Ex-Harem Lord

Ex-Harem Lord
Buah dari Keserakahan


__ADS_3

Sudah berbagai cara yang sudah dilakukan pria bernama Indra, untuk setidaknya melemahkan perusahaan dari Vero dan membuat apa yang sedang dikerjakan oleh dirinya akan kacau. Namun sayangnya, apa yang dirinya rencanakan untuk melakukan semua itu bisa dikatakan tidak berhasil.


Awalnya dirinya sudah memanipulasi para sponsor untuk mundur dari projek yang akan dikerjakan oleh Vero. Bahkan beberapa kru film dan beberapa aktor yang akan menjadi bintang dari series yang dikerjakan Vero sudah dirinya manipulasi juga agar mereka keluar dari projek tersebut.


Namun sayangnya, kabar bahwa perusahaan Vero tidak terpengaruh dengan apa yang dirinya lakukan, mulai membuatnya risau karena memang seluruh rencana yang sudah dirinya rencanakan bisa dikatakan hampir gagal sepenuhnya.


“Cih... apa yang harus aku lakukan sekarang?” gumam Indra yang saat ini sedang merenungkan kegagalannya didalam ruangan kantor miliknya.


Tentu bukan hanya tentang dirinya ingin mengambil alih projek yang dikerjakan oleh Vero saja, yang saat ini memusingkan kepalanya. Tetapi perjanjian yang dirinya lakukan kepada beberapa pihak yang saat ini semakin memusingkan kepalanya.


Karena memang, untuk berusaha membujuk beberapa pihak agar mau mundur dari perusahaan milik Vero, Indra harus menjanjikan sesuatu sebagai balasannya, termasuk mempersiapkan beberapa dana untuk mengganti rugi semua hal yang menyebabkan mereka mundur dari projek tersebut.


Apalagi semua janji yang dirinya berikan dan di materaikan pada hitam di atas putih, membuatnya harus menyelesaikan rencananya tersebut, sebelum apa yang dirinya rencanakan kepada perusahaan Vero akan berbalik kearah dirinya.


“Tuan, sepertinya rumah produksi Grand Media tetap melanjutkan proses syuting dengan menggunakan aktor baru, dan sudah mengerjakan beberapa kru baru yang menggantikan beberapa pihak yang sudah kita bujuk untuk mundur dari projek yang mereka kerjakan” ucap sekretarisnya yang memberikan sebuah kabar yang baru kepada Indra.


“Apa katamu? Dirinya tetap melanjutkan proses syuting?” tanya Indra sekali lagi yang terlihat sangat terkejut dengan kabar tersebut, dan mencoba untuk mengkonfirmasi kembali perkataan bawahannya itu.


Tentu, jika apa yang dikatakan oleh bawahannya itu benar, bisa dikatakan kondisi dari dirinya akan semakin terpuruk. Karena bisa dibilang, rencananya sekali lagi bisa dikatakan sudah gagal sepenuhnya dan dirinya tidak tahu harus berbuat apa lagi untuk membalikan keadaannya.


“Benar Tuan. Bahkan, saat ini perusahaan milik Nona Vero sudah mengajukan tuntutan untuk membayar denda dari pelanggaran kontrak, dari beberapa aktor dan kru yang sudah kita suruh mundur dari projek tersebut” ucap sekretarisnya sekali lagi, yang membuat Indra semakin stres dibuatnya, setelah mendengar kabar tersebut.


Tentu perkataan bawahannya itu semakin membuat Indra sakit kepala. Karena memang, pertama rencana awalnya bisa dikatakan gagal, karena perusahaan Gold Rock tiba-tiba saja menyelamatkan perusahaan milik Vero setelah Indra berusaha menarik semua sponsor dari perusahaannya.


Kedua, semua dana yang dirinya keluarkan untuk menyukseskan rencananya tersebut bisa dikatakan sia-sia. Karena bisa dibilang, dirinya tidak menggunakan dana yang sedikit untuk menjalankan rencananya itu, sehingga dirinya harus berhutang kemana-mana, untuk setidaknya membantunya menyempurnakan rencana yang dirinya anggap akan sukses itu


Apalagi karena rencana awalnya bisa dikatakan gagal, membuat dirinya melakukan sebuah rencana yang ceroboh yang membuatnya mengira bahwa dengan menarik beberapa aktor dan kru yang bekerja bersama dengan Vero, membuat wanita itu akan kembali terpuruk dan akan meminta bantuan kepadanya.

