Ex-Harem Lord

Ex-Harem Lord
Sampai


__ADS_3

Chaterine saat ini sudah turun dari dalam pesawat yang ditumpanginya setelah dirinya tiba pada sebuah kota tujuannya. Cukup lama memang memakan waktu perjalanannya ketempat ini, namun dirinya tetap bersabar melaluinya dan saat ini akhirnya dirinya tiba juga di kota tujuannya ini.


Lelah memang, karena setelah dirinya melarikan diri dari sebuah Negara yang menjadi saksi sebuah kejadian mengenaskan yang dialami oleh dirinya, dirinya harus melarikan diri menuju kota terpencil pada sebuah wilayah dan berangkat dari sana menuju sebuah bandara yang akhirnya membawa dirinya menuju ketempat ini.


Maka dari itu, perjalanannya sangat panjang dan sangat melelahkan untuk bisa sampai di sini, sehingga membuat Catherine merasa lega akhirnya dirinya bisa mengakhiri perjalanannya, dan saat ini sudah tiba dengan selamat pada kota tempat dimana tujuannya berada.


"Baiklah, sekarang tinggal mencari pria itu" ucap Catherine yang memutuskan untuk mencari keberadaan sosok yang memang dicarinya saat mendatangi tempat ini.


Sosok Zen yang dirinya lihat pada layar televisi yang dirinya saksikan, akhirnya membawa Catherine menuju kota ini karena dirinya tidak sengaja melihat sosok Zen yang memang sedang menjalani sebuah kasus hukum pada wilayah ini. Maka dari itu, dirinya dengan bergegas datang ketempat ini.


Namun masalahnya, bagaimana cara dirinya menemukan sosok Zen yang memang sangat ingin dirinya temukan keberadaannya. Apalagi yang dirinya tahu bahwa saat ini Zen hanya menjalani sebuah kasus hukum saja di kota ini dan dirinya tidak tahu keberadaannya dimana setelah itu.


"Kalau begitu, bagaimana kalau kita menuju ke kantor kepolisian terlebih dahulu" ucap Catherine yang memutuskan untuk memulai pencarian sosok Zen.


Namun bisa dikatakan apa yang dirinya lakukan sangat percuma. Dirinya memang menemukan bahwa Zen memang pernah berada pada kantor kepolisan, namun itu sudah sangat lama setelah kejadian dirinya datang ketempat ini, sehingga dirinya tidak bertemu dengan dirinya.


Catherine tentu saja juga sudah menanyakan alamat dari Zen, tetapi tentu saja pihak kepolisian tidak memberikan kepadanya karena mereka dilarang untuk menyebarkan sebuah informasi seseorang secara sembarangan. Maka dari itu, Catherine saat ini menemui jalan buntu untuk bertemu dengan sosok Zen yang ingin dirinya temukan.


Namun Catherine tidak patah arah. Karena memang satu-satunya hal yang harus dirinya lakukan adalah menemukan sosok tersebut. Maka dari itu, setelah dirinya keluar dari wilayah kantor kepolisan dirinya mulai mencari keberbagai tempat keberadaan pria yang ingin dirinya temui itu.

__ADS_1


Dan akhirnya hampir sebulan lamanya dirinya mencari keberadaan Zen namun hingga saat ini dirinya belum berhasil menemukannya. Tentu dirinya sudah menemukan dimana tempat tinggalnya, namun naas saat sampai disana kediaman itu terlihat sedang direnovasi dan orang-orang yang tinggal disana bisa dikatakan sedang mengungsi sementara.


Catherine memang sudah menanyakan keberadaan sosok Zen kembali kepada mereka, namun naas pihak yang memang melakukan renovasi pada kediaman Vero itu sama sekali tidak mengetahui kemana Zen dan Istrinya pergi disaat kediaman ini sedang di renovasi. Dan begitulah Catherine kembali mendapatkan sebuah jalan buntu untuk menemukan keberadaanya.


"Akhirnya kami menemukanmu" hingga waktu yang dirinya gunakan untuk menemukan sosok Zen, malah membuat Catherine mengalami permasalahan yang baru.


Ternyata beberapa pihak yang menyergap dan menyerangnya di Australia masih mengejarnya ketempat ini. Hingga akhirnya dirinya terpaksa harus kembali bersembunyi dari kejaran mereka, dan membatalkan sejenak niatnya untuk menemukan sosok Zen, karena saat ini sepertinya dirinya sendiri juga sedang dalam bahaya saat ini.


