
Pada sebuah ruangan, terdapat sepasang suami istri yang sedang menunggu seseorang untuk datang ketempat dimana mereka berada saat ini. Apalagi sang pria saat ini memang sangat menantikan kedatangan dari wanita yang dirinya undang untuk memasuki ruangan pribadinya tersebut.
Tentu tidak butuh waktu lama dirinya menunggu, karena seseorang wanita yang ditunggunya saat ini mulai mengetuk ruangan pribadi yang dirinya gunakan bersama istrinya pada tempat ini. Apalagi setelah mendengar suara orang yang mengetuk ruangannya itu, tentu langsung membuatnya bersemangat.
Dengan dirinya mempersilahkan masuk pihak yang mengetuk pintu ruangannya itu, akhirnya sesosok wanita cantik saat ini mulai muncul dari balik pintu yang baru saja dibukanya, dan saat ini masuk kedalam ruangannya dengan ekspresi yang bisa dikatakan cukup bahagia.
Tentu siapa yang tidak merasa bahagia bisa diundang oleh seseorang yang namanya sangat besar, dan mungkin akan memberikannya beberapa wejangan dalam bekerja pada industri yang sama. Maka dari itu, wanita yang baru masuk sebuah ruangan itu, sangat bersemangat untuk bertemu dengan pihak yang berada didalamnya.
“Silahkan duduk, Nona Anabelle” ucap Daniel yang mempersilahkan wanita yang baru masuk kedalam ruangan pribadinya itu untuk duduk.
Tentu karena pihak yang mengundangnya kedalam tempat ini merupakan sosok yang besar, dan terkenal karena dirinya rendah hati dan sangat ramah. Membuat wanita bernama Anabelle itu sangat senang mendapatkan undangan untuk bisa berada di ruangan yang sama dengan dirinya.
Apalagi awalnya pria yang mengundangnya itu terlihat sangat ramah kepadanya, termasuk Istrinya yang saat ini berada di ruangan yang sama dengannya saat ini. Namun tiba-tiba saja keadaan mulai berbalik setelah Anabelle merasakan sesuatu yang tidak pantas dilakukan oleh pria itu kepadanya.
Memang awalnya dirinya sudah cukup curiga dengan undangan dari pria itu kepadanya. Karena bisa dikatakan, bukanlah tindakan baik jika seseorang pria mengundang seorang wanita untuk masuk keruangan yang sama. Namun karena Istrinya juga berada di sana, Anabelle tidak merasa keberatan untuk menemui dirinya.
“Kamu cantik sekali malam ini, Nona Anabelle” ucap pria itu, yang saat ini sudah meletakan telapak tangannya, tepat di atas telapak tangan Anabelle dan ingin meraihnya.
Tentu Anabelle langsung merasa terkejut dengan sikap pria itu. Hingga akhirnya dirinya mencoba menepis sebuah tangan yang ingin meraih tangannya, karena menurutnya hal itu bukanlah tindakan yang pantas dilakukan oleh seseorang pria yang terkenal sangat bersih citranya, kepada sosok Anabelle yang merasa tidak nyaman dengan tindakannya.
Memang setelah dirinya menerima kejadian seperti itu, netra matanya saat ini langsung menatap kearah wanita yang berada di ruangan yang sama dengan dirinya. Tentu maksud dirinya melakukan hal itu, untuk meminta tolong kepadanya agar mencegah suaminya melakukan tindakan yang tidak pantas tersebut.
Namun naas, sikap wanita yang sedang ditatap oleh Anabelle saat ini mulai berubah menjadi sangat cuek, dan tidak mempermasalahkan tindakan pria itu yang saat ini tangannya sudah mendarat tepat pada paha milik Anabelle dan mulai mengelusnya.
Merasakan sesuatu yang tidak pantas, tentu Anabelle mencoba melawan. Namun sayang saat ini tindakannya semakin menjadi, karena dirinya akan meraih sesuatu yang tidak sepantasnya dirinya sentuh kepada seorang wanita yang merupakan sosok asing bagi dirinya.
“Hentikan, Tuan Daniel!” teriak Anabelle yang menyuruh pria itu tidak melanjutkan tindakan yang tidak pantas, yang dirinya lakukan kepadanya.
“Tenanglah, kamu tidak usah khawatir. Mari kita nikmati malam ini, dengan sesuatu yang dapat membuat kita akan sangat bahagia” Namun ternyata perkataan pria itu, sepertinya tidak memperdulikan peringatan Anabelle kepadanya, dan ingin melanjutkan aksinya.
Bagi Daniel, memang dirinya langsung merasa sangat menyukai sosok Anabelle yang bisa dikatakan sangat cantik rupanya. Apalagi postur tubuhnya yang sangat ideal, membuat pria itu tidak bisa menahan diri untuk segera menjadikan wanita itu penghangat tempat tidurnya.
