Ex-Harem Lord

Ex-Harem Lord
Tercengang


__ADS_3

Kehilangan sosok Zen yang tiba-tiba saja keluar dari ruang perjamuan yang disediakan untuk dirinya oleh pihak Shinto, tentu membuat semua orang kebingungan dengan kemana perginya sosok yang pergi tanpa berpamitan kepada mereka dan langsung keluar dari tempat ini.


Tidak ada yang mengetahui kemana sosoknya pergi, termasuk Istrinya Kelly yang juga kebingungan dengan kepergian Suaminya itu. Namun Kelly mengetahui sesuatu, bahwa sebenarnya pasti ada alasan khusus mengapa Zen dengan segera meninggalkan tempat itu dan meninggalkan dirinya dan Ibunya disana.


Karena bisa dipastikan ada sesuatu yang mendesak dan membuat Kelly tentu saja langsung mengambil ponselnya dan menghubungi seluruh keluarganya dan memastikan keadaan mereka saat ini. Memang saat ini semua istri Zen tergabung pada sebuah group percakapan khusus pada sebuah aplikasi berbagai pesan.


Maka dari itu, saat ini mereka bisa saling berhubungan dengan bebas, apalagi saat ini Kelly melihat bahwa suaminya terlihat terburu-buru untuk pergi dari sini. Tentu pasti ada alasan khusus dari kepergiannya itu, dan dipastikan ini menyangkut tentang pihak yang berada didekatnya yang sedang dirinya urus permasalahannya.


"Ada apa Kelly, kemana Zen pergi?" hingga Amaterasu saat ini langsung menghampiri sosok Kelly dan menanyakan apa yang terjadi kepada Zen.


"Aku juga tidak tahu. Apalagi, seluruh saudariku sama sekali tidak mengalami sebuah permalasahan saat ini" ucap Kelly yang memang mendapatkan balasan dari seluruh saudarinya.


Dalam percakapan yang mereka lakukan pada aplikasi itu, bisa dilihat bahwa seluruh Istri dari Zen juga kebingungan dengan perilakunya yang diberitahukan oleh Kelly kepada mereka. Apalagi bisa dipastikan bahwa mereka semua sedang baik-baik saja, sehingga Zen saat ini dipastikan tidak berada bersama mereka.


"Sudahlah. Mungkin Tuan Sloth ada urusan. Kalau begitu mari kita lanjutkan makan siang kita" ucap Izanagi yang saat ini mulai melerai keheningan yang terjadi disana karena ulah Zen yang pergi secara tiba-tiba.


Tentu semua orang terkejut, apalagi kekuatan yang digunakan oleh Zen untuk keluar dari tempat ini sangatlah menakutkan bagi mereka semua. Seluruh pihak yang berada disana bisa merasakan aura menekan yang bisa mereka rasakan disaat Zen menggunakan kekuatan dirinya tadi untuk beranjak dari tempat ini.

__ADS_1


Memang mereka sudah merasakan kekuatan lebih menekan dari ini sebelumnya, disaat mereka ikut bertarung bersama untuk mengalahkan pihak Loki yang pada saat itu membangkitkan ras Giant. Namun masalahnya, walaupun Zen mengeluarkan sedikit dari kekuatannya, hal itu tetap saja membuat mereka tercengang pada saat merasakannya.


Termasuk salah satunya Tsukoyomi. Namun permalasahan Tsukoyomi lebih kearah frustasi saat ini, karena bisa dilihat hubungan pihak yang sangat dirinya cintai ternyata rasa cintanya sudah disambut oleh pihak yang mengeluarkan kekuatan yang menekan tadi, bahkan ada perbincangan tentang pernikahan mereka pada percakapan yang terjadi di tempat ini.


Maka dari itu, rasa frustasi yang dirinya rasakan membuat dirinya murung, karena tentu saja dirinya tidak akan mampu untuk melawan. Bahkan untuk sekedar bersaing saja, bisa dikatakan dirinya tidak akan mampu. Apalagi pihak yang disukai oleh wanita yang dirinya cintai itu menang segalanya dari dirinya.


"Hey... Tsukoyomi, kenapa kamu melamun? Apakah ada sesuatu yang mengganggumu?" hingga disaat dirinya masih asik meratapi hidupnya, saat ini Tsukoyomi dikejutkan dengan perkataan dari rekan Dewanya saat ini.


Bisa dikatakan semua pihak yang berada disana sangat mengetahui apa yang sebenarnya terjadi terhadap pria itu. Namun mau bagaimana lagi, mereka tidak dapat melakukan apapun untuk membantunya, karena sepertinya perjuangan yang dirinya lakukan sepertinya harus kandas mulai saat ini.


