
Gagal, semuanya gagal. Bisa dikatakan apa yang sudah direncanakan sudah gagal, dan tentu saja penyebabnya adalah sosok Zen yang tadi ikut campur dalam permalasahan ini. Itulah yang saat ini dirasakan oleh sosok berwarna hitam yang saat ini tergeletak tak berdaya ditempatnya.
Memang dengan bangkitnya para Deadly Sins, walaupun memang mereka masih didalam kandungan, tetapi hal itu langsung membuat sesuatu di dunia ini mulai seimbang, sehingga sosok itu mulai melemah. Apalagi kekuatan yang sangat susah dirinya kumpulkan selama ini, malah sudah terkuras habis sepenuhnya dari dirinya.
Tentu dengan menyelamatkan sosok Hades dari kematiannya tadi, membuat sosok itu mulai melemah, karena dirinya menggunakan sisa-sisa kekuatannya untuk menyelamatkan Dewa yang memang hampir dibunuh oleh Zen tadi. Dan begitulah bagaimana mereka bisa berakhir ditempat ini.
"Sial!" teriak sosok hitam itu yang bisa dikatakan sudah tak berdaya saat ini.
Emosi tentu saja, karena bisa dikatakan semua rencananya mulai gagal sepenuhnya, dan saat ini dirinya mulai kehilangan semua pion yang bisa dirinya gunakan, sehingga saat ini apa yang akan dirinya rencanakan bisa dikatakan harus tertunda dan dirinya harus mengulur waktu lebih lama untuk menjalankan rencananya.
Apalagi melihat Hades yang bisa dikatakan kondisinya juga tidak berdaya, semakin membuat sosok hitam itu murka dan mengutuk kebodohan bawahannya itu yang memang selama ini tidak pernah sama sekali berhasil melakukan pekerjaannya. Sehingga saat ini sebuah kerugian besar bisa dikatakan dialami oleh dirinya.
"Aku harus melakukan sesuatu, jika tidak rencana yang akan aku lakukan tidak akan pernah berhasil" ucap sosok hitam itu, yang memang keadaannya mulai terpojok saat ini.
Keberadaan Zen tentu menjadi ancaman besar dari sosok itu. Apalagi pria itu sepertinya sudah berhasil menerka semua jalannya rencananya, sehingga saat ini dirinya harus memikirkan rencana baru untuk bisa mengecoh sosok Zen yang saat ini dipastikan sudah mewaspadai semua pergerakannya dan membuatnya merasa frustasi.
"M-Maafkan Saya, Tuan Kegelapan" dan begitulah ucapan Hades yang bisa dikatakan memohon ampun dari kesalahan yang dirinya perbuat.
Memang sosok hitam itu dikenal sebagai kegelapan bagi beberapa pihak. Namun sebenarnya seperti yang diketahui, dirinya merupakan sosok penyeimbang dari Sang Pencipta dan bisa dikatakan dirinya Entitas teratas dari seluruh semesta ini.
Walaupun statusnya sangat amat tinggi pada semesta ini, tetapi kematian dari Sang Pencipta membuatnya lemah. Apalagi statusnya yang merupakan penyeimbang bagi Sang Pencipta bisa dikatakan sudah tidak diperlukan lagi di muka semesta ini.
__ADS_1
Namun tetap saja, dirinya bisa mengembalikan lagi sosoknya menjadi entitas terkuat dengan membuat seluruh semesta ini tak seimbang. Maka dari itu, dirinya harus melakukan sesuatu agar rencananya untuk mendaki puncak tertinggi dari semesta ini bisa dirinya wujudkan dan membuat dirinya bisa merasakan lagi sebuah kekuasaan.
"Tidak apa-apa. Tapi, kamu harus membantuku untuk membangkitkan apa yang sudah kita rencanakan" balas sosok hitam itu, atas perkataan Hades tadi.
"Tapi, Saya harus membangun kekuatan lagi, Tuan. Karena anda tahu sendiri, semuanya sudah tewas tak tersisa" balas Hades kemudian.
Memang untuk melaksanakan rencana yang sudah mereka siapkan, mereka membutuhkan banyak pengorbanan. Sebenarnya hal itu bisa dengan mudah mereka selesaikan, jika saja Hades berhasil mendapatkan sosok Phoenix dan Rubah berekor sembilan yang dirinya biarkan terlepas.
Maka dari itu, mereka saat ini mulai berubah haluan dengan menggunakan para Dewa. Namun tentu saja Hades tidak bisa melakukannya sendirian, dan dirinya membutuhkan bantuan dari sebuah kelompok yang dapat membantunya, seperti organisasi Anomanex yang selama ini menjadi tangan kanannya.
"Tidak perlu. Kita akan menggunakan apa yang saat ini kita miliki saja, untuk melaksanakan rencana kita" balas sosok hitam itu yang mulai bangkit dari tempatnya saat ini mulai mendekati sosok Hades.
