Ex-Harem Lord

Ex-Harem Lord
Pengajuan


__ADS_3

Vero bersama Kelly saat ini sudah berada pada sebuah ruang tunggu pada sebuah cabang perusahaan besar. Dengan setelan kantor yang mereka kenakan, saat ini mereka sedang bersiap untuk mengajukan proposal kerja sama dari perusahaan yang dimilikinya kepada pihak yang akan mereka temui nanti.


“Nona Veronica, Nona Mira sudah menunggu anda di ruangannya” ucap salah satu wanita yang merupakan asisten dari Mira dalam membantunya untuk menangani perusahaan ini.


“Baiklah” balas Vero kemudian yang sudah beranjak dari tempatnya dan diikuti sahabat baiknya memasuki sebuah ruangan.


Namun ternyata bukan hanya Mira saja yang berada di ruangan tersebut, karena ada seorang lagi yang sudah terhubung melalui sambungan aplikasi meeting dan sedang menatap kedatangan dari Vero bersama Kelly yang sudah memasuki ruangan dari Mira


“Silahkan duduk Nona Veronica dan Nona Kelly” ucap Mira mempersilahkan kedua orang itu duduk pada kursi yang sudah disediakan.


“Terima kasih Nona Mira.” Ucap Vero dan mulai duduk di kursinya bersama Kelly.


“Baiklah, seperti yang kalian tahu, nama saya Mira Darkness putri dari Misa Darkness salah satu petinggi dari perusahaan Darkness” kata Mira memperkenalkan dirinya terlebih dahulu.


Memang siapa yang tidak mengenal Mira. Dirinya dikenal sebagai seorang wanita yang merupakan anak dari wakil CEO dari Darkness Company yang dipimpin oleh Alfred, dan menjadi salah satu orang penting di perusahaan itu.


Karena saat menjadi malaikat maut, Ayah dari Mira merupakan bawahan langsung dari Alfred, jadi Alfred mengangkat Ayahnya menjadi wakilnya dalam mengelola semua harta milik tuan mereka saat ini.


Walaupun disaat dirinya menemani Valana dan Aghata saat pelelangan dirinya seperti tidak dikenal. Karena memang pamornya kurang mentereng karena dirinya berjalan dengan dua orang permaisuri sebuah kerajaan besar, tetapi tetap saja nama Mira termasuk seorang wanita yang diperhitungkan jika menyangkut dengan hal bisnis.


“Lalu yang ada dilayar monitor yang sedang kalian lihat, merupakan pemimpin baru D Star Company, Bob Darkin” lanjut Mira memperkenalkan seorang pria yang saat ini hanya tersenyum saja melihat kedatangan mereka.


“Perkenalkan saya Bob Darkin, pemimpin dari D Star Company. Saya mengikuti pertemuan ini dikarenakan sepertinya perusahaan anda akan menjalin kerja sama dengan perusahaan kami” balas Bob.


“Benar Tuan Bob, lebih tepatnya perusahaan rumah produksi kami yang ingin menjalin kerja sama dengan perusahaan anda” ucap Vero.

__ADS_1


Vero memang mempunyai dua buah stasiun televisi. Dan untuk menyokong konten produksi acara-acara pada stasiun televisinya, dirinya mendirikan sebuah rumah produksi untuk mendukung tayangan yang akan ditayangkan pada kedua stasiun televisi tersebut.


Namun karena ancaman kebangkrutan yang terjadi pada perusahaannya, Vero mau tidak mau harus mencari sebuah jalan untuk menyelesaikan permasalahan tersebut, dengan menawarkan pembuatan konten pada sebuah platform Video On Demand terbesar di dunia ini yaitu StarFlix milik D Star Company.


“Baiklah, kalian bisa mulai mempresentasikan yang kalian sudah siapkan” ucap Mira kemudian mempersilahkan kedua wanita yang berada dihadapannya menunjukan apa yang mereka siapkan kepadanya.


Vero langsung melirik sahabatnya itu dan menyuruhnya bersiap mempresentasikan tentang proposal yang akan mereka ajukan, terkait konten yang akan mereka buat pada platform besar itu. Dengan percaya diri, akhirnya Vero dan Kelly mulai mempresentasikan apa yang mereka siapkan.


Cukup lama Vero menerangkan tentang perusahaannya dan konten yang siap mereka buat dan dibantu oleh Kelly. Bahkan Mira dan Bob saat ini memperhatikan mereka dengan serius tentang semua yang dijelaskan oleh Vero, hingga akhirnya presentasikan yang dilakukan oleh mereka akhirnya berakhir.


“Hm... cukup menarik apa yang kalian tunjukan kepada kami. Apalagi saat ini konten yang berasal dari negara kalian sangat sedikit pada platform kami” ucap Bob yang sebenarnya cukup tertarik dengan proposal yang ditunjukan oleh Vero.


