Ex-Harem Lord

Ex-Harem Lord
Persiapan


__ADS_3

Kepanikan mulai terjadi dimana-mana. Semua pihak bisa dikatakan mulai panik karena bencana aneh yang terjadi di dunia ini. Tentu semua pihak saat ini mencoba menenangkan situasi yang sedang terjadi dan bisa dikatakan mulai memakan banyak korban dari kejadian yang sedang terjadi pada seluruh permukaan dunia ini.


Gempa yang mengguncang secara serentak, memang sangat amat berbeda-beda kekuatannya pada setiap wilayah. Beberapa wilayah bisa dikatakan mengalami gempa dengan kekuatan yang sangat besar pada wilayah mereka. Bahkan sangking besarnya, ada beberapa wilayah yang mengalami kehancuran yang cukup parah atas gempa tersebut.


Untung saja tsunami yang terjadi pada beberapa wilayah berhasil dihentikan oleh beberapa keberadaan Dewa yang menghentikan bencana tersebut. Apalagi jika tidak dicegah, seluruh wilayah bisa dikatakan bisa hancur sepenuhnya dan akan menambah kehancuran yang terjadi pada dunia ini.


"Baiklah, semua pihak menuju ke lokasi dari pusat gempa yang sudah terjadi tadi" ucap salah satu Dewa, kepada rekan-rekan Dewa yang bersamanya setelah menyelesaikan permasalahan yang sedang terjadi saat ini.


Semua pihak tentu bisa mendeteksi secara langsung dimana pusat dari gempa yang menyebabkan kehancuran dimana-mana itu. Apalagi bisa dipastikan ada sesuatu yang terjadi disana, dan membuat beberapa pihak langsung bergegas menuju tempat tersebut untuk memeriksa keadaan yang sebenarnya dari bencana yang sedang terjadi itu.


Dan begitulah seluruh Dewa dari setiap faksi yang ada di dunia ini mulai berkumpul pada satu wilayah, yang dimana beberapa sosok dari tujuh pihak yang selama ini tidak pernah ikut campur sama sekali dengan sebuah permasalahan juga berada disana, dan keberadaan mereka disana seakan sedang bersiap melakukan sebuah pertempuran di tempat tersebut.


"Tuan Mikhael" ucap Dewa yang bernama Zeus, disaat dirinya menyapa sosok tersebut.


"Hmm... akhirnya kalian tiba juga" balas Mikhael kepada mereka semua.


Tentu Mikhael sudah memprediksi bahwa setiap pihak yang memiliki kekuatan di dunia ini sudah mengetahui dengan pasti keberadaan tempat ini. Apalagi sebuah aura yang ditanamkan oleh Mikhael ditempat ini, juga bisa dikatakan langsung memperingatkan semua pihak tengang ada sesuatu yang terjadi ditempat ini.


"Baiklah, mari kita isolasi wilayah ini terlebih dahulu" balas Mikhael kepada semua pihak yang berada disana.


Saat ini mereka berada pada sebuah pulau yang berada ditengah-tengah samudera Pasifik yang luas. Pulau tersebut bisa dikatakan sebuah pulau yang cukup luas namun tak berpenghuni, karena terdapat sebuah gunung api aktif yang cukup besar yang ada disini.

__ADS_1


Wilayahnya yang berada cukup jauh dari dataran utama dan berada ditengah-tengah samudera Pasifik, membuat wilayah ini dipastikan tidak cocok sebagai wilayah yang akan dijadikan sebagai wilayah berpenghuni, apalagi hampir setengah bagian pulau ini merupakan sebuah gunung yang sangat besar dan merupakan gunung berapi yang masih aktif.


"Ingat kita harus mengisolasi seluruh wilayah ini terlebih dahulu" balas Mikhael yang mengingatkan setiap pihak yang berada disana.


Mikhael sebenarnya bisa saja untuk langsung memasuki kawasan gunung berapi tersebut, untuk menghalangi sesuatu yang sedang terjadi didalamnya. Namun, dirinya tidak tahu sudah seperti apa kondisi dari tempat itu, sehingga dirinya lebih baik mencoba untuk melakukan sebuah pencegahan terlebih dahulu untuk sesuatu yang akan bangkit tersebut.


Karena memang dirinya bisa menghalau apa yang akan terjadi nanti, tapi tetap saja apa yang sedang terjadi itu akan tetap muncul. Jadi, jika mereka tidak mengisolasi tempat ini terlebih dahulu, bisa dipastikan seluruh wilayah dunia ini akan hancur, karena apa yang akan terjadi ditempat ini akan membuat keadaannya akan tambah parah.


"Semuanya, bersiaplah membuat sebuah pelindung isolasi" balas Seorang Dewa yang memimpin serial Dewa yang berada disana.


