Ex-Harem Lord

Ex-Harem Lord
Melarikan Diri


__ADS_3

Sebuah kapal yang tidak terlalu besar, saat ini sudah berlabuh pada sebuah dermaga tersembunyi pada sebuah wilayah suatu daerah. Dengan berlabuhnya kapal tersebut, beberapa pihak saat ini mulai turun dari dalamnya dan berusaha keluar dari dalam kapal yang mereka tumpangi tersebut.


Termasuk seorang wanita yang menutup dirinya menggunakan jubah abu-abu yang menyembunyikan seluruh tubuhnya pada jubah tersebut, yang juga mulai turun dari kapal yang dirinya tumpangi itu. Apalagi bisa dilihat, dirinya harus melalui beberapa pihak yang saat ini memang sedang terburu-buru untuk menaiki kapal yang sedang berlabuh tersebut.


Memang kapal tersebut memang dikhususkan untuk mengangkat imigran gelap dari daerah ini menuju sebuah negara, karena mereka ingin mendapatkan kehidupan yang lebih baik pada negara tersebut. Apalagi pihak yang menjadi imigran ilegal itu ingin memperbaiki kehidupannya dengan keluar dari wilayah ini.


Jadi wajar, saat ini dermaga tersebut bisa dikatakan berlabuh pada sebuah tempat yang tersembunyi karena mereka akan memindahkan beberapa pihak secara ilegal, untuk mencoba peruntungan mereka pada sebuah wilayah yang akan mereka kunjungi.


"Jadi ini Indonesia ya..." dan begitulah gumam wanita itu yang saat ini mulai menaiki sebuah bus yang memang menjemput keberadaan dirinya, dan beberapa pihak yang turun dari kapal yang mereka tumpangi itu dan akan mengantarkan dirinya menuju sebuah kota terdekat.


Memang selain pelabuhan tersembunyi itu melayani untuk memindahkan imigran gelap, mereka juga mampu memindahkan beberapa pihak yang memang ingin melarikan diri dari wilayah ini maupun dari wilayah tujuannya. Termasuk wanita yang memakai jubah itu yang bisa dikatakan sedang melarikan diri dari sebuah wilayah.


Sebelumnya, dirinya sedang berada pada sebuah Negara yang bernama Australia dan sedang melakukan sesuatu di sana. Namun karena ada satu dan lain hal yang terjadi di sana dan disebabkan oleh dirinya, membuat wanita itu memutuskan melarikan diri menuju negara terdekat dari negara tersebut untuk melarikan dirinya.


Dan disinilah dirinya berada, pada sebuah negara tempat pelariannya, setelah melakukan pelarian menggunakan cara yang sangat ilegal untuk masuk pada wilayah negara ini, karena memang dirinya ingin perjalanannya tidak diketahui oleh siapapun terutama beberapa pihak yang memang sedang mengincar keberadaan dirinya.


"Kita sudah sampai!" dan begitulah teriakan seorang supir dari bus yang ditumpangi oleh wanita itu, setelah perjalanan mereka akhirnya membuat mereka tiba pada sebuah kota.


Sebuah wilayah pemukiman yang tidak terlalu padat saat ini mulai menyambut sosok wanita itu di sana. Hingga akhirnya dirinya turun dari dalam bus yang dirinya tumpangi tadi, dan saat ini mulai berusaha mencari sebuah hotel atau penginapan untuk tempat dirinya beristirahat, sambil memikirkan rencana selanjutnya yang akan dirinya ambil untuk melarikan diri.

__ADS_1


Hingga sebuah hotel kecil yang terdapat pada kota tersebut, menjadi pilihan dari wanita berjubah itu untuk menjadi tempat dirinya menginap. Hingga sebuah kamar yang sesuai dengan kondisi dari hotel tempatnya menginap saat ini mulai menyambut kedatangannya pada wilayah baru tempat dimana dirinya berada saat ini.


"Hahh... cukup panas disini" ucap wanita itu yang mulai membuka jubahnya dan mulai menunjukan rupanya yang hingga saat ini menyembunyikan keberadaanya.


Seorang wujud yang sangat cantik saat ini mulai muncul setelah jubah yang wanita itu kenakan mulai dirinya buka. Dengan mulai menyalakan pendingin ruangan yang ada pada kamar hotel yang sedang dirinya gunakan, akhirnya wanita itu mulai melemparkan tubuhnya tepat di atas kasur dari kamar tersebut dan mulai berbaring disana.


"Lalu, apa yang harus aku lakukan sekarang?" ucap wanita itu yang saat ini mulai meratapi keadaannya saat ini.


Entah mengapa saat ini keberadaanya mulai dikejar oleh beberapa pihak. Apalagi mereka mengetahui jati diri dirinya yang memang hanya dirinya sendiri yang mengetahui kebenaran tentang dirinya. Maka dari itu, mulai saat ini dirinya mulai melarikan diri karena keberadaannya sudah diincar oleh beberapa pihak.


