
Arga terkekeh sendiri, ketika membayangkan, akan mendapatkan mangsa empuk si Sanders yang cantik itu
Pikiran kotornya sudah meledak ledak tak bisa diam, hingga dia tak sabar menunggu kabar dari anak buahnya, apakah membawa makanan lezat atau tidak malam ini
Arga sangat yakin sekali, bahwa anak buahnya akan berhasil menangkap si Sanders itu, dan tidak akan gagal, karena selama ini, tak ada seorangpun yang berani melawan mereka, terutama penduduk desa
Semua orang pernah merasakan gangguannya, kecuali Tiger, dan kepala desa. entah kenapa Arga dan anak buahnya, tidak berani mengganggu mereka. Hanya mereka sendiri yang tahu alasannya
Saat ini, 16 orang anak buahnya, sedang beramai ramai mengepung Ivory, dan berniat ingin menangkapnya. Sedangkan waktu itu, Ivory sedang menikmati indahnya sinar bulan di desa mereka, dengan duduk di bangku panjang, sambil menghadap bulan
Melihat kedatangan mereka yang tiba tiba dan langsung mengepungnya. Ivory tentu saja terkejut. Dia tidak menyangka, waktu indahnya akan terganggu, karena kedatangan mereka
Rata rata wajah orang yang mengepungnya itu tidak bersahabat, bermuka licik dan mesum, yang membuat Ivory menjadi sangat jijik sekali ketika melihatnya
Tapi sebagai orang yang cukup lama berkecimpung di dunia bisnis dan mafia kekuasaan, sedikit banyaknya dia mengetahui seluk beluk permasalahan seperti itu
Dengan tenang dia berkata" Apakah kalian tahu sedang berhadapan dengan siapa?" Tanya Ivory dingin, tanpa takut sedikitpun
"Kami jelas tahu siapa kau nona manis!. Kau adalah orang kepercayaan pemilik perusahaan Birawa Group, yang diutus ke desa ini untuk mematikan mata pencarian kami.! Jawab Doni sambil tersenyum tidak manis tapi mengejek
"Apa maksud mu?" Tanya Ivory jijik dan geram
"Rencana mu untuk membangun daerah ini menjadi tempat wisata, tentu saja telah memotong mata pencaharian kami di daerah ini."
"Apa peduliku! Jawab Ivory cuek
"Kau tahu nona manis, selama ini, areal yang ingin kau bangun itu, adalah tempat kami berburu daging hewan, yang bisa kami jual dengan harga tinggi."
"Tapi jika kau mengolahnya menjadi tempat wisata, tentu saja buruan kami itu akan menghilang, dan otomatis mata pencaharian kami juga hilang."
"Katakan saja apa mau kalian! jangan berbelit-belit seperti itu!" Ucap Ivory tanpa basa lagi
"Ternyata kau pintar juga nona manis!" Ucap Doni dengan muka menyebalkan
"Jangan menghinaku seperti itu, jika tidak mau celaka!" Ancam Ivory kesal karena diperlakukan seperti wanita lemah dan tidak tahu apa apa
"Hahaha. ! Hebat juga kau Sanders. Tunggu apa lagi!, cepat tangkap perempuan jalang itu!, dan bawa untuk bos kita" Perintah Doni sambil menyeringai
Dalam sekejap mata, Ivory sudah dikerubuti oleh belasan laki laki, yang masing masing ingin menyentuhnya dengan bernafsu sekali, kemudian merangsek mendekatinya, tapi...
Buk...!
Buk...!
Plak..!
Plak..!
"Aaarrkhh..!
"Uuugghh..!
__ADS_1
Empat orang yang paling dekat dengan Ivory, mendapat tendangan dan tamparan yang cukup keras secara tiba tiba, dan tidak diduga sama sekali oleh mereka
Orang orang yang tadi berniat ingin menangkap Ivory, mendadak menghentikan langkah mereka, ketika melihat 4 orang temannya, telah terkapar di tanah
"Hebat juga kau jalang!. Sungguh tidak kami duga, ternyata kau menguasai ilmu bela diri sama seperti kami!" ucap Doni terkejut, lalu melompat mendekati Ivory, dan melancarkan serangan tangan kanan dan kirinya, ke arah titik vital di tubuh Ivory
Deess..!
Deess..!
Buuk..!
"Aaaarrkkh!
Dua kali pukulan dari Doni, berhasil ditangkis oleh Ivory dengan begitu mudah, bahkan Ivory sempat mendaratkan satu pukulannya ke wajah Doni cukup telak, hingga membuatnya terdorong ke belakang. Dari sudut bibirnya mengalir darah segar
"Kurang ajar!. Kalian semua! cepat gunakan senjata apa saja, dan hajar perempuan jalang itu, aku sudah tidak bernafsu lagi, terserah kalian mau berbuat apa!" Ucap Doni marah sambil menyeka darah di mulutnya
Dua belas anak buahnya yang lain, yang tadi sempat melihat kehebatan Ivory, tidak bergerak sedikitpun dari tempat mereka berdiri. Antara takut dan patuh terhadap perintah, mereka lebih memikirkan apa yang akan mereka terima, jika berani menyerang lawan yang kelihatannya lemah itu
"Tunggu apa lagi! Cepat Serang dia! dasar bodoh!" Ucap Doni semakin marah sambil memaki maki anak buahnya
"Ternyata cuma segitu saja kehebatan kalian. Percuma menjadi laki laki, kalau dengan perempuan saja kalah!" Ucap Ivory memprovokasi mereka
"Jangan banyak bacot kau!. Hiaaa..!" Teriak Doni sambil kembali menyerang Ivory secara membabi buta, tapi..
