
Disebuah tempat, saat ini seorang pria yang sedang melakukan sebuah panggilan telepon. Namun, saat dirinya sedang melakukan pembicaraan dengan lawan bicaranya, bisa terlihat raut wajahnya bisa dikatakan cukup kesal disaat dirinya sedang berbincang dengan pihak yang sedang dihubunginya.
Tentu dirinya bingung, karena sebenarnya semua hal sudah dirinya lakukan untuk menurunkan reputasi dari sebuah pihak. Namun bisa dilihat apa yang dirinya inginkan tidak kunjung bisa dirinya dapatkan, termasuk hal yang sedang dirinya bicarakan saat ini.
“Baiklah, terima kasih kalau begitu atas waktunya, Tuan” ucap pria itu, yang mulai mengakhiri panggilan yang dirinya lakukan itu.
Pria itu akhirnya langsung menghentikan panggilan yang dirinya lakukan, karena memang perbincangan itu tidak dapat dilanjutkan kembali. Bahkan akhirnya dirinya mulai membanting ponsel yang dirinya gunakan tadi, karena merasa kesal karena sepertinya apa yang dirinya lakukan bisa dikatakan sia-sia.
Karena memang, pihak yang dirinya hubungi tadi seakan tidak terpengaruh dengan apapun yang dirinya lakukan, dalam mencoba mengambil alih sesuatu yang sangat dirinya inginkan. Maka dari itu, hal tersebutlah yang membuatnya cukup kesal saat usahanya itu bisa dikatakan tidak berhasil.
“Bagaimana bisa keputusan dari pihak StarFlix tetap tidak terpengaruh dengan semua kejadian yang terjadi saat ini?” ucap pria tersebut, yang masih kesal dengan penolakan yang dirinya terima tadi.
Pria yang terlihat sangat kesal itu, merupakan sosok yang sangat dibenci oleh Anabelle. Apalagi bisa dikatakan pria itu sudah menghancurkan kehidupannya. Karena memang, hingga saat ini sang mega bintang itu masih berusaha untuk menghancurkan Anabelle atas perbuatannya dahulu.
Namun, bukan itu saja alasan dirinya ingin sekali menghancurkan Anabelle. Karena memang, rasa tamak yang dimilikinya, membuatnya ingin sekali mengambil projek yang akan dikerjakan oleh rumah produksi dari Vero dan saat ini sedang digarap oleh Anabelle.
Karena bisa dibilang, siapa yang tidak ingin berkerja sama dengan sebuah platform yang sangat besar, dan bisa memproduksi sesuatu untuk mereka. Apalagi jika memang mereka dapat melakukannya, dipastikan nama dari perusahaan yang akan melakukannya akan langsung melejit.
Maka dari itu, Daniel yang merupakan superstar papan atas di negeri ini, yang mempunyai sebuah rumah produksi besar, ingin sekali agar projek yang saat ini berada ditangan Vero untuk bisa beralih kepada dirinya. Dan hal itulah yang membuat dirinya terus mengejar permasalahan dirinya dengan Anabelle sedemikian rupa.
“Cih... padahal aku sudah melakukan berbagai hal, agar projek itu bisa jatuh di tanganku. Tetapi mengapa semuanya terasa sia-sia” ucap pria bernama Daniel itu kembali.
Daniel memang sengaja mulai memperkeruh keadaan, karena memang dirinya berharap pihak StarFlix akan memutuskan untuk membatalkan kerja sama mereka dengan rumah produksi milik Vero, sehingga dirinya bisa menawarkan sebuah kerja sama yang baru kepada mereka.
Apalagi, dirinya sangat berharap bahwa perusahaannya bisa menggantikan perusahaan Vero, yang diberi kepercayaan untuk menggarap sebuah projek pada sebuah platform ternama. Tetapi, bisa dikatakan pergerakan StarFlix yang masih mempercayai perusahaan Vero sangat aneh saat ini.
Karena mereka seakan tidak terpengaruh dengan pemberitaan yang terjadi tentang perusahaan Vero yang bisa dikatakan sudah sangat memburuk, dan lebih memilih untuk tetap mempercayai mereka. Jadi, hal itulah yang membuat Daniel sangat amat kesal, karena semua yang dirinya lakukan seakan tidak dapat mengubah keputusan dari pihak tersebut.
