Ex-Harem Lord

Ex-Harem Lord
Ada Yang Mengejar


__ADS_3

Seperti yang diketahui, para adik-adik Zen menyegel sepenuhnya benih energi kekuatan mereka, agar nanti siapapun yang membawanya tidak akan terpengaruh dengan aura kegelapan seperti apa yang dialami oleh Axillia tadi dan malah hampir menewaskan dirinya.


Namun ternyata apa yang sudah dicegah itu harus bocor karena memang Axillia tidak sengaja menghancurkannya, dan membuat dirinya mengalami penderitaan setelah tidak sengaja menghancurkan segel yang menyegel benih tersebut dan mencegah aura kegelapan dan negatifnya merembes keluar.


Axillia memang sedang mencari cara agar benih yang berada didalam rahim dari Ottavia agar bisa dipindahkan menuju tubuhnya, sesuai janji yang sudah dirinya janjikan kepada wanita itu yang memang ingin mengeluarkan sesuatu yang tidak dirinya inginkan untuk berada didalam rahimnya.


Cukup lama dirinya mempelajari cara untuk memindahkan benih tersebut, apalagi pada saat itu karena rasa bersalah yang terus menghantui diri Ottavia atas suaminya, dirinya sama sekali tidak ingin bertemu keluarga dari Zen sebelum benih itu keluar dari dalam tubuhnya.


Memang tidak ada yang menyangka bahwa benih yang berada didalam rahimnya itu malah ikut serta pada jiwanya dan ikut terbawa disaat Ottavia bereinkarnasi. Hingga membuat benih tersebut malah ikut terbawa pada dirinya disaat dirinya dilahirkan kembali.


Maka dari itu, Axillia yang memutuskan untuk membantu menyembunyikan sosok Ottavia selama ini, mulai membantu mencari cara memindahkan benih didalam tubuhnya kedalam tubuh dari Axillia sesuai janjinya dan terbebas sepenuhnya dari apa yang dirinya bawa itu.


Apalagi Ottavia sudah berjanji kepada Axillia pada saat itu, jika benih yang berada didalam tubuhnya berhasil dipindahkan, dirinya akan langsung kembali menuju keberadaan Suaminya dan menjelaskan semuanya termasuk mengaku semua kesalahan yang dirinya perbuat, walaupun hal itu bukanlah kesalahannya.


Maka dari itu hingga saat ini Ottavia belum sama sekali memutuskan kembali karena sesuatu yang berada didalam tubuhnya masih menghantuinya dengan rasa bersalah atas suaminya, sehingga dirinya menantikan Axillia memindahkan benih tersebut dari dalam tubuhnya.


"Hingga aku menemukan cara memindahkan benih didalam rahimnya dan memasukkannya kedalam rahimku" ucap Axillia yang mulai menjelaskan apa yang terjadi kepada dirinya, dan kenapa aura yang disegel itu malah menggerogoti tubuhnya.


Memang dalam prosesnya mereka berdua tidak menyangka bahwa sesuatu yang tersegel itu malah pecah dan malah membuat dirinya terkontaminasi dengan aura kegelapan dan melemahkan dirinya. Melihat itu tentu Ottavia yang berjanji akan kembali ke suaminya setelah benih tersebut keluar dari tubuhnya, langsung mengurungkan niatnya.


Apalagi dirinya sangat tidak tega meninggalkan sosok yang selalu mencari dan merawatnya setelah dirinya bereinkarnasi. Jadi Ottavia memutuskan untuk merawat sosok Axillia, yang kondisinya dengan perlahan terus melemah dan bisa dikatakan sedikit lagi dirinya akan tewas jika tidak ada yang menolongnya hingga saat ini.


"Lalu, kenapa dirimu tidak langsung mencarikan? Bukankah aku sudah mengirimkan berbagai tanda bahwa aku sudah bangun dari tidur panjang yang aku lakukan?" tanya Zen yang bingung dengan sikap mereka, yang memutuskan untuk melarikan diri dan bersembunyi.

