Ex-Harem Lord

Ex-Harem Lord
Banyak Yang Terjadi


__ADS_3

Banyak yang sudah terjadi belakangan hari ini pada keadaan dunia saat ini. Peperangan semenanjung Korea, Skandal Kaisar China, Sang Kaisar China yang berusaha bunuh diri, hingga akhirnya peperangan yang sudah berlangsung beberapa Minggu terakhir itu akhirnya mulai selesai sepenuhnya disaat Korea Utara menyatakan menyerah atau kalah.


Tentu kekalahan pihak Korea Utara bisa dikatakan diakibatkan oleh keadaan sekutu mereka yaitu Kekaisaran China yang bisa dikatakan kacau, karena pemberitaan tentang skandal besar yang terjadi pada Kekaisaran tersebut, bahkan hingga percobaan bunuh diri Sang Kaisar yang gagal dan malah membuatnya cacat.


Maka dengan hal tersebut, Negara berbentuk Kekaisaran itu bisa dikatakan mulai menarik diri dari peperangan yang terjadi, karena mereka lebih memilih menyelesaikan urusan negara mereka terlebih dahulu yang saat ini mengalami kekosongan pada bagaian pemerintahannya.


Dan begitulah keadaan dimana Korea Utara harus berperang sendirian dengan Korea Selatan dengan sekutu mereka Amerika Serikat, sehingga mereka tidak mempunyai pilihan lagi, karena kondisi yang berat sebelah itu semakin memperburuk keadaan mereka sehingga mereka memutuskan untuk menyerah dan mengaku kalah kepada lawannya.


Tentu pada Awalnya Korea Utara masih menggebu-gebu melakukan peperangan tanpa pihak Kekaisaran China. Namun naas, apa yang mereka lakukan itu bisa dikatakan percuma, karena gabungan pasukan dari pihak Korea Selatan dan Amerika Serikat tidak mudah dikalahkan dan mereka mampu melawan balik dengan telak kearah mereka.


"Ya... akhirnya selesai juga" dan begitulah gumaman Vero yang sudah mempersiapkan kepulangannya menuju kota asalnya, karena urusannya beberapa hari ini berada di Ibukota sudah selesai dirinya selesaikan.


Bisa dikatakan pemberitaan yang ramai saat ini dan sedang disaksikan oleh Vero, adalah tentang jalannya peperangan pada semenanjung Korea yang akhirnya berakhir. Maka dari itu, pemberitaan sebesar itu tentu tidak akan dilewatkan oleh Vero yang notabennya harus mengetahui keadaan dunia ini.


Dengan pemberitaan tentang menyerahnya pihak Korea Utara yang sudah mereka deklarasikan saat ini, bisa dikatakan peperangan pada semenanjung Korea itu sudah berkahir sepenuhnya dengan kekalahan memalukan bagi pihak Kota Utara atas peperangan yang terjadi dan disebabkan oleh mereka itu.


Bahkan mereka harus membayar mahal dari apa yang mereka lakukan, karena saat ini Korea Selatan mulai mengambil sebagian besar wilayah mereka untuk kompensasi peperangan yang mereka lakukan, dan menjadikan wilayah yang mereka baru saja ambil itu menjadi wilayah negara mereka yang baru.


Tentu Korea Utara tidak bisa melakukan apapun, hingga nota penghentian peperangan yang akhirnya berkahir itu sudah ditandatangani oleh kedua pihak, dan akhirnya peperangan yang berlangsung tidak sampai sebulan itu benar-benar berakhir dan membuat semua pihak mulai lega melihatnya.

__ADS_1


"Lalu, apakah kamu sudah tidak apa-apa tinggal sendirian?" hingga akhirnya Vero yang memfokuskan dirinya menyaksikan sebuah pemberitaan, akhirnya mulai menatap sosok wanita yang berada didalam ruangan kamarnya saat ini.


"Aku sudah tidak apa-apa Kak Vero. Tetapi aku hanya akan merasa merindukan Kakak disaat Kakak akan pulang nantinya" dan begitulah jawaban Angel yang saat ini berada pada apartemen yang selama beberapa hari ini ditempati oleh Vero.


Sebenarnya Vero sudah bisa kembali kapanpun dirinya mau. Tetapi masalahnya, Angel belum bisa ditinggalkan keberadaannya beberapa hari ini, karena proses pengobatannya belum selesai sepenuhnya. Mau tidak mau, karena Vero bisa dikatakan satu-satunya keluarga yang dimiliki olehnya, jadi Vero memutuskan menemaninya.


Rasa trauma dari Angel bisa dikatakan sudah sedikit membaik walaupun belum pulih sepenuhnya, tetapi saat ini dirinya tidak merasakan gejala panik yang beberapa hari ini dirinya rasakan. Jadi, Vero bisa meninggalkannya dengan tenang, karena sepertinya gadis itu sudah bisa menangani permasalahannya sendiri mulai saat ini.


"Selesaikan permasalahan yang kamu alami dengan baik. Baru setelah itu, Kakak akan langsung menyuruh Zen untuk menikahi dirimu. Jadi, pastikan kamu melakukan yang terbaik dalam melakukannya" balas Vero yang menyemangati sosok Angel yang masih dengan fokus mendengarkan perkataannya.


