Ex-Harem Lord

Ex-Harem Lord
Tugas Suami


__ADS_3

Merasakan sebuah perasaan yang tidak baik dari salah satu Istrinya, dan laporan yang dirinya terima dari bawahannya, tentu membuat Zen langsung dengan bergegas menuju kearah lokasi Istrinya yang sepertinya mengalami sebuah masalah


Dengan langsung di teleportasikan dirinya menuju lokasi dari Istrinya berada, Zen dikejutkan dengan sosok yang memang dirinya cari keberadaannya, karena dipastikan sosok itu merupakan sosok yang menjadi tangan kanan dari pihak yang mengaku sebagai Ayah dari Zen.


Maka dari itu, dengan segera Zen saat ini langsung menyerang pihak itu dengan cepat, apalagi dirinya berani mencari masalah dengan sosok yang merupakan Istrinya, dan seorang wanita yang memang memiliki sesuatu yang sangat berharga pada dirinya.


“Akhirnya aku menemukanmu” dan begitulah ucapan Zen, yang saat ini langsung mendekat kearah sosok yang bernama Hades tersebut.


Masalahnya, saat ini perjalanannya menuju ke tubuh dari Hades yang sudah terpental atas serangannya itu, terlihat dihalangi oleh beberapa pihak yang merupakan bawahan dari Hades dan saat ini mencoba melindunginya atas niat membunuh yang diarahkan Zen kepada sosok tersebut.


Tentu karena hal itu, Zen saat ini harus melawan pihak-pihak tersebut terlebih dahulu, apalagi saat ini bisa dikatakan kediaman yang sedang dirinya datangi mulai dikepung oleh pihak-pihak yang memang dipekerjakan oleh Hades, atau bisa dikatakan satu kelompok dengan dirinya.


“Hmmm... jadi kalian Anomanex?” gumam Zen yang tidak segan-segan lagi mulai mengeluarkan Pedang Ame No Ohabari miliknya.


Munculnya pedang itu tentu saja membuat semua pihak waspada. Apalagi aura yang dikeluarkan dari pedang itu saja, cukup mengancam semua pihak yang berada disana, karena memang pedang itu sangatlah menakutkan bagi mereka.


Bagi seorang Dewa, wajar jika pedang itu sangatlah menyeramkan. Apalagi saat ini pedang tersebut berada ditangan dari pihak yang entitasnya sangat amat menyeramkan, dan membuat keberadaan mereka sangatlah mengancam seluruh pihak yang berada disana.


“Minggir!” ucap Zen yang tanpa pandang bulu langsung menebas beberapa pihak yang menghalanginya.


Zen tidak memperdulikan mereka, karena memang mereka hanya sebatas semut pada sepatu yang Zen gunakan, dan dirinya dapat melenyapkan mereka dengan mudah. Bahkan semua pihak yang melihatnya mulai berpikir dua kali untuk menyerang Zen saat ini.

__ADS_1


Namun naas, sikap keragu-raguan mereka itu malah membuat Zen bisa dengan mudah membasmi keberadaan mereka, dan saat ini hampir seluruh bawahan dari Hades yang dirinya bawa ketempat ini hampir tewas sepenuhnya.


“Cepat bangkit, Tuan Hades. Kita harus melarikan diri dari tempat ini” ucap bawahan Hades, yang memang saat ini sedang melihat kondisi dari Dewa tersebut.


Hades yang mendapatkan serangan yang cukup keras, tentu saat ini masih berusaha menyesuaikan keadaannya terlebih dahulu. Apalagi siapa yang tidak menyangka sebuah serangan cukup besar tadi mengarah kearahnya dan membuatnya merasa linglung saat mendapatkan serangan tersebut.


Hingga setelah dirinya cukup sadar sepenuhnya, saat ini pandangannya mulai melihat sosok yang akan menjadi malaikat maut bagi dirinya, sedang membantai beberapa pihak yang saat ini mencoba menghalangi jalannya menuju kearah dirinya.


“Sial, bantu aku melarikan diri” ucap Hades yang memang kondisinya belum pulih sepenuhnya.


Hades memang terpental keluar dari kediaman Scarlett ini atas serangan yang dirinya terima tadi dari Zen. Namun karena area kediaman miliknya ini sangatlah besar, saat ini Hades yang terkena dampak dari serangan Zen itu masih berada didalam area kediamannya.


Namun hal tersebut bukan masalah bagi Zen, karena saat ini dirinya dengan bengis mulai membunuh satu persatu pihak yang menghalanginya. Apalagi apa yang dirinya lakukan saat ini seakan sedang memotong sebuah kue bolu yang lembut dengan pedangnya.