Tentu Mikhael tidak ingin kejadian tentang Ras Giant terjadi kembali. Karena pada saat ini, sebuah wilayah harus hancur karena saat pertarungan terjadi, wilayah tersebut belum terisolasi sepenuhnya dengan sebuah pelindung. Untung saja saat itu Kakaknya tidak bertarung secara serius disaat pelindung tersebut belum rampung.


"Pastikan tidak ada cela dari pelindung ini" ucap Uriel kembali, yang saat ini mulai bersiap untuk membantu para Dewa dalam mengisolasi tempat ini.


Tidak seperti pertempuran melawan para Giant sebelumnya. Saat ini para Dewa yang dibantu seluruh Heavenly Sins, bisa dengan cepat mengisolasi wilayah ini, apalagi tidak ada gangguan apapun yang menghalangi mereka dalam membuatnya.


Bahkan mereka saat ini sudah memasang pelindung yang berlapis-lapis untuk mencegah sesuatu bisa keluar dari dalam pelindung yang mereka buat, dan saat ini sudah mengisolasi total seluruh pulau yang akan menjadi tempat sebuah pertempuran di dalamnya.


"Baiklah sedikit lagi" ucap seorang Dewa, disaat mereka hampir rampung dalam menyempurnakan sebuah pelindung yang sedang mereka ciptakan untuk mengisolasi wilayah ini.


Saat memasangkan pelindung untuk mengisolasi tempat ini, semua pihak bisa dikatakan merasakan dengan pasti apa yang akan bangkit dari dalam gunung berapi tersebut. Apalagi bisa dikatakan kebangkitannya akan rampung dan setiap pihak bisa dikatakan harus bersiap untuk mempersiapkan semua hal sebelum sosok itu bangkit sepenuhnya.

__ADS_1


Tidak ada yang bisa dilakukan untuk mencegah hal itu. Karena tidak ada yang bisa menghalangi sebuah kebangkitan dari sosok yang agung untuk dapat bangkit kembali, termasuk pada Heavenly Sins yang sudah berusaha melakukannya, namun yang bisa mereka lakukan adalah menghambat kebangkitan tersebut.


"Bagaimana perkembangannya?" ucap Zen yang akhirnya juga sudah tiba ditempat ini.


"Sudah rampung, Kak. Kita hanya tinggal menunggu kemunculannya" balas Mikhael kepada Kakaknya tersebut.


Yang harus mereka lakukan saat ini memang memastikan mengalahkan musuh yang sebentar lagi muncul itu, dan juga harus mereka kalahkan ditempat ini. Karena jika saja sosok itu lolos dari wilayah ini, bisa dipastikan seluruh wilayah pada dunia ini akan kacau, dan membuat korban dari pada manusia yang meninggalnya akan terus bertambah.


"Kalau begitu, aku akan melihat terlebih dahulu kondisi yang akan terjadi" balas Zen yang ingin memeriksa secara langsung tentang proses dari kebangkitan mahluk yang akan menjadi musuh mereka itu.


Namun barulah Zen mengambil beberapa langkah, saat ini sebuah gempa kembali mengguncang, dan saat ini karena mereka berada dipusat dari gempa yang sedang terjadi itu, guncangannya bisa dikatakan sangat amat besar dan mereka mulai merasakan dampaknya.


Bagi mereka yang berada diluar dari pelindung yang mengisolasi wilayah ini, Memang tidak merasakan apapun yang terjadi disana. Jadi, saat ini mereka hanya memperhatikan saja beberapa pihak mencoba menyesuaikan keadaan mereka dalam menghadapi goncangan yang sangat amat besar itu.


Tentu pelindung itu akan menghalangi apapun yang terjadi didalamnya agar tidak bisa keluar. Jadi, saat ini bisa dipastikan hanya wilayah yang terisolasi itu saja yang mengalami dampak yang sangat besar dari apa yang terjadi didalamnya, sehingga sebuah bencana seperti gempa yang terjadi ini tidak kembali menjalar menuju keluar.


"Awas letusan!" teriak Mikhael yang saat ini memperhatikan bahwa gunung berapi yang berada pada wilayah itu akan meletus, menyusul proses gempa yang mereka rasakan juga masih berlangsung.


Sebuah ledakan besar mulai terdengar dan saat ini intensitas dari gempa yang terjadi disana semakin besar. Bahkan semua material vulkanik dari gunung yang berada di depan bisa dikatakan mulai tersembur kemana-mana, dan saat ini mulai menghujani seluruh bagian dari wilayah ini.


"Sepertinya, waktu kebangkitan sudah tiba"

__ADS_1


__ADS_2