Ex-Harem Lord

Ex-Harem Lord
Semakin Jatuh


__ADS_3

Berbeda dengan sebuah pasangan yang sedang sangat bahagia dengan kehidupan baru mereka. Saat ini seorang pria berkumis, sedang mengantri pada sebuah antrian keberangkatan pada sebuah bandara internasional yang akan membawanya pergi dari sana.


Dengan menunggu gilirannya untuk masuk menuju area pemeriksaan imigrasi, saat ini dengan kegelisahan yang sedang dirinya alami, pria itu terus memantau keadaan sekitarnya. Tentu tindakannya itu sangat mencurigakan, namun hingga saat ini masih belum ada yang menyadari tindakan mencurigakan dari pria tersebut.


Hingga akhirnya, langkah demi langkah yang dirinya ambil saat mengikuti barisan yang dirinya ikuti semakin mendekat menuju area pemeriksaan. Hal tersebut tentu saja semakin membuatnya gelisah, karena dirinya takut bahwa apa yang akan dirinya lakukan akan ketahuan.


"Selanjutnya" teriak seseorang dari pihak imigrasi, yang memanggil pihak selanjutnya yang sedang mengantri untuk masuk kedalam ruang tunggu keberangkatan internasional.


Tentu pria berkumis yang terlihat gelisah tadi, langsung mendekat kearah loket dari tempat imigrasi itu dan menyerahkan semua berkas keberangkatannya. Tentu dirinya berusaha tetap tenang saat ini, agar gelagatnya tidak dicurigai dan membuat kedoknya malah ketahuan.


Petugas yang memeriksa dokumennya, saat ini mulai mengambil pasport miliknya dan mulai memeriksanya. Sambil memperhatikan wajah dari pria berkumis itu dan mencoba mencocokkannya, saat ini pria itu dengan teliti melakukan pekerjaannya.


Apalagi saat pria berkumis itu ditatap, dirinya berusaha keras untuk tetap tenang. Hingga akhirnya, apa yang dirinya lakukan itu sia-sia. Karena saat ini pihak imigrasi mulai menahannya, karena menggunakan dokumen palsu untuk mencoba mengelabui petugas bandara.


"Saat ini, saya mengabarkan langsung dari Bandara, yang dimana aktor yang sedang terjerat sebuah kasus pelecehan dan penyuapan, saat ini sedang ditahan karena menggunakan dokumen palsu yang digunakan olehnya untuk kabur menuju ke luar negeri"


Dan begitulah sebuah pemberitaan yang beredar, tentang seseorang mencoba melarikan diri menggunakan identitas palsu. Memang bisa dikatakan semua yang dirinya lakukan itu sangat sempurna, namun sayang pasport yang dirinya gunakan ditemukan sebuah keanehan dan terbukti merupakan sebuah pasport palsu.


Maka dari itu, pihak bandara tentu saja langsung menahan pria yang mencoba untuk pergi dari negara ini menggunakan dokumen palsu, karena bisa dibilang hal tersebut merupakan tindakan kriminal yang sangat serius, dan dirinya akan menghadapi hukuman yang cukup berat melakukan hal tersebut.


Daniel, itulah nama pria yang mencoba melarikan diri menuju luar negeri, untuk kabur dari semua jeratan hukum yang sedang dirinya jalani. Apalagi dirinya merupakan seorang yang awalnya merupakan sosok superstar paling terkenal di negara ini, namun tiba-tiba saja sosoknya langsung berubah sepenuhnya menjadi seorang sampah.


Bahkan atas perilakunya yang mencoba melarikan diri menggunakan dokumen palsu itu, bisa dikatakan pidana yang dirinya dapatkan akan bertambah, karena menggunakan dokumen palsu untuk berpergian menuju luar negeri, merupakan sebuah pelanggaran hukum yang cukup serius, dan membuat keadaannya semakin terpuruk jatuh.


"Ada pihak yang ingin mengunjungi anda" ucap seorang petugas kepolisian, kepada Daniel yang saat ini sedang ditahan pada sebuah kantor kepolisian atas perbuatannya.


Memang setelah kedoknya ketahuan, yang dimana dirinya menggunakan pasport palsu hingga menyamarkan dirinya menggunakan kumis palsu agar tidak dikenali, Pria itu langsung digiring menuju kekantor kepolisian. Dan disinilah dirinya berada, disebuah sel yang menahan dirinya dan tidak bisa lagi menghirup udara segar mulai sekarang.