Plak..!
"Uuughhh!
Serangan Doni, tidak berhasil mengenai Ivory walau sedikit pun, malah tubuhnya sendiri, yang terkena tendangan dan pukulan sangat keras dari Ivory, sehingga membuat tubuh Doni terpental jauh, sampai menabrak anak buahnya, dan pingsan
Melihat wakil ketuanya pingsan, karena serangan dari Ivory tadi, membuat anak buahnya yang masih tersisa menjadi terkejut, dengan raut wajah yang tidak percaya
Sekarang mereka benar benar takut, melihat sosok Ivory, wanita yang tadi ingin mereka lecehkan, sedang berdiri diam, dengan raut wajah yang tetap cantik, tapi auranya sangat menakutkan
Sungguh mereka tidak menyangka, perempuan cantik yang kelihatannya lemah itu, ternyata sangat kuat sekali
Menghadapi belasan laki laki kuat seperti mereka, dia masih tenang tenang saja, "Benar benar wanita yang luar biasa!".Pikir mereka
"Kabur!" Teriak salah seorang diantara mereka tiba tiba, lalu berlari sekencang kencangnya, meninggalkan teman temannya yang lain untuk menyelamatkan diri
Melihat temannya kabur seperti itu, yang lain pun ikut ikutan kabur, tanpa memperdulikan Doni dan 4 orang temannya yang lain, yang sedang tergeletak di tanah
"Dasar pecundang! Beraninya cuma menggertak saja, ternyata macam kerupuk!" Teriak Ivory sedikit keras hingga terdengar sampai ke beberapa rumah yang berada di pinggir desa
"Light !. Cepat susul aku di pinggiran desa ini, bawa orang orang mu kesini!. Ada tikus yang berani mengganggu ku, Cepat!" Perintah Ivory tegas dan terkesan marah
Orang yang dipanggil Light itu, adalah salah satu komandan yang dibawa oleh Ivory. Saat dihubungi oleh Ivory, dia sedang bersama dengan James, Erisha, Tiger dan Maya
"Ada apa Light?" Tanya James penasaran, sesaat setelah selesai menerima telepon dari Ivory
__ADS_1
"Nona Sanders diserang, di pinggiran desa ini bos!" Jawab Light gugup
"Cepat kerjakan perintahnya, jangan tunggu lama, takut nona Sanders kenapa kenapa!"
"Baik bos!"
"Ada ada saja mereka!. Berani beraninya mengganggu orang orang tuan muda! mau cari mati!" Guman James lirih
"Paman Tiger! Apakah kau tahu siapa orang yang berani mengganggu nona Ivory itu?"
"Tahu tuan! Kalau tidak salah, mereka adalah kelompok pemburu yang tinggal di pinggir hutan. ketuanya bernama Arga, dan wakilnya bernama Doni."
"Permisi paman Tiger, Aku ingin memastikan nona Ivory tidak kenapa kenapa. Kalau terjadi sesuatu padanya, kita semuanya akan habis. Tuan muda Dion, bukan orang yang mudah diprovokasi, apalagi oleh orang kecil seperti mereka." Ucap James ketakutan
"Saya juga ikut tuan James! saya juga khawatir dengan keselamatan nona Ivory itu. Kalian berdua, tetap berada di dalam rumah, dan jangan kemana mana!" Ucap Tigar kepada Erisha dan anaknya Maya tegas
***
Di pinggiran desa, sekitar pukul 9.30 malam
"Nona Sanders!, apakah tidak terjadi apa apa denganmu?" Ucap Light terkesan khawatir
"Tidak ada apa apa Light, mereka bukan lawan ku!" Jawab Ivory enteng
"Syukurlah kalau begitu nona." Sambung Light lega
"Siapa mereka nona Sanders?"
"Inilah tikus yang mencoba menggangguku tadi, dan sisanya sudah melarikan diri ke arah hutan itu."
"Kurang ajar, beraninya mereka!" Ucap Light gemetar menahan marah
"Ayo kita susul mereka!. Kita habisi sampai ke akar akarnya. Jangan sampai keberadaan mereka, mengganggu kenyamanan orang orang tuan muda di sini!" Ucap Light marah
"Baik komandan!" Jawab mereka serempak
"Tunggu!" Teriak seseorang yang baru saja tiba di lokasi kejadian, orang itu adalah James dan Tiger
"Nona Ivory, anda baik baik saja?" Tanya Tiger dan James serempak karena khawatir
"Aku tidak apa paman!. cuma sedikit shock saja tadi" Jawab Ivory tanpa ditutup tutupi
"Apakah paman mengenali kelima orang ini?" Tanya James geram
"Ya aku sangat mengenal mereka, mereka berlima adalah orang orangnya Arga, anggota kelompok pemburu itu. Mereka selama ini tinggal di pondok tepi hutan desa ini."
"Ini tidak bisa dibiarkan. mereka harus dihabisi, sebelum membuat kekacauan yang lebih besar lagi." Ucap James geram
"Sekarang kalian boleh pergi! habisi mereka! dan ingat! jangan sisakan satu orang pun." Ucap Ivory tegas, menyambung pembicaraan James
"Baik!" Jawab mereka serempak
__ADS_1