__ADS_1
Maka dari itu, kejadian yang sangat tidak pantas itu mulai terjadi, disaat Daniel mulai menggunakan berbagai cara agar wanita itu mau menghabiskan malam dengan dirinya. Termasuk saat ini, yang dimana dirinya menganggap bahwa Anabelle sudah masuk kedalam perangkapnya.
"Hentikan!" teriak Anabelle yang saat ini berusaha menepis semua sentuhan yang dirinya terima, dari pria yang bisa dikatakan sudah dikendalikan oleh sebuah hawa nafsu.
Tentu melihat sikap pria yang selama ini dikenal dengan sikapnya yang sangat baik dan sempurna dimata publik, membuat Anabelle merasa cukup terkejut mendapati bahwa saat ini pria itu sedang menunjukan sifat yang sebenarnya dari sosoknya yang besar itu.
Siapa yang menyangka, bahwa pria itu saat ini seakan berubah 180 derajat sikapnya dari yang diketahui oleh Anabelle. Karena Anabelle bisa merasakan sendiri, bahwa pelecehan yang terjadi kepadanya semakin menjadi dan membuat Anabelle tidak tahu harus berbuat apa pada untuk menghalangi tindakannya itu.
Apalagi, Anabelle bisa merasakan deru nafasnya yang hangat saat ini sedang menimpa kulit pipinya dan tiba-tiba saja bibir pria itu mulai menyentuh bibirnya. Tentu perbuatannya pria itu langsung membuat Anabelle terkejut dan saat ini langsung mendorong pria itu untuk menjauh dari dirinya.
“Dasar brengsek!” teriak Anabelle yang marah, dan tanpa pikir panjang langsung menginjak bagian bawah perut dari pria yang tersungkur karena dorongannya itu.
Memang Daniel mulai tersungkur dilantai setelah mendapatkan dorongan dari Anabelle. Karena bisa dikatakan dorongan yang kuat yang mengarah ke dirinya yang dipenuhi dengan nafsu itu, membuat pria itu tidak sempat menyeimbangkan tubuhnya yang mulai tersungkur dilantai saat ini.
Apalagi dengan ujung dari sepatu hak tinggi yang dirinya gunakan, membuat bagian bawah perut pria itu yang sangat berharga bagi dirinya, langsung terasa sangat kesakitan dan membuat pria itu mulai meringkuk memegang barang berharganya itu sambil menahan sakit yang dirinya rasakan.
"Rasakan itu, brengsek" teriak Anabelle, yang saat ini mulai mengelap bibirnya dengan menggunakan bagian belakang tangannya.
Termasuk Istri Daniel yang saat ini mencoba untuk membuat keadaan Suaminya itu baik-baik saja. Karena dirinya menyaksikan sendiri bahwa bagian bawah suaminya itu diinjak dengan sangat keras oleh Anabelle yang sudah melarikan diri dari hadapan mereka.
“Sial... akan aku balas perbuatan mu ini wanita rendahan. Karena memang, tidak ada yang bisa melawanku, karena aku akan memutar balikan fakta tentang dirimu!” teriak Daniel yang merasa emosi, setelah rasa sakit yang dirinya rasakan tadi sudah sedikit mereda.
Dan begitulah akhir dari sebuah siaran yang dilakukan oleh sebuah stasiun televisi milik Vero, yang saat ini menayangkan acara infotainment tentang kasus sebenarnya dari Anabelle, yang mengalami pelecehan seksual dari pihak yang mengaku sangat dirugikan oleh wanita tersebut.
“Begitulah akhir dari rekaman yang kami terima, pemirsa” ucap sang perwara yang saat ini mulai mengambil alih layar, setelah video tentang kejadian yang dialami oleh Anabelle sudah berakhir.
Sebuah rekaman kejadian yang sebenarnya yang terjadi kepada Anabelle, saat ini mulai tersebar dengan luas keberbagai media. Apalagi sosok yang berada didalamnya, bisa dikatakan sosok yang sedang hangat pemberitaannya hingga saat ini.
Memang dengan munculnya video yang memperlihatkan tabiat sebenarnya dari sosok Daniel, saat ini pemberitaannya langsung heboh dimana-mana. Apalagi, sebenarnya Daniel sudah terbiasa menjadi sosok yang cukup menghebohkan mata publik.
Namun naasnya, perbuatan heboh yang dirinya dapatkan saat ini merupakan sebuah kehebohan yang tidak dirinya harapkan untuk muncul. Karena memang, video tadi bisa memperlihatkan sosok dirinya yang sebenarnya kepada khalayak umum.
__ADS_1
Bahkan citranya yang selama ini bisa dikatakan rendah hati, baik hati, dermawan dan sebagainya, bisa dikatakan langsung dihancurkan dengan sebuah citra yang baru. Apalagi dengan pemberitaan tersebut, mata publik akhirnya mulai terbuka melihat sosoknya yang sebenarnya sangat amat jahat itu.
