
"Bos! sesuai dengan petunjuk yang diberikan oleh tuan muda. inilah lokasi yang dimaksudkan olehnya." Ujar salah seorang komandan pengawal bawahan Iron
"Kau benar! ini memang lokasinya. Tunggu apa lagi, segera menyebar!" Jawab orang yang dipanggil bos tadi, yang ternyata adalah Evan Sanders
Setelah mendapat perintah tersebut, 200 orang pengawal terpilih keluarga Birawa, segera menyebar ke segala arah, yang terdiri dari beberapa kelompok kecil
Ada yang langsung masuk ke dalam, ada yang memutar ke sebelah kanan dan kiri, bahkan ada yang berlarian menuju bagian belakang, tujuannya jelas, yaitu memblokir semua akses masuk dan keluar dari bangunan itu
Tapi sayang, usaha mereka sia sia, karena bangunan yang mereka masuki dan kepung itu, sekarang telah kosong, Hanya meninggalkan komputer rusak karena terbakar, dan sampah sampah yang berserakan di mana mana
"Sial!. kita sudah terlambat. Ternyata mereka sudah pergi dari tadi. Sepertinya mereka sadar, bahwa tempat persembunyiannya sudah diketahui oleh musuh." Ucap Evan geram
"Cepat berkumpul, dan lakukan pengejaran, siapa tahu mereka belum begitu jauh!" Sambung Evan lagi
"Baik tuan!" Jawab mereka serempak
"Andai saja kita ada kontak badjingan itu, tentu pencarian kita tidak akan sesulit ini." Batin Evan dalam hati
"Tuan!. Lihat ini!" Ucap salah seorang pengawal sambil memberikan sebuah handphone yang sudah hancur kepada Evan
"Periksa dalamnya, siapa tahu masih ada sim card yang tertinggal!" Perintah Evan sedikit senang
"Tidak ada apa apa di dalamnya tuan, semua orderdilnya sudah kosong, bahkan hardwarenya juga tidak ada lagi." Jawab orang itu kecewa
"Benar benar sial!. kita sudah terlambat."
"Jadi, apakah kita tetap melakukan pengejaran bos?" Tanya komandan tim kepala kepada Evan
"Tidak perlu!. Lagian kita tidak tahu arah mana yang mereka tuju, sepertinya mereka sudah pergi dari sini cukup lama." Jawab Evan ragu ragu
"Jadi tuan?" Tanya komandan itu lagi
"Jadi apalagi!. Kita kembali ke markas lah!" Jawab Evan lagi sedikit emosi. Kemudian membatin dalam hati
"Maafkan aku tuan muda, karena tidak berhasil menjalankan perintah tuan. aku berjanji akan terus berusaha menemukan tempat persembunyian mereka." Kata batin hati Evan menyesali kegagalannya
***
Enam menit sebelum para pengawal tuan Birawa datang, Jack sudah memerintahkan kepada seluruh orang orangnya untuk berkemas, membawa barang apa saja yang mereka anggap penting, tapi mereka melupakan sesuatu karena terburu buru
__ADS_1
Ada sebuah laptop yang masih tersisa di sana, dan dianggap tidak berguna lagi karena sudah usang, maka benda itu tidak mereka bawa, sekali lagi karena terburu waktu, jadi mereka tidak membawanya
Laptop tersebut oleh Jack dibuang ke tempat pembuangan sampah yang ada di luar, karena dianggap sudah tidak berguna lagi. Ketika membuang laptop itu, Jack melemparkannya dengan kuat, sampai membuat tutupnya pecah
Tapi bodohnya Jack, tanpa dia sadari atau lupa, bahwa di dalam laptop tersebut ada data penting yang melebihi semua harta kekayaannya
Tapi karena panik, marah dan kecewa, membuat otaknya yang biasa encer menjadi tumpul saat itu. Maka tanpa berpikir panjang lagi, Jack membuang laptop yang sangat berharga itu dengan kasar
Memang benar kata orang, bahwa kemarahan yang tidak terkendali, bisa menjadi sisi tajam yang akan menggores bahkan melukai diri sendiri, dan begitulah yang akan terjadi pada Jack nanti
"Tuan, aku menemukan ini!" Ucap seorang samurai tiba tiba dan tergesa gesa
"Laptop?" Tanya Evan keheranan
"Benar tuan." Jawab samurai itu
"Bawa pulang saja, siapa tahu masih bisa di hidupkan." Perintah Evan penuh harap
"Baik tuan." Jawab samurai itu patuh, sambil berjalan mengikuti langkah Evan dan yang lainnya
***
Keesokan harinya, Dion dan bawahannya yang lain, sudah bangun tidur, dengan kondisi yang masih kelelahan, karena mereka mengadakan pertemuan malam tadi sampai pukul 2 dini hari
Tepat pukul 8.30 pagi, Dion memerintahkan kepada Shio Lung, Burgon, Erisha dan James, untuk berangkat ke kota B, guna memulai pembangunan proyek pabrik baru di lahan yang sudah di belinya dari Tiger
Sedetik setelah mendapatkan perintah itu, orang yang telah ditunjuk oleh Dion tadi, segera pergi menuju ke kota B, untuk melaksanakan kewajibannya
Sedangkan untuk Ivory, Dion meminta dia untuk mencari 20 asisten rumah tangga, untuk bekerja di villa barunya itu, yang terdiri dari 12 tenaga kerja wanita, dan 8 tenaga kerja pria