Bahkan yang lebih anehnya lagi menurut Daniel, Bahwa pihak StarFlix bahkan tidak menganggap dirinya sama sekali. Apalagi status dirinya yang merupakan seorang superstar paling atas di negeri ini, tidak mampu membuat StraFlix tertarik kepada dirinya.
__ADS_1
“Sialan... ini tidak boleh terjadi” gumamnya kembali, yang masih kesal dengan sebuah penolakan yang dirinya terima tadi.
Sebenarnya, yang membuat Daniel semakin emosi, karena dirinya hanya dianggap sebagai sosok yang biasa saja. Bahkan saat pembicaraan tadi, pihak StarFlix dengan terang-terangan meragukan dirinya tadi. Tentu hal itu langsung membuat harga diri Daniel yang merupakan seorang superstar seakan tercoreng.
Jadi, dirinya sangat kesal dengan tanggapan yang dirinya terima tadi, dan memutuskan untuk berusaha mendapatkan apa yang dirinya inginkan itu dengan berbagai cara, karena memang dirinya harus mendapatkan apapun yang dirinya mau.
“Baiklah, kalau begitu aku harus memastikan perusahaan tempat Anabelle berada harus hancur. Apalagi, saat ini sepertinya situasi mereka sedang amat buruk” ucapnya, yang mulai bersiap mencari cara untuk membuat perusahaan Vero hancur.
Ternyata, bukan hanya pihak Daniel saja yang menginginkan projek menggiurkan yang berasal dari sebuah platform ternama agar bisa dikerjakan oleh mereka. Namun ternyata masih ada pihak yang juga menginginkan projek besar tersebut ada ditangan mereka.
Tentu, pergerakan mereka dengan Daniel dalam mendapatkan projek yang dimiliki oleh perusahaan milik Vero memanglah cukup berbeda. Karena sebuah pihak yang sedang melakukan pertemuan saat ini, sedang mendiskusikan bagaimana cara agar perusahaan milik Vero mau bekerja sama dengan mereka.
Tentu saja bukan kerja sama menguntungkan yang sedang mereka rencanakan saat ini. Tetapi mereka lebih memastikan untuk mengambil alih perusahaan Vero yang sepertinya akan hancur, akibat ulah mereka yang dengan sengaja membuat perusahaan milik Vero mulai jatuh.
“Tenanglah, Tuan Indra. Karena pergerakan anda selanjutnya, dipastikan akan sangat sukses untuk mengambil alih perusahaan tersebut” ucap seseorang yang duduk dihadapan dari pria bernama Indra, yang memang merupakan sosok yang selama ini selalu mengejar Vero.
Dirinya memang sengaja melakukan berbagai hal licik, dan menyebabkan beberapa sponsor yang mendukung perusahan milik Vero, untuk menarik diri dari sana. Tentu hal itu bisa dikatakan sukses, karena dirinya sudah menyaksikan bahwa perusahaan wanita pujaan hatinya itu semakin terpuruk.
“Tetapi, kenapa dirinya belum menghubungiku sedari tadi ya? Apakah bawahannya belum memberitahukan pesanku kepada dirinya?” ucap Indra kemudian.
Memang pria bernama Indra itu, saat ini sudah memberikan sebuah penawaran yang tidak sanggup ditolak oleh Vero, dengan kondisi perusahaannya saat ini. Jadi, dirinya percaya diri bahwa apa yang dirinya lakukan itu bisa dikatakan sukses dan sebentar lagi Vero dan perusahaannya akan berada di genggamannya.
Apalagi, dirinya sudah membayangkan berbagai hal di kepalanya saat ini. Seperti dirinya sudah membayangkan menjadi suami dari wanita yang sangat dipujanya, dan sudah mengambil alih seluruh perusahaan dari wanita itu kelak dan juga kekayaan miliknya.
Bahkan walau rencananya bisa dikatakan sangat sederhana bagi dirinya, tetapi dirinya sudah merasa apa yang dirinya lakukan itu sukses. Karena memang kekacauan yang terjadi pada perusahaan milik Vero, bisa dikatakan akan mengarahkannya menuju kearah kehancuran seperti apa yang dirinya harapkan.
“Sabarlah, Tuan Indra. Anda cukup bayangkan saja, bahwa wanita itu akan menjadi Istri anda” balas seseorang, menjawab keluh kesal pria bernama Indra itu tadi.
Seperti yang diketahui, niat awal Indra memang akan memberikan persyaratan agar wanita itu mau menjadi Istrinya, untuk membantu menyelesaikan permasalahan dari perusahaan miliknya. Bahkan dirinya sudah sangat percaya diri bahwa rencananya itu berhasil.
