
"Hehehe!. Kecoak busuk macam kalian ini mau menyerangku!" Jawab Hans sinis terkekeh geli
"Hiaaa!"
Dezzz!
"Aaaarrrkkhhh!"
Buk!
"Uuugghh!"
Belum sempat menyerang, lima orang yang tadi ingin menyerang Hans, tubuhnya beterbangan kesegala arah, karena dihantam oleh pukulan dan tendangan anak buah Hans yang cukup kuat secara tiba tiba
Tubuh mereka tidak bergerak lagi, pingsan!.
Xiao Fan, ketua kelompok gantsters itu menjadi marah, ketika melihat Lima anak buahnya dibuat tidak berdaya oleh anak buah Hans, tanpa mampu melakukan perlawanan
Xiao Fan tidak menyangka, bahwa orang yang tengah dihadapinya itu, ternyata sangat kuat sekali, tapi sebagai seorang ketua gangster, yang menguasai jalanan dan suatu wilayah di Hongkong, Xiao Fan sedikitpun tidak menjadi gentar, oleh aksi anak buah Hans tersebut
Dengan keberanian yang masih tersisa, Xiao Fan memerintahkan kepada seluruh anak buahnya, untuk mengepung orang orang yang barusan datang tadi
Serentak anak buah Xiao Fan yang tersisa 75 orang itu, segera mengepung Hans, Robin dan 20 anak buahnya
Dengan senjata yang di acung acung kan ke arah mereka, dengan tujuan untuk menakut nakuti, ke 75 anak buah Xiao Fan tersebut, terus mengitari Hans dan anak buahnya
Tapi tak satupun dari mereka yang berinisiatif untuk melakukan serangan, karena mereka masih mengukur kekuatan dari lawannya, tapi tiba-tiba..
"Tunggu apalagi! segera habisi mereka!" Triak Xiao Fan marah
"Robin! bawa lima orang ke atas, untuk menangkap Brian dan 3 orang hacker di kamar 397!. Tangkap mereka hidup hidup. tapi jika mereka melawan, habisi di tempat!" Perintah Hans di sela sela pertarungannya, menangkis atau memukul beberapa orang lawan yang tidak seimbang itu
"Ayo 5 orang ikut aku ke atas!" Perintah Robin sambil menendang musuh yang mencoba menghadangnya itu
Lima orang yang ditunjuk pun saat itu tengah memukul, menangkis atau menendang lawan, yang mencoba untuk menghadang langkah mereka, hingga tubuh tubuh lawannya, terlontar ke sana kemari, akibat terkena pukulan yang sangat keras di tubuhnya
Walaupun mereka bersenjatakan tongkat, parang dan pemukul bisbol tersebut, tapi hal itu tidak banyak membantu mereka, malah tongkat tersebut berbalik menjadi senjata makan tuan
Orang orang yang dibawa oleh Hans dan Robin ke Hongkong itu, bukanlah orang sembarangan, mereka sudah bergelar ahli di kesatuan pengawalan keluarga tuan Birawa, yang sudah sangat terlatih sekali
Maka ketika menghadapi lawan yang menganggap dirinya kuat, mereka tidak mengalami kesulitan sama sekali, lawan yang menghadang nya, dipukul, ditendang dan ditampar, sampai pingsan, hingga jalan di depannya terbuka lebar
__ADS_1
Setelah orang orang yang menghadangnya tadi tidak bergerak lagi, Robin dan 5 orang lainnya, segera masuk ke Micro Apartemen tersebut, dan berlari menaiki tangga, menuju ke kamar 397, di mana Brian dan 3 orang lainnya sedang berada di sana
Singkat cerita, ke enam orang tersebut telah sampai di depan pintu ruang mereka. Dengan kekuatan sedang, salah seorang yang dibawa oleh Robin itu, menendang pintu ruangan hingga roboh