Sama seperti sebelumnya, setelah mendapat perintah tersebut, yang malam tadi sudah diinformasikan kepada Ivory, dia langsung meminta izin kepada Dion untuk pergi mencari orang yang dimaksud
Iron dan seluruh anak buahnya, yang sudah ikut bergabung dengan kawan kawannya yang lain di villa milik Dion, pagi ini juga, di perintahkan kembali ke kota J, untuk mengawal kakeknya di sana
Tapi tidak semua anak buahnya kembali, 1.000 orang diantaranya, tetap tinggal di kota Golden City dan kota B, untuk memperkuat kekuatannya di kedua kota tersebut
Hans dan Govin, tetap mendampingi Dion di kota Golden City. Sedangkan Leon si dewa perang, dan Robin si dewa kematian, di perintahkan untuk mengamankan aset aset perusahaan milik Dion di kota B dan yang lain, dibantu dengan kekuatan pengawal sebanyak 600 orang
Sementara untuk Rams, Dion meminta laporannya tentang penyitaan seluruh aset dan kekayaan dari milik Jack Napoleon malam tadi
__ADS_1
"Laporkan seluruh aset dan kekayaan yang berhasil disita milik badjingan itu!" Ucap Dion sambil menahan kemarahannya
"Baik tuan!" Jawab Rams singkat, kemudian mulai mengoperasikan komputer jinjingnya di hadapan Dion
Hanya membutuhkan waktu sekitar 1 menit, Rams sudah berhasil merilis perintah dari Dion tersebut, dengan menampilkan jumlah aset dan kekayaan milik Jack yang berhasil mereka sita
Di layar laptop milik Rams, terpampang jumlah kekayaan milik Jack yang sangat luar biasa banyaknya, yaitu, uang dalam bentuk dolar Amerika sebanyak 968 milyar dolar. Emas batangan yang tersimpan di Bank Swiss sebanyak 2.7 ton. Batu batu mulia lainnya yang juga tersimpan di Bank Swiss sebanyak 175 kilogram
Dalam bentuk uang Eropa sebanyak 690 milyar Euro. Dalam bentuk Riyal sebanyak 820 milyar Saudi. Dalam bentuk dolar singapura sebanyak 685 milyar dolar, dan terakhir dalam bentuk mata uang lainnya, sebanyak 797 triliun rupiah
Dalam bentuk saham, di kurang lebih 25 perasaan besar dunia, tertera sebanyak 25 juta lembar saham, senilai 2.500 triliun US dolar
Sedangkan dalam bentuk perusahaan, terdapat tiga perusahaan besar yang baru saja dibeli olehnya
Jumlah kekayaan sebanyak itu, didapatkannya selama kurang lebih 20 tahun berkecimpung di dunia kejahatan mafia. Karena perannya itulah, dia saat ini tengah menjadi buronan seluruh interpol dunia internasional
Barang siapa yang bisa menangkap atau membunuhnya, maka secara otomatis, seluruh harta kekayaan dan aset asetnya, akan jatuh kepada negara atau orang yang berhasil menemukan atau menghabisinya
Tapi karena keuletan dan kelicikannya, dia berhasil kabur dengan bantuan orang orang yang gila dengan harta
Dengan menggunakan kekayaan yang dimilikinya itulah, Jack Napoleon bisa bebas pergi kemana saja yang dia inginkan
Tapi sekarang, semua harta kekayaannya, telah berpindah tangan dalam sekejap. Seluruh akses ke penyimpanan hartanya, telah terhapus, dan digantikan oleh nama orang lain
Ruang gerak Jack Napoleon sekarang telah menjadi sempit, karena dia tidak mampu lagi membayar orang orang yang bisa diminta untuk meloloskannya kabur dari kejaran dunia internasional, apalagi setelah Dion memerintahkan orang orangnya, untuk terus memburu Jack Napoleon itu di manapun dia berada
Dengan menggunakan kekuatan, kekayaan dan pengaruhnya di negara tersebut, juga di negara negara Asia, akan sangat mudah bagi Dion, untuk menemukan Jack Napoleon itu
Setelah seluruh aset dan kekayaan milik Jack Napoleon itu diperlihatkan kepada Dion, secara tidak terduga, Dion melampiaskan kegembiraannya, dengan menggebrak meja yang ada di depannya hingga roboh, dan mengagetkan orang orang yang ada di tempat itu, tak lama kemudian dia berkata
"Luar biasa sekali, ternyata kekayaannya hampir menyamai kekayaan kakekku!" Ujar Dion senang
"Dengan jumlah kekayaan sebanyak itu, akan banyak yang hal bisa aku lakukan. Semua rencana yang telah ku buat, harus aku laksanakan secepat mungkin." Guman Dion lirih
"Semuanya!. Sekarang menyebar, dan lakukan pekerjaan yang sudah di berikan kepada kalian. kecuali Hans dan Rams." Perintah Dion kepada orang orang yang masih ada di villanya
Setelah semuanya pergi, yang tinggal hanya Dion, Hans dan Rams di ruangan itu. Setelah diam sejenak, Dion membuka suara
"Kemana seluruh kekayaan yang berasal dari Jack Napoleon itu kau tempatkan?" Tanya Dion tegas
__ADS_1
"Seluruh kekayaan itu, telah saya pindahkan ke rekening cadangan milik perusahaan kita tuan." Jawab Rams sangat jelas sekali
"Baguslah kalau begitu. Dengan demikian, tidak ada yang bisa melacak aliran dana itu. Aku mau dana itu secepatnya di salurkan kepada pihak pihak yang membutuhkan."