, apa yang akan mereka lakukan kelak, bisa dikatakan sudah berada dijalan yang tepat, dan hanya tinggal melakukannya dengan benar.
“Benar. Karena aku juga akan mengerahkan seluruh kemampuanku, untuk mewujudkannya” balas Anabelle yang melanjutkan perkataan kedua sahabatnya itu.
Walaupun dirinya sempat tidak percaya diri pada awalnya, namun Anabelle ingin membayar semua kepercayaan penuh yang diberikan kepadanya. Bahkan dirinya memutuskan untuk tidak memikirkan hal lain, dan akan melakukan apa yang dirinya lakukan nanti dengan baik.
Bahkan dirinya tidak akan terbawa dengan skandal yang dirinya alami saat ini, dan memfokuskan dirinya dalam menyelesaikan pekerjaannya dan memberikan hasil yang terbaik. Maka dari itu, skandalnya itu mungkin akan terhalangi oleh karyanya yang diakui oleh beberapa pihak.
“Cih... mengapa kalian baru merasa optimis sekarang?” Kata Zen, yang saat ini mulai ikut dalam percakapan mereka.
“Kami bukan baru merasa optimis, Zen. Tetapi mencoba untuk membuat suasana menjadi positif saja saat ini” ucap Vero, yang menyahuti perkataan Suaminya itu.
“Hm... kalian bisa tenang. Karena dengan kemampuan teman-temanku itu, dipastikan apa yang kita lakukan, bisa dikatakan akan sangat sukses” ucap Zen yang memang sangat yakin, bahwa apa yang mereka lakukan akan dipastikan sukses.
Memang karena dua orang pihak saat ini mempunyai sesuatu yang dapat membuat Zen senang, membuat Zen memastikan bahwa mereka akan selalu bahagia. Salah satunya, dipastikan adalah untuk membuat apa yang akan mereka lakukan nanti akan sukses.
Tentu cukup mudah Zen melakukannya. Namun dirinya harus memastikan bahwa pekerjaaan dari Anabelle bisa dikatakan sangat amat bagus. Maka untuk urusan membuat apa yang mereka lakukan itu sukses, akan mudah diselesaikan oleh Zen nanti.
“Yap... mari kita pastikan, bahwa apa yang akan kita lakukan akan sukses”
__ADS_1