Angel akhirnya sudah mengenal dengan pasti identitas dari Zen. Tentu karena beberapa hari ini keberadaan Vero ditempat ini membuatnya sedikit demi sedikit memahami identitas pria yang sangat dirinya cintai itu, hingga Vero memutuskan untuk memberitahukannya semuanya, agar wanita itu tidak perlu khawatir lagi dengan semua hal yang mungkin dialami olehnya.


"Baiklah, Kak. Akan aku pastikan menyelesaikan semua permasalahan ku dan menjalani sepenuhnya pengobatan yang harus aku jalani hingga sembuh sepenuhnya" balas Angel dengan nada yang optimis kepada Vero.


Mendengar perkataannya membuat Vero hanya tersenyum saja membalasnya. Hingga Vero akhirnya memberikan dua buah kartu kepada Angel dan wanita itu mulai mengambil kartu-kartu yang dilemparkan oleh Vero dan diberikan kepadanya itu.


"Itu kartu debit untuk kebutuhanmu sehari-hari mulai sekarang. Dan kartu yang satunya lagi merupakan kartu dari kunci apartemen mewah ini, yang menjadi tempat tinggal barumu mulai sekarang" balas Vero yang melihat ekspresi kebingungan dari sosok Angel yang menangkap kedua kartu yang dirinya berikan tadi.


"Kebutuhanku selama ini sudah cukup, Kak. Apalagi aku sudah mempunyai asrama yang aku tinggali, jadi aku tidak bisa menerima pemberian ini" balas Angel yang mulai menolak semua pemberian Vero.

__ADS_1


Angel tentu tidak ingin menyusahkan sosok wanita yang sudah dirinya anggap Kakaknya sendiri. Apalagi beberapa hari ini dirinya sudah banyak membantunya, dan dirinya tidak mungkin merepotkan dirinya lagi dengan memberikan semua ini kepada dirinya. Maka dari itu, Angel langsung menolak pemberiannya itu.


"Itu bukan punyaku. Apa yang berada di tanganmu saat ini, adalah punya calon Suamimu. Jadi, kamu tidak perlu sungkan kepadaku apalagi kepada dirinya, karena apa yang aku berikan tadi kepadamu hanya merupakan sebuah hal sepele bagi dirinya" Balas Vero yang saat ini mulai mengancingkan kopernya setelah dirinya membereskan semua barang bawaannya.


"T-Tapi tetap saja, aku tidak layak memegang ini semua ini, Kak" balas Angel yang masih bersikeras menolak pemberian dari Vero itu.


"Layak tidak layak dirimu, tetapi kedua benda itu sudah berada di tanganmu. Jadi, mau bagaimanapun barang itu saat ini menjadi milikmu." balas Vero kemudian yang saat ini mulai duduk tepat disebelah keberadaan Angel yang sedang duduk itu berada.


Vero memang tidak ingin kejadian yang dialami oleh Angel akan terulang kembali. Apalagi kejadian kemarin belum tentu tidak akan terulang kembali kepadanya, apalagi sosoknya yang cantik itu pasti akan diincar oleh banyak pihak. Jadi, Vero berusaha melindungi dirinya dan membuat wanita itu fokus untuk mengejar impiannya mulai saat ini.


Dengan semua kebutuhan yang sudah dipenuhi dan kediaman yang aman dan nyaman, bisa dipastikan membuat Angel tidak perlu memikirkan apapun lagi agar dirinya bisa fokus hanya menyelesaikan pendidikannya saja ditempat ini. Maka dari itu, Vero bersikeras memberikan itu semua kepadanya agar tidak ada lagi kejadian buruk yang dialami olehnya.


"Dengar Angel, dalam kehidupan kamu harus mengambil semua kesempatan yang diberikan kepadamu. Kamu tidak boleh melewatkannya ataupun menolak kesempatan itu, karena hal itu akan selamanya hilang dari dirimu jika kamu melewatkannya. Jadi, ambil kesempatan yang aku baru saja berikan tadi dan gunakanlah dengan bijak untuk membantumu mewujudkan mimpimu" ucap Vero yang saat ini menggenggam tangan gadis yang sudah dirinya anggap sebagai adiknya itu.


Angel hanya bisa terdiam mendengar nasihat dari Vero saat ini. Hingga genggaman tangannya saat ini mulai digenggam dengan erat, dan membuat Angel mau tidak mau mengambil kedua buah kartu yang sudah digenggam kan kepadanya oleh Vero saat ini dan membuatnya mulai menerima kedua barang tersebut.


Vero mulai tersenyum disaat wanita itu mulai menerima pemberiannya, hingga dirinya mulai memeluk sosok Angel, karena hari ini merupakan kepulangannya menuju kota asalnya, dan meninggalkan sosok yang beberapa hari ini dirinya temani dan coba untuk sembuhkan keadaanya.


"Terima kasih, Kak. Akan aku pastikan akan menggunakan semua pemberian Kakak dengan baik"

__ADS_1


__ADS_2