Rencananya itu hampir mulus sebenarnya. Karena saat ini langkah Zen sedang dihalangi beberapa pihak, dan dirinya akan beranjak dari sana. Namun naas, sebuah lemparan pedang, saat ini dengan mulus menancap pada kakinya.


“Argh.... kakiku!” dan begitulah suara sesuatu yang jatuh mulai terdengar, dimana Pedang Ame No Ohabari dari Zen mendarat dengan mulus dan menancap dikakinya.


Tentu karena Zen menanamkan kekuatannya pada pedang miliknya itu, saat ini Hades seakan tidak bisa bergerak. Bahkan disaat beberapa bawahannya mencoba membantunya, bisa dikatakan apa yang mereka lakukan itu sama sekali tidak berguna.


Pedang Zen seakan tidak bisa diangkat atau dipindahkan oleh siapapun. Bahkan Hades yang menggunakan kekuatan Dewa miliknya tidak mampu memindahkan atau mencabutnya. Hingga sebuah suara teriakan-teriakan yang seakan mendekat kearahnya, bisa terdengar semakin dekat.

__ADS_1


Dan begitulah sosok yang terlihat menunjukkan senyum menyeramkan miliknya, saat ini mulai mendekat kearah Hades dan saat ini seakan bersiap untuk menghabisi dirinya saat ini juga, akibat perbuatannya yang memang membuat Zen murka.


“Langkah yang bagus, tapi setidaknya butuh jutaan orang jika ingin membuat langkahku terhalangi” balas Zen yang saat ini meraih leher dari salah satu bawahannya yang masih mencoba membantunya dan saat ini langsung dipatahkan lehernya.


Membuang mayatnya di tanah, tentu menjadi tanda bagi Zen untuk membunuh beberapa pihak lagi yang saat ini berada disana. Tidak tanggung-tanggung, bisa dikatakan seluruh kelompok Anomanex yang berada disini sudah tewas sepenuhnya.


Sadis memang, tapi mau bagaimana lagi. Mereka sudah mencari masalah dengan Zen dan membuat dunia ini sedikit kacau. Maka dari itu, Zen saat ini dengan segera membasmi mereka, sebelum apa yang mereka lakukan akan menjadi buruk kedepannya.


“Baiklah sekarang giliranm-” namun setelah Zen mencabut pedang yang menancap pada kaki Hades dan akan langsung membunuhnya, sebuah serangan yang sangat kuat langsung mengenai dadanya.


Zen tentu langsung terpental atas serangan itu, bahkan Ha Rin dan Scarlett yang melihat sosoknya yang terpental mulai teriak dengan panik, karena bisa dikatakan Zen cukup terkena sebuah serangan yang membahayakan bagi dirinya.


Hingga suara seseorang yang batuk mulai terdengar setelah serangan itu berakhir. Namun masalahnya, bukan Zen yang mengeluarkan suara tersebut, tetapi sebuah sosok hitam kecil yang kondisinya bisa dikatakan terlihat cukup buruk.


“Dasar bawahan tidak berguna” begitulah ucapan makhluk hitam itu, kepada Hades yang terlihat tidak berdaya itu.


Zen tentu saat ini mulai muncul kembali dari balik debu, disaat dirinya menghancurkan tembok dari kediaman Scarlett yang menimpa dirinya, karena akibat serangan yang dirinya terima. Hingga dengan kekuatan penuhnya, Zen dengan segera langsung menyerang sosok hitam tersebut.


Namun anas, belum juga Zen melakukan aksinya, saat ini sosok itu mulai menyentuh keberadaan Hades dan mereka dengan segera berpindah tempat lalu menghilang dengan sekejap dari sana. Tentu melihat hal itu Zen terlihat frustrasi saat ini.


Apalagi mangsanya bisa dikatakan lepas didepan matanya. Bahkan pelacak yang dirinya tanamkan kepada sosok yang dirinya lawan tadi, seakan menghilang dan Zen saat ini benar-benar kehilangan jejak mereka yang sudah menghilang dari pandangannya.

__ADS_1


Dan begitulah Zen yang hanya bisa menghela nafasnya saja, setelah apa yang dirinya lakukan itu termasuk sebuah kegagalan. Walaupun memang bisa dikatakan Zen saat ini sepertinya sudah berhasil memusnahkan sebuah kelompok yang bernama Anomanex, karena dirinya sudah membantai kelompok mereka sepenuhnya ditempat ini.


“Sial, padahal sedikit lagi”


__ADS_2