Ex-Harem Lord

Ex-Harem Lord
Mengunjungi Sebuah Kerajaan


__ADS_3

Suasana mulai berganti, yang dimana Zen saat ini sudah berada pada sebuah Kerajaan. Tentu hari memang sudah berganti, sehingga saat ini dirinya memutuskan untuk datang ketempat ini untuk menghadiri undangan atau bisa dikatakan datang untuk melakukan sesuatu ditempat ini.


Hingga suasana modern yang khas dari sebuah Kerajaan, saat ini mulai menyambut kedatangan Zen pada Kerajaan ini. Apalagi saat ini pemandangan yang bisa dikatakan sangat rapi bisa terlihat di setiap sudut tempat dimana Zen berada, karena Kerajaan ini sangat terkenal dengan namanya suasana yang sangat amat teratur.


"Aku tidak menyangka, kita saat ini berada di Kerajaan Jepang, Ibu" ucap Kelly yang datang ketempat ini bersama Zen.


"Ya... Ibu juga melihat banyak perubahan terjadi, disaat terkahir kali Ibu berada disini" ucap Lenneth yang memang juga bersama mereka.


Tentu mereka bertiga datang karena undangan dari Amaterasu. Memang pada awalnya Amaterasu ingin membuat mereka bertiga langsung datang ke Kerajaan ini setelah dirinya mengunjungi kediaman Zen dan bertemu dengan sepupunya tadi malam.


Namun Zen berkata bahwa mereka akan berangkat keesokan harinya, karena memang Zen sudah sangat kelelahan dengan semua kejadian yang dirinya lalukan sepanjang hari kemarin, sehingga saat ini mereka bertiga sudah berada ditempat ini untuk mengunjungi negara tempat asal dari Ayah kandung Kelly.


"Tapi aku sangat takut disaat bertemu Ayah kandungku, Ibu" ucap Kelly kemudian yang bisa dikatakan masih ragu untuk bertemu sosok yang akan dirinya temui nanti.


Tentu tujuan utama Lenneth dan Kelly berada ditempat ini tentu saja untuk bertemu dengan Dewa Ebisu yang bisa dibilang orang yang memperkosa Lenneth hingga hamil dan sekaligus merupakan Ayah kandung Kelly. Sehingga akhirnya mereka memutuskan untuk datang ketempat ini.


"Tenanglah, kita datang bersama suamimu saat ini. Jadi kamu tidak perlu mengkhawatirkan apapun" hingga ucapan percaya diri dari Lenneth mulai menenangkan sosok Kelly.


Lenneth sebenarnya sama sekali tidak ingin membuka luka lama yang selama ini dirinya simpan sejak lama. Namun mau bagaimanapun, putrinya berhak untuk melihat bahkan bertemu secara langsung sosok yang merupakan Ayahnya, apalagi dirinya mendapatkan kabar bahwa pria itu juga mencari keberadaannya.

__ADS_1


Maka dari itu dirinya menyetujui kedatangan mereka ketempat ini, apalagi kedatangan mereka bisa dikatakan ditemani oleh pria terkuat di dunia ini yang akan melindungi kedatangan mereka. Jadi, Lenneth tidak merasa khawatir lagi dengan keberadaan dan keamanan mereka berada ditempat ini karena Zen bersama mereka.


"Apakah kalian memang yakin ingin bertemu dengan mereka? Karena kita masih bisa kembali saat ini?" tanya Zen yang menanyakan sekali lagi keputusan mereka datang ketempat ini.


"Tenanglah Zen. Aku memang berniat untuk bertemu dengan Ayah kandungku dan ingin melihat dengan mata kepalaku sendiri tentang sosoknya. Apalagi aku juga tidak bisa menolak permintaan Amaterasu tadi malam" balas Kelly yang menjawab perkataan Zen itu.


Amaterasu memang terlihat sangat bahagia bisa bertemu dengan Kelly tadi malam. Bahkan dirinya merasa bersemangat untuk dengan segera membawa dirinya menuju Kerajaan Jepang. Maka dari itu dirinya membujuk sosok Kelly dan Ibunya sehingga akhirnya Kelly memutuskan untuk mengiyakan ajakannya.


Hingga Amaterasu akhirnya merasa senang bahwa permintaannya untuk membuat Kelly ikut dengannya dipenuhi, dan Amaterasu memutuskan untuk kembali terlebih dahulu dan mengabarkan tentang pertemuannya dengan Kelly kepada seluruh keluarganya dan akan menyiapkan berbagai hal untuk menyambut kedatangannya.


