Ex-Harem Lord

Ex-Harem Lord
Rencana Dalam Hubungan


__ADS_3

Sebuah kenyataan baru saat ini akhirnya bisa didengar oleh beberapa pihak. Tentu mereka semua terkejut dengan kenyataan yang baru saja mereka dengar tadi, dan membuat mereka saat ini mulai mencerna baik-baik informasi yang baru saja mereka dapatkan dalam percakapan yang sedang mereka lakukan saat ini.


Santi tentu saja terkejut dengan identitas sebenarnya dari Zen yang bisa dikatakan identitasnya sama sekali di luar nalarnya. Tentu dirinya sudah mengetahui Zen merupakan Pemimpin dan Raja dan sebuah Kerajaan besar dan perusahaan terbesar di dunia ini.


Namun kenyataan tentang dirinya bukan manusia akhirnya mulai diketahui olehnya, karena memang informasi tersebut sama sekali belum dirinya ketahui dari siapapun, kecuali pada hari ini yang dimana saat ini dirinya mulai mengetahui sepenuhnya tentang siapa sebenarnya sosok calon suaminya itu.


Sedangkan disisi lain, Vero dan Kelly bisa dikatakan lebih terkejut akan sesuatu, setelah mendengar bahwa salah satu saudari barunya akan bisa langsung hamil jika Zen sudah menikahinya. Tentu saja hal itu mengejutkan mereka berdua, apalagi seperti yang diketahui kenyataan tentang hubungan mereka nanti bisa dikatakan akan sulit untuk memiliki keturunan.


"Lalu, bukankah kamu bisa memindahkan benih itu kedalam tubuh kami, dan kamu bisa membuahinya masing-masing pada diri kami, Zen?" tanya Vero penuh harap karena seperti yang diketahui dirinya ingin sekali memiliki seorang anak.


"Jika bisa, aku akan langsung melakukannya Vero. Masalahnya yang sanggup mengandung anak-anakku yang merupakan calon Deadly Sins baru hanya Axillia yang merupakan Elf dan juga Para Dewa. Jadi, walaupun aku ingin, tetapi kalian tidak akan bisa mengandung mereka" balas Zen yang dengan terpaksa memupus harapan Vero untuk dengan segera memiliki seorang anak.


Mengandung entitas yang sangat tinggi tentu membutuhkan sesuatu yang tidak biasa untuk melakukannya. Apalagi tidak sembarang pihak dapat melakukannya untuk saat ini. Jadi, bisa dikatakan Axillia adalah pihak yang tepat untuk mengandung entitas tersebut dan mungkin menjadi Ibunya, karena dirinya merupakan seorang Elf.


Hanya Elf dan Dewa yang bisa dikatakan mampu untuk melakukannya. Namun Zen sudah memutuskan bahwa Axillia yang akan mengandung anak-anaknya kelak yang merupakan para Deadly Sins baru, apalagi keberadaanya sangat amat mampu untuk mengandung 7 anak sekaligus dalam rahimnya hingga dirinya nanti mampu melahirkan mereka kelak.


"Tenanglah. Anak-anakku nanti merupakan anak kalian juga. Jadi, kalian tidak perlu risau. Apalagi kehidupan kalian masih sangat panjang dan dimasa depan keinginan kalian itu pasti akan terkabul.


Memang ada waktunya mereka akan memiliki keturunan dari rahim mereka masing-masing. Dengan kehidupan yang sangat amat panjang nanti, bisa dikatakan mereka hanya harus bersabar dan menikmati saja proses yang akan mereka jalani dalam menjalani kehidupan mereka yang abadi itu.

__ADS_1


Vero juga hanya mengangguk mendengar perkataan dari Axillia. Karena dipastikan dimasa depan dirinya juga pasti akan memiliki anak dari rahimnya sendiri. Maka dari itu, dirinya memutuskan untuk menunggu dengan sabar, dan juga dirinya dipastikan akan mampu menghilangkan keinginannya memiliki seorang anak, jika nanti salah satu saudarinya akan memilikinya.


"Namun yang menjadi masalah, bagaimana kita menjalani hubungan ini? Seperti yang kalian tahu aku bisa langsung menikahi kalian dimata hukum dunia, tetapi untuk perayaan pernikahannya aku tidak tahu apakah bisa terlaksana" ucap Zen kepada mereka berempat yang berada di ruangan yang sama dengannya.


Zen baru saja merayakan pernikahan terbesarnya pada Kerajaannya sendiri beberapa bulan lalu. Jadi, dirinya tidak tahu apakah mereka akan membuat acara yang besar itu kembali, apalagi dibutuhkan persiapan ektra untuk melakukannya apalagi saat ini Zen merayakannya bukan dengan satu pasangan saja.


Memang seluruh bawahannya dan seluruh Saudaranya akan mampu untuk mempersiapkannya. Tetapi masalahnya apakah hal itu akan terlihat baik setelah Zen beberapa bulan yang lalu baru saja melangsungkan acara pernikahannya pada Kerajaannya sendiri, dan tiba-tiba saja sebuah acara pernikahan kerajaan kembali terjadi.