"Tapi Tuan, bukankah apa yang kita miliki saat ini tidaklah cukup, karena memang kita akan membangkitkan pasukan Titan. Apalagi kita kekurangan satu sosok Dewa, jika kita akan membangkitkan satu sosok Titan saja" balas Hades yang memang sangat kebingungan dengan rencana Tuannya tersebut.
Namun masalahnya, pengorbanan mereka untuk membangkitkan sosok itu, bisa dikatakan masih kurang. Yaitu mereka kekurangan satu sosok Dewa untuk melakukannya. Jadi, saat ini Hades bingung, rencana apa yang akan dipakai oleh Tuannya itu untuk mensiasati apa yang akan dirinya lakukan untuk mewujudkan rencananya itu.
"Tenanglah aku punya rencana" ucap sosok hitam itu yang saat ini mulai melangkah menuju sebuah ruangan dari tempat persembunyiannya mereka itu.
Melihatnya tentu Hades yang juga sedang terluka sangat parah akibat serangan Zen tadi, saat ini juga mulai bangkit dan berusaha untuk mengikuti sosok Tuannya itu. Apalagi dirinya sangat penasaran, apa yang akan dirinya lakukan untuk menjalankan rencana yang sudah dirinya persiapkan.
Dan dengan langkah yang tertatih-tatih, saat ini Hades mulai mengikuti sosok Tuannya itu yang memasuki sebuah ruangan, yang dimana ruangan itu memang ruangan yang akan mereka gunakan sebagai cikal bakal dari sesuatu yang akan mereka bangkitkan ditempat ini, sesuai rencana yang sudah mereka buat.
__ADS_1
"Hahh... sepertinya aku harus menyembuhkan kondisiku terlebih dahulu" dan begitulah gumaman dari Hades, yang saat ini mulai mencoba mengejar sosok Tuannya itu.
Sebuah aliran lava bisa dirinya lihat dengan jelas, karena tempat persembunyian mereka bisa dikatakan terletak pada sebuah gunung berapi aktif. Hingga akhirnya sebuah area luas yang dipenuhi lava mulai menyambut sosok Hades yang saat ini melihat ada beberapa pihak sudah tergantung menggunakan rantai ditempat tersebut.
"Apakah mereka cukup, Tuan?" tanya Hades yang melihat sepertinya Tuannya itu akan menggunakan pihak pihak yang berada disini untuk menjalankan rencana mereka.
Beberapa manusia setengah Dewa, beberapa mahluk mistik yang cukup kuat, seorang keturunan langsung dari Ras Dragon dan seorang Dewa bernama Vilar berada disana dan terikat. Tentu mereka semua akan menjadi pengorbanan secara langsung bagi kebangkitan sosok leluhur para Dewa.
Namun masalahnya semua itu masihlah kurang untuk membangkitkan sosok Titan. Karena semua itu masihlah belum cukup, bahkan jika mereka ingin membangkitkan satu sosok Titan saja di muka bumi ini, karena memang mereka masih membutuhkan beberapa hal lagi.
"Tentu saja kurang, maka dari itu aku membutuhkan dirimu" ucap sosok hitam itu kepada Hades.
"Apa maksud anda, Tu-" namun belumlah Hades menyelesaikan kalimatnya, sebuah rantai saat ini mulai melilit tubuhnya dan secara langsung mengekang pergerakannya.
Hades awalnya cukup kebingungan dengan maksud perkataan sosok hitam itu yang berkata membutuhkan dirinya. Namun akhirnya dirinya paham, bahwa saat ini sepertinya dirinya akan dikorbankan oleh Tuan yang dirinya layani itu untuk menyempurnakan rencana yang sudah mereka rencanakan selama ini.
"A-Apa yang anda lakukan Tuan. Tolong hentikan... tolong hen-arghhhhh" teriak Hades yang saat ini tubuhnya sudah terikat sepenuhnya diseret pada lautan lava yang berada disana.
"Tentu, kamu harus berkorban demi rencana kita" balas Sosok hitam itu, yang membuat Hades tidak percaya mendengar perkataannya.
Hades bisa dikatakan bawahannya yang paling setia. Selama ini dirinya berperilaku sangat baik untuk bisa membantu Tuannya itu. Tapi ternyata, semua yang dirinya lakukan selama ini, seakan tidak berarti bagi sosok itu, yang saat ini terlihat sudah mengorbankan dirinya untuk memuluskan rencananya sendiri.
__ADS_1
"Baiklah, tidak apa-apa hanya satu saja yang bisa aku bangkitkan. Yang terpenting, dunia ini harus mengalami sedikit kekacauan terlebih dahulu, barulah kekuatanku sedikit demi sedikit bisa kembali"