
Sosok hitam yang saat ini tubuhnya terlihat mengecil, dengan fokus yang sangat tinggi mencoba untuk membangkitkan sesuatu yang dapat setidaknya mengembalikan kekuatannya. Memang didalam kepalanya, dirinya memiliki berbagai rencana untuk dijalankan namun semuanya bisa dikatakan gagal sepenuhnya.
Rencana awalnya tentu saja menghancurkan dunia ini beserta isinya, agar hal itu dapat meningkatkan kekuatannya dengan pesat, lalu dirinya bisa menguasai seluruh semesta sepenuhnya seperti keinginannya. Namun naas, sepertinya apa yang dirinya rencanakan itu sepertinya harus tertunda dengan kecerobohan bawahannya yang dirinya percayai selama ini.
"Tidak apa-apa hanya satu, yang terpenting kekuatanku bisa sedikit kembali" balas sosok hitam itu yang berusia memulai ritualnya.
Rencana awalnya, memang dirinya ingin membangkitkan puluhan sosok yang menjadi cikal bakal pemilik kekuatan pada dunia ini, dan mereka akan membantunya menguasai dunia ini dan berbagai dunia lain yang ada pada semesta yang luas ini. Namun dengan terpaksa, dirinya mau tidak mau hanya membangkitkan satu sosok saja untuk membantunya.
Apalagi tidak ada lagi yang bisa dirinya lakukan, karena saat ini keberadaannya sudah terpojok dan mau tidak mau dirinya harus melakukan sesuatu agar kekuatannya setidaknya bisa kembali. Dan hal itulah yang dirinya lakukan saat ini dengan membangkitkan sebuah sosok Titan yang merupakan sang leluhur Dewa untuk bangkit kembali pada muka bumi ini.
"Bangkitlah!" teriak sosok hitam itu, dan saat ini mulai mengalirkan kekuatan yang dirinya serap dari berbagai pengorbanan yang dirinya korbankan untuk membangkitkan sosok tersebut.
Dengan perlahan apa yang dirinya lakukan itu sepertinya mulai berhasil. Sedikit demi sedikit, tubuh dari sosok raksasa itu mulai muncul pada sebuah lingkaran sihir yang saat ini berada didalam lautan magma tempat dirinya berada, dan saat ini mulai memunculkan sebuah sosok yang seakan mulai merangkak keluar.
Senyum bahagia mulai ditunjukan oleh sosok hitam yang membangkitkan keberadaannya itu. Karena saat ini, beberapa aura kegelapan yang merupakan cikal bakal kekuatannya mulai memenuhi dirinya, dan dengan perlahan mulai memulihkan kekuatannya yang sudah terkuras karena perlakuan beberapa pihak yang sudah menguras kekuatannya itu.
"Teruslah datang, teruslah datang!" teriaknya bahagia.
Kebangkitan sosok Titan tersebut memang membuat bencana dimana-mana. Sehingga hampir semua wilayah mulai kacau saat ini dan membuat sosok hitam itu bisa mendapatkan beberapa kekuatannya kembali karena kekacauan itu. Jadi, dirinya saat ini mulai menikmati semua kekuatan mulai memasuki dirinya dan membuat kondisinya bisa kembali seperti semula.
__ADS_1
Memang dirinya tidaklah sekuat sosoknya sebelum kehilangan kekuatannya tempo hari. Namun hal ini sudah cukup, apalagi sosok yang saat ini mulai bangkit sepenuhnya itu bisa dirinya manfaatkan nanti untuk menjalankan rencana yang sudah dirinya rencanakan, untuk dapat mengembalikan kekuatannya kedalam tahap yang lebih sempurna.
"GRAAAAAA"
Namun sedang asik menikmati apa yang sedang dirinya lakukan, sosok hitam itu menyadari bahwa saat ini sepertinya ada yang menghalangi langkahnya. Hingga dirinya mulai menyadari siapa yang melakukannya, dan membuat dirinya mulai tersenyum senang dengan siapa yang sebenarnya datang dan mencoba menggagalkan rencananya.
"Hahahaha... sepertinya aku tidak perlu repot-repot mencari kalian, karena aku bisa langsung membunuh kalian ditempat ini" ucap sosok hitam itu yang dengan segera ingin memulai aksinya.
Sebuah teriakan kesakitan bisa terdengar dari sosok yang terlihat sangat besar itu. Namun beberapa saat kemudian, teriakan kesakitan itu mulai berubah sepenuhnya, karena matanya yang semula berwarna merah menyala, sekarang mulai berubah menjadi warna hitam dan mulai menatap semua pihak yang berada di sana.