“Lalu bagaimana selanjutnya Bob?” tanya Mira kemudian.


Vero dan Kelly dengan sabar menunggu keputusan dari Bob, karena memang pria itu sedang memikirkan sesuatu saat ini tentang keputusan apa yang akan dirinya ambil setelah melihat presentasi yang dilakukan oleh Vero.


Mendengar perkataan Bob, Vero sedikit murung karena menurutnya apa yang dia presentasikan tadi sudah sangat menarik. Tetapi dirinya masih dengan sabar mendengar tentang keputusan yang akan diambil oleh pria yang sedang berbicara itu.


“Projek yang anda presentasikan kepada kami sangat bagus, saya akui itu. Tetapi, tetap saja kita sedang berbicara bisnis disini. Kami tidak mau mengeluarkan uang sebanyak itu untuk mendanai sebuah projek yang belum terbukti keberhasilannya” ucap Bob mengakhiri perkataannya.


“Lalu apakah proposal saya tidak bisa diterima saat ini Tuan Bob?” tanya Vero kemudian.


“Tentu saja tidak seperti itu Nona Veronica. Karena saya sangat suka dengan ide projek dari perusahaan kalian, kami memutuskan akan membiayai setengah proses produksinya, bagaimana?” balas Bob kemudian.


Tentu, walaupun tidak sesuai harapan yang diinginkan oleh Vero, proposal yang dikatakan oleh Bob juga cukup menguntungkan baginya. Apalagi dirinya masih mempunyai sebuah dana cadangan untuk membantunya dalam menyelesaikan projek yang menurutnya akan sukses tersebut.

__ADS_1


Kelly juga ikut senang mendengarnya, apalagi hal tersebut akan membantu mereka keluar dari krisis yang mereka alami saat ini.


“Baiklah, kami akan menerima ketentuan anda Tuan Bob” ucap Vero yang langsung menerima dan tidak membuang kesempatan yang dirinya terima itu.


Dengan perjanjian yang mereka buat, Vero harus membuatkan 10 konten kepada pihak StarFlix yang dimana jika salah satu projek miliknya sukses, StarFlix akan akan membatalkan perjanjian pembiayaan yang hanya setengah dan mensuport secara penuh sisa konten yang akan diproduksi oleh perusahaan dari Vero.


Dengan disaksikan kuasa hukum, akhirnya perjanjian mereka sudah ditanda tangani dan Vero akhirnya bisa menyelesaikan sebuah permasalahan yang sedang terjadi pada perusahaannya. Vero cukup lega, karena dia tahu keuntungan yang dirinya dapat kelak akan sangat besar.


Karena mereka akan menayangkan konten yang mereka buat pada sebuah platform terbesar yang akan disaksikan oleh seluruh dunia. Jadi Vero akan memastikan apa yang dia produksi nanti harus bagus dan agar apa yang dia produksi itu akan populer dan mendapatkan keuntungan


“Terima kasih Nona Mira, Tuan Bob” ucap Vero yang akhirnya meninggalkan ruangan dari Mira bersama dengan Kelly.


Setelah keluar, kedua wanita itu mulai saling berpelukan dan merayakan keberhasilan mereka atas diterimanya proposal mereka. Mereka berdua cukup senang, karena setidaknya perusahaan mereka akan bisa bernafas lebih panjang saat ini.


Apalagi jika berita tentang rumah produksi mereka yang bekerja sama dengan StarFlix tersebar, pastilah berbagai sponsor akan datang dan membuat keadaan perusahaan mereka akan kembali seperti semula.


“Akhirnya Kelly, kita bisa menyelesaikan sebuah permasalahan” kata Vero yang sangat senang.


“Benar juga Vero.” Ucap sahabatnya itu yang ikut senang atas keberhasilan sahabatnya.


Namun kesenangan mereka itu harus tertunda saat getaran dering sebuah ponsel mulai terdengar. Kelly yang melihat ponselnya terus bergetar karena dirinya menggunakan mode senyap langsung mengangkatnya.


“Kenapa kamu sedari tadi menelponku, bukankah sebelumnya aku berkata akan mengikuti meeting bersama Nona Vero” ucap Kelly kepada seorang yang menelponnya itu.


Pada saat melakukan presentasi dan menunggu hasil kerja sama yang sedang dilakukan dengan pihak StarFlix, entah mengapa bawahan dari Kelly terus menghubunginya. Namun karena dirinya sibuk, tentu saja dirinya tidak mengangkatnya dan membiarkannya saja.

__ADS_1


“Maafkan aku Nona Kelly, tetapi Tuan Thomas sudah menghabiskan seluruh dana cadangan perusahaan kita”


__ADS_2