__ADS_1


"Itu karena, ada salah satu pihak yang mengaku sebagai anda, dan kami berdua hampir terbunuh oleh dirinya" ucap Axillia yang mengungkapkan kenapa dirinya dan Ottavia masih bersembunyi hingga saat ini.


Beberapa tahun yang lalu, sebuah tanda-tanda kebangkitan Zen mulai muncul dan bisa dirasakan oleh Axillia. Tentu merasakan hal itu dirinya langsung mencari keberadaannya. Namun sayangnya, bukan Zen sendirilah yang mengirimkan tanda tersebut dan malah pihak asing yang hendak membunuh dirinya pada saat itu.


Seperti yang diketahui, Zen baru bangkit setahun yang lalu. Jadi, dipastikan ada pihak lain yang memang sengaja mencoba memancing sosok Axillia dengan memancingnya menggunakan aura yang sama, yang dikeluarkan oleh Zen yang memang masih tertidur pada saat itu.


Tetapi untung saja pada saat itu, Axillia belum memindahkan benih dari Ottavia kedalam tubuhnya dan dirinya bisa melarikan diri dan menghindar dari pria yang mengaku sebagai Zen pada saat itu, bahkan mereka juga hampir terbunuh disaat itu jika memang Axillia tidak dalam kondisi terbaiknya saat memutuskan untuk melarikan diri.


Maka dari itu, mereka memutuskan untuk bersembunyi dan tidak mempercayai lagi semua tanda yang diberikan Zen kepadanya hingga saat ini, karena ketakutan yang dialami oleh dirinya tentang sosok yang menyamar sebagai Zen dan malah hampir membunuh dirinya dan Ottavia pada saat itu.


"Seharusnya, kalian mencari keberadaan adikku bukan, jika ada sosok seperti diriku sedang menyamar?" ucap Zen yang mulai menanyakan langkah mereka yang malah bersembunyi.


"Memang kami berniat seperti itu, Tuan. Namun setelah itu, dirinya terus mengincar kami. Jadi kami tidak bisa kemana-mana, karena keberadaan kami terus diburu olehnya. Maka dari itu, kami memutuskan untuk bersembunyi di negara ini, karena bisa dikatakan tempat ini dijaga dengan sangat ketat oleh para Kultivator dan dirinya tidak bisa bergerak dengan bebas di wilayah ini." balas Axillia yang membalas perkataan dari Zen.


Zen tentu tahu siapa yang menyamar dan mencoba menjebak sosok dari dari Axillia. Apalagi Zen pernah melawannya, dan dipastikan dirinya juga mengetahui apa yang dibawa oleh Axillia pada dirinya. Apalagi disaat Zen mencoba memancingnya dahulu, dirinya terlihat sangat marah atas permalasahan tentang kehidupan adiknya.


Zen tidak tahu bagaimana dirinya bisa tahu bahwa Axillia membawa beberapa benih yang bisa membangkitkan adik-adiknya. Tetapi untung saja, Zen berhasil menemukannya paling pertama dan saat ini bisa menjalankan aksinya dalam membuat pihak itu sengsara karena dirinya bisa kembali menghidupkan adik-adiknya.


Tetapi masalahnya, dirinya harus menghamili sosok Axillia terlebih dahulu. Karena benih tersebut harus dibuahi agar keberadaan Deadly Sins yang sudah mati semuanya bisa kembali hidup dan bisa menyeimbangkan kembali keberadaan dunia ini.


Apalagi selama ini keadaan semesta bisa dikatakan tidak seimbang, karena satu-satunya penyeimbang keadaan dunia ini yang merupakan pemilik kuasa hanya tersisa Zen dan adik-adik sepupunya. Tentu komposisi itu tidak seimbang karena Zen hanya seorang diri dalam menyeimbangkan posisi adiknya.


"Hahh... baiklah. Aku sudah mengerti semuanya. Jadi, aku hanya tinggal menghamili dirimu saja bukan?" ucap Zen yang saat ini sudah paham semuanya tentang apa yang terjadi.