Karena ruangan yang mereka gunakan itu berada di lantai 15, Brian dan orangnya tidak menyadari, bahwa di pelataran apartemen tersebut, tengah terjadi pertarungan yang cukup sengit, sehingga ketika Robin dan 5 orangnya datang, mereka tidak sempat melarikan diri
Tiga orang hacker yang keahliannya cuma meretas, merampok dan mencuri data data korbannya, tidak berkutik sama sekali, apalagi Brian yang lemah itu
Dengan menggunakan kekuatan yang tidak seberapa, tubuh keempatnya saat ini sedang berdiri kaku, karena otot ototnya ditotok oleh Robin, si dewa kematian, agar tidak bisa bergerak. Kemudian beberapa orang anak buahnya, mengikat Brian dan 3 orang hacker dengan tali kuat kuat
Setelah melumpuhkan keempatnya, Robin memerintahkan kepada anak buahnya, untuk menyeret mereka keluar, sambil tidak lupa, mengambil peralatan komputer yang mereka gunakan tadi
Cuan atau dolar Hongkong yang Brian kumpulkan sedikit demi sedikit itu, yang suatu hari nanti, akan digunakannya untuk membangun kerajaan bisnis yang jauh lebih besar, dan bisa menyaingi kerajaan bisnis yang dimiliki oleh Dion, Mendadak hilang, dan impiannya telah sirna, akibat sekarang ini dia tengah disandera oleh orang orangnya Dion
Dia tahu hukuman apa yang akan didapatkannya nanti, akibat mencoba melawan Dion, yang sudah dia tahu kekuatannya
Brian selalu bermimpi untuk menjadi orang terkaya di dunia, dan obsesi itu, terus meracuni akal serta pikirannya, sehingga dia rela menyewa 3 orang hacker, untuk menggerus sedikit demi sedikit harta yang dimiliki oleh nenek mertuanya itu
Tapi dengan tertangkapnya Brian, beserta 3 orang hacker, yang ternyata sangat lemah sekali itu, impiannya jelas tidak berguna lagi, seketika hancur menjadi debu
"Kau pikir akan bisa lepas dari pengamatan tuan muda, ha!. Brengsek! dasar manusia berontak badak! tidak tahu membalas budi!" Gerutu Robin kesal sekali
"Tuan muda memberi kesempatan kepada kalian untuk hidup, dan memberikan kalian uang. Kau tahu apa tujuannya?. Ha!" Bentak Robin kasar
Plak !
Plak!
Dua kali Robin menampar wajah Brian, hingga membuat tubuhnya yang sudah ditotok itu, terhuyung ke belakang, dan ambruk kelantai, untung tidak sampai berguling guling di tangga
"Cepat bawa si badjingan ini kebawah, karena tuan muda ingin dia tetap hidup!" Perintah Robin kepada anak buahnya
**
Sementara itu di pelataran apartemen tersebut, pertarungan masih terus berlangsung, tapi kali ini, posisi Xiao Fan mulai terdesak, karena puluhan anak buahnya sudah terkapar di tanah, mereka tidak mampu menghadapi anak buah Hans, yang jumlahnya cuma sedikit itu, tapi kekuatannya tidak bisa diukur
Walaupun jumlah mereka banyak, tetapi mereka tidak mendominasi keadaan, malah mereka yang menjadi bulan bulanan Hans dan 15 orang anak buahnya itu
Posisi mereka terus terdesak, semua senjata yang mereka gunakan, telah patah atau terjatuh ke tanah. Sekarang ini mereka bertarung dengan menggunakan tangan kosong
Anak buah Hans yang cuma 15 orang itu, karena yang 5 orang lagi masih berada diatas, dengan entengnya memukul, menendang menampar dan menghajar anak buah Xiao Fan itu, hingga tidak berdaya