Masalahnya Catherine sudah mengalahkan banyak sekali pihak yang mengejarnya. Namun hingga saat ini keberadaannya terus saja ditemukan oleh pengejar dirinya yang lainnya, hingga akhirnya dirinya hanya bisa melarikan diri beberapa hari ini dan tidak sempat memperhatikan keberadaan Zen yang memang menjadi sosok yang dicarinya.


"Sial, apakah aku memang harus keluar dari Kota ini" dan begitulah sebuah keputusan yang akan dirinya ambil, karena memang beberapa penyerang yang datang mencarinya cukup membuat dirinya kesusahan saat ini.


Hingga tanpa sengaja, pandangannya saat ini mulai tertuju kearah Zen yang baru turun dari mobilnya, dan saat ini memasuki sebuah gedung yang dimana tempat tersebut menjadi pusat kerumunan yang terjadi ditempat keramaian itu. Dan begitulah bagaimana akhirnya dirinya tanpa sengaja malah bertemu dengan Zen ditempat ini.


"Akhirnya aku menemukan dirinya" dan begitulah ucapan Catherine saat dirinya akhirnya berhasil menemukan Zen ditempat ini.


Namun masalahnya, tentu Catherine tidak bisa langsung mendekat kearah Zen karena situasinya pria itu sudah memasuki sebuah venue dari sebuah acara. Apalagi dirinya tidak bisa asal masuk kedalamnya, karena butuh undangan khusus untuk memasuki area yang dipenuhi oleh banyak pihak tersebut.


Hingga pilihan satu-satunya bagi Catherine adalah mengikuti kendaraan yang ditumpangi oleh Zen, yang saat ini memasuki basemen dari gedung dari tempat dimana Zen berada tadi. Dan akhirnya Catherine memutuskan menunggu saja keberadaan Zen yang memasuki gedung tadi melalui kendaraan yang dirinya tumpangi tadi.

__ADS_1


Cukup lama memang Catherine menunggu. Apalagi dirinya memutuskan hanya mengawasi kendaraan yang ditumpangi oleh Zen saja sedari tadi, hingga akhirnya dirinya mulai melihat pergerakan dari mobil itu yang sepertinya akan beranjak. Melihat itu tentu saja Catherine juga bersiap-siap untuk mengikutinya.


Namun sepertinya keberuntungan berpihak kepadanya, karena saat ini ternyata Zen ternyata keluar dari basemen dari gedung ini dan akan memasuki kendaraan yang akan ditumpanginya. Jadi, Catherine menganggap saat ini adalah waktu yang tepat untuk langsung mendekati sosok Zen yang memang keberadaannya sudah lama dirinya cari.


"Baiklah, ayo mendekat kearahnya" gumam Catherine yang saat ini langsung beranjak dari tempatnya dan langsung mendekat kearah Zen.


Langkahnya yang dipercepat saat ini langsung mendekat kearah sosok Zen. Hingga setelah dirinya tiba didekatnya, dengan cepat Catherine langsung menangkap tangannya dan langsung menghentikan langkahnya untuk memasuki kendaraannya. Tentu tindakan itu langsung membuat sosok yang dihentikan langkahnya itu menoleh kearahnya.


Namun belumlah Catherine mengucapkan satu katapun untuk menyapa sosok yang dirinya halangi langkahnya itu, pria itu saat ini terlihat mulai fokus akan sesuatu setelah diperingatkan oleh seseorang yang memanggil namanya. Tentu Catherine langsung membatalkan niatnya untuk menyapa sosok Zen.


Hingga tangannya saat ini mulai ditarik dan tubuhnya dipindahkan kebelakang dari sosok pria yang dihampiri olehnya itu, hingga akhirnya bisa terlihat beberapa anak panah saat ini melesat dengan cepat dan menerjang kearah beberapa tempat dari area basemen tersebut.


Terkejut tentu saja dengan apa yang terjadi, karena saat ini Catherine melihat bahwa beberapa pihak sudah tewas akibat panah yang melesat tersebut. Apalagi mayat mereka langsung tergeletak tak bernyawa ditempat mereka, sehingga Catherine langsung menyadari siapa pihak yang terbunuh itu.


"Tembakan bagus Istriku" hingga sosok yang menarik dirinya untuk berpindah tempatĀ  ke belakangnya akhirnya mulai angkat bicara.


Tentu semua pihak yang berada disana cukup terkejut dengan apa yang terjadi termasuk Catherine. Namun belumlah dirinya menanggapi kejadian itu, sosok Zen saat ini malah memalingkan kepalanya dan saat ini mulai menatap sosok Catherine dengan lekat seakan ingin menanyakan sesuatu kepada dirinya.


"Apa yang membuat Phoenix seperti dirimu mencari keberadaan diriku?"

__ADS_1


__ADS_2