
Santi lulus dari akademi kepolisian dengan predikat murid terbaik. Hal itu juga yang membuatnya karirnya di kepolisian sangatlah baik, karena pengetahuan yang dirinya dapatkan saat berada di akademi kepolisian, dapat dirinya implementasikan dengan sangat baik saat dirinya sudah ditugaskan.
Namun satu lagi kelebihan yang dirinya miliki, yaitu parasnya yang sangatlah cantik. Tentu hal itu juga yang membuat banyak pria termasuk beberapa teman seangkatannya banyak yang menyukainya.
“Santi, maukah kamu menjadi pacarku?”
Dan akhirnya seorang pria berhasil memenangkan hatinya, dan Santi langsung menerima pengakuan cintanya saat pria itu menyatakan perasaannya kepadanya. Dan begitulah hari-hari bahagianya bersama orang yang sangat dicintainya dimulai.
Namun karena parasnya yang sangat cantik, tentu membuat beberapa pria yang mengetahui dirinya sudah mempunyai pacar sangat iri dengan pria yang berhasil mendapatkan hatinya, salah satunya Gio.
Seorang keturunan ras Vampire murni yang ditugaskan oleh rasnya untuk menjadi mata-mata, akhirnya memutuskan untuk mencoba keluar dari kekangan rasnya hanya untuk mendapatkan cinta dari Santi. Namun nasi sudah menjadi bubur, karena apa yang dirinya perjuangkan selama ini harus kandas.
“Jika aku tidak bisa mendapatkan dirimu, maka orang lain juga” gumam Gio saat mendengar kabar bahwa Santi sudah berpacaran dengan seseorang.
Emosi, itulah yang dirasakan Gio pada saat itu, karena semua pengorbanan yang dirinya lakukan ternyata tidak bisa membuatnya hidup bersama orang yang sangat dicintainya. Bahkan dirinya rela mengkhianati kaumnya hanya untuk mendapatkan hati dari seorang gadis manusia biasa.
Hingga suatu hari, Santi mendapatkan pesan dari tunangannya. Ya, setelah beberapa saat berlalu, akhirnya Santi memutuskan untuk menjalani hubungan yang lebih serius dengan pacarnya, yaitu mereka memutuskan untuk bertunangan.
“Mengapa dirinya menyuruhku untuk bertemu dengan Pak Gio?” ucap Santi setelah membaca pesan dari tunangannya itu.
Memang karena ponsel dari Santi hilang, maka seluruh kontaknya dengan beberapa rekannya sudah hilang. Jadi cukup wajar jika beberapa pihak menghubungi tunangannya untuk meminta menghubunginya, karena kontak yang lama milik Santi juga ikut hilang bersama ponselnya yang lama.
Apalagi karena Gio merupakan atasan mereka berdua, mau tidak mau Santi mengikuti saja perintah yang diberitahukan kepadanya oleh tunangannya. Apalagi saat itu dirinya tidak mempunyai kecurigaan apapun atas perintah itu, karena mereka akan bertemu pada kantor kepolisian tempat mereka bertugas.
Namun naas, saat Santi akan turun dari kendaraannya saat dirinya sudah tiba, tiba-tiba saja seseorang mendekap mulut dan hidungnya menggunakan sebuah sapu tangan hingga membuatnya tak sadarkan diri.
Disisi lain, tunangan dari Santi saat ini sudah kembali dari tempatnya bertugas. Memang dirinya merupakan seorang penyelidik khusus yang sedang bertugas pada sebuah wilayah. Sebenarnya dirinya sedang menyelidiki sesuatu yang memakan waktu selama satu minggu. Namun karena kasus itu sudah terselesaikan, dirinya memutuskan kembali lebih cepat.
“Selamat Sore Pak Faris” sapa seseorang anggota kepolisian kepada tunangan dari Santi itu.
“Selamat sore, saya disini untuk menjemput tunangan saya” ucap Faris kemudian, karena dirinya mengetahui bahwa tunangannya sedang bertemu dengan atasannya ditempat ini. Bahkan dirinya sendiri yang menyuruhnya tadi.