__ADS_1
Apalagi saat wanita itu sudah menjadi Istrinya, dipastikan aset yang dimiliki oleh wanita itu bisa dikatakan akan menjadi aset miliknya. Dan dirinya langsung merasa senang, karena selain mendapatkan seorang wanita pujaan hatinya, dirinya juga mendapatkan sebuah kekayaan secara instan.
“Benar katamu. Tetapi aku sudah tidak sabar, agar dirinya bisa menjadi Istriku” balasnya.
“Tetapi, anda ingat dengan janji anda bukan, Tuan Indra?” ucap pria yang sedang berbincang dengan dirinya itu sekali lagi.
“Tentu saja, Tuan Heri. Akan aku pastikan, anda yang akan menjadi sutradara yang mengerjakan projek yang saat ini akan di produksi oleh perusahaan milik calon istriku itu” ucap pria itu yang percaya diri bahwa Vero akan menjadi Istrinya, kepada pria yang berada didepannya.
Pria bernama Heri itu, merupakan seorang sutradara yang sangat terkenal namanya di negara ini. Namun, karena dirinya mencoba memanfaatkan situasi yang dialami oleh perusahaan Vero, mengakibatkan dirinya dikeluarkan dari kursi sutradara dari projek yang akan mereka kerjakan.
Pria itu memang sangat senang pada awalnya menjadi sutradara yang akan menggarap series yang diproduksi oleh Vero. Namun, karena kebodohannya itu, saat ini dirinya harus mencari cara agar dirinya bisa menjadi sutradara dari sebuah projek yang sangat besar itu.
Apalagi, jika dirinya yang akan menggarap projek itu, namanya akan semakin terkenal dan mungkin langkahnya untuk tembus pasar internasional akan semakin terbuka sangat lebar. Jadi, mau tidak mau, dirinya harus merebut kembali kursi sutradara yang dirinya sudah lepaskan itu untuk kembali kepadanya.
Maka dari itu, dirinya memutuskan untuk bekerja sama dengan Indra, agar dirinya bisa kembali menyutradarai projek yang saat ini sudah digarap oleh Anabelle. Apalagi memang pihak Vero sama sekali tidak membuka kesempatan apapun lagi kepada pria tersebut untuk menebus kesalahan yang pernah dirinya lakukan.
“Aku sangat senang mendengarnya, Tuan Indra” balas pria itu, yang juga mulai merasa senang dengan perkembangan rencana dari Indra.
Memang kontribusi pria bernama Heri itu dalam ikut serta membuat perusahan dari Vero terpuruk bisa dikatakan cukup besar. Karena dirinyalah yang bisa memuluskan rencana Indra untuk membuat beberapa sponsor berpaling, dalam mengehentikan memberikan dana mereka pada projek yang dikerjakan oleh Vero.
Pria bernama Heri itu, seolah-olah membuat perusahaan Vero jelek dimata beberapa sponsor yang bekerja sama dengan perusahaannya. Maka dari itu, pria itu mencoba meyakinkan mereka agar mau mundur, dan mempercayai perkataannya yang berkata bahwa projek itu akan berhasil jika berada ditangannya.
Apalagi, karena memang dirinya dikenal sebagai sutradara yang pertama kali ditunjuk oleh Vero, membuat dirinya mulai menyebarkan berbagai kebohongan. Termasuk menggunakan nama Anabelle yang sedang tersandung sebuah skandal dan menggunakannya untuk dijadikan beberapa fitnah keji kepada perusahaan milik Vero.
Maka dari itu, beberapa sponsor yang mempercayai perkataannya mulai menarik diri, karena memang apa yang dilakukan Heri itu, sangatlah efektif dalam mencoba membuat sebuah fitnah yang membuat para sponsor tidak nyaman untuk terus melanjutkan kerja sama mereka dengan perusahaan milik Vero.
“Hahaha... aku tidak sab-”
Namun perkataan Indra yang ingin membalas perkataan pria yang sedang duduk dihadapannya itu, mulai terhenti setelah asisten pribadinya saat ini memaksa masuk kedalam ruangannya dan seakan ingin mengutarakan sebuah kabar yang penting.
__ADS_1
“Gawat, Tuan Indra. Perusahaan Gold Rock sudah menandatangani kerja sama dengan Perusahaan Grand Media”