"Maaf membuat kalian menunggu" hingga Amaterasu yang datang menggunakan mobil mewah yang ditumpanginya, langsung berhenti tepat dimana Zen, Lenneth dan Kelly berada saat ini.


Zen yang mendapatkan penyambutan seperti itu, tentu saja ini hanya mengangguk dan mengikuti perkataan dari bawahan Amaterasu yang sudah mempersilahkan dirinya memasuki kendaraan yang akan ditumpangi oleh mereka. Hingga dengan membantu Lenneth dan Kelly memasuki mobil tersebut, mereka akhirnya berpisah untuk beranjak dari sana.


"Baiklah, kita akan langsung menuju wilayah istana Kerajaan" dan begitulah ucapan Amaterasu yang juga ikut duduk bersama dengan Zen, Lenneth dan Kelly yang sudah duduk dengan nyaman pada limusin yang mereka tumpangi itu.


"Cih... sebenarnya aku cukup malas harus mengikuti prosedur ini, Amaterasu" hingga Zen yang sudah merasa malas, mulai protes dengan perilaku dari calon Istrinya itu.


"Maafkan aku, Zen. Tapi Kelly merupakan anggota Kerajaan yang telah lama hilang dan telah kembali. Jadi, kami harus melakukan penyambutan yang megah untuk kedatangannya" balas Amaterasu.

__ADS_1


Amaterasu tentu sudah menjelaskan semua hal yang akan dihadapi disaat mereka sampai pada kerajaan ini. Bahkan Lenneth dan Kelly sudah mengenakan Kimono yang sangat amat indah pada tubuh mereka. Sehingga saat ini mereka sudah bersiap untuk datang pada acara sambutan yang akan dilakukan oleh pihak Kerajaan ini.


"Hahh... baiklah. Tapi ingat, jika ada sesuatu yang aneh, aku tidak akan tinggal diam" hingga begitulah ancaman Zen kepada Amaterasu, jika ada acara yang memang sangat membuat dirinya kesal akan dilakukan oleh Zen nanti.


"Tenanglah Zen. Ini hanya acara sambutan biasa" balas Amaterasu yang juga mengerti sifat Zen yang memang tidak suka dengan sebuah kerepotan, kecuali hal itu memang berhubungan dengan kebahagiaan Istrinya.


Tentu acara itu belum tentu membuat Kelly bahagia. Jadi, jika hal itu membuat Kelly merasa tertekan dan merasakan sesuatu yang negatif dari acara itu, bisa dipastikan Zen akan langsung membatalkan semua kegiatan yang akan terjadi itu dan mungkin akan mengamuk disana.


Hingga akhirnya perjalanan mereka mulai memasuki kawasan Istana yang megah dan indah Khas Kerajaan Jepang. Tentu Zen tidak tahu dengan sebutan gedung-gedung tersebut, tetapi bisa dikatakan bentuknya sangat amat mencerminkan Kerjaan yang sedang dikunjungi oleh Zen saat ini.


"Bu-bukankah ini terlalu ramai, Amaterasu?" hingga Kelly akhirnya melihat beberapa pihak yang emang sudah berbaris untuk menyambut kedatangannya.


Beberapa pihak memang sudah berbaris didepan jalan masuk menuju area Istana utama dari kawasan ini. Apalagi barisan itu memang bertujuan sebagai pawai penyambutan sosok dari Kelly yang akhirnya tiba ditempat ini. Dan begitulah bagaimana limusin yang mereka tumpangi berhenti tepat di depan barisan tersebut.


"Kita sudah sampai" dan begitulah ucapan Amaterasu yang sudah turun terlebih dahulu.


Disusul oleh Zen, Lenneth dan Kelly yang turun satu persatu dari kendaraan tersebut, saat ini mereka mulai berdiri sejenak ditempat mereka, sebelum Zen menggandeng tangan Kelly, dan Kelly saat ini menggandeng tangan Ibunya untuk melangkah melewati orang-orang yang berdiri pada sisi karpet merah yang menyambut kedatangannya.


Hingga dari kejauhan Zen bisa melihat hampir semua Dewa Shinto juga menanti mereka tepat didepan pintu masuk dari Istana yang akan mereka tuju itu, dan saat ini mereka terlihat sedang ikut menyambut kedatangan mereka. Apalagi Zen bisa melihat salah satu dari mereka terlihat mulai terharu melihat kedatangan mereka ketempat ini.

__ADS_1


"J-Jadi, wanita itu merupakan Putriku?"


__ADS_2