Sang Pewaris Tunggal

Sang Pewaris Tunggal
Dendam membawa kehancuran


__ADS_3

"Kenapa.! Apakah kau takut?" Tanya Victor menguji


"Gila kau!.Tidak ada manusia bodoh yang akan mau menggali lubangnya sendiri!." Jawab Zaphyr ketakutan


"Tapi aku mau si Eric itu mati!" Tegas Victor tidak mau tahu


"Kau lakukanlah sendiri kalau kau bisa!" Tantang Zaphyr tetap menolak tugas itu dengan tegas


"Aku akan membayar mu sepuluh milyar, untuk kepala si Eric itu." Ucap Victor mengiming imingi Zaphyr, agar mau melakukan tugasnya lagi


"Tiga puluh milyar!. Kurasa jumlah itu pantas untuk tugas beresiko tinggi ini." Jawab Zaphyr lagi mencoba bernegoisasi


"Gila kau!. itu namanya pemerasan!. Bagaimana kalau lima belas milyar saja " Tolak Victor kesal, dan menawar setengah harga untuk melakukan tugas berat temannya itu


"Heemm!". Aku pikir pikir dulu, dan mencari cara, apakah ada kemungkinan yang tidak beresiko, kalau jadi menghabisi musuh anak mu itu." Jawab Zaphyre cuek


"Aku tidak mau tahu bagaimanapun caranya, yang penting si keparat itu mati!"


"Tapi apakah kau sudah sangat yakin, kalau pembunuh anak mu itu Eric?" Tanya Zaphyr seperti meragukan asumsi dari Victor itu


"Aku sudah sangat yakin, kalau yang membunuh anak ku itu adalah Eric, karena dia pernah berkata seperti ini..


"Kalau lain kali anak kesayangan mu itu berani menyentuh adik ku, dan mengganggunya lagi, maka aku tidak akan segan segan menghabisinya, walaupun sedang berada di depan mu.Cam kan itu!"


"Begitu katanya waktu itu"


"Kata kata Itu masih belum bisa dijadikan bukti, kalau Eric terlibat atau menjadi orang yang tertuduh."


"Kalau kita asal tebak dan menghubungkan hubungkan ancaman nya itu dengan kematian anak mu secara membabi buta, lalu berdasarkan asumsi itu, kita membuat perkara dengan Eric, maka aku yakin, bukan hanya kau yang akan habis, tapi kita semua!"


"Aku tidak mau hal itu terjadi. dan beri kami waktu satu minggu lagi, agar bukti bukti lain bisa kami dapatkan."


"Aku tidak mau menunggu selama itu. hari ini juga kau habisi si Eric keparat itu, dan bawa kepalanya kehadapan ku!"


"Dasar keras kepala, bodoh, idiot. Kau pikir menghabisi orang orangnya tuan Birawa itu gampang dan tak berisiko. Ha!" Maki Zaphyr marah


"Aku tidak mau tahu!.Aku bayar kau 30 milyar, kalau kau bisa membawa kepala si Eric itu padaku!, Terlepas apakah pelakunya dia atau bukan!." Bantah Victor benar benar sudah gelap mata, dan tak memikirkan resiko yang akan ditanggungnya nanti


Demi membalaskan dendam kematian anaknya itu, dia rela mengorbankan hartanya, untuk mencari dan menghabisi orang yang telah tega membunuh anaknya tersebut


Mungkin begitulah keadaan orang yang sudah gelap mata, disebabkan oleh dendam yang teramat dalam pada seseorang


Baginya, kalau belum menuntaskan dendam itu, maka hidupnya tidak akan tenang. Padahal, membalaskan satu dendam, akan menciptakan dendam baru yang jauh lebih mengerikan dari dendam pertama, tapi Victor tidak memikirkan semua itu


"Baiklah kalau begitu aku setuju. Tapi kau harus siap menanggung resikonya!" Jawab Zaphyr pasrah, sambil memperingatkan Victor yang bodoh itu


"Deal!. Hari ini juga kau bawa kepala Eric itu padaku, maka saat itu juga, upah mu akan kuberikan!" Ucap Victor senang, lalu pergi meninggalkan si Zaphyr itu sendirian


***


Masih di tempat yang sama, bangunan gedung lantai sebelas kota S


Zaphyr masih belum beranjak dari tempat nya semula, dan masih belum berani memutuskan, apakah akan meneruskan masalah itu atau tidak, karena dia sangat takut, jika tuan Birawa dan orang orangnya itu akan mengetahui tindakannya nanti


Zaphyr benar benar bingung untuk mengambil keputusan sendiri. Oleh karena itu, dia segera mengambil handphonenya, dan menghubungi seseorang di kota J

__ADS_1


"Selamat siang bos!" Ucapnya hormat


"Ada apa Jef?. Apa ada suatu hal yang penting yang akan kau sampaikan?" Tanya orang yang dihubungi oleh Zaphyr itu


"Bener bos!, bahkan boleh dikatakan sangat besar!" Jawabnya bangga dan senang


"Apa itu?" Tanya orang yang ada di seberang telepon tersebut


"Ada seorang pengusaha showroom mobil di kota B, yang membayar ku dengan harga tinggi, untuk menghabisi seseorang."