__ADS_1
Para penghuni apartemen, tidak berani keluar dan ikut campur dalam urusan mereka, karena mereka sudah paham, bagaimana dunia mafia dan gangster di kota Hongkong yang sangat menyeramkan itu
Mereka lebih memilih untuk tetap berada dalam apartemennya, karena takut terlibat dalam perkelahian itu
Hanya membutuhkan waktu tidak kurang dari 7 menit, seluruh anak buah Xiao Fan telah berhasil dilumpuhkan, sekarang hanya tinggal dia saja yang masih berdiri
"Si..si.siapa sebenarnya kalian? Kenapa kalian mengacau di wilayah ku?" Tanya Xiao Fan gugup
"Kapasitas mu bukan untuk bertanya, tetapi menjawab pertanyaanku!" Tangkis Hans dingin
"Apa peranmu di sini?. Apakah kau dibayar untuk mengawal Brian, manusia brengsek itu?" Tanya Hans dengan tatapan niat membunuh
"B..benar!. Aku dan orang orang ku, telah dibayar oleh nya, untuk mengawal nya disini!: Jawab Xiao Fan gugup
"Apakah kau tahu, apa yang sedang dilakukan oleh si badjingan itu?" Bantah Hans Geram
"Aku tidak tahu apa yang dilakukannya di atas. Aku cuma dibayar, untuk menjaga tempat ini, agar tidak ada seorang pun yang bisa masuk ke dalam." Jawab Xiao Fan pasrah
"Sekarang setelah kau dan anak buahmu di kalahkan,
Apakah kau masih berani melawanku?" Tanya Hans sambil mengintimidasi nya dengan tatapan tajam
"Maaf!. Sungguh aku tidak tahu, sedang berhadapan dengan siapa!" Jawab Xiao Fan takut dan gemetaran
"Aku menyerah!" Ucapnya lemah, lalu berlutut di tanah
"Pilihan yang bagus, kalau kau masih tetap bertahan dan nekat melawan kami, maka kau dan seluruh anak buahmu akan mati!. Untung saja kalian tidak Aku bunuh!" Ucap Hans dingin
***
Distrik S, kota P, Provinsi SS, sekitar pukul 9.00 pagi
Enam belas menit sebelum pesawat yang menuju Singapura lepas landas, di pelataran parkir bandara, datang beberapa buah mobil, yaitu sebuah Land Rover dan dua buah minibus, yang berisi 17 orang laki laki berbadan tegap, menghampiri mobil yang dibawa oleh Alexander dengan mimik wajah dingin
Ke 17 orang tersebut, berjalan biasa, dan tidak tergesa gesa, mendekati mobil yang disopiri oleh Alexander itu. kemudian membuka pintunya secara cepat, dan 3 orang dengan tenang masuk ke dalamnya, lalu dengan sigap melumpuhkannya dengan pukulan ringan di tengkuknya
Saat itu Alexander tidak menyadari kedatangan mereka, sehingga ketika salah seorang diantaranya membuka pintu, dan langsung masuk kedalam mobilnya, dia tidak berkutik, dan tidak bisa berbuat apa apa
Sementara 10 anak buahnya yang lain, saat ini sudah dilumpuhkan, dan tidak berkutik, ketika orang orang yang baru datang itu, menyergap mereka secara tiba tiba
Tak lama sesudah itu, sebuah land Rover, 2 minibus, dan 3 mobil Van, meninggalkan area parkir di bandara tersebut, dan menuju ke arah timur
__ADS_1
Setelah sampai di tempat sepi, ke 17 orang itu, langsung mengeksekusi Alexander dan 10 anak buahnya, dengan cara melumpuhkan mereka terlebih dahulu, kemudian membakar mobil mobil mereka, dan membuat seolah olah mobil mereka mengalami kecelakaan, dan jatuh ke jurang
Dengan demikian, tamat sudah riwayat Alexander, dan 10 anak buahnya yang lain, sang penghianat licik, yang telah berani membelakangi Dion, dengan cara menghianatinya secara diam diam. tapi akhirnya berakhir dengan tragis