__ADS_1
“Tunangan Bapak? Bukannya Bu Santi sedang libur hari ini?” tanya seorang polisi yang bertugas jaga pada kantor tersebut.
“Memang, tetapi tadi Pak Gio menyuruhnya kesini” balas Faris kemudian.
Namun perkataan Faris membuat petugas kepolisian itu kembali dibuat bingung, karena setahunya Gio meminta cuti hari ini dan dipastikan dirinya tidak berada ditempat ini. Faris juga cukup terkejut dengan kenyataan yang didengarnya.
Namun dirinya meminta izin untuk memeriksa ruangan tunangannya dan ruangan dari Gio. Dan memang, ruangan mereka berdua kosong dan keberadaan mereka berdua tidak bisa ditemukan di manapun.
“Ah... aku lupa bahwa aku memasangkan sebuah aplikasi pelacak pada ponsel dari Santi” ucap Faris yang sangat penasaran dimana keberadaan tunangannya itu.
Namun dirinya dikejutkan bahwa keberadaan Santi saat ini berada disebuah hotel. Tentu hal ini membuat Faris cukup curiga, karena memang mengapa tunangannya itu pergi kesebuah hotel, yang dimana dirinya mengetahui bahwa tunangannya itu seharusnya berada ditempat ini.
Apalagi pesan ambigu yang dirinya terima dari atasannya itu juga cukup mencurigakan. [Aku tidak bisa menghubungi Santi, bisakah kamu menghubunginya dan menyuruhnya untuk bertemu denganku di kantor, karena aku ingin mendiskusikan sebuah kasus untuk diselidiki bersamanya]
Begitulah isi pesannya. Memang Santi pernah menceritakan bahwa dirinya mengerjakan sebuah kasus dengan Gio. Tetapi setahu dirinya kasus itu sudah lama terselesaikan, dan dirinya sempat kebingungan karena dirinya tidak pernah tahu bahwa tunangannya mendapatkan sebuah kasus kembali bersama atasannya itu.
“Aku harus memeriksanya” ucap Gio yang mencoba berfikir positif dan ingin menemui calon istrinya tersebut.
Hingga akhirnya dirinya tiba disebuah hotel. Dengan menggunakan identitas polisinya, Faris dengan cepat mendapatkan beberapa informasi. Memang benar bahwa kedua orang itu datang ke hotel ini.
Dengan kekhawatiran yang mulai memuncak, Faris langsung menuju ke kamar hotel tempat tunangannya dibawa. Menggunakan identitas polisinya, tentu membuat apa yang dirinya lakukan dengan cepat terlaksana.
Hingga akhirnya pintu kamar yang dari kamar tempat tunangannya berada mulai dibuka, dan dirinya menyaksikan dengan mata kepalanya sendiri bahwa tunangannya yang tidak sadarkan diri, sedang dilecehkan oleh seorang pria yang sudah melepaskan seluruh pakaiannya.
“SANTI!!!” teriak Faris yang merasa kesal bahwa tunangannya saat ini sedang dilecehkan oleh seseorang.
Tentu Gio cukup terkejut melihat kedatangan Faris ditempat ini. Namun sebelum dirinya bereaksi, dirinya sudah mendapatkan sebuah bogem mentah tepat diwajahnya dan membuatnya langsung terkapar.
Memang, karena Gio sudah mengkhianati rasnya, kekuatannya juga tidak bisa dirinya gunakan. Hal itu dikarenakan beberapa petinggi Vampire yang merasa kesal dengan keputusannya, mulai menyegel seluruh kekuatannya, sehingga kekuatannya hanya sebatas seorang manusia biasa saat ini.
"Rasakan ini bajingan" ucap Faris yang terlihat sangat emosi saat ini.
__ADS_1
Gio juga tidak menyangka tunangan dari wanita yang disukainya bisa berada ditempat ini, karena dirinya mengetahui bahwa tugasnya akan memakan waktu seminggu lamanya. Tentu karena hal itu membuat rencananya saat ini gagal total.