"Maksudmu?" Tanya orang itu lagi dan sudah mulai curiga


"Pengusaha itu tidak terima, jika kematian anaknya, tidak dibalaskan dendam nya pada pelaku pembunuhan itu."


"Tunggu !tunggu!. Siapa orang yang kau maksudkan itu?" Tanya Nick, atau Nicholas, orang yang ada diseberang telepon tersebut kaget


"Dia Victor bos, yang anaknya dilaporkan mati karena kecelakaan. tapi anak buah ku berhasil menemukan bukti lain, kalau kematian anaknya itu bukan karena kecelakaan tapi dibunuh."


Nick terdiam dan tidak merespon perkataan dari anak buahnya tersebut, dia mencoba mengingat ingat, rentetan peristiwa yang telah dia dan anak buahnya lakukan di puncak itu


Seingatnya, dia sudah mewanti wanti pada keempat anak buahnya itu, agar sedaya upaya menghilangkan jejak, dan tidak meninggalkan bukti, tapi masih juga ada yang khilaf, dan mirisnya lagi, jejak itu malah ditemukan oleh anak buahnya sendiri


Zaphyr, itulah orang yang berhasil menemukan bukti kasus pembunuhan itu. Dia wakil ketua tiga dalam organisasi, yang ditugaskan oleh Nick untuk beroperasi di kota S, sedangkan empat ketua lainnya berada di kota lain, kecuali kota B


"Bukti apa yang kau temukan itu?" Tanya Nick mencoba mencari tahu


"Ada 4 buah botol minuman keras, yang sengaja dibuang dalam radius 475 meter dari tempat kejadian. yang disinyalir, berisi minuman keras yang sama."


"Jadi berdasarkan bukti itu, maka kami mengasumsikan, bahwa kematian anak si Victor itu, adalah karena korban pembunuhan, bukan karena kecelakaan."


Jantung Nick berdetak kencang, seakan tidak percaya, kalau anak buahnya sendiri yang menemukan bukti dari kebodohan anak buahnya yang lain


Pada saat kejadian, Nick teringat, bahwa 4 anak buahnya itu mengambil 4 buah botol minuman keras tersebut, untuk di konsumsi nya sendiri, dan tidak digunakan untuk menyiram jasad jasad itu


Beberapa menit setelah mobil yang digunakan untuk membuang kelima jasad itu meluncur ke dalam jurang, anak buah Nick dengan santainya membuka tutup botol minuman keras itu, dan meminumnya sampai setengah isinya habis


Setelah memastikan, bahwa mobil itu terbakar tidak lama setelah jatuh, maka Nick dan keempat anak buahnya itu, bergegas pergi dari lokasi kejadian


Baru berjalan 475 meter, mobil itu berhenti kembali, karena salah seorang anak buah Nick mau membuang keempat botol itu ke dalam jurang, yang menurut perkiraannya, tidak akan mungkin bisa ditemukan oleh siapapun, kecuali kalau ada yang sengaja turun kebawah, dan itu pun sangat beresiko


Mengingat semua itu, Nick merasa sangat bodoh sekali, karena perbuatan anak buahnya, bisa ditemu


kan oleh orang lsin


Tapi untunglah yang menemukan botol itu anak buahnya sendiri, dan sekarang sedang melaporkan masalah itu padanya


"Jadi setelah tahu bahwa anaknya si Victor itu mati karena pembunuhan, apa yang akan kau lakukan?" Tanya Nick ingin tahu, apa yang akan dilakukan oleh anak buahnya tersebut


"Karena aku dijanjikan akan dibayar dengan 30 miliar, maka aku akan melaksanakan pekerjaan itu, apapun resikonya." Jawab Zaphyr mantap


"Cari mati!" Batin Nick dalam hati


"Tapi hebat juga anak buah ku itu! karena telah berhasil menemukan bukti pembunuhan tersebut. Benar benar bodoh!" Sambung nya lagi dalam hati, dan tidak tahu siapa yang disebutnya bodoh itu


"Apa tanggapanmu, jika yang membunuh Pram anaknya si Victor itu adalah aku sendiri?, Apakah kau tetap menerima tawaran itu?" Tanya Nick berandai andai pada Zaphyr

__ADS_1


"Maksud bos?" Respon Zaphyr penasaran


"Aku yang telah menghabisi mereka, karena telah berani mengganggu orang orangnya tuan Birawa dan tuan muda Dion!" Jawab Nick berterus terang


"Ja..ja..jadi?"