“Apakah kamu belum berhasil menemukan sosok yang mengirimkan video ini kepada kita, Zen?” tanya Vero kepada suaminya itu, tentang sosok yang memberikan video itu kepada mereka.
“Aku tidak berhasil menemukannya. Bahkan setelah dirinya menyerahkan rekaman itu, dirinya langsung melarikan diri” balas Zen yang menjawab pertanyaan Vero, tentang sosok yang memberikan Video itu kepada mereka.
Awalnya, Vero cukup terkejut dengan penangkapan yang terjadi pada Anabelle. Karena hal itu, mungkin akan segera menghancurkan semua rencana yang sudah mereka buat beberapa hari ini, tentang projek yang selalu diidam-idamkan oleh Vero untuk terwujud.
Namun Vero tentu tidak mempercayai semua kejadian yang saat ini sedang berkembang tentang situasi yang dihadapi oleh Anabelle, karena bisa dikatakan dirinya masih sangat percaya dengan sosok dirinya. Bahkan selama wanita itu tinggal dengan dirinya, bisa dikatakan tabiatnya tidak seperti apa yang saat ini diberitakan oleh berbagai media terhadapnya.
Maka dari itu, setelah melihat salah satu koleganya tersandung masalah, Vero langsung mengutus beberapa pihak untuk membantunya. Dan bisa dikatakan, perbuatannya itu bisa dikatakan membuahkan berhasil, karena status dari Anabelle masih belum berubah sepenuhnya hingga saat ini.
Memang hal itu tidak lepas dari pengaruh dari sosok Zen, yang langsung menghubungi kenalannya, Santi sang kepala kepolisian kota ini. Dan wanita itu, saat itu langsung bergegas mengurusnya dan bisa membatalkan semua tuduhan yang dialami oleh Anabelle karena kurangnya bukti.
Walaupun Anabelle belum bisa keluar dari kantor kepolisian, tetapi tetap saja statusnya masih bisa diselamatkan dan saat ini Vero mulai mencari cara untuk melepaskan wanita itu dari semua jeratan yang saat ini seakan mulai menjerat dirinya. Hingga akhirnya sesosok pria asing mendatangi mereka dan memberikan mereka sebuah rekaman.
“Aku juga sudah memeriksa seluruh kamera pengawas, tetapi sosok itu seakan menghilang, Ver. Bahkan pada saat dirinya sedang disorot oleh kamera pengawas, kamera yang merekamnya seakan rusak dan tiba-tiba kembali normal, namun sosoknya langsung menghilang” balas Kelly yang menyahuti perkataan Zen.
Memang saat mereka selesai makan siang tadi, tiba-tiba sosok seseorang yang menutupi seluruh tubuhnya, mendatangi mereka. Tanpa mengucapkan sesuatu apapun, sosok itu tiba-tiba saja memberikan mereka sebuah amplop cokelat kepada mereka.
Tentu karena mereka merasa takut menerima amplop tersebut, Zen sendirilah yang menerimanya. Namun saat Zen mengambil amplop itu dari tangan sosok pria yang memberikan amplop itu kepada mereka, dirinya langsung beranjak dari sana dengan cepat dan mulai menghilang dari pandangan mereka.
Memang Zen hendak mengejarnya, namun tindakannya itu langsung dihalangi oleh Vero saat itu juga. Tentu melihat tindakannya dihalangi, Zen langsung memeriksa isi dari amplop cokelat tersebut dan menemukan sebuah Flashdisk didalamnya.
Dan tentu saja, isi Flashdisk itu merupakan sebuah video yang berisikan tindakan asusila dari seorang superstar ternama kepada seorang wanita, yang saat ini beritanya sangat amat panas dan sudah disiarkan pada berbagai media yang saat ini sedang meliputnya.
“Kalau begitu, siapa sebenarnya dirinya? Dan apa niatnya yang sebenarnya dalam memberikan rekaman ini kepada kita?” tanya Vero yang masih mempertanyakan tindakan dari sosok tersebut.
Memang dirinya merasa senang jika ada pihak yang ingin membantu dirinya. Namun Vero juga tidak bisa menutup mata, bahwa mungkin pria itu akan menggunakan hal ini dikemudian hari dan mungkin akan membahayakan perusahaannya.
Maka dari itu dirinya merasa takut, bahwa sebenarnya apa yang sedang dirinya lakukan saat ini membuatnya diperalat, oleh sebuah pihak yang sebenarnya mempunyai sebuah sentimen jahat kepada Daniel, dan menggunakan perusahaannya untuk menghancurkannya.
__ADS_1
"Sudahlah, yang terpenting permasalahan tentang Anabelle sudah berakhir. Dan juga, jika sosok itu mencari masalah dengan dirimu, aku sendiri yang akan menghabisinya."