Maka dari itu, dirinya berusaha menyembunyikan keberadaannya sebaik mungkin mulai saat ini. Karena saat ini sudah dipastikan dirinya akan menjadi incaran berbagai pihak dan wanita itu harus berusaha mempertahankan hidupnya sambil mencari cara keluar dari permalasahan yang sedang mengejarnya.


Namun disaat dirinya memikirkan kelompok yang mengincarnya itu, ingatannya mulai membawanya menuju kepada pembantaian rekan-rekannya, yang menjadi korban dari pembantaian dari kelompok Anomanex tersebut yang memang membantai rekan-rekannya karena kelompok tersebut mengincar keberadaanya.


Tentu ingatan yang sangat menyakitkan yang dirinya alami beberapa hari yang lalu masih membekas didalam ingatannya. Apalagi rekan-rekannya yang bisa dikatakan dekat dengan dirinya mati didepan matanya sendiri oleh kelompok yang mengincar keberadaannya. Maka dari itu, dirinya merasa sangat amat sedih dengan kejadian yang dirinya alami tersebut.


"Maafkan aku... maafkan aku..." ucap wanita itu yang dimana air matanya mulai meluncur dari katanya setelah mengingat kejadian mengenaskan tersebut.


Rasa bersalah tentu langsung memenuhi dirinya. Karena rekan-rekannya tewas karena ulahnya sendiri, karena kelompok yang mengincarnya malah menyebabkan mereka mulai tewas ditangan mereka dengan kondisi yang sangat amat mengenaskan dan hal tersebutlah yang membuat wanita itu merasa sangat amat bersalah.

__ADS_1


Hingga setelah dirinya sudah puas meratapi nasibnya, wanita itu akhirnya malah masuk kedalam dunia mimpinya dan terlelap karena kelelahan dengan semua hal yang sudah dirinya alami, sehingga membuat dirinya mulai terlelap dengan sangat lelap sampai hari akhirnya sudah mulai malam dan menggelap.


Rasa lapar bisa dikatakan yang menganggu dirinya yang sedang tertidur tersebut, hingga wanita tersebut akhirnya terbangun dari tidurnya dan menyadari hari sudah mulai menggelap. Tentu sambil menguap dirinya akhirnya bangkit dari tempat tidurnya dan mencoba mencari cara untuk mencoba menghilangkan rasa laparnya saat ini.


"Sebaiknya aku memesan makanan hotel saja" ucap wanita itu yang mulai menuju telfon yang tersedia di sana untuk menghubungi staf hotel ini untuk memesan makanan untuk dirinya.


Memang walaupun hotel yang menjadi tempat dirinya menginap merupakan hotel kecil yang tidak berbintang, tetapi tetap saja fasilitas yang ditawarkan tidak terlalu buruk sehingga saat ini wanita tersebut bisa sedikit merasa nyaman untuk tinggal di sana untuk sementara, sebelum dirinya memikirkan rencana dirinya untuk kedepannya.


"Akhirnya tiba" dan begitulah ucapan wanita itu yang dimana makanan yang dipesannya sudah tiba.


Dengan mulai menyantap makanan yang rasanya menurutnya lumayan, saat ini wanita itu mulai menyalakan satu-satunya hiburan yang ada didalam kamar hotel yang dirinya sewa, yaitu sebuah televisi tabung yang memang berada di sana.


Tentu dengan mengotak-atik acara yang akan ditontonnya, saat ini dengan perlahan dirinya menyantap makanan yang sedang dirinya santap, karena memang rasa lapar yang sudah dirinya rasakan sedari tadi, menuntut wanita itu untuk dengan segera menghilangkannya.


"Hmm... tidak buruk. Tapi sepertinya makanan ini ***-" namun belumlah wanita itu menyelesaikan memuji makannya, saat ini pandangannya saat ini mulai melihat sosok yang dirinya kenal pada layar televisi tabung yang sedang dirinya saksikan.


Sendok dan garpu yang dirinya pegang, tiba-tiba saja dirinya jatuhkan di atas piringnya saat ini setelah melihat sosok tersebut. Apalagi disaat melihatnya, wanita itu ingin memastikan lagi sosok yang dirinya lihat itu dan menyadari bahwa apa yang dirinya lihat itu tidaklah salah, walaupun layar televisi yang dirinya tonton itu sedikit buram.


Wajah dari sosok itu bisa dikatakan sama dengan pertama kali dirinya bertemu dengannya setahun yang lalu. Dan dirinya sangat yakin, bahwa pria itu benar-benar merupakan sosok yang dirinya lihat. Hingga akhirnya dirinya sudah sangat yakin bahwa pihak tersebut merupakan sosok yang pernah dirinya temui di masa lalu.

__ADS_1


"Aku harus mencari keberadaanya"


__ADS_2