"Ya!. Sebaiknya kau batalkan rencana mu itu!. Jika kau terus kan, maka kau akan berhadapan dengan ku!" Ancam Nick tidak main main


"Aku tidak berani bos!, aku akan membatalkan nya. Tapi apa yang harus aku lakukan bos, dan apa yang akan aku katakan pada si Victor itu."


"Itu urusanku!. Kau tidak perlu menghubungi Victor, biarkan saja begitu."


"Aku akan menghubungi bos Robin, agar bisa melaporkannya kepada tuan muda Dion, atau tuan besar Birawa." Kata Nick memberi perintah, dan langsung mematikan teleponnya, tanpa menunggu jawaban dari anak buahnya tersebut


Sesaat kemudian, Nick menekan nomor kontak yang ada di dalam handphone nya itu, dan langsung terhubung dengan Robin


Sekitar 20 menit, Nick berbicara dengan Robin, menyampaikan semua informasi yang didengar dari anak buahnya si Zaphyre itu


Berdasarkan laporan itu, Robin segera melaporkannya kepada tuan muda Dion, didampingi oleh Iron dan Hans


***


"Kalau yang kau katakan itu benar!, maka aku perintahkan untuk memberi pelajaran kepada si Victor itu, agar tidak berani kurang ajar lagi pada kita!" Tanggapan keras Dion setelah mendapat pemberitahuan dari Robin, si dewa kematian itu


"Rams!. Coba kau cari informasi, dan tanyakan kepada Carlos, apakah si Victor itu ada meminjam uang di bank yang di pimpinnya itu atau tidak?" Ucap Dion memberi perintah


"Baik tuan muda!" Jawab Rams cepat, kemudian mengoperasikan komputer nya, dan mencari informasi tentang Victor


Satu setengah menit kemudian, informasi tentang Victor terpampang di layar komputer yang ada di depan Rams itu


Di layar komputer itu, terdapat informasi, bahwa Victor ada meminjam sejumlah uang untuk memperbesar dan memperluas usaha showroom mobilnya itu


Dion yang melihat informasi tersebut menyeringai penuh misteri, kemudian berkata..


"Hubungi Carlos!, dan minta padanya untuk membatalkan pinjaman itu, dan suruh Victor, untuk mengembalikan uang yang dipinjam nya itu, dan hentikan semua kerja sama dengannya!" Ucap Dion serius


"Baik tuan muda!" Jawab Rams singkat, lalu menghubungi Carlos, direktur bank ternama di kota B


Tak lama sesudah itu, hanya dalam waktu satu menit, usaha showroom mobil Victor itu, hampir gulung tikar, karena dia diwajibkan untuk mengembalikan seluruh pinjaman uang dari bank tempat dia meminjam uang, berikut bunganya


Tentu saja berita itu sangat mengejutkan Victor, lalu dia memohon mohon, agar pihak bank tidak membatalkan pinjaman uang tersebut


Tapi pihak bank tetap menolak permohonan dari Victor itu, dan mewajibkan, agar Victor mengembalikan seluruh pinjaman berikut dengan bunganya. Jika tidak, maka seluruh aset usaha showroom mobil, rumah beserta tabungannya, akan disita oleh pihak bank, untuk menutup semua pinjaman itu berikut bunganya


Jika dianggap masih kurang, maka pihak bank akan menyita, aset aset lain yang dimiliki oleh Victor, apakah dalam bentuk surat surat berharga, tanah, atau apatemen


Jika dia menolak, maka kasusnya akan dibawa ke meja hijau


Lemah sudah tubuh Victor, kakinya gemetaran, tak mampu menahan tubuhnya yang lumayan subur itu


Kepalanya mendadak pusing, jantungnya berdetak kencang, mungkin kumat kembali, atau mulai belajar kumat


Dia tidak mengerti, kenapa tiba tiba pihak bank membatalkan pinjaman nya, bahkan mewajibkan kepada Victor, untuk mengganti seluruh uang yang telah dipinjamnya dari bank tersebut


Hancur, nekat, bodoh, dungu, dan idiot!. Itulah kata yang pantas disematkan pada Victor, setelah apa yang dia buat pada anak buah Dion itu

__ADS_1


Kini dia telah jatuh miskin. Mau tidak mau dia harus mengembalikan seluruh pinjaman itu, dengan menyerahkan usaha showroom mobil, berikut isinya, ditambah dengan rumah mewah yang ditempatinya itu


__ADS_2