Memang Zen tidak akan memperdulikan pendapat orang lain atas apa yang akan dirinya lakukan. Tetapi dirinya juga tidak bisa menutup mata dari semua hal yang akan dirinya lakukan nanti yang menurutnya akan mempengaruhi calon Istri-istrinya yang memang akan menghadapi semua hal yang akan terjadi nantinya.


"Untuk itu, aku sudah mendiskusikannya dengan Kak Uriel, Suamiku. Dirinya berkata, bagaimana jika Kakak menerbitkan keputusan pertunangan Kerajaan" dan begitulah ucapan dari Vero yang menjawab perkataan dari Zen tadi.


"Pertunangan?" ucap Zen kembali yang memastikan perkataan Istrinya dan langsung mendapatkan anggukan dari Vero.


"Kak Uriel juga sependapat dengan dirimu Zen, bahwa kita tidak mungkin dirimu akan langsung merayakan pernikahan beberapa calon Istrimu secara langsung. Maka dari itu, Kak Uriel menyarankan bahwa dirimu nantinya akan tetap menikahi mereka di mata hukum dunia dan mengikat hubungan kalian di muka bumi ini dengan pertunangan Kerajaan sampai benar-benar menemukan waktu yang cocok untuk merayakan kembali pernikahan kalian pada Kerajaanmu" balas Vero memberi saran.


Seluruh adik-adik Zen memang cukup terkejut bahwa Kakaknya yang baru menikah sudah memiliki banyak calon Istri kembali. Apalagi memang jarak waktu dirinya menikah dengan Vero dan melakukan perayaan besar-besaran itu baru berlangsung beberapa bulan yang lalu.


Memang mereka sudah memprediksinya bahwa Kakaknya akan menjalani kehidupan seperti itu, maka dari itu mereka sudah menyiapkan berbagai hal untuk mendukung hubungan Kakaknya agar bisa berlangsung dengan baik dan tanpa ada halangan apapun.

__ADS_1


Salah satunya adalah kebijakan untuk bertunangan. Tentu mereka sudah memprediksi bahwa Kakaknya akan menikah dalam jarak waktu yang cukup berdekatan nantinya, maka dari itu mereka tidak akan mungkin akan selalu merayakan jika setiap Kakaknya akan menikah, karena hal itu akan sangat merepotkan bagi mereka dan mungkin seluruh Rakyat pada Kerajaannya.


Siapa yang tidak capek dan bosan menghadiri acara pernikahan kerajaan yang terus menerus terjadi, dan dipastikan akan menghilangkan rasa sakral dari acara tersebut karena kegiatan itu menjadi kegiatan yang terlihat biasa akibat sering dilakukan.


Jadi, untuk membuat acara itu tetap sakral, tentu adik-adik dari Zen mulai memikirkan cara bagaimana menyiasati hal tersebut dan tidak akan mengacaukan semua hal tentang hubungan yang akan dikembangkan oleh sosok Zen yang memang sudah memiliki calon istrinya untuk saat ini.


Dan muncullah pilihan untuk melakukan pertunangan Kerajaan. Tentu dengan hal tersebut, beberapa pihak bisa dengan pasti mengikuti perkembangan hubungan dari Zen yang merupakan Raja dari Kerajaan Gizeweith, dan nantinya disaat dirasa waktunya sudah cukup dan tepat, barulah acara pernikahan mereka yang besar-besaran bisa kembali terjadi.


"Bagaimana, Suamiku? Apakah kamu setuju dengan rencana dariku dan adik-adikmu?" tanya Vero kembali.


"Ya... itu ide yang bagus. Kalau begitu, mari kita bertunangan saja" balas Zen kepada beberapa wanita yang berada di sana.


Tentu Zen akan menikahi mereka dihadapan hukum dunia nantinya. Namun dirinya tentu harus mempersiapkan berbagai hal untuk melakukannya, karena memang pernikahan mereka didepan hukum dunia nanti haruslah sesuatu yang spesial bagi mereka nantinya, dan bisa dikenang dengan baik oleh mereka dimasa depan.


Hingga ketiga wanita yang memang belum secara resmi menjadi Istrinya hanya mengangguk saja mengiyakan perkataan dari Zen. Karena yang terpenting bagi mereka, nantinya mereka akan tetap menikah walaupun perayaan pernikahan mereka pada Kerjasama Zen mungkin akan tertunda dan tidak bisa dilakukan dalam waktu dekat.


Tetapi mereka tidak mempermasalahkan hal tersebut, karena menurut mereka yang terpenting mereka bisa menikah dengan Zen dan memastikan bahwa memang mereka akan menjadi Istri dari dirinya dan mereka tidak akan pernah terpisah lagi. Apalagi untuk acara pertunangan mereka nantinya, bisa dikatakan akan dirayakan juga.


"Kalau begitu, aku akan menghubungi seluruh keluargamu, dan akan memberitahukan tentang pertunangan ini, Zen"

__ADS_1


__ADS_2