"Pertahankan!" hingga Mikhael akhirnya merasakan sesuatu, dan menyuruh semua adik-adiknya untuk waspada dengan apa yang sedang mereka lakukan.
Beberapa pihak sepertinya mulai paham dengan apa yang terjadi. Karena beberapa dari mereka pernah menghadapi situasi seperti ini dahulu, yang dimana saat itu mereka merasakan hal yang sama dengan apa yang terjadi dengan seorang Dewa penghianat yang bernama Loki.
Karena bisa dilihat sendiri, saat ini sosok raksasa itu seakan sudah dirasuki oleh sebuah sosok hitam, yang dahulu pernah mengendalikan sosok Loki dan membuat kekuatannya bisa meningkat dengan besar dan hampir menghabisi seluruh Dewa yang dahulu melawannya, jika Zen tidak dengan segera ikut campur melawannya.
Hingga kenangan itu akhirnya membuat beberapa pihak saat ini mulai waspada, karena jika Loki saja akan sekuat itu dirasuki oleh sosok hitam itu, bagaimana dengan leluhur mereka yang kekuatannya sangat amat besar, bahkan kekuatannya beberapa kali lipat di atas mereka.
"HA-HA-HA-HA" teriak sosok raksasa itu sambil menunjukan raut kebenciannya kepada seluruh pihak yang berada disana.
__ADS_1
Kekuatannya bisa dikatakan meningkat dengan sangat besar. Zen yang pada awalnya sudah hampir berhasil memutuskan pergelangan kaki mahluk tersebut, tiba-tiba saja tidak mampu lagi melakukannya, karena kakinya dengan cepat mulai meregenerasi bagian tubuh yang baru saja ditebas oleh Zen tadi.
Mikhael dan adik-adiknya juga mulai kesusahan untuk menahan kekangan yang mereka buat untuk menahan sosok raksasa itu, hingga sedikit demi sedikit pertahanan mereka seakan mulai goyah dan dengan perlahan kekangan yang mereka buat itu seakan mulai terlepas dengan perlahan dari tubuh Titan yang mereka halangi itu.
"Sial, mereka sudah bersatu" balas Zen yang saat ini melesat dengan cepat, langsung menuju kearah kepala dari sosok besar itu.
Walaupun sosok hitam yang membangkitkan sosok besar itu kekuatannya masihlah lemah. Tetapi dirinya sudah menanamkan berbagai rune sihir kepada sosok tersebut, sebelum dirinya membangkitkan sepenuhnya sosok yang menjadi leluhur para Dewa itu di muka bumi ini.
Sehingga sosok hitam itu bisa dengan mudah mengendalikan keberadaannya, dan saat ini tubuhnya sudah dikuasai sepenuhnya oleh sosok itu dan saat ini mereka bisa menyatukan kekuatan mereka, dan membuat keberadaan mereka berdua saat ini, menjadi keberadaan yang sangat amat menyeramkan bagi beberapa pihak yang berada disana.
"Argh....." hingga Mikhael yang saat ini berusaha menahan sebuah kekangan yang mengurung sosok tersebut, seakan semakin susah melakukannya, dan saat ini dirinya seakan tidak sanggup lagi menahannya.
Seluruh adik Zen juga sudah berusaha sedemikian rupa. Namun nyatanya, raksasa yang berusaha melepaskan sebuah kekangan yang saat ini mengurungnya, sedikit demi sedikit mulai berhasil melakukannya, hingga dirinya dengan paksa mulai melepaskan sepenuhnya semua kekangan yang mencoba menahan pergerakannya.
Dampak dari dirinya memaksa melepaskan kekangan itu, tentu menimbulkan sebuah energi kejut dan membuat seluruh Heavenly Sins yang mencoba menahan pergerakannya langsung terpental terkena serangan tersebut. Zen juga mengalami hal yang sama, karena sebelum dirinya berhasil menggapai kepala dari wujud besar itu, sosok tersebut sudah terlepas terlebih dahulu.
Zen dan adik-adiknya tentu mencoba menahan sebuah kekuatan yang menyerang keberadaan mereka. Sehingga saat mereka semuanya berhenti setelah mendapatkan dampak dari kekuatan yang mengenai mereka, dari kejauhan mereka semua bisa melihat sebuah sosok raksasa yang sudah terbebas mulai menatap mereka dengan tajam.
"SEE-KA-RAANG GII-LII-RAN-KUUUUU!"
__ADS_1