Ex-Harem Lord

Ex-Harem Lord
Pertunangan Kerajaan


__ADS_3

Sebuah Pesta yang megah saat ini sudah terlaksana dengan sangat meriah, yang dimana seluruh bawahan dari Zen hingga seluruh keluarganya sedang menyaksikan sebuah acara yang megah, atas pertunangan yang dilakukan oleh Zen bersama seluruh Istrinya.


Semua pihak sangat bahagia dengan acara yang sedang berlangsung itu, apalagi Zen yang juga merasa senang saat ini sudah meresmikan empat Istrinya, walaupun status mereka di dunia ini hanya  diketahui sebagai tunangan saja bagi beberapa pihak.


Namun tetap saja, mereka sudah resmi menjadi sepasang suami istri, karena Zen sudah mengesahkan hubungan mereka di mata hukum dunia dan dirinya langsung mencatatkan pernikahan mereka di mata hukum agar mereka resmi menjadi suami istri yang sah.


“Aku, Zen Gwillyn, sang penguasa Neraka dan Anak tertua dari sebuah Keagungan. Dengan ini menyatakan bahwa aku memilih Ha Rin sebagai Istriku. Dengan izin dari hukum dunia, aku akan membatalkan semua hukum dunia yang berlaku kepadanya, dan membuatnya menjadi Istri dari Sang Pemilik Kuasa utama dari semesta ini”


Hingga akhirnya Zen langsung meresmikan statusnya dengan Ha Rin, yang memang baru dirinya sahkan hubungan mereka di mata hukum dunia saat ini, tepat di depan semua pihak yang saat ini sedang menyaksikan prosesi pengesahan hubungannya itu.


Sebuah ciuman akhirnya mengakhiri prosesi tersebut dan hal tersebut akhirnya membuat hubungannya dengan Ha Rin sudah sah, dan wanita itu menjadi Istri keenam dari Zen saat ini, bersama Vero, Kelly, Santi, Axillia dan Angel yang juga merasa senang menyambut kedatangan saudari baru mereka.


Dengan ini, sudah dipastikan hampir semua pihak yang memiliki aura kebahagiaan untuknya sudah resmi menjadi Istrinya, kecuali kedua wanita yang merupakan seorang Dewa, karena Zen memutuskan untuk menunda mengembangkan hubungan kepada mereka berdua.


Tentu ada alasan dibalik pergerakannya yang cukup pasif kepada kedua wanita tersebut, terutama Freya yang memang tidak bisa dirinya langsung kembangkan hubungannya karena aura yang dimiliki olehnya, dan saat ini Axillia masih berusaha mencari cara untuk membantu Dewi tersebut.


“Selamat Kak. Ingat pastikan jangan menambahnya terlalu banyak” hingga Mikhael sedikit menasihati sosok Kakaknya itu, karena memang saat ini dirinya sudah mempunyai enam Istri dan kemungkinan akan bertambah lagi di masa depan.


Tentu ada dua lagi wanita yang siap menjadi Istri Zen, karena memang dirinya hanya belum membalas perasaan kedua orang tersebut saja, sehingga nantinya dipastikan Zen akan memiliki delapan Istri. Belum lagi nanti dirinya akan menambah lagi dan hal tersebut akan membuat pusing bagi semua pihak yang melihatnya.


“Tenanglah. Akan aku pastikan jumlah Istriku tidak akan terlalu banyak” balas Zen kepada adik-adiknya yang menasehati dirinya itu.

__ADS_1


Acara pertunangan Zen itu akhirnya kembali berlanjut dengan beberapa acara yang sudah disiapkan di sana. Tentu semua pihak dengan senang hati mulai menikmati acara yang megah itu, apalagi acara ini merupakan acara yang sangat spesial bagi Tuan mereka.


Seluruh bawahan Zen tentu merasa senang dengan perayaan yang terjadi, sehingga saat ini mereka sedang merayakannya dengan sangat bahagia, dan tentu saja mereka juga menunjukkan rasa bahagia mereka atas pernikahan Tuan mereka yang terselenggara di tempat ini.


“Tapi, sepertinya hanya Axillia yang siap pada malam ini” hingga celetukan dari Vero mulai terdengar oleh Zen dan Istri-istrinya yang lain, yang saat ini memang sedang duduk pada sebuah tempat bersama.


Memang Zen saat ini sudah berada di atas sebuah panggung kecil tempat dimana dirinya dan Istri-istrinya berada pada acara ini, dimana dirinya dan seluruh Istrinya sudah duduk pada sebuah tempat, yang sudah disediakan untuk mereka dan sedang menikmati suguhan dari seluruh bawahannya yang saat ini mulai menampilkan sesuatu.