__ADS_1


Namun apa yang dirinya lakukan itu bisa dikatakan gagal. Karena memang, saat ini para aktor dan kru yang memutuskan untuk mundur itu, mulai menagih pertanggungjawaban kepada Indra atas konsekuensi denda yang mereka terima, dari perusahaan Vero yang menuntut pertanggung jawaban mereka atas kontrak yang sudah mereka tandatangani.


"Mengapa semuanya bisa gagal?" gumamnya yang mulai memijit bagian belakang lehernya yang mulai menegang.


Siapa yang menyangka bahwa Vero sudah menebak rencananya itu, sehingga bisa dikatakan apa yang dirinya lakukan akan gagal besar. Karena aktor dan kru yang dirinya tarik, dengan cepat ditemukan penggantinya oleh Vero, karena dirinya tahu kejadian tersebut akan terjadi.


Apalagi sudah semua hal dilakukan Indra untuk menjalankan rencananya agar sukses. Termasuk dirinya sudah membujuk mereka dengan menyuap seluruh pihak itu dengan jumlah uang yang banyak, dan dirinya juga sudah berjanji untuk membayarkan denda dari pembatalan kontrak mereka dengan perusahaan milik Vero.


Namun nyatanya, apa yang dia lakukan itu sama sekali tidak membuahkan hasil. Apalagi denda yang harus dirinya bayarkan bisa dikatakan sangat amat besar, untuk mempertanggungjawabkan janjinya kepada para aktor dan kru yang harus dirinya bayar dendanya karena dirinya sudah menjanjikan akan melakukannya.


“Sial...!” teriak Indra yang saat ini mulai kesal, karena selain rencananya gagal, dirinya juga menelan kerugian yang bisa dikatakan cukup banyak.


Awalnya, dirinya yang mempunyai sutradara yang memang dipecat oleh Vero, dan mulai membujuk beberapa sponsor untuk mundur dari projek milik wanita tersebut. Tentu dirinya meyakinkan mereka bahwa apa yang dilakukan oleh Vero akan mengalami sebuah kegagalan.


Walaupun awalnya pihak sponsor yang dirinya coba bujuk tidak mempercayai perkataan sepenuhnya, namun dengan kesaksian dari sutradara yang dipecat oleh Vero dan bujukan dari Indra, akhirnya mereka semua menyetujui perkataannya.


Tentu dirinya menjanjikan bahwa mereka akan menjadi calon sponsor dari series yang akan dirinya kerjakan, jika dirinya berhasil untuk mengambil alih projek tersebut. Bahkan dirinya sudah membuat surat perjanjian yang berisikan siap untuk mengganti rugi semua kerugian mereka jika apa yang dirinya lakukan akan gagal.


“Lalu, apa keputusanmu, Tuan. Karena para aktor dan kru yang sudah dituntut oleh pihak perusahaan Grand Media, saat ini mulai menuntut kepada perusahaan kita” ucap sekretarisnya itu, yang semakin membuat kepala Indra ingin pecah mendengarnya.


Tentu keserakahannya dengan sosok Vero yang dipujanya, dan keserakahan tentang harta milik Vero yang terus akan bertambah, membuat pria itu melakukan berbagai cara untuk bisa menjadikan wanita itu dan perusahaannya untuk menjadi miliknya.


Namun keserakahannya yang berlebihan itu, membuat perusahaannya diambang kehancuran saat ini. Karena apa yang dirinya rencanakan itu memang memiliki sebuah resiko yang besar, namun membuat dirinya buta karena kecintaannya dengan sosok Vero dan harta yang dimilikinya.


Bahkan dirinya tidak tahu lagi harus melakukan apa, untuk membalikan semua hal yang saat ini seakan mulai berbalik menyerang dirinya. Karena bisa dikatakan, perkara yang dirinya perbuat bisa meledak kapan saja dan mungkin akan langsung menjatuhkan dirinya.