"Benarkah?" ucap Daniel bersemangat, karena mungkin pihak yang mengunjunginya itu bisa membantu permasalahan yang sedang dirinya alami.

__ADS_1


Dengan perasaan yang bersemangat yang dimana dirinya mungkin mendapatkan sebuah kabar yang bisa membantunya lepas dari jeratan yang sedang dialami olehnya, Daniel saat ini langsung berdiri dan menghampiri petugas yang menjemputnya pada sel penjara tempat dimana dirinya berada.


Tentu dengan tangan diborgol, Daniel saat ini mulai digiring menuju kesebuah ruangan, dimana dirinya akan bertemu dengan pihak yang mengunjunginya. Hingga senyum mulai terukir pada wajahnya yang terlihat muram sebelumnya itu, setelah melihat sosok Istrinya saat ini sedang menunggunya pada sebuah ruang pertemuan para tersangka ditempat ini.


"Istriku..." ucap Daniel yang saat ini mulai dilepaskan borgolnya dan hendak memeluk keberadaan Istrinya.


Daniel merasa sedikit senang melihat keberadaan Istrinya Tina, yang saat ini datang untuk melihat keadaannya. Karena bisa dikatakan, dirinya tahu wanita itu akan melakukan berbagai hal untuk membantunya keluar dari permasalahan yang sedang menjerat dirinya saat ini.


Namun sayangnya, apa yang dirinya perkirakan itu bisa dikatakan tidak berjalan dengan semestinya. Istrinya Tina, saat ini seakan menolak pelukan yang akan diberikan Daniel kepadanya. Dan hal tersebutlah yang membuat Daniel cukup kebingungan dengan sikap dari wanita yang sangat dirinya cintai tersebut.


Bahkan sikapnya saat ini sangatlah berbeda dengan Tina yang selama ini dirinya kenal, karena Daniel baru pertama kalinya melihat Istrinya menunjukan ekspresi yang sangat dingin kepadanya. Apalagi, saat ini wanita itu dengan nada angkuhnya mulai menyuruh dirinya duduk di kursi yang sudah disediakan ditempat tersebut.


"Tanda tangani surat ini." ucap Istrinya kembali dengan nada yang tidak bersahabat, yang langsung memberikan Daniel sebuah amplop cokelat kepadanya.


Daniel yang baru saja duduk cukup terkejut dengan sikap dari Istrinya itu. Namun dirinya masih bersikap biasa, dan saat ini mulai mengambil amplop cokelat yang diberikan oleh Istrinya. Namun saat dirinya membaca sebuah surat yang berada didalamnya, dirinya cukup terkejut saat membaca satu persatu kata yang tertera pada surat tersebut.


Tentu siapa yang menyangka bahwa wanita yang mejadi Istrinya itu, tiba-tiba saja menyerahkan sebuah surat perceraian mereka, dan menuntut dirinya untuk ditandatangani. Apalagi, Daniel masih mencoba mencerna apa yang baru saja dirinya alami saat ini, yang bisa dikatakan masih membingungkan dirinya.


Karena bisa dibilang, Daniel tidak tahu harus bersikap seperti apa untuk menanggapi apa yang baru saja dirinya alami itu. Apalagi terlihat bahwa Istrinya seakan bersikap biasa saja, saat mengajukan surat perceraian itu kepada dirinya.


“Ya... mari kita bercerai” ucap Istrinya yang saat ini seakan serius dengan perkataannya.


“T-Tapi mengapa, sayang? Mengapa kamu menggugat cerai diriku?” ucap Daniel yang masih tidak menyangka bahwa wanita yang dirinya cintai itu akan mengambil keputusan seperti itu.


“Mengapa katamu? Apakah kamu sudah lupa semua perbuatan mu kepadaku?” ucap Tina yang saat ini mulai menatap pria didepannya itu dengan tatapan yang seakan sedang menghina keberadaannya.


Tina memang merupakan artis yang memang bisa dikatakan biasa saja statusnya pada awalnya. Namun yang membuatnya spesial, tentu saja tampang dan tubuhnya yang bisa dikatakan sangat menawan. Maka dari itu, Daniel yang jatuh hati melihatnya, langsung menikahi wanita tersebut.


Tentu karena perbedaan status sosial mereka saat menikah, Daniel memperlakukan dirinya secara semena-mena. Walaupun bisa dikatakan Daniel sangat mencintainya, tetapi apa yang dirinya lakukan selama ini terhadapnya tidak bisa dibenarkan.

__ADS_1


Salah satunya, seperti yang sudah diketahui bahwa Daniel dengan terang-terangan bermain dengan wanita lain didepannya. Tentu sebagai sosok yang mengenal perilaku Daniel yang sebenarnya, membuat Tina tidak berani memprotes perlakuannya itu.


Termasuk disaat dirinya ingin mencoba menceraikannya dahulu, karena bisa dikatakan sosok Daniel akan mudah memutar balikan fakta untuk menjatuhkan dirinya. Jadi, disaat Daniel terkena sebuah kasus dirinya merasa sangat senang mendengarnya.


“Perbuatan apa yang kamu maksud? Bukankah aku yang selama ini menjadikanmu sosok yang besar?” ucap Daniel yang mencoba untuk membela dirinya dimata Istrinya.


“Tentu saja, maka dari itu aku sangat berterima kasih kepadamu. Apalagi, aku juga sangat berterima kasih atas semua harta yang kamu berikan kepadaku” ucap Tina yang langsung membuat Daniel terkejut mendengar perkataan yang keluar dari mulutnya tersebut.


Memang, Tina sebenarnya tidak mencintai sosok dari Daniel. Karena bisa dikatakan dirinya menikahi dirinya karena Tina ingin sekali mencicipi hartanya. Dan hal itu juga yang membuat dirinya bertahan dari semua perbuatan Daniel kepadanya.


Semakin lama dirinya menjalani pernikahannya, akhirnya membuat Tina semakin jengah dibuatnya. Dengan rencana awalnya yang hanya ingin mencicipi hartanya saja, membuat Tina akhirnya mulai terobsesi untuk ingin mengambil alih semua harta dari Daniel.


Maka dari itu, dirinya selama ini bersabar dengan sikapnya, dan bersikap seperti Istri yang baik bagi sosok Daniel, sambil mencari kesempatan untuk mencoba mengambil alih seluruh harta dari pria yang selalu bertindak semena-mena kepadanya itu.


Bisa dikatakan apa yang dirinya lakukan itu berjalan dengan mulus. Apalagi, Daniel bisa dikatakan sangat bahagia diperlakukan oleh wanita yang dirinya anggap sempurna sosoknya dimata Daniel. Maka dari itu, pria tersebut seakan rela memberikan apapun kepada dirinya dan membuat Tina cukup senang bahwa akhirnya rencananya mulai berjalan dengan rapi.


Salah satunya, Tina berhasil membujuk Daniel untuk mengubah seluruh hartanya atas nama dirinya, disaat Tina memaksa pria itu dahulu untuk melakukannya. Karena bisa dikatakan, Daniel yang sangat mencintai Tina akan sikapnya yang dirinya anggap sempurna itu, akhirnya mulai terhasut dengan perbuatannya.


“A-Apa maksudmu, sayang?” ucap Daniel yang saat ini mulai panik dengan perkataan dari wanita tersebut, apalagi dirinya mendengarkan sebuah kata yang menyebutkan harta.


“Tentu saja, disaat sepasang suami istri bercerai, pasti ada pembagian harta. Namun karena semua hartamu atas nama diriku, berarti kita tidak perlu membaginya bukan?” Ucap Tina, yang langsung membuat Daniel mulai emosi dan berdiri ditempatnya sambil mengebrak meja didepannya.


“Mana bisa begitu. Itu semua hartaku, mengapa kamu mengambilnya?” ucap Daniel dengan air liurnya yang mulai muncrat kemana-mana akibat kemarahannya, setelah mendengar perkataan Istrinya.


Untung saja, sebelah tangan dari Daniel masih diborgol dimeja tempatnya berada, dan seorang pihak kepolisian masih berada di sana. Kalau tidak, bisa dikatakan Tina yang duduk ditempatnya dengan nyaman itu, mungkin sudah tidak berbentuk lagi wajahnya karena kemarahan yang dirasakan oleh Daniel saat ini.


Apalagi, pria yang sedang mengamuk itu terlihat sangat amat murka, karena dirinya bisa dikatakan sedang dikhianati seperti itu oleh sosok yang paling dirinya percayai selama ini. Maka dari itu, Daniel seakan ingin membunuh sosok Istrinya itu, yang terlihat hanya menertawai sikap yang dirinya tunjukan kepadanya


“Maaf. Tetapi aku sudah menjual seluruh aset milikmu, dan hasilnya beserta hartamu saat ini sudah menjadi milikku”

__ADS_1


__ADS_2