“Benar Ver. Apalagi tubuh kita belum siap sepenuhnya” ucap Kelly yang saat ini mulai menatap Ha Rin yang dimana tubuhnya mulai melemah saat prosesi pengesahan hubungannya dimata hukum dunia tadi.


Sama seperti Vero pada saat pertama kali menikah, bisa dikatakan dirinya dan Zen tidak bisa melakukan hubungan suami istri mereka lebih lanjut, karena tubuhnya belum siap sepenuhnya untuk menerima sesuatu dari Zen kepada dirinya.


Maka dari itu, dipastikan malam panas untuk nanti malam yang akan menjadi malam sepasang pengantin, bisa dikatakan hanya bisa dilakukan oleh Zen dan Axillia saja, karena saat ini yang siap bisa dikatakan hanya wanita Elf itu.


“Lalu, bukankah nanti kamu juga akan langsung hamil Kak Axillia?” tanya Angel, karena memang ada sesuatu didalam rahim dari Axillia dan hanya tinggal dibuahi saja.


Namun karena Axillia memang cukup malu membicarakan itu semua, dirinya hanya mengangguk saja menjawab perkataan seluruh saudarinya itu. Apalagi mereka menatap dirinya dengan tatapan yang sangat iri kepadanya, karena nantinya dirinya akan langsung hamil.


Bahkan semua orang langsung mengetahui, bahwa jika memang Zen benar-benar melakukannya pada malam ini dengan Axillia, dipastikan keesokan harinya wanita itu sudah hamil, karena saat ini yang dirinya butuhkan hanya tinggal membuahi rahimnya saja untuk membuatnya hamil.


“Tenanglah, anakku yang dilahirkan dari rahim siapapun yang menjadi Istriku, merupakan anak kalian juga. Apalagi ada waktunya kalian juga merasakan menjadi Ibu yang seutuhnya nanti” balas Zen yang mencoba menyemangati seluruh Istrinya.

__ADS_1


Axillia juga merasa tidak enak dengan semua saudari barunya itu. Karena dirinya seakan sudah merebut giliran mereka semua, karena dirinya dipastikan akan memiliki anak terlebih dahulu. Jadi, dirinya memastikan bahwa anak yang dirinya kandung nanti merupakan anak mereka bersama nantinya.


“Sudahlah, lebih baik kita nikmati saja acara yang ditujukan untuk kalian saat ini” hingga begitulah ucapan Zen yang saat ini mengajak seluruh Istrinya menikmati waktu mereka saat ini.


Dan begitulah bagaimana waktu akhirnya mulai berakhir, yang dimana pesta pertunangan itu memang dilangsungkan sampai larut malam. Hingga pada sebuah kamar yang sudah dihias dengan sangat mewah, tersisa sepasang suami istri saja yang berada disana saat ini.


Tentu mereka akan menghabiskan malam mereka bersama sebagai pasangan suami Istri saat ini. Apalagi sang wanita yang memiliki telinga cukup panjang itu, saat ini sudah mengenakan pakaian tidur yang sedikit tipis dan sang pria sudah melepaskan pakaian bagian atasnya.


Bahkan saat ini mereka sedang duduk disisi ranjang tempat mereka berada, dan saat ini sebuah ciuman panas sudah terjadi saat ini, yang dimana Zen yang saat ini sudah beradu bibir dengan Axillia, dan dirinya mulai meluapkan nafsunya dengan tindakan mereka itu.


“M-maafkan aku Zen, aku sangat malu saat ini” hingga akhirnya Axillia mulai menghentikan permainan mereka, karena dirinya sedikit gugup saat ini.


Namun Zen tidak melepaskan wanita itu dengan cepat, karena saat ini dirinya kembali mendaratkan bibirnya tepat pada bibir dari Axillia dan tangannya sudah menjelajah menuju gundukan yang cukup besar yang berada pada dadanya saat ini.


Hingga setelah Axillia akhirnya sudah terbawa sepenuhnya dengan apa yang dilakukan oleh Zen, saat ini pria itu mulai mendorong tubuh Axillia dan membuatnya berbaring tepat di atas kasur tempat mereka berada, dan saat ini Zen langsung menindihnya.


Rona merah wajah Axillia saat ini mulai menyambut pandangan Zen. Namun Zen saat ini mulai dengan segera melepaskan celananya dan langsung telanjang bulat, barulah dirinya mulai menjelajahi seluruh tubuh Axillia menggunakan bibirnya.


Tanpa disadari Zen sangat sukses untuk mendaratkan bibirnya pada titik-titik sensitif pada tubuh dari Axillia, hingga dirinya juga dengan perlahan mulai menanggalkan pakaiannya. Hingga sepasang suami Istri itu kondisinya sudah polos sepenuhnya dan siap melanjutkan aktivitas mereka malam ini.


“Aku akan memulainya, Axillia”

__ADS_1


__ADS_2