Apalagi rencananya sebenarnya adalah, membuat Faris dan Santi salah paham, karena bisa terlihat beberapa perekam sudah ada didalam kamar tersebut, yang akan digunakan Gio untuk merekam tindakannya dan lalu mulai menggunakan rekaman itu untuk memuluskan rencananya mendapatkan Santi.
"Dasar biadab!" teriak Faris kemudian yang semakin membabi-buta memukul Vampire yang sudah tidak mempunyai kekuatan itu.
Tentu mendengar suara keributan, Santi yang masih terlelap ditempatnya dan hanya mengenakan pakaian dalamnya, mulai sadar dan sangat terkejut melihat keributan yang terjadi ditempat dirinya berada saat ini. Bahkan dirinya juga terkejut mengapa dirinya berada ditempat yang sangat asing dengan keadaan yang setengah telanjang.
“Apa yang sudah terjadi?” ucap Santi yang mulai meraih selimut didekatnya dan menutup seluruh tubuhnya, setelah menyadari kondisinya saat ini.
Santi masih bingung dengan apa yang sedang terjadi, hingga dirinya sadar sepenuhnya dengan apa yang sedang terjadi kepadanya. Dirinya cukup terkejut, bahwa dirinya berada disebuah kamar hotel dengan keadaan setengah telanjang, dan saat ini tunangannya sedang memukul seorang pria dengan kondisi telanjang bulat.
Tentu Santi langsung melirik pakaian miliknya yang berserakan dilantai dan mulai mengenakannya, lalu menghentikan tindakan Faris yang terlihat sangat amat emosi melihat tunangannya sedang dilecehkan oleh seseorang tadi.
“Sudahlah Faris, lebih baik kita bawa kasus ini keranah hukum. Jadi biarkan sampah itu berada ditempat ini” ucap Santi.
Memang Santi sudah menyadari sepenuhnya dengan apa yang terjadi kepadanya. Jadi dirinya mulai memisahkan tunangannya yang masih terlihat emosi dan mulai meninggalkan kamar hotel tersebut bersama tunangannya.
“Tapi Pak... Pak Gio lah yang melecehkan saya, bahkan menggunakan obat bius untuk melakukannya” ucap Santi yang saat ini sedang berada di ruangan atasannya.
Beberapa hari sudah berlalu atas kejadian itu, namun anehnya pihak kepolisian saat ini malah membuat tunangannya Faris menjadi tersangka utama dari perbuatan yang terjadi beberapa hari yang lalu.
Dirinya tidak tahu mengapa bisa terjadi seperti itu, namun Gio sudah terbebas sepenuhnya dari kasus yang menjeratnya, namun tunangannya malah mendapatkan mutasi kesebuah tempat yang jauh dari tempatnya bertugas saat ini.
“Sudahlah Santi. Anggota berpangkat rendah seperti kita, memang tidak bisa melawan mereka saat ini” ucap tunangannya.
“Tapi ini tidak adil Faris” ucap Santi yang sudah mulai menangis, saat tunangannya itu memutuskan untuk menerima keputusan yang diterimanya.
“Sudahlah, mari kita jalani semua ini. Dan juga, bukankah kamu juga akan dipindah tugaskan? Jadi kita tidak perlu khawatir dengan keberadaan Gio saat ini” ucap tunangannya itu.
Hingga akhirnya mereka berdua sudah menerima sepenuhnya keputusan yang sudah ditetapkan, yang dimana Faris sudah berangkat menuju tempat tugasnya yang baru dan Santi juga sudah berada ditempat dirinya ditugaskan saat ini.
__ADS_1
Hingga sudah sebulan mereka menjalani hubungan jarak jauh. Santi yang sedang disibukkan dengan tugas barunya, dikejutkan dengan rekan kerjanya yang menerobos masuk kedalam kantornya dan memberikan dirinya sebuah kabar yang sangat mengejutkan.
“Pak Faris meninggal dunia, Bu Santi”