Siapa yang tidak mengetahui rasa cinta Tsukoyomi yang teramat sangat besar kepada Amaterasu. Namun masalahnya, mereka juga mengetahui dengan pasti bahwa Amaterasu sama sekali tidak membalas perasaannya, sehingga mereka hanya bisa merasa prihatin saja dengan jalan cinta yang dirinya alami saat ini, yang bisa dikatakan harus kandas.


Amaterasu juga sebenarnya merasa prihatin dengan pria itu. Namun masalahnya, dirinya sama sekali tidak memiliki perasaan apapun kepadanya. Tentu dirinya menyayangi sosok Tsukoyomi hanya sebatas mereka merupakan Dewa dari pihak yang sama. Jadi dipastikan rasa sayangnya itu hanya sebatas rasa sayang sebuah keluarga.


Jadi, jika memang Amaterasu menerima perasannya, tentu hal itu akan melukai mereka berdua nantinya. Karena Amaterasu memang tidak mencintainya dan dipastikan Tsukoyomi akan sangat terluka jika mereka menjalani kehidupan mereka nantinya jika Amaterasu membalas perasaannya itu dengan terpaksa.


"Apa!" namun disaat semua pihak sedang asik memprihatinkan keadaan Tsukoyomi, ruangan itu langsung dikejutkan dengan suara Kelly yang membuat semua pihak langsung menatapnya saat ini.

__ADS_1


Bisa dikatakan sebuah pesan baru saja muncul pada layar ponsel dari Kelly, yang dimana Saudari-saudarinya sedang mengabarkan sebuah kabar pada grup obrolan yang sedang mereka lakukan itu. Tentu disaat membacanya, bisa dikatakan hal itu membuat sosok Kelly terlihat panik dan khawatir membacanya.


"Ada apa Putriku?" Namun disaat Kelly masih fokus membaca pesan yang saat ini dirinya lihat, dirinya dikejutkan dengan kemunculan sesosok pria yang menunjukan ekspresi kekhawatirannya kepada dirinya.


"Ah... maafkan aku. Aku hanya terkejut membaca pesan dari saudariku yang lain" balas Kelly yang berusaha menenangkan keadaan yang terlihat panik disaat melihat ekspresinya terkejutnya tadi.


Masalahnya, saat ini yang membuat suasana disana menjadi seperti itu dikarenakan sosok Ebisu yang terlihat sangat panik melihat ekspresi dari Kelly tadi. Maka dari itu, dirinya dengan bergegas dengan cepat mendatangi dirinya dan menanyakan secara langsung apa yang terjadi dengan sosok yang merupakan Putri kandungnya tersebut.


"Tidak apa-apa, kamu bisa menjelaskan kepada Ayahmu ini, siapa tahu Ayah bisa membantu" dan begitulah ucapan Ebisu kemudian, yang memang berusaha untuk mencoba mencari solusi dari apa yang dialami putrinya.


Tentu Kelly merasa aneh mendengar perkataannya. Karena bisa dikatakan sebutan Ayah yang pria itu sebutkan sama sekali tidak membuat Kelly merasakan sesuatu. Bukannya dirinya benci mendengarkannya, tetapi dirinya merasa tidak nyaman disaat pria itu menyinggung bawah dirinya merupakan Ayah kandungnya.


Memang karena sosoknya yang sudah terlampau dewasa, selama ini memang kehidupannya tidak pernah sama sekali mendapat kehangatan dari sosok yang dirinya anggap Ayah. Jadi disaat selama ini dirinya tidak menerimanya, namun tiba-tiba saja dirinya mendapatkannya, membuat Kelly merasa tidak nyaman dengan keadaan itu semua.


Maka dari itu, dirinya merasa aneh dengan perilaku pria itu terhadapnya, karena memang selama ini rasa sayang yang dirinya rasakan hanya berasal dari Ibunya, dan dirinya merasa sudah tidak memerlukan lagi sosok pria yang bisa menghangatkan hatinya, yang memang sudah terlanjur tidak pernah mendapatkan kehangatan dari sosok yang bisa dirinya anggap sebagai Ayah.


"Aku tidak apa-apa. Anda bisa kembali ketempat anda, Tuan Ebisu" hingga perkataan jelas dari Kelly itu, tentu membuat Ebisu hanya bisa menghela nafasnya dan mulai kembali ketempat duduknya.

__ADS_1


Kelly memang merasa kasihan kepadanya, namun apa boleh buat hatinya sudah tertutup rapat tentang mendapatkan kehangatan dari sosok seorang Ayah. Apalagi saat ini ada kabar yang lebih memusingkan dirinya, setelah mendapatkan kabar mengejutkan dari salah satu saudarinya tentang keadaan mereka saat ini.


"Semoga kamu tidak apa-apa, Ha Rin"


__ADS_2