“Buatlah pinjaman kembali secara resmi pada pihak Bank. Bilang saja, perusahaan kita akan memulai projek baru, dan sedang membutuhkan dana” ucap Indra yang mulai memberikan solusi awal atas apa yang terjadi saat ini.

__ADS_1


Tentu karena dirinya harus membayar semua denda dari semua pihak yang dibujuknya, mau tidak mau dirinya harus melakukan pinjaman untuk membayar denda yang jumlahnya sangat fantastis itu. Apalagi, dirinya tidak mau kabar bahwa tentang dirinya yang membujuk mereka untuk mundur tersebar ke khalayak umum.


Karena jika apa yang dirinya lakukan itu mulai tersebar, maka bisa dikatakan semua yang dirinya lakukan akan langsung sia-sia. Dan selain tidak akan mendapatkan sosok Vero, seluruh masyarakat akan langsung mencemoohnya dan membuat keadaan perusahaannya dipastikan akan hancur.


Namun yang membuatnya semakin pusing karena kegagalan rencananya, bisa dikatakan seluruh dana perusahaannya sudah dirinya gunakan sebagai jaminan untuk meyakinkan para sponsor yang sudah dirinya manipulasi untuk mundur dari projek milik Vero.


Dan menambah jumlah hutang akan semakin memberatkan dirinya. Namun nasi sudah menjadi bubur, dirinya harus melakukannya untuk setidaknya bisa bernafas lebih pajang dan mungkin akan menemukan solusi dari permasalahan yang sedang dirinya alami.


“Maafkan saya, Tuan. Tetapi, jika kita melakukan itu, hutang kita akan semakin membengkak, dan pemegang saham pasti tidak akan senang dengan apa yang akan anda lakukan itu” ucap sekretarisnya itu kembali.


“Sudah kerjakan saja apa yang aku perintahkan. Untuk masalah dengan pemegang saham, biar aku yang menyelesaikan” ucap Indra yang tidak menghiraukan nasehat dari sekretarisnya itu.


“Baiklah Tuan. Kalau begitu, saya akan langsung menghubungi pihak Bank, untuk mengurus permasalahan pinjaman anda” ucap sekretarisnya itu, yang mulai beranjak dari ruangan Indra.


Setelah kepergiannya, tentu Indra mulai memijit keningnya yang terasa seakan ingin meledak itu. Apalagi, bisa dikatakan apa yang dirinya lakukan sudah menuju kearah kehancuran saat ini, karena rencananya hampir semuanya gagal.


Apalagi pihak pemegang saham dari perusahaan tempat dirinya bekerja, memang tidak mengetahui sama sekali apa yang sedang dirinya lakukan pada perusahaan ini. Jadi, bisa dipastikan jika mereka tahu, posisinya bisa terancam bahaya.


“Sialan... apakah aku harus memakai rencana terakhirku?” gumam Indra yang saat ini semakin frustasi dengan apa yang sedang dirinya hadapi.


Memang dirinya masih mempunyai sebuah rencana terakhir yang bisa dirinya gunakan untuk membuat sukses rencananya. Namun sayangnya, dirinya merasa bimbang untuk menggunakannya. Apalagi, dirinya bukanlah sosok yang akan menggunakan sebuah rencana yang membuatnya sebagai seorang kriminal.


“Tidak... aku tidak bisa melakukan hal itu” ucap Indra yang menentang dengan keras, mengikuti rencana yang saat ini terlintas di kepalanya.


“Tapi, jika aku tidak melakukannya, bisa dipastikan aku akan hancur” gumamnya sekali lagi, yang terlihat mulai gelisah saat ini.


Tentu Indra cukup bimbang, apakah dirinya akan menggunakan rencana yang dirinya pikirkan itu, untuk dijalankan atau tidak. Apalagi rencana yang sudah dirinya susun itu, merupakan sebuah rencana yang dirinya harap tidak akan pernah digunakan olehnya.

__ADS_1


Karena memang, walaupun rencananya selama ini bisa dikatakan sangat jahat kepada Vero. Namun rencana terakhir yang dirinya miliki itu, bisa dikatakan diluar nalarnya. Karena bisa dibilang dirinya tidak sanggup untuk menjalankan rencana yang bisa dikatakan sangat keji tersebut.


“Ahh... sepertinya, rencana itu harus aku jalankan”


__ADS_2