__ADS_1


Teka-teki dari berbagai hal yang masih mengganggu dirinya akhirnya sudah terjawab juga. Jadi, Zen saat ini sudah merasa puas bahwa dirinya berhasil mengetahui semua teka-teki yang selama ini dirinya cari jawabannya, hingga akhirnya semuanya terjawab dengan dirinya yang tidak sengaja menemukan sosok Ottavia, Adik Iparnya.


"Begitulah Tuan. Tetapi maafkan jika saya lancang, tetapi apakah saya pantas untuk mengandung anak-anak anda, Tuan. Apalagi anda bisa memindahkan benih ini kepada siapapun yang menurut anda pantas dan bisa menjadikan wanita itu melahirkan sosok-sosok yang akan menjadi anak anda kelak" ucap Axillia yang mulai menanyakan keputusan Zen atas permasalahan ini.


Bisa dibilang apa yang dilahirkan dari benih-benih yang ditanamkan didalam rahim dari Axillia itu, akan terlahir bukanlah sebagai adik-adik Zen lagi. Karena bisa dikatakan, jiwa mereka sudah mati sepenuhnya. Jadi disaat nanti benih-benih itu lahir, bisa dipastikan bahwa benih-benih tersebut akan menjadi sosok yang baru, atau bisa dikatakan berubah menjadi anak-anaknya kelak.


"Cih... apakah Pride tidak menjelaskan sepenuhnya tentang berkah ikatan kepadamu. Lagipula, jika kamu tidak pantas, siapa lagi yang pantas. Apalagi tidak ada pihak yang akan mampu mengandung 7 orang janin dengan kekuatan kegelapan yang berada didalam tubuh mereka selain dirimu yang notabennya adalah Elf atau para Dewa." balas Zen.


Untuk seorang pihak yang mengandung anak Zen saja, bisa dipastikan mereka akan mengalami sesuatu yang sangat berat saat mengandung anaknya. Contohnya saja Ibu dari Kelly yang dihamili oleh Dewa dan dirinya bisa saja tewas jika Axillia tidak membantunya.


Apalagi sosok sebesar Zen yang melakukannya, dipastikan mereka akan langsung tewas jika tanpa pengawasan, karena memang entitas yang dikandung mereka akan sangat besar dan akan sulit untuk dikandung, karena janin yang mereka kandung akan membutuhkan banyak hal dari Ibu yang mengandung mereka.


Namun saat Ini sangat berbeda, karena yang akan dikandung oleh mereka adalah 7 sosok Deadly Sins yang dibuahi oleh Zen yang dipastikan akan membuat pihak itu harus menanggung beban yang sangat amat berat dalam mengandung semua hal tersebut.


Sehingga pilihannya hanya ada pada Axillia atau beberapa Dewa yang mungkin bisa membantunya. Karena para Istri-istrinya tidak akan ada yang mampu untuk mengandungnya, walaupun mereka hanya mengandung satu janin saja didalam tubuh mereka.


"Aku tahu Tuan. Tetapi anda belum membalas perasaan tulus milikku ini, jadi aku takut anda tidak berkenan agar saya mengandung anak-anak Anda" ucap Axillia kemudian.


"Tenanglah. Aku tidak akan mengkhianati pihak yang memulai berkah ikatan kepadaku. Lagipula akan aku pastikan kamu adalah wanitaku, dan aku juga akan memastikan bahwa dirimu yang akan mengandung anak-anakku kelak" balas Zen yang mendeklarasikan pernyataan tentang hubungannya dengan Axillia tersebut.


Mendengar perkataan Zen tentu membuat Axillia merasa senang. Apalagi sepertinya perasaan cintanya juga akan disambut oleh orang yang sangat dirinya cintai itu. Bahkan bisa dipastikan dirinya akan langsung mengandung anak-anak mereka, karena jika hubungan mereka sudah resmi sepenuhnya, Zen bisa langsung menghamilinya.


"Jadi, sekarang yang harus kamu lakukan adalah berkenalan dengan calon saudari-saudarimu kalau begitu